Anda di halaman 1dari 5

Recipe for Meth List of chemicals and materials:

cara membuat meth


* Ephedrine/Pseudoephedrine.
* Iodine.
* Red phosphorus.
* Ether.
* Hydrochloric Acid.
* Sodium hydroxide. (soda api)
* Methanol.
Extract ephedrine:

1. pil ephedrine di tumbuk sampai menjadi bubuk


2. masukan ethanol di toples dengan tertutup lalu dikocok selama 15 menit
3. lalu dituang menggunakan saringan kopi yang ditinggalkan itu pseudoephedrine

.
METHod:

1. masukan pseudo tadi dengan iodine, red phosphorus dan hydrochloric acid dalam
toples. tutup dan dikocok selama 20-30 menit dan diamkan selama 20 menit
2. tambahkan soda api ke campuran tadi tutup dan dikocok sampai soda api berhenti
bereaksi. Tambahkan ether, tutup dan dikocok selama 8 menit
3. diamkan sampai terlihat lapisanya dan angkat lapisan atasnya sehingga
meninggalkan lapisan bawahnya.pindahkan lapisan atas dengan pipet sehingga lapisan
bawah tetap
4. masukan toples dengan air dan 10 tetes hidrocloric acid dan campur dengan
lapisan atas yang telah diambil tadi dan dikocok selama 3 menit
5. buang lapisan atasnya
6. uapan lapisan bawahnya adalah methampethamine .

cairan tersebut tinggal dibikin jadi kristal..caranya ane ga tau hammer:

bukan gini gan cara bikin sabu lo mesti punya perlengkapan refluk seperti labu alas
bulat dengan kondensor refluknya campur 50gram ephedrine,95 gram yodium kristal,50
gram pospor merah tambahkan 50ml air destilasi lo masak selama 24jam dinginkan
tambahkan sodium hydroxide extract dengan ether Tambahkan ether, tutup dan dikocok
selama 8 menit
diamkan sampai terlihat lapisanya dan angkat lapisan atasnya sehingga meninggalkan
lapisan bawahnya.pindahkan lapisan atas dengan pipet sehingga lapisan bawah tetap
masukan toples dengan air dan 10 tetes hidrocloric acid dan campur dengan lapisan
atas yang telah diambil tadi dan dikocok selama 3 menit
buang lapisan atasnya
uapan lapisan bawahnya adalah methampethamine .

----

dimasak pake butana/zippo (supaya bersih, ngga mempengaruhi corak, rasa dan
bau).nah uapnya itu ntar nempel di tutupnya (kalo pake panci hammer) ntar dia
ngristal. tinggal dipanen.
biasanya dicampur pupuk urea. tapi proses bikinnya dipisah. pupuk urea itu kalo
diuapin kristalnya mirip sabu. supaya banyak. tapi yg make bisa modar kalo sambil
minum miras. makannya hati2 kalo beli. dirasain dulu teksturnya, yg sering beli
pasti ngerti.
pengalaman temen ane lo gan, bukan ane.

----
Metode 4: Pengurangan Dengan Asam Hydroiodic
dan Red Fosfor
Dalam prosedur ini, efedrin, pseudoefedrin, atau AKP berkurang setelah
salah satu senyawa direbus dalam campuran
asam hydroiodic dan fosfor merah. Hydroiodic
asam berfungsi sebagai agen mengurangi karena berdisosiasi
pada suhu yang lebih tinggi untuk yodium dan hidrogen,
yang berapa mengurangi. disosiasi ini
reversibel. kesetimbangan ini bergeser mendukung
pemisahan dengan menambahkan fosfor merah
campuran. Fosfor merah bereaksi dengan
yodium untuk menghasilkan PI3, yang kemudian bereaksi lebih lanjut
dengan air untuk membentuk asam fosfor dan lebih hydroiodic
asam. Karena atom hidrogen dari HI
ini telah diserap oleh efedrin tersebut, fosfor merah
bertindak sebagai pendaur ulang.
Dalam memasak , kebutuhan HI ditiadakan
dengan hanya dengan mencampur fosfor merah dan
kristal yodium dalam larutan air. Fosfor merah
kemudian melanjutkan untuk membuat HI oleh tersebut di atas
proses. ini adalah alternatif yang sangat baik untuk pembelian baik
atau mencuri asam hydroiodic murni. Ini
substansi pada bahan kimia Daftar 1 yg dibatasi,
jadi membeli itu hanya menghasilakn masalah.
Metode ini memiliki keuntungan yang sederhana
untuk melakukannya. Hal ini umumnya dianggap metode paling populer
utk pembuatan met dari efedrin atau pseudoefedrin.

silahkan melihat Journal of American


Chemical Society, Volume 68, 2305.

