Anda di halaman 1dari 32

ANNUAL REPORT 2012

ERATEX in Brief 002


Company Milestone 004
Organization Structure 005
Financial Highlights 006
Share Highlights 011
Subsidiary and Affiliated Companies 014
Corporate Information 015
Corporate Social Responsibility 016
Statement of Board of Commissioners and Directors 018
President Commissioner’s Report 019
President Director’s Report 023
Management Discussion and Analysis 032
Good Corporate Governance 040
Statement from Board of Directors 060
Report from Independent Auditor 116
Audited Consolidated Financial Report 118

daftar isi contents


002 Sekilas tentang ERATEX
004 Sejarah Singkat Perseroan
005 Struktur Organisasi

our vision 006


011
014
Ikhtisar Keuangan
Ikhtisar Saham
Anak Perusahaan dan Afiliasi
To be the leading integrated solutions provider 015 Data Perseroan

in the world of LIFESTYLE and FASHION 016 Tanggung Jawab Sosial


018 Surat Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi
019 Laporan Presiden Komisaris

and mission 023


032
040
Laporan Presiden Direktur
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
We will excel in Design, Development and Sourcing
059 Pernyataan Dewan Direksi
to deliver the right products and services 062 Laporan Auditor Independen
competitively with a focus on quick response 064 Laporan Keuangan Konsolidasi Yang Telah Diaudit
The Company
commenced
sekilas its commercial
tentang operation in
ERATEX 1974
ERATEX in brief

Perseroan
P
T Eratex Djaja Tbk (“Perseroan”) didirikan dalam rangka Perseroan bergerak dalam bidang industri tekstil yang terpadu
Undang-Undang Penanaman Modal Asing No.1 tahun 1967 meliputi bidang-bidang pemintalan, penenunan, penyelesaian,
berdasarkan akta notaris No. 7 tanggal 12 Oktober 1972 pembuatan pakaian jadi serta menjual produknya baik
beroperasi yang dibuat oleh Koerniatini Karim, Notaris di Jakarta. domestik maupun internasional.

Kantor Terdaftar Perseroan di Jakarta, beralamat di Gedung Graha Pada tahun 2008, Perseroan memutuskan untuk menghentikan
secara komersial Arda, Jl. HR Rasuna Said Kav B6 Setiabudi, Jakarta Selatan – 12910.
Dan Kantor Administrasi yang terletak di Surabaya, beralamat di Jl.
produksi Tekstil yaitu benang dan kain. Dan sejak saat itu
Perseroan memfokuskan produksinya pada pakaian jadi,

pada tahun Raya Bukit Darmo No. 6 Surabaya – 60189. Sedangkan lokasi pabrik
berada di kota Probolinggo, beralamat di Jl. Soekarno Hatta No. 23
dengan orientasi perjualan ekspor secara total.

Probolinggo. Inti produk Perusahaan adalah Celana. Mulai dari celana jeans

1974
standard lima saku sampai pada celana kain kasual, dengan
Perseroan mencatatkan sebagian dari sahamnya di bursa efek di bahan bervariasi mulai dari denim sampai pada kain twill halus
Indonesia pada tanggal 21 Agustus 1990, dengan surat persetujuan Italia. Sekitar 50% kapasitas produksi celana menghasilkan
Menteri Keuangan Republik Indonesia No. SI-125/SHM/MK.10/1990 produk celana denim, sementara itu kebutuhan embroidery
tanggal 14 Juli 1990. Dan sejak tahun 2000, seluruh saham telah dan printing dapat dengan mudah didukung oleh kontraktor
dicatatkan di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (sekarang setempat.
Bursa Efek Indonesia).

P
T Eratex Djaja Tbk (the “Company”) was established in the The activities of the Company are as an integrated textile
framework of Foreign Capital Investment Law No.1, 1967 by Inti produk Perusahaan manufacturing, including spinning, weaving, finishing, garment
Notary Deed No.7 dated October 12, 1972 based on Deed adalah Celana. making, and selling its products both in local and international
prepared by Koerniatini Karim, Public Notary in Jakarta. market.
Mulai dari celana jeans
Company’s Registered Office is in Jakarta, located at Gedung Graha standard lima saku In 2008, the Company decided to stop the production of Textile
Arda, Jl. HR Rasuna Said Kav B6 Setiabudi, Jakarta – 12910. The sampai pada celana which are yarns and fabrics. And from that point forward has
Administration Office is in Surabaya, located at Jl. Raya Bukit Darmo kain kasual. been focusing its production to garment with total export market
No. 6 Surabaya – 60189. And the Factory is located in Probolinggo, Jl. orientation.
Soekarno Hatta No. 23 Probolinggo.
The core product of the The core product of the Company has been Casual Bottom
The Company registered its shares on the Stock Exchange of wear. The Company’s products ranges from five basic pocket
company has been casual
Indonesia on August 21, 1990, in accordance with approval of the jeans to casual dress pants, with material varies from denim to
Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. SI- bottom wear. The Company's Italian high count twill. Approximately 50% of the pants capacity
125/SHM/MK.10/1990 dated July 14, 1990. And since 2000, all shares products ranges from five is producting denim product, while requirement for embroidery
have been registered on the Jakarta Stock Exchange and the and printing are conveniently supported by nearby contractors.
pocket basic jeans
Surabaya Stock Exchange (known as Indonesia Stock Exchange at
present). to casual dress pants.

