Anda di halaman 1dari 12

Tinjauan Yuridis Terhadap Pencurian Dalam Keluarga

Dion Michael Siahaan


NPM. 116000148
Mahasiswa Fak. Hukum USI

Abstrak
Seperti kita ketahui bersama di zaman era globalisasi ini sangat banyak kejadian peristiwa yang
tidak dapat dibayangkan dan dapat terjadi dilingkungan sekitar. Salah satunya adalah pencurian
yang dilakukan anggota keluarga di dalam keluarga, dimana perbuatan ini sangat memalukan dan
memperihatinkan, ada banyak yang melatar belakangi anggota keluarga sehingga sampai
melakukan pencurian yaitu faktor ekstern dan intern. Kenakalan merupakan masalah yang tidak
dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Pencurian dikalangan keluarga diatur dalam pasal
367 KUHP pidana, dan pencurian di dalam kalangan keluarga dapat dipidana sesuai dengan Undang-
Undang yang mengatur.

---------------------------------------------------
Kata kunci: pencurian dalam keluarga

PENDAHULUAN atau sebagian kepunyaan orang lain.


Yang mana akibta dari perbuatan itu
dapat menimbulkan keresahan dan
a. Latar Belakang
pengaruh terhadap manusia lainnya,
Pada umumnya manusia itu
yaitu dengan cara ikut-ikutan untuk
dilahirkan ke dunia ini adalah
melakukan perbuatan pencurian.
seorang diri, namun karena manusia
Masalah pencurian yang dila-
itu tidak dapat hidup sendiri maka
kukan oleh anggota keluarga tentu
terjadilah sekelompok manusia yang
saja merupakan suatu per-buatan
hidup dalam suatu tempat tertentu.
yang tidak terpuji karena di dorong
Dari suatu tempat tertentu itu akan
adanya kebutuhan sebagaimana dite-
timbul berbagai ragam anggota
rangkan sebelumnya oleh sipelaku
masyarakat yang teridri dari anggota
tentu saja ia akan berusaha untuk
keluarga itu sendiri.
mendapatkannya dengan cara men-
Pencurian adalah pengambilan
curi uang/harta dari keluarga sendiri.
barang orang lain dengan melawan
Dalam hal ini Kitab Undang-Undang
hukum dan bertujan untuk memiliki
Hukum Pidana mengenakan sanksi
barang. Mencuri adalah perbuatan
terhadap pelakunya sebagaimana
mengambil suatu barang atau seluruh
70
Jurnal Elektronik DELIK-Vol. 2 No.2 Tahun 2014 ISSN. 2302-6537

yang dicantumkan dalanm pasal 367 Adapun yang menjadi rumusan


KUHP. masalah adalah sebagai berikut :
Pencurian yang dilakukan oleh 1. Apa sebab terjadinya pencurian
anggota keluarga dipandang juga dalam keluarga yang dilakukan
sebagai perbuatan yang melawan oleh anggota keluarga ?
hukum oleh karena itu bagi pela- 2. Siapa-siapa saja yang dimaksud
kunya akan dikenakan sanksi yang dalam pencurian didalam
tegas. Namun KUHP merumuskan kalangan Keluarga ?
perbuatan tersebut kedalam suatu
delik aduan yang relatif, bahwa c. Tujuan
pengaduan terhadap pelaku kejaha- Adapun Tujuan dari penulisan ini
tan tersebut tidaklah mutlak dapat adalah sebagai berikut :
dilakukan. 1. Untuk mengetahui sebab-sebab
Telah ditegaskan diatas anggota ang-gota keluarga melakukan
keluarga adalah bagian keluarga pencurian dalam keluarga.
terdekat dalam kekerabatan, semen- 2. Untuk mengetahui akibat hu-
tara di sisi lainnya hukum pidana kum apabila anggota keluarga
memberikan suatu batas bahwa melakukan pencurian dalam
pencurian dikalangan keluarga keluarga.
merupakan delik aduan. Bagaimana
sebenarnya hukum pidana mene- d. Metode Penelitian
rapkan sanksi bagi anggota keluarga Adapun ruang lingkup
yang melakukan pencurian di dalam penelitiannya ini adalah tinjauan
keluarganya sendiri dan mengapa yuridis terhadap pencurian dalam
keluarga melakukan pengaduan atas kalangan keluarga melalui library
perbuatan anggota keluarga tersebut research atau penelitian kepustakaan
merupakan suatu hal yang menariku yaitu dengan melakukan penelitian
ntuk dikaji lebih jauh dalam bentuk terhadap berbagai sumber bacaan,
tulisan ilmiah. yaitu buku-buku literature, pendapat-
pendapat para sarjana, bahan kuliah,
b. Rumusan Masalah KUHP pidana.

