Anda di halaman 1dari 6

I.

RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN


A. PRE OPERASI
NO DIAGNOSA NOC NIC IMPLEMENTASI EVALUASI
1 Kurang Setelah dilakukan tindakan 1. Beri kesempatan 1. Memberikan kesempatan .S : pasien mengatakan
pengetahuan keperawatan selama 1x10 menit pasien untuk bertanya pasien untuk bertanya memahami tentang
berhubungan di harapkan pasien mengerti 2. Observasi ttv (pre op) Hasil : penyakitnya
dengan tentang penyakitnya 3. Beri inforamasi Pasien bertanya tentang O : pasien tampak
Misinterpretasi Kreteria Hasil : tentang penyakit dan penyakitnya mendengarkan penjelasan
informasi Indikator IR ER tindakan yang di 2. Mengobservasi ttv (pre op) perawat
1.Pasien tahu tentang 3 lakukan Hasil : A : Masalah kurang
penyakit dan 4. Diskusikan penyakit Tanda tanda vital : pengetahuan teratasi
tujuan pengobatan dan efek samping TD : 100/80 mmHg Indikator IR ER
2.Pasien pengetahui 3 N : 80x/menit 1.Pasien tahu 3 5
tentang penyakit RR : 21x/manit tentang
yang di alaminya T : 36,5 c penyakit dan
3.Klien tanpak 3 3. Memberikan inforamasi tujuan
berantisipasi tentang penyakit dan pengobatan
dengan perawat tindakan yang di lakukan 2.Pasien 3 5
dengan Hasil : pengetahui
mempertlihatkan Pasien mengalami tentang
keadaanya dengan penyakit kista ovarium dan penyakit yang
tenang akan dilakukan di alaminya
Keterangan : pembedahan laparotomi 3.Klien tanpak 3 5
1. Keluhan ekstrim yaitu pengangkatan kista berantisipasi
2. Keluhan berat ovarium, caiara kista dengan
3. Keluhan sedang ovarium 2 lt. perawat
4. Keluhan ringan 4. Mendiskusikan penyakit dengan
5. Tidak ada keluhan dan efek samping mempertlihatk
Hasil : an keadaanya
- dengan tenang
Keterangan :
1. Keluhan ekstrim
2. Keluhan berat
3. Keluhan sedang
4. Keluhan ringan
5. Tidak ada keluhan
P : Intervensi di hentikan
B. INTRA OPERASI

NO DIAGNOSA NOC NIC IMPLEMENTASI EVALUASI


2 Resiko perdarahan Setelah dilakukan tindakan 1. Monitor tanda tanda 1. Memonitor tanda S:
berhubungan dengan keperawatan selama 1 x 1 vital tanda vital O : Tampak luka insisi
luka insisi saat jam di harapakan resiko 2. Lakukan penutupan luka Hasil : ditutp dengan heating dan
pemebdahan perdarahan tidak terjadi. insisi dengan tehnik TD: 100/70 mmHg kasa steril, terpasang
Kreteria Hasil : aseptik N : 80x/menit drain.
Indikator IR ER 3. Kolaborasi dalam RR : 21/menit TD : 100/70 mmHg
1. Tekanan darah 3 pemberian produk darah 2. Melakukan penutupan N : 80x/menit
dalam batas luka insisi dengan RR : 21/menit
normal asistol tehnik aseptik A : resiko perdarhan tidak
dan diastole Hasil : menutup luka terjadi
2. Kehilangan 3 insisi dengan heating Indikator IR ER
darah yang dan menutup luka 1. Tekanan 3 4
terlihat denga kasa steril, darah
Keterangan : terpasang drain. dalam
1. Keluhan ekstrim 3. Berkolaborasi dalam batas
2. Keluhan berat pemberian produk normal
3. Keluhan sedang darah asistol dan
4. Keluhan ringan Hasil : diastole
5. Tidak ada keluhan Persediaan prc 1 colb 2. Kehilangan 3 4
darah yang
terlihat
Keterangan :
1. Keluhan ekstrim
2. Keluhan berat
3. Keluhan sedang
4. Keluhan ringan
5. Tidak ada keluhan
P : Intervensi di hentikan

C. POST OPERASI
NO DIAGNOSA NOC NIC IMPLEMENTASI EVALUASI
3 Ketidak efektifan Setelah dilakukan tindakan 1. Buka jalan nafas 1. Membuka jalan nafas S:-
bersihan jalan nafas keperawatan selama 1x30 2. Posisikan pasien untuk Hasil : O ; pasien bernafas dengan
berhubungan dengan menit diharapakan pola nafas memaksimalkan Tehnik chin lift normal ,terpasang o2
Penumpukan efektif ventilasi 2. Memposisikan pasien 5lpm,bunyi gargling tidak
cairan/sekret Kriteria Hasil : 3. Idintifikasi pasien untuk memaksimalkan ada
Indikator IR ER perlunya o2 ventilasi A : masalah pola nafas teratasi
1. Suara nafas 3 4. Keluarkan cairan Posisi pasien supinasi sebagian.
bersih 3. Mengidentifikasi Indikator IR ER
2. Menunjukan 3 pasien perlunya o2 1. Suara nafas 3 4
jalan nafas Hasil : bersih
yang paten Nasal kanul 5 lpm 2. Menunjukan 3 4
3. Tanda vital 3 4. Mengeluarkan cairan jalan nafas
dalam Hasil : yang paten
rentang suction 3. Tanda vital 3 4
normal dalam
rentang
Ketrangan normal
1. Keluhan ekstrim
2. Keluhan berat
3. Keluhan sedang Ketrangan
4. Keluhan ringan 1. Keluhan ekstrim
5. Tidak ada keluhan 2. Keluhan berat
3. Keluhan sedang
4. Keluhan ringan
5. Tidak ada keluhan
P : Intervensi di hentikan.