002 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 003
004
company milestone
singkat
sejarah
perseroan

Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk
IPO
2006

1990
garment: >2000 sewing machines •
weaving: 216 looms (300 rpm) •
spinning: 50,400 spindles •
2008
2012

1972
garment: >2000 sewing machines •

& weaving
with spinning
founded
spinning and weaving cease operation •
year of expansion •
induction of automation •
machineries revitalization •
quazi reorganization •

garment:
1980
1998
2007
2011

140,000 BU

started with 120


cease operation

sewing machines
• turn around plan
• debt restructuring

PT Asiatex Garmindo:

PT Asiatex Garmindo:
• new growth strategy

Rapat Umum Pemegang Saham


General Meeting of Shareholders

Dewan Komisaris
Board of Commissioners
structure

Komite Audit
Audit Committee
struktur
organization

Dewan Direksi
Board of Directors

Audit Internal Sekertaris Perusahaan


organisasi

Internal Audit Corporate Secretary

Administrasi Perusahaan Fungsi Komersial Operasional


Corporate Administration Commercial Function Operations

Administrasi Perusahaan Supply Chain Keuangan & Akuntansi Produksi Bisnis Administrasi Pabrik
Corporate Administration Management Finance & Accounting Production Business Factory Admin

Administrasi Umum Pembelian Keuangan Operasional Produksi Marketing Administrasi Umum


General Administration Purchasing Finance Production Operation Marketing General Administration

Hukum & Sek.Perusahaan Ekspor Akuntansi Perencanaan Produksi Merchandising Personalia


Legal & Corp. Sec Export Accounting Production Plan Merchandising Personnel

SDM Impor Akuntansi Pembiayaan Dukungan Teknik & Utilitas Kepatuhan


HR Import Costing Technical & Utilities Support Compliance

IT Pergudangan Perpajakan QA & QC


IT Warehouse Taxation QA & QC
Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk

Sample & Design


005
ikhtisar
keuangan 2012
financial highlights 2012
(Rp. Juta, kecuali disebut lain) (In Million Rupiah unless other wise stated) (USD Ribuan, kecuali disebut lain) (In Thousands US Dollar unless other wise stated)

URAIAN 2012 2011 2010 2009 2008 DESCRIPTION URAIAN 2012 2011 2010 2009 2008 DESCRIPTION
Pre Quasi Pre Quasi
restated restated

LAPORAN STATEMENT OF LAPORAN STATEMENT OF


LABA RUGI INCOME... LABA RUGI INCOME...
Pendapatan 467,537 257,517 233,110 248,200 439,977 Revenues Pendapatan 49,638 29,353 25,927 26,404 40,181 Revenues
Laba Kotor 23,472 31,678 (13,243) 14,684 (1,999) Gross Income (Loss) Laba Kotor 2,492 3,611 (1,473) 1,562 (183) Gross Income (Loss)
Laba Usaha (7,394) (1,985) (47,546) (32,985) (59,815) Operating Income (Loss) Laba Usaha (785) (226) (5,288) (3,509) (5,463) Operating Income (Loss)
Depresiasi dan Depreciation And Depresiasi dan Depreciation And
Amortisasi 5,639 3,133 3,216 2,830 6,023 Amortization... Amortisasi 599 357 358 301 550 Amortization...
Beban Keuangan 9,008 13,301 16,110 19,625 19,282 Financing Cost Beban Keuangan 956 1,516 1,792 2,088 1,761 Financing Cost
EBITDA 18,453 100,842 (30,027) (1,008) (84,596) EBITDA EBITDA 1,959 11,495 (3,340) (107) (7,726) EBITDA
Laba (Rugi) Bersih 6,196 82,049 (48,501) (25,372) (110,336) Net Income (Loss) Laba (Rugi) Bersih 657 9,352 (5,394) (2,699) (10,076) Net Income (Loss)
Jumlah saham Beredar Number of Shares Jumlah saham Beredar Number of Shares
(Dalam Ribuan) 146,312 118,268 98,236 98,236 98,236 (In Thousands)... (Dalam Ribuan) 146,312 118,268 98,236 98,236 98,236 (In Thousands)...
Laba Bersih Per Saham 42 694 (494) (258) (1,123) Earning Per Share Laba Bersih Per Saham 0.0045 0.0791 (0.0549) (0.0275) (0.1026) Earning Per Share