71
Tinjauan Yuridis Terhadap Pencurian Dalam Keluarga Dion Michael Siahaan

PEMBAHASAN dari tempat semula ketempat


a. Tentang Pencurian lain. Ini berarti membawa
barang dibawah kekuasaanya
1. Pengertian Pencurian
yang nyata. Perbuatan mengam-
Pencurian merupakan bentuk
bil berarti perbuatan yang
kejahatan harta benda yang paling
mengakibatkan barang dibawah
banyak terjadi di Indonesia. Dalam
kekuasaan pemiliknya. Menurut
ilmu hukum pidana mengenai
pendapat beberapa sarjana
pencurian telah diatur dalam
hukum di antaranya Prof.
beberapa pasal diantaranya pasal 362
Simons, bahwa menebang
yang berbunyi : Barang siapa
pohon belum dapat diartikan
mengambil barang yang seluruhnya
mengambil, tetapi baru meru-
atau sebagian kepunyaan orang lain,
pakan percobaan mengambil
dengan maksud untuk memiliki
baru selesai dilakukan apabila
barang itu secara melawan hukum,
pencurimelakukan tindakan
dihukum karena melakukan
yangmengakibatkan barang itu
pencurian dengan hukum penjara
berpindah tempat, sebelum
selama-lamanya lima tahun atau
ditebang pohon merupakan
denda sebanyak-banyaknya Rp. 900.
barang yang tidak bergerak
2. Unsur-Unsur Pencurian
(onroerend goed), sehabis
Dari uraian diatas yang
ditebang barulah menjadi
dinamakan pencurian adalah tindak
barang yang bergerak (roerend
pidana yang memenuhi unsur- unsur
goed). Sebelum diambil barang
sebagai berikut :
itu belum berada didalam
a. Perbuatan mengambil, unsur
kekuasaan pengambil, apabila
pertama dari tindak pidana
pada waktu memilikinya barang
pencurian ialah perbuatan
itu sudah ada ditangannya,
mengambil barang, dimana
maka perbuatannya ini bukan
unsur mengambil barang
pencurian, akan tetapi
memiliki berbagai panafsiran
pengggelapan (pasal 372
sesuai dengan perkembangan
KUHP).
masyarakat. Mengambil semula
a. Yang diambil harus sesuatu
diartikan memindahkan barang
barang, semula barang
72
Jurnal Elektronik DELIK-Vol. 2 No.2 Tahun 2014 ISSN. 2302-6537