Fosfor merah dapat digantikan dengan solusi


asam hypophosphorous. Hal ini umumnya
dijual 30 atau 50% larutan dalam air. Itu lebih baik, meskipun terkonsentrasi
solusi
asam dapat secara spontan terbakar dalam kontak dengan udara. Ia bereaksi
dengan cara yang sama terhadap yodium, dan
sehingga fungsi yang sama dengan P merah membuat
solusi HI, dan di daur ulang yodium yang terbentuk
selama berlangsungnya reaksi dengan efedrin
atau pseudoefedrin.
asam Hypophosphorous tidak terlalu umum
digunakan di bidang industri atau di laboratorium. Akibatnya, juga
telah menjadi item dicurigai intens.
Itu telah bergabung dg fosfor merah di Daftar Salah satu yg dibatasi. Tidak perlu
berkecil hati di
titik ini. Asam, H3PO2, mudah dibuat dari
nya natrium garam, natrium hypophosphite, NaH2PO2.
Zat ini digunakan secara luas menemukan industri sebagai
peredam di-plating nikel Mekanika solusi

----------

Jika efedrin atau pseudoefedrin belum dalam bentuk bubuk murni, maka harus
dipisahkan dari tablet obat flu yang mengandung itu. Untuk melakukan ini, tablet
obat flu dicampur dengan pelarut dan larutan tersebut kemudian disaring dan terkena
suhu rendah untuk memisahkan dan mengeluarkan bahan inert tablet.

Para pseudoefedrin murni ini kemudian dicampur dengan fosfor merah dan asam
hydriodic.
Fosfor merah kemudian disaring (dan kemudian digunakan kembali), dan asam yang
tersisa dinetralkan dengan menambahkan larutan alkali.
Zat A ditambahkan yang akan mengikat ke meth, dan meth cair kemudian terkuras
keluar.
Gas hidrogen klorida ditiupkan melalui shabu cair, membuatnya menjadi kristal
garam hidroklorida.
Hal ini dituangkan melalui kain saring, dan meth yang tersisa pada filter
tersebut kemudian dikeringkan.
Setelah kering, met adalah "stepped on" (dicampur dengan pengisi inert dalam
rangka untuk memaksimalkan keuntungan), ditimbang dan dikemas untuk pengiriman atau
penjualan.

DISCLAIMER :

Bahwa cara-cara dibawah ini, dihampir semua Negara adalah Illegal dan Anda akan
dituntut penjara. Material ini berasal dari berbagai Sumber yang semuanya ditujukan
untuk Science dan Ilmu Pengetahuan.

Pengedar/tersangka tetap dijerat pasal 112 dan 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35
Tahun 2009 dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

Sebagai bahan Referensi Akibat dari penggunaan dan Peredaran barang ini silahkan
cek di: http://gastia.com/blogs/menghitung-harga-pasar-narkoba-jenis-shabu-
analisis-ekonomi-sederhana

Di bawah ini adalah panduan langkah demi langkah untuk membuat metamfetamin.
(http://www.meth-kills.com/crystal-meth.html)

Bahan yang digunakan untuk metamfetamin adalah efedrin (atau pseudoefedrin),


yodium, eter, natrium hidroksida, fosfor merah, dan asam klorida. Alat yang akan
dibutuhkan adalah stoples plastik dengan tutup, filter kopi, pipet, corong, dan pot
kopi.
Anda mulai dengan mengambil Sudafed (yang memiliki pseudoefedrin sebagai bahan
aktif) dan menghancurkannya menjadi bubuk. Bubuk tersebut kemudian dilarutkan ke
dalam eter dan kemudian filter kopi yang digunakan untuk memisahkan cairan dari
bahan berpaya putih (yang dibuang). Setelah menguap dalam panci kopi, yang tersisa
adalah bentuk murni pseudoefedrin, yang dekat dengan shabu dengan sendirinya.
Solusi baru Anda kemudian akan dimasak selama beberapa jam dengan fosfor merah,
yodium, dan asam klorida. Setelah campuran didinginkan, itu sekali lagi disaring
dan kemudian diubah menjadi basis menggunakan natrium hidroksida. Eter digunakan
untuk kedua kalinya sebagai pelarut, dan setelah penguapan eter, metamfetamin yang
tersisa. Semua yang tersisa sekarang adalah membuat metamfetamin menjadi kristal,
yang mengapa itu disebut shabu.
Shabu kemudian diciptakan oleh gelembung gas asam klorida ke dalam wadah yang
memiliki bagian dalam metamfetamin. Bahan ini kemudian disaring untuk terakhir
kalinya, dan kristal mengumpulkan pada filter itu sendiri.