LAPORAN BALANCE SHEET LAPORAN BALANCE SHEET


POSISI KEUANGAN POSISI KEUANGAN
Jumlah Aset Lancar 181,737 129,428 71,537 48,332 88,886 Current Assets Jumlah Aset Lancar 18,793 14,273 7,957 5,142 8,117 Current Assets
Jumlah Aset Tidak Lancar 251,678 73,785 43,791 49,444 80,370 Non Current Assets Jumlah Aset Tidak Lancar 26,027 8,137 4,871 5,260 7,340 Non Current Assets
Total Aset 433,415 203,213 115,329 97,776 169,256 Total Assets Total Aset 44,820 22,410 12,827 10,402 15,457 Total Assets
Jumlah Liabilitas Lancar 174,841 129,502 169,940 114,847 240,559 Current Liabilities Jumlah Liabilitas Lancar 18,081 14,281 18,901 12,218 21,969 Current Liabilities
Jumlah Liabilitas Non Current Jumlah Liabilitas Non Current
Tidak Lancar 171,648 140,103 151,815 141,265 63,336 Liabilities... Tidak Lancar 17,751 15,450 16,885 15,028 5,784 Liabilities...
Total Liabilitas 346,489 269,605 321,755 256,112 303,895 Total Liabilities Total Liabilitas 35,832 29,731 35,786 27,246 27,753 Total Liabilities
Total Ekuitas 86,926 -66,392 (206,427) (158,336) (134,638) Total Equity Total Ekuitas 8,988 (7,322) (22,959) (16,844) (12,296) Total Equity

RASIO FINANCIAL RASIO FINANCIAL


KEUANGAN RATIO... KEUANGAN RATIO...
Rasio Lancar 1.04 1.00 0.42 0.42 0.37 Current Ratio Rasio Lancar 1.04 1.00 0.42 0.42 0.37 Current Ratio
Total Liabilitas / Total Liabilities Total Liabilitas / Total Liabilities
Total Asset 0.80 1.33 2.79 2.62 1.80 To Assets... Total Asset 0.80 1.33 2.79 2.62 1.80 To Assets...
Total Liabilitas / Total Liabilities Total Liabilitas / Total Liabilities
Total Ekuitas 3.99 -4.06 -1.56 -1.62 -2.26 To Total Equity... Total Ekuitas 3.99 (4.06) (1.56) (1.62) (2.26) To Total Equity...
Marjin Laba Kotor (%) 5% 12% -6% 6% 0% Gross Profit Margin (%) Marjin Laba Kotor (%) 5% 12% -6% 6% 0% Gross Profit Margin (%)
Marjin Laba Usaha (%) -2% -1% -20% -13% -14% Operating Profit Margin (%) Marjin Laba Usaha (%) -2% -1% -20% -13% -14% Operating Profit Margin (%)
Marjin Laba Bersih (%) 1% 32% -21% -10% -25% Net Profit Margin (%) Marjin Laba Bersih (%) 1% 32% -21% -10% -25% Net Profit Margin (%)
Laba Bersih Terhadap Return On Laba Bersih Terhadap Return On
Ekuitas (%) 7% -124% -23% -16% -82% Equity (%)... Ekuitas (%) 7% -124% -23% -16% -82% Equity (%)...
Laba Bersih Terhadap Return On Laba Bersih Terhadap Return On
Total asset (%) 1% 40% -42% -26% -65% Assets (%)... Total asset (%) 1% 40% -42% -26% -65% Assets (%)..

Nilai Tukar 9,670 9.068 8.991 9.400 10.950 . Exchange Rate

006 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 007
In million Rupiah

500,000
Pendapatan 450,000
467.537

Revenue 439.977
400,000

350,000
Revenue
300,000
08 439,977
250,000 257.517
248.200
233.110
09 248,200 200,000

10 233,110 150,000

100,000
11 257,517
50,000
12 467,537
0 08 09 10 11 12

Rasio Likuiditas Times


Liquidity Ratios
1.20
Pendapatan per Negara 2012
1% Other Countries
Current Ratio Quick Ratio 0.10 1.00
1.04 Revenue per Region 2012
5% Local
08 0.37 0.12 0.80
Percentage
5% Europe
09 0.42 0.05 0.60 USA 89%

10 0.42 0.11 0.40


0.42 0.42
Europe 5%
0.37 0.38
0.35
11 1.00 0.35 0.20 Local 5%
0.12 0.11
12 1.04 0.38
0.00 08 09
0.05
10 11 12
Other countries 1% 89% USA
Current Ratio Quick Ratio
Total 100%

Rasio Profitabilitas Exchange Rate 2011 & 2012


Profitability Ratio
2011 2012

Gross Income 15% Jan 9,057 9,000


Ratio 12 %
Feb 8,823 9,085
10%
08 0% Mar 8,709 9,180
6% 5% Apr 8,574 9,190
5%
09 6% May 8,537 9,565
0% -6 % Jun 8,597 9,480
10 -6% 0%
Jul 8,508 9,485
11 12% -5% Aug 8,578 9,560
Sep 8,823 9,588
12 5% -10% 08 09 10 11 12 Oct 8,835 9,615
Nov 9,170 9,605
Dec 9,068 9,670