ditafsirkan sebagai barang- maksud hendak memiliki


barang berwujud, termasuk barang itu dengan melawan
pula binatang (manusia tidak), hukum. Memiliki bagi diri
bukan barang yang tidak sendiri adalah setiap perbuatan
bergerak (onroerend goed), dan penguasaan atas barang
barang yang dapat bergerak tersebut, melakukan tindakan
(roerend goed), karena dalam atas barang itu seakan- seakan
pencurian barang itu harus pemiliknya sedangkan ia bukan
dipindahkan. Barang yang pemi-liknya.
diambil harus seluruhnya atau 3. Jenis-Jenis Pencurian
sebagian kepunyaan orang . Menurut Undang-undang KUHP
barang tidak perlu kepunyaan pidana pencurian itu dibedakan atas
orang lain pada keselu- lima macam pencurian yaitu :
ruhannya, sedangkan sebagian a. Pencurian biasa, pencurian
dari barang saja dapat menjadi biasa ialah yang disebut dalam
objek pencurian. Jadi sebagian pasal 362 KUHP pidana yaitu
lagi adalah kepunyaan pelaku suatu pencurian yang pada
sendiri, misalnya; A bersama b hakekatnya bukan dengan
membeli sebuah sepeda, maka kekerasan (pasal 365), bukan
sepeda itu kepunyaan A dan B, pencurian dengan pemberataan
disimpan dirumah A, kemudian (pasal 363), dan bukan
dicuri oleh B, atau A dan B pencurian ringan (pasal 364)
menerima barang warisan dari yang ancaman hukumannya 5
C, disimpan dirumah A, tahun penjara atau denda
kemudian dicuri oleh B. suatu maksimum Rp. 900.
barang yang bukan kepunyaan b. Pencurian dengan pemberatan,
sesorang tidak menimbulkan pencu-rian dengan pemberatan
pencurian, misalnya binatang yang biasa disebut pula
liar yang hidup dialam, barang- pencurian berkualifikasi, yaitu
barang yang sudah dibuang pencurian biasa (pasal 362
yang punya. Pengambilan itu KUHP) yang disertai dengan
harus dilakukan dengan salah satu keadaan-keadaan

73
Tinjauan Yuridis Terhadap Pencurian Dalam Keluarga Dion Michael Siahaan

yang disebutkan di dalam pasal 3) Apabila pencurian itu


363 (1) sub 1 s/d 5 dan ayat 2 dilakukan pada waktu
yaitu : malam, dalam rumah atau
1) Bila yang dicuri itu hewan, pekarangan tertutup yang
yang dimaksud dengan ada rumahnya, oleh orang
hewan yaitu (pasal 101 yang ada disitu tiada
KUHP ) semua jenis dengan setahunya, atau
binatang yang memamah bertentangan dengan
biak, binatang yang kemauan orang yang
berkuku satu dan babi. berhak.
Pencurian hewan 4) Apabila pencuri itu
dianggap penting, karena dilakukan oleh dua orang
merupakan milik petani atau lebih. Supaya masuk
yang terpenting. disini maka dua orang
2) Bila pencurian itu atau lebih itu semua harus
dilakukan pada waktu bertindak sebagai
kejadian malapetaka pembuat atau turut
seperti gempa bumi, melakukan sebagaimana
banjir, peletusan dan tersebut dalam pasal 55
sebagainya. Pencurian ini KUHP bukan misalnya
dancam hukum lebih yang seorang sebagai
berat, oleh karena pada pembuat( pasal 55),
waktu semacam ini orang- sedangkan orang yang lain
orang semua rebut dan hanya membantu (pasal
barang- barang ada dalam 26 ).
keadaan tidak terjaga, 5) Apabila dalam pencurian
sedangkan orang yang itu pencurinya masuk
mempergunakan saat ketempat kejahatan atau
orang lain mendapat mencapai barang yang
celaka ini untuk berbuat dicuri dengan jalan
kejahatan, adalah orang membongkar, memecah,
yang rendah budinya. meman-jat, atau memakai