Sekilas mengenai Efedrin, dan apa itu Efedrin

Efedrin adalah Zat Aktif yang sering terdapat pada Obat Flu yang mempunyai
fungsi atau Khasiatnya adalah dekongestan dan juga dapat melonggarkan saluran
nafas(bronkodilator). Perlu dipakai hati-hati pada penderita hipertensi nama
lainnya adalah Levo-N-etilefedrin HCl
(http://zulliesikawati.wordpress.com/tag/efedrin/) .
Meski penggunaannya perlu hati-hati untuk penderita hipertensi, namun demikian
Efedrin atau pseudoefedrin masih yang terbaik untuk mencegah flu dibanding
Phenylpropanolamin (PPA)

Golongan Prekursor
Penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika, Psikotropika saat ini telah mencapai
situasi yang mengkhawatirkan. Pengaruh arus globalisasi dibidang informasi,
transportasi dan modernisasi merupakan faktor pendorong terhadap maraknya peredaran
gelap Narkotika dan Psikotropika.
Berbagai upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan dan peredaran Narkotika dan
Psikotropika telah dilakukan antara lain dengan pengawasan yang ketat sejak
pengadaan bahan baku sampai dengan penggunaannya. Namun demikian peredaran gelap
yang berkembang saat ini tidak hanya narkotika dan psikotropika, tetapi sudah
merambah kepada bahan yang digunakan untuk
membuat Narkotika dan Psikotropika yang lazimnya disebut prekursor Sebagian dari
kita mungkin banyak yang belum mengetahui dan mengenal apa yang dimaksud dengan
prekursor, baik dalam artiannya dan kegunaannya.
Secara umum yang dimaksud dengan prekursor adalah zat atau bahan pemula atau bahan
kimia yang dapat digunakan dalam pembuatan narkotika dan psikotropika.
Pada dasarnya prekursor digunakan secara resmi di industri farmasi sebagai bahan
baku obat, bahan untuk pembuatan bahan baku obat, industri makanan, industri kimia
dan industri lainnya. Tetapi ada sebgian oknum yang diduga sering menyalahgunakan
dan menyimpang ke jalur yang tidak resmi untuk dijadikan pembuatan Narkotika dan
Psikotropika.

Sesuai dengan ketentuan Internasional menurut Konvensi PBB pada tahun 1988, tentang
pemberantasan Peredaran Gelap Narkotika dan Psikotropika jenis prekursor yang
diawasi secara internasional ada 23 jenis. Keduapuluh tiga tersebut adalah
Sedangkan dalam lingkup nasional sesuai Surat Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat
dan Makanan RI tentang pemantauan dan Pengawasan Prekursor ditetapkan 15 jenis
precursor yang diwajibkan menggunakan SPI/SPE untuk mengimpor/ mengekspor
perkursor.
Kelimabelas jenis tersebut adalah

efedrin,
ergometrin,
ergotamin,
asam lisergat,
1-fenil-2-propanon,
anhidrida asetat,
aseton,
asarm antranilat,
etil eter,
asam fenil asetat,
piperidin,
asam N-asetil antranilat,
isosarfol,
3,4-metilendioksifenil-2-propanon,
piperonal,
safrol,
toluen,
asam sulfat,
kalium permanganat,
metal etil keton,
asam
klorida,
norefedrin.
anhidrida asetat,
asam fenilasetat,
asam lisergat,
asam N- asetil antranilat,
efedrin,
ergometrin,
ergotamin,
1-fenil-2-propanon,
isosafrol,
kalium
permanganat,
3,4-metilendioksi feni 2-propanon,
norefedrin,
pseudoefedrin,
safrol.

Sesuai dengan peran/ fungsinya prekursor digolongkan menjadi 2 bagian, yaitu


prekursor sesungguhnya dan bahan kimia esensial. Prekursor sesungguhnya biasa
digunakan untuk pembuatan bahan-bahan yang diawasi dan merupakan elemen yang
penting untuk terciptanya produk yang dimaksud. Sedangkan bahan kimia esensial
biasa digunakan untuk pembuatan proses kimia pembuatan bahan-bahan yang diawasi,
bertindak sebagai pelarut, pereaksi, katalisator, oksidator asam atau basa.