008 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 009
ikhtisar
saham
Modal Kerja & Pinjaman Jangka Panjang
In million Rupiah
share highlights
200,000
Working Capital & Long Term Loans
150,000

100,000
Kronologi Pencatatan Saham
Working Long Term Current Current
Capital Loans Assets Liabilities
50,000
Share Registration History
08 (151,672) 53,210 88,886 240,559 0
Tahun Total Saham Tercatat
Tindakan Action
09 (66,514) 131,070 48,332 114,847 (50,000) Year Total Listed Shares
(100,000)
10 (98,402) 141,059 71,537 169,940 Penawaran Umum Perdana 21 Agustus 1990. 1990 6,139,750 Initial Public Offering August 21st, 1990.
(150,000)
11 (74) 129,210 129,428 129,502 Pencatatan saham tambahan sebanyak 1991 12,279,500 Additional listing of 6,139,750 shares
(200,000)
6.139.750 saham
12 6,896 159,970 181,737 174,841
08 09 10 11 12
Working Capital Long Term Loans
Pencatatan saham tambahan dari 1994 24,559,000 Additional shares listing from Bonus Share
pengeluaran Saham Bonus dengan issuance from agio capitalization, where 1
mengkapitalisasi agio saham, dimana setiap 1 share entitle for 1 bonus share.
saham berhak atas 1 saham bonus.
Struktur Aset In million Rupiah
Pemecahan Saham Nilai Nominal Rp 1000,- 1997 49,118,000 Stock Split Par Value Rp 1000,- to Rp 500,-
Assets Structure 500,000 menjadi Rp 500,-
450,000 total assets
400,000
Pencatatan seluruh saham Perseroan 2000 98,236,000 Listing of all Company’s shares.
Current Fixed Other Total
Assets Assets Assets Assets
350,000 Pencatatan saham tambahan dari Additional shares listing from Non Pre-
2011 146,312,474
08 88,886 68,015 12,355 169,256 300,000 fixed assets
Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan emptive Rights Issue through Debt to
250,000
Efek Terlebih Dahulu melalui Konversi Hutang Equity Conversion amounting 48,076,474
09 48,332 41,354 8,089 97,776 menjadi Saham sebanyak 48.076.474 saham.
200,000 current assets

10 71,537 38,651 5,139 115,328 150,000


Perseroan tidak mencatatkan sahamnya pada bursa lain selain Bursa Efek Indonesia.
100,000
11 129,428 71,371 2,414 203,213 Company does not register the shares other than in Indonesia Stock Exchange.
50,000
other assets
12 181,737 246,972 4,706 433,415 08 09 10 11 12

Komposisi Pemegang Saham


Shareholder Composition

Struktur Aset, Liabilitas & Modal In million Rupiah


Persentase Saham
Percentage Share
Assets, Liabilities & Equity Structure
500,000

400,000 Pengendali / Controlling 36.30% 53,115,100


Total Current Long Term PT. Buana Indah Garments
Assets Liabilities Loans Equity 300,000
Masyarakat / Public >= 5 % 49.25% 72,051,474
08 169,256 240,559 53,210 (134,638) 200,000 Masyarakat / Public < 5% 14.45% 21,145,900
100,000
09 97,776 114,847 131,070 (158,336)
0 Saham Ditempatkan Disetor / 100% 146,312,474
Issued and Paid Up Capital
10 115,328 169,940 141,059 (206,427)
(100,000)

11 203,213 129,502 129,210 (66,392) (200,000)


Modal Dasar/ 392,944,000
(300,000) Authorized Capital
12 433,415 174,841 159,970 86,926 08 09 10 11 12

Total Assets Current Liabilities Long Term Loans Equity

010 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 011
Kinerja saham 2012
Share performance in 2012

Tertinggi (Rp) Terendah (Rp) Penutupan (Rp) Volume Nilai Rp


2012 Highest (Rp) Lowest (Rp) Closing (Rp) (Saham / Share) Value Rp

Jan 350 130 350 297,000 92,910,000

Feb 450 310 340 219,000 98,450,000

Mar 660 340 660 3,201,000 1,887,775,000

Apr 1000 600 650 5,122,000 3,900,010,000

May 710 400 450 528,500 296,687,500

Jun 450 360 400 335,500 129,942,500

Jul 400 385 385 30,000 11,617,500

Aug 440 285 350 140,500 48,445,000

Sep 440 270 440 195,000 60,145,000

Oct 435 285 360 34,000 13,240,000

Nov 450 370 440 8,000 3,340,000

Dec 350 255 325 33,500 10,057,500

Dari total saham yang beredar, 0,44% dalam bentuk


warkat dan 99,56 % nonwarkat/elektronik.