74
Jurnal Elektronik DELIK-Vol. 2 No.2 Tahun 2014 ISSN. 2302-6537

kunci palsu, perintah palsu rumahnya, rumah atau


atau pakain jabatan palsu. pekarangan tertutup yang
c. Pencurian dengan kekerasan, ada rumahnya, atau di
pencurian dengan kekerasan jalan umum, atau didalam
yaitu yang tersebut dalam pasal kereta api atau trem yang
365 KUHP ialah diancam sedang berjalan, bis atau
hukum penjara maksimal 9 kereta api dan trem yang
tahun, pencurian yang sedang berhenti tidak
didahului, disertai atau diiringi masuk disini.
dengan kekerasan atau 2) Jika pencurian dengan
ancaman kekerasan terhadap kekerasan itu dilakukan
orang-orang dengan tujuan oleh dua orang atau lebih
untuk mempersiapkan atau bersama- sama.
mempermudah pencurian itu, 3) Jika pencurian dengan
atau pada keadaan tertangkap kekerasan itu si tersalah
tangan supaya mempunyai masuk ke tempat
kesempatan itu, untuk kejahatan dengan jalan
melarikan diri atau supaya membongkar, memecah,
barang- barang yang dicuri meman-jat, memakai
tetap dalam kekua-saanya. kunci palsu, pakaian palsu.
Pencurian dengan kekerasan 4) Jika pencurian dengan
ancaman hukumannya lebih kekerasan itu menjadikan
berat, yaitu sampai maksimum orang terluka berta
penjara 12 tahun, jika pencurian 5) Jika pencurian dengan
dengan kekerasan itu di-sertai kekeerasan menjadikan
dengan salah satu dari syarat- orang mati dan
syarat tersebut 1 s/d 4 dari 4 6) Jika pencurian dengan
dari ayat (2), (3) dan asal (4) kekerasan itu menjadi
pasal KUHP yaitu : luka berat atau mati,
1) Jika pencurian dengan dilakukan oleh dua orang
kekerasan itu dilakukan yang bersama-sama atau
pada waktu yang ada lebih dan disertai pula

75
Tinjauan Yuridis Terhadap Pencurian Dalam Keluarga Dion Michael Siahaan

oleh satu hal yang Mengenai pencurian dalam kalangan


diterangkan dalam sub a keluarga ini terdapat dalam pasal 367
dan c diatas. KUHP yang isinya sebagai berikut :
Dengan demikian sudah jelas 1) Pencurian atau membantu pada
kita ketahui bagaimana letak pencurian atas kerugian suami
pemberatan dalam pasal 363 dan 365 atau isteri sendiri tidak
KUHP pidana tersebut, dimana dihukum, oleh karena orang-
pemberatan dalam hal ini dilakukan orang itu sama-sama memiliki
dengan cara menjatuhkan hukuman harta benda suami-istri. Bagi
pidana ditambah 1/3 dari hokum mereka yang tunduk pada
pokoknya. Hal ini dilakukan adalah peraturan kawin menurut sipil
karena perbuatan itu sudah (B.W.) dimana berlaku pera-
merupakan gabungan perbuatan turan tentang cerai meja-
pidana antara pencurian dengan makan, tempat-tidur yang
adanya kekersan. 4. Pencurian ringan berarti perkawinan mereka
Pasal 364 KUHP menamakan masih tetap, akan tetapi hanya
pencurian ringan suatu pencurian kewajiban mereka untuk
biasa atau yang dilakukan oleh dua bersama-sama tinggal dalam
orang atau lebih bersama-sama atau satu rumah saja yang
dengan disertai hal-hal tersebut ditiadakan, jika ada pencurian
dalam pasal 363 nomor 5, apabila terjadi atas kerugian suami atau
tidak dilakukan dalam suatu rumah isteri sendiri yang telah
pendiaman atau di pekarangan tertu- bercerai meja makan itu, hanya
tup, dimana ada rumah pendiaman dapat dituntut apabila ada
dan lagi apabila barang yang dicuri, pengaduan dari suami/isteri
berharga tidak dari dua puluh lima yang dirugikan.
rupiah (Rp. 25) dan hukumnya hanya 2) Pencurian atau membantu
maksimum tiga (3) bulan pen-jara pencurian oleh keluarga
atau denda enam puluh rupiah ( sedarah atau keluarga karena
Rp.60). perkawinan turunan lurus
d. Pencurian dalam keluarga (tidak terbatas berapa derajat),
misalnya : cucu, anak, bapak,
ibu, kakek, nenek, cucu-
76
Jurnal Elektronik DELIK-Vol. 2 No.2 Tahun 2014 ISSN. 2302-6537