Pada tanggal 31 Desember 2012, Direktur yang memiliki


36.30% Pergerakan Harga Saham 2011 – 2012
saham Perseroan adalah Bapak Frankie Ma Ngon
Pengendali / Controlling
Share Price Movement
sejumlah 2000 lembar saham atau setara dengan
0,0014% dari jumlah saham yang ditempatkan dan
disetor dalam Perseroan.
14.45%
Masyarakat / Public < 5% Rp 700
From the total share issued, 0.44% is script and 99.56%

49.25%
scriptless. Rp 600

As on December 31st, 2012, Mr Frankie Ma Ngon, Rp 500


Director of the Company, owns 2000 shares equivalent to Masyarakat / Public >= 5%
0.0014% of Company's issued and paid up capital. Rp 400

Rp 300
Ringkasan kinerja saham Perseroan per kuartal pada 2012 dan 2011 adalah sebagai berikut :
Rp 200
Summary quarterly Company’s share performance in 2012 and 2011 are as per below:
Rp 100

Periode Tertinggi (Rp) Terendah (Rp) Penutupan (Rp) Volume Nilai Rp (ribuan) Rp
Period Highest (Rp) Lowest (Rp) Closing (Rp) (Saham / Share) Value Rp (thousand) Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
2011 2012

2012 2011 2012 2011 2012 2011 2012 2011 2012 2011
Q1 660 125 130 60 660 95 3,717,000 402,500 2,079,135.0 38,965.5

Q2 1000 125 360 100 400 125 5,986,000 559,500 4,326,640.0 56,990.0

Q3 440 295 270 125 440 200 365,500 332,300 120,207.5 71,038.5

Q4 450 250 255 120 325 200 75,500 53,000 26,637.5 9,588.0

012 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 013
anak data
perusahaan perseroan
dan afiliasi corporate
information
subsidiary and
affiliated
companies

Nama Perusahaan / Company Name Akuntan Publik / Public Accountant


• PT. Eratex Djaja Tbk. • Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Ade Fatma & Rekan
Registered Public Accountants
PT Buana Indah Kepemilikan / Ownership Jalan Ngagel Jaya No. 9
Masyarakat <5% Masyarakat >=5% Garments • Penanaman Modal Asing / Foreign Direct Investment Surabaya 60283, Indonesia
Public < 5% Public >= 5%
www.pkfhadiwinata.com
14.45% 49.25% 36.30% Tanggal Pendirian / Date of Establishment
• 12 Oktober 1972 Biro Administrasi Efek / Share Registrar
• PT. Sharestar Indonesia
Dasar Hukum Pendirian / Legal Basis Citra Graha Building 7th Floor
Akta Pendirian dan Perubahannya Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kav 35-36
Deed of Establishment and amendment Jakarta 12950, Indonesia
• Akta Pendirian no 7 tanggal 12 Oktober 1972 www.sharestar.co.id
Deed of Establishment no 7 dated October 12, 1972
Notary Koerniatini Karim SH Jumlah Karyawan / No of Employess
• Akta Perubahan no 105 tanggal 23 April 2012 • 2629 karyawan / employees
Deed of Amendment no. 105 dated April 23, 2012
Notary Aryanti Artisari, SH., MKn. Anak Perusahaan / Subsidiary Companies
PT ERATEX DJAJA Tbk. Bidang Usaha / Product Lines
• PT. Asiatex Garmindo
(dalam likuidasi / under liquidation)
• Industri Tekstil Terpadu / Integrated Textile Industry Jalan Soekarno Hatta No. 23
Probolinggo 67212, Indonesia
Santanamani PT. Freshtex Garment Pencatatan di Bursa / Stock Exchange Registration 95,15% dimiliki oleh Perusahaan /
Finishing Indonesia • 21 Agustus 1990 95,15% owned by the Company
1%
4.85% Kode Saham / Ticker Code • PT. Eratex (Hongkong) Limited
• ERTX Blk E, 11/F Effort Industrial Bldg,
2-8 Kung Yip Street
Kantor Terdaftar / Registered Office Kwai Hing Kwai Chung, NT
• Gedung Graha Arda Lt 2 Unit 2A-2 Hongkong
Jl. H.R. Rasuna Said Kav B6 Setiabudi 100% dimiliki oleh Perusahaan /
Jakarta Selatan – 12910, Indonesia 100% owned by Company
PT. Eratex Garment PT. Eratex (Hong Kong) Ltd PT. Asiatex Garmindo http://www.eratex.co.id • PT. Eratex Garment
(under liquidation) Jalan Soekarno Hatta No. 23
99% 100% Probolinggo 67212, Indonesia
95.15% Kantor Administrasi / Administrative Office
• Jalan Raya Bukit Darmo No. 6
99% dimiliki oleh Perusahaan /
99% owned by Company
Surabaya 60189, Indonesia

Pabrik / Factory
• Jalan Soekarno Hatta No. 23
Probolinggo 67212, Indonesia

014 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 015
tanggung jawab
sosial
corporate social
responsibility
Workshop pelatihan menjahit Pelatihan P2 (Pertolongan Pertama)
Sewing training class dengan trainer dari palang merah
First Aid training from Red Cross

Company fully understand that nature, environment and the polulation around are part of
Company’s stakeholder. And therefore, in every chances of its business and production
activities, Company always prioritizing awareness and responsible actions toward the well
being and the preservation of all that stakeholders.

Consumption of energy and other natural resource done responsibly and optimum, the use
of eco friendly materials, waste management base on the standard quality requirement, all
of those are part of Company’s responsibility that has become an integral part of company’s
activities.

Fund allocated for activities related to this corporate social responsibility in the year 2012 is
around Rp 400 million.
Perseroan menyadari penuh alam, lingkungan dan masyarakat
sekitar adalah bagian dari ‘stakeholder’ perusahaan. Dan Employee and people welfare is also protected by ensuring a good working environment,
karenanya dalam segala kesempatan dan aktifitas usaha dan enough nutrition, and sport facilities.
produksinya, Perseroan selalu mengedepankan kesadaran dan
tindakan yang berorientasi pada terjaganya kebaikan, Company continues its join cooperation with the local Labour Department, in providing a
kesejahteraan dan kelangsungan seluruh stakeholder tersebut. structured training and education for the un-employed to give them enough skill to find job.

Pemakaian energi dan sumber daya lainnya secara tepat guna dan Other incidental social activities along with the local community as a reflection of
bertanggung jawab, penggunaan bahan dan material dengan Company’s awareness to them, such as religious celebrations, religious mass
orientasi ramah lingkungan, pengolahan limbah sesuai standard circumsission, blood donor, maintenance on local town garden, etc.
mutu yang ditetapkan, semuanya menjadi bagian dari tanggung
jawab Perseroan yang telah menjadi bagian yang tidak pernah
terpisahkan dalam seluruh kegiatan perusahaan.

Alokasi dana untuk kegiatan terkait tanggung jawab sosial selama


tahun 2012 adalah sekitar Rp 400 juta.

Kesejahteraan bagi karyawan dan masyarakat sekitar, antara lain


dengan memastikan kondisi kerja dan kecukupan gizi, fasilitas
olahraga.

Kerjasama dengan Departemen Tenaga Kerja setempat terus


berlanjut dari tahun sebelumnya, yaitu dalam bentuk pelatihan
gratis kepada pencari kerja untuk memberikan bekal ketrampilan
yang diperlukan.

Aktifitas-aktifitas sosial lainnya yang bersifat insidentil bersama


komunitas sekitar sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada
lingkungan sekitar, seperti misalnya dalam perayaan keagamaan,
khitan masal, pemeliharaan taman kota, donor darah, dan lain-
lainnya.
Pengolahan limbah cair
Waste Water Treatment

016 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 017
surat pernyataan laporan presiden
dewan komisaris komisaris
president commissioner's report
dan dewan direksi
statement from board of Para Pemegang Saham Yang Terhormat,

commissioners and directors Tahun 2012 merupakan tahun pertumbuhan dimana Perseroan meningkatkan kapasitas produksi pakain jadi secara signifikan,
memasang mesin-mesin berteknologi mutakhir dan memulai pembaruan dan pengembangan kegiatan fasilitas Pencucian
(Laundry). Selama phase pertumbuhan ini Perseroan menghadapi berbagai tantangan dalam kegiatannya dalam beradaptasi
dengan teknologi baru. Tantangan ini menaikkan kurva belajar (learning curve) dari operator-operator baru maupun para tehnisi
yang lebih lama dari perkiraan semula. Akibatnya profitabilitas Perseroan secara sementara terpengaruh. Perseroan berhasil
Kami yang bertandatangan dibawah ini, dalam kapasitas sebagai anggota Dewan Komisaris dan Dewan Direksi dari PT. mengatasi kondisi sulit ini pada akhir tahun.
Eratex Djaja Tbk bertanggung jawab penuh atas penerbitan Laporan Tahunan perusahaan untuk tahun 2012.
Perseroan memperbaiki Laporan Keuangan 2012 melalui Kuasi Reorganisasi sesuai Standard Akuntansi Indonesia (PSAK) 51,
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. menghilangkan akumulasi kerugian masa lalu dan memulai likuidasi atas anak perusahaan yang tidak berkontribusi positif PT
Asiatex Garmindo.
Tanggal, 28 Maret 2013
Utilisasi pabrik selama 2012 tercatat penuh dikarenakan order penjualan yang terisi penuh dengan dukungan cukupnya fasilitas
We, the undersigned in our capacity as the member of Board of Commissioners and Board of Directors of PT. Eratex Djaja Tbk perdagangan dari bank untuk memenuhi kebutuhan operasional dan kebutuhan modal untuk proyek pengembangan.
fully responsible on the printed Annual Report of the Company for the year 2012. Kesempatan bisnis di negara-negara baru juga dieksplorasi dalam tahun 2012 dan order penjualan dari pembeli-pembeli baru
This statement letter is made truthfully. dari Jepang dan Amerika juga telah dimulai.

Date, 28 March 2013 Laporan Direksi menjelaskan secara terperinci kinerja tahun 2012 dimana dari segi pertumbuhan jauh lebih baik dari pada 2011
dengan adanya berbagai inisiatif manajemen yang telah direncanakan untuk 2012.