menantu, anak menantu, kalangan keluarga sebagaiman diatur


bapak/ibu mertua, kakek/ dalam pasal 367 KUHP tersebut.
nenek mertua dan sebagainya, e. Pencurian sebagai suatu delik
atau keluarga sedarah atau aduan
keluarga karena perkawinan Di dalam KUHP (WvS) dikenal
turunan menyimpang dalam istilah strafbaar feit. Kepustakaan
dua derajat, misalnya : saudara tentang hukum pidana sering mem-
laki laki dan ipar perempuan, pergunakan istilah detik, sedangkan
dari yang mempunyai barang, pembuat undang-undang memper-
hanya dapat dituntut apabila gunakan istilah peristiwa pidana,
ada pengaduan dari orang yang atau tindak pidana.
mempunyai barang yang dicuri. Pengertian dari istilah strafbaar
3) Jika menurut adat istiadat feit adalah suatu kelakuan manusia
keturunan ibu kekuasaan bapak yang diancam pidana oleh peraturan
dilakukan oleh orang lain dari undang-undang, jadi suatu kelakuan
pada bapak kandung, maka yang pada umumnya dilarang
peraturan tentang pencurian dengan ancaman pidana. Menurut
dalam kalangan keluarga POMPE pengertian strafbaar feit
tersebut pada pasal 367 ayat 2 dibedakan :
KUHP berlaku pada orang itu 1) Defenisi menurut teori mem-
misalnya : seorang kemenakan berikan pengertian strafbaar
yang mencuri harta benda feit adalah suatu pelanggaran
mamaknya (adat Minangkabau) terhadap norma, yang dilakukan
itu adalah delik aduan. karena kesalahan si pelanggar
Jadi berdasarkan uraian diatas dan diancam dengan pidana
maka sudah jelslah bagi kita siapa untuk mempertahankan tata
saja yang termasuk anggota keluarga hukum dan menyelamatkan
dalam hal ini yang dapat dikenakan kesejahteraan umum.
hukuman apabila melakukan suatu 2) Defenisi menurut hukum positif,
tindakan pidana pencurian dalam merumuskan pengertian straf-
lingkungan keluarga dan siapa saja baar feit adalah suatu kejadian
yang dikelompokan dalam pencurian (feit) yang oleh peraturan

77
Tinjauan Yuridis Terhadap Pencurian Dalam Keluarga Dion Michael Siahaan

undang-undang dirumuskan jawabkan. Dimana syarat-syarat


sebagai perbuatan yang dapat pokok dari sasuatu delik itu adalah :
dihukum. 1) Dipenuhi semua unsur dari
Sejalan dengan defenisi yang delik seperti yang terdapat di
membedakan antara pengertian dalam rumusan delik.
menurut teori dan menurut hukum 2) Dapat dipertanggungjawabkan
positif itu, juga dapat dikemukakan si pelaku atas perbuatannya
pandangan dari J.E. JONKERS yang 3) Tindakan dari pelaku tersebut
telah memberikan penger-tian haruslah dilakukan dengan
strafbaar feit menjadi dua bagian sengaja ataupun tidak dengan
yaitu : sengaja, dan
1) Defenisi pendek memberikan 4) Pelaku tersebut dapat dihukum,
penger-tian strafbaar feit adalah sedang syarat-syarat penyerta
suatu kejadian (feit) yang dapat seperti maksud diatas meru-
diancam pidana oleh undan- pakan syarat yang harus
undang. terpenuhi setelah tindakan
2) Defenisi panjang atau yang lebih sesorang itu memenuhi semua
mendalam memberikan penger- unsur yang terdapat di dalam
tian strafbaar feit adalah suatu rumusan delik.
kelakuan yang melawan hukum Pada umunya jika terjadi tindak
berhubungan dilakukan dengan pidana maka pemerintah yang dalam
sengaja atau alpa oleh orang hal ini diwakili oleh kepolisian,
yang dapat dipertanggung- kejaksaan dan kehakiman, tanpa
jawabkan. permitaan dari orang yang terkena
Jadi dengan defenisi semakin tindak pidana segera bertindak
jelas bahwa pengertian delik atau melakukan penyidikan,pengusatan ,
strafbaar feit dalam bahasa Belanda penuntut dan memberikan hukuman
mempunyai dua arti yaitu menunjuk kepada orang yang bersalah atas
kepada perbuatan yang diancam perbuatan tindak pidana itu. Akan
dengan pidana oleh undang-undang, tetapi diantara banyak tindak-tindak
dan menunjuk kepada perbuatan pidana semacam itu disebut delik
yang melawan dengan kesalahan oleh adun (klachtdelict). Dengan demikian
orang yang dapat dipertanggung- delik aduan adalah jenis delik yang
78
Jurnal Elektronik DELIK-Vol. 2 No.2 Tahun 2014 ISSN. 2302-6537