Untuk 2013 fokusnya adalah peningkatan produktifias, profitabilitas, pengembangan/pembaruan fasilias pencucian/laundry,
perbaikan kurikulum pelatihan tenaga kerja, pengembangan bisnis dengan pelanggan kelas atas dan mengadopsi metode
Dewan Komisaris: penekanan biaya produksi melalui otomatisasi diberbagai area operasional.
The Board of Commissioners:

Dear Shareholders,

The year 2012 was a year of growth where the Company added significant garment production capacity, installed the new
Maniwanen Sasivanen Frans P Iskandar John S Oentoro technology automation machines and started upgrading & expanding its Laundry operations. During this phase of growth Company
Presiden Komisaris Komisaris Komisaris Independen Komisaris Independen also faced various challenges in adapting the new technologies in its operations. These challenges increased the learning curve of
President Commissioner Commissioner Independent Commissioner Independent Commissioner new operators / technicians much longer than the expected time.. As a result the profitability of the year got temporarily affected. The
Company managed to overcome all these teething issues by the end of the year.

The Company improved its Financial Reports in 2012 by Quasi reorganization as per Indonesian Accounting standard (PSAK)-51 ,
Dewan Direksi: eliminated all previous years accumulated book losses and started the liquidation of its non-performing subsidiary PT Asiatex
The Board of Directors: Garmindo

The plant utilization was full throughout the year 2012 due to completely filled sales order book which was well supported by
adequate trade lines from the bank to meet the operational and expansion project related capital requirements.

The business in new countries was explored in 2012 and sales orders started from new buyers from Japan and USA.

Raj Kumar Sanjay Kumar Goyal Frankie Ma Ngon Antony Thoppil Paul The Director’s report explains in detail the performance of the year 2012 which in terms of growth was much better than 2011 due to
Presiden Direktur Direktur Direktur Direktur Non Afiliasi various initiatives of the management in line with its plan for 2012.
President Director Director Director Director Non Affiliated In 2013 the focus will be to improve the productivity, profitability, expand/ upgrade the laundry operations, improve the manpower
training curriculum, expand the business with high end customers and adapting methods to reduce the cost of production by
bringing automation in possible areas of operations.

018 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 019
Dewan Komisaris telah memeriksa dan menerima Laporan Direksi dan Laporan Keuangan Konsolidasi per 31 Desember 2012
yang telah diaudit oleh Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Ade Fatma & Rekan, Surabaya (PKF), dan telah menyetujuinya
dewan komisaris
Ketua Komite Audit secara rutin memberi update Dewan Komisaris atas penelaahan Komite tersebut atas temuan internal audit,
board of commissioners
rencana kerja external auditor, kepatuhan terhadap peraturan dan pengendalian internal. Hal-hal yang diungkapkan telah
ditangani dan diselesaikan secara memuaskan. Dewan Komisaris memberikan penghargaan kepada Komite Audit untuk kinerja
mereka. M. Maniwanen
Presiden Komisaris / President Commissioner
Para pemegang saham, dalam Rapat Umum Luar Biasa tanggal 23 April 2012 telah menyetujui perubahan susunan Dewan
Komisaris. Bapak Julian Wong dan Bapak Ferenz Cendrawasih mengundurkan diri sebagai Komisaris dan Komisaris Berkewarganegaraan Indonesia, Bapak Maniwanen adalah salah satu pengusaha paling sukses dengan pengalaman lebih
Independen, dan digantikan oleh Bapak Sasivanen dan Bapak Frans Iskandar sebagai Komisaris dan Komisaris Independent. dari 30 tahun di industri tekstil dan pakaian jadi. Beliau adalah pendiri dari Group Busana Apparel yang merupakan salah satu
Selain itu Bapak John Susanto Oentoro diangkat sebagai Komisaris baru dalam Perseroan. dari group tekstil dan pakaian jadi terbesar di Indonesia dengan profil pelanggan ternama dalam bisnis tersebut termasuk Liz
Claiborne, Macys’, Nike, Adidas, Esprit, Tommy Hilfiger, Polo, dll. Bapak Maniwanen juga pendiri dari PT. Apac Inti
Sebagai perusahaan publik, kami akan terus meningkatkan kinerja baik pertumbuhan maupun profitabilitas ditahun 2013 sambil
Corporation, salah satu pabrik tekstil di Indonesia yang berfokus pada pembuatan kain kelas dunia. Beliau diangkat menjadi
terus menjunjung tinggi standard kepatuhan perusahaan sehingga kami dapat menghasilkan nilai-nilai positif bagi seluruh stake
Presiden Komisaris PT Eratex Djaja Tbk. sejak bulan Oktober 2011.
holder di tahun depan. Kami akan terus memprioritaskan kepedulian lingkungan, prosedur keselamatan kerja, dan
mempertahankan standard kualitas yang tinggi disegala aspek kegiatan. An Indonesian citizen, Mr. Maniwanen is one of the most successful entrepreneurs with vast experience for more than 30 years
in textile and apparel industry. He was the founder of Busana Group which currently is one of the biggest textile and garment
Atas nama Dewan Komisaris, saya menyampaikan terima kasih kepada Direksi untuk kerja keras mereka yang konsisten selama
manufacturing in Indonesia. The customer profile includes the best names in the business, to name a few – Liz Claiborne,
tahun 2012 yang telah menaikkan tingkat operasional Perseroan dan semoga semangat yang sama akan terus ada di 2013.
Macys’, Nike, Adidas, Esprit, Tommy Hilfiger, Polo, etc. Mr. Maniwanen is also the founder of PT. Apac Inti Corporation, one of the
largest textile mills in Indonesia which focuses on making world class fabrics. He was appointed as President Commissioner of
PT Eratex Djaja Tbk. in October 2011