hanya dapat dituntut dipengadilan dibutuhkan atau tidak harus ada


apabila ada permintaan (pengaduan) pengaduan (permintaan) dari
dari pihak yang menderita akibat pihak korban untuk
delik tersebut. Jika melihat kepada menututnya.
bunyi undang-undang, bahwa yang Contoh : delik pencurian sebe-
digantungkan kepada pengaduan itu narnya adalah delik biasa.
adalah penuntutannya (pekerjaan Artinya untuk menuntut pelaku
jaksa) dan bukan penyidik (pekerjaan pencurian tidak harus ada
kepolisian), maka polisi sebagai permintaan (pengaduan) dari
pegawai penyidik (bukan pegawai pihak korban pencurian .
penuntut) sudah dapat bertindak Perbuatan tersebut wajib diusut
sebelumnya ada pengaduan diajukan, dan dituntut kepengadilan oleh
akan tetapi tindakan ini hendaknya penegak hokum/. Akan tetapi
hanyalah dilakukan apabila memang delik pencurian dalam bebarapa
diperlukan untuk menjaga keamanan keadaan tertentu dapat menjadi
umum. delik aduan yaitu apabila
Sebagaimana diterangkan diatas pencurian itu dilakukan oleh
maka delik aduan itu dapat salah seorang anggota keluarga
dibedakan atas 2 jenis : atau pencurian dalam keluarga.
1) Delik aduan absolut ialah delik Dengan demikian maka untuk
(tindak pidana) yang selalu dapt menuntut perkara tersebut
hanya dapat dituntut apabila harus ada pengaduan dari
ada pengaduan. Karena dalam keluarga yang bersangkutan.
delik aduan absolute yang
dituntut adalah perbuatannya.
2) Delik aduan relatif ialah delik b. Tentang Keluarga
yang hanya dalam keadaan
Menurut hukum perdata ada-
tertentu saja merupakan delik
pun yang termasuk dalam anggota
aduan atau dengan kata lain
keluarga adalah mereka yang mem-
dalam keadaan tertentu delik
punyai hubungan darah : (1) saudara;
tersebut bukan merupakan
(2) saudara susuan/semenda; (3)
delik aduan artinya tidak

79
Tinjauan Yuridis Terhadap Pencurian Dalam Keluarga Dion Michael Siahaan

saudara dengan hubungan darah Jadi menurut hukum Islam


secara vertikal dan horizontal. yang termasuk anggota adalah orang
Jadi menurut hukum keper- yang berhak menerima warisan dari
dataan adapun yang termasuk dalam si waris. Adapun mengenai keluarga
suatu anggota keluarga adalah menurut hukum pidana pasal 367
sepanjang mempunyai hubungan KUHP yakni bahwa suami /isteri
baik akibat adanya perkawinan yang sudah pisah meja makan tidak
maupun dengan adanya hubungan dinyatakan lagi dalam anggota
secara kekeluargaan seperti antara keluarga dimana menurut pasal
ayah, anak, ibu dan saudara lainnya. tersebut bahwa dengan berpisahnya
Sedangkan menurut hukum di antara suami/isteri tersebut maka
adat adapun yang termasuk anggota hubungan kekeluargaan sudah tidak
keluarga adalah keluarga yang ada lagi. Dan selanjutnya menurut
mempunyai hubungan darah oleh penjelasan pasal 367 ayat 3 KUHP
karena adanya ikatan perkawinan anggota keluarga dalam hal ini
dari sepihak dan adanya suatu adalah keluarga sedarah, keluarga
kesatuan perkumpulan. perkawianan, turunan lurus dan
Secara jelasnya anggota keluar- turunan menyimpang.
ga dalam hukum adat: (1) saudara Berdasarkan uraian diatas telah
kandung; (2) saudara seibu/bapa; (3) diketahui siapa saja yang termasuk
hubungan darah me-nuju vertikal dan anggota/ kalangan keluarga dalam
horizontal; (4) persekutuan adat yang dapat dikenakan sanksi
(marga, keturunan ). hukuman apabila melakukan suatu
Menurut hukum Islam yang tindak pidana pencurian dalam
termasuk anggota keluarga adalah lingkungan keluarga.
sepanjang seseorang itu menerima PENUTUP
warisan dari si pewarisnya, dimana a. Kesimpulan
yang termasuk ahli waris adalah : (1) 1. Pencurian dalam kalangan
ibu; (2) ayah; (3) istri/suami; (4) keluarga merupakan kejahatan
anak laki-laki; (5) anak perempuan; terhadap harta kekayaan
(6) keponakan; (7) cucu dari anak sebagaimana diatur dalam pasal
laki-laki; (8) cucu dari anak 367 KUHP . Pencurian dalam
perempuan. keluarga merupakan delik
80
Jurnal Elektronik DELIK-Vol. 2 No.2 Tahun 2014 ISSN. 2302-6537

aduan, dimana pelaku kejahatan memperhatikan jiwa keluarga


dapat dituntut apabila ada agar sampai tidak terjadi hal-
pengaduan dari orang yang hal yang tidak diinginkan.
menderita akibat kejahatan 2. Agar dalam menjatuhkan
tersebut. Dalam delik ini aduan putusan di pengadilan
absolut yang diadukan terhadap mengenai pencurian dalam
pelakunya yakni perbuatannya kalangan keluarga diharapkan
dan delik aduan relatif yang sesuai dengan tindak pidana
diadukan yang diadukan adalah yang diadukan sebagaimana
orangnya. telah diatur dalam undang-
2. Pencurian dalam kalangan undang.
keluarga sedarah atau keluarga PUSTAKA
karena perkawi-nan turunan
J. C. T. Simorangkir., , S.Rudy
lurus ( tidak terbatas berapa
.T.Erwin, J.T.Prasetyo Kamus
derajatnya) misalnya : cucu, Hukum, Bumi Aksara cetakan
ke lima 1995.
anak, ba-pak/ibu, kakek/nenek
R. Susilo, Pokok-pokok Hukum
dan sebagainya hanya dapat
Pidana, Peraturan umum dan
dituntut dan di hukum apabila delik-delik khusus, Politea
Bogor 1984.
ada pengaduan dari orang yang
Bambang Poernomo, Asas- asas
mempunyai barang yang dicuri Hukum Pidana. Ghalia
atau yang merasa dirugikan Indonesia 1982.
b. Saran Lamintang, Dasar-dasar Hukum
Pidana Indonesia, Citra
1. Terhadap orang tua sebagai Adityha Bakti. Bandung.
kepala keluarga hendaknya
Surbekti.R, Pokok-pokok Hukum
memberikan bimbingan moral Perdata, intermassa 1984.
dan perhatian kepada anggota
Datuk Usma, Hukum Adat I FH USU
keluarga agar, setiap anggota 1984.
keluarga mengetahui berbuat Pahing Sembiring, Hukum Isalam I,
FH- USU 1984
sesuatu dan tidak melakukan R. Susilo, KUH Pidana, Politea Bogor.
kejahatan, dan sebaliknya 1994
orangtua lebih cermat /

81

Anda mungkin juga menyukai