The Board of Commissioners have examined and accepted the Report of Board of Directors and the Consolidated statements of
Financial Positions as of 31st December 2012 audited by Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Ade Fatma & Rekan, Surabaya (PKF)
and are in agreement with the same. Sasivanen
The Chairman of the Audit Committee regularly updated the Board of Commissioners on their reviews about internal audit findings, Komisaris / Commissioner
external audit work plans, statutory compliances and internal controls. All the issues raised have been addressed and resolved Bapak Sasivanen memulai karirnya sebagai Merchandiser di Liz Claiborne, USA. Bekerja di perusahaan besar
satisfactorily. The Board wishes to place on record its appreciation to the Audit Committee for their work. memotivasinya untuk memiliki naluri bisnis yang kuat, berorientasi pada tujuan dan pembicara yang baik. Pengalamannya
The Shareholders in their Extraordinary General Meeting held on April 23, 2012 has approved the changes in the Board of dalam bekerja di industri garmen membuatnya mengerti bagaimana memimpin, melatih dan memotivasi tim. Saat ini ia
Commissioners. Mr. Julian Wong and Mr Ferenz Cendrawasih resigned as Commissioner and Independent Commissioner bekerja sebagai Executive Director di Busana Apparel Group selama lebih dari enam tahun. Bapak Sasivanen mendapat
respectively and , replaced by Mr Sasivanen and Mr Frans Iskandar as Commissioner and Independent Commissioner respectively. Bachelor of Business Administration, Jurusan Manajemen dari Central Queensland University Australia. Beliau diangkat
Besides Mr John Susanto Oentoro also appointed as New Commissioner.. sebagai Komisaris PT Eratex Djaja Tbk. pada bulan April 2012.

As a public company, we shall endeavor to continuously improve our performance in terms of growth and profitability in the year 2013 Mr. Sasivanen started his career as a Merchandiser in Liz Claiborne, USA. The experience of working for a big company
while maintaining a high standard of corporate governance so that we can deliver positive values to our stakeholders in the coming motivated him to have strong business development sense, goal-oriented and a good communicator. His significant
years. We shall continue to prioritize environment care, worker’s safety procedures and maintaining high quality standards in all experience for working in garment industry made him understands how to lead, coach and motivate the team. Currently he is
aspects of our operations. working as an Executive Director at Busana Apparel Group for over six years. Mr. Sasivanen got Bachelor of Business
Administration, Major in Management from Central Queensland University, Australia. He was appointed as Commissioner of PT
On behalf of the Board of Commissioners, I would like to thank the Board of Directors for their consistent and dedicated hard work Eratex Djaja Tbk. in April 2012.
throughout 2012 which upgraded the level of the operations of the Company and wish that the same spirit will continue in 2013.

Hormat Kami / Sincerely,

Maniwanen
Presiden Komisaris / President Commissioner

020 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 021
laporan direksi 2012
director’s report 2012

Frans Iskandar Para Pemegang Saham Yang Terhormat


Komisaris Independen / Independent Commissioner
Dengan senang hati Direksi menyampaikan Laporan Tahunan sekaligus Laporan Keuangan Teraudit untuk tahun buku yang
Bapak Frans Iskandar lulus dan mendapat gelar Akuntan dari Universitas Negeri Padjadjaran di Bandung di tahun 1967. Ia berakhir pada 31 Desember 2012.
kemudian bekerja di Kantor Akuntan Negara di Bandung dari tahun 1967-1973 dengan jabatan terakhir Kepala Bagian
Pengawasan Bank Pemerintah.
Selanjutnya ia menjabat sebagai Management Auditor dari International Planned Parenthood Federation – East & South East Dear Shareholders,
Asia and Oceania Region (IPPF-ESEAOR), organisasi afiliasi dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) selama empat tahun. Ia
Your Directors have pleasure in presenting the Annual Report together with Audited Accounts for the Financial year ended
kemudian menjabat Finance Manager dari PT Supreme Indo American Industries, cabang dari Corning Glass Works, USA, di
December 31st, 2012.
Surabaya.
Dia juga menjabat Ketua Asosiasi Akuntan Publik Jawa Timur selama delapan tahun, dan sekarang adalah Bendahara dari
Indonesia Australia Business Council (IABC) Cabang Jawa Timur.
Demikian pula ia adalah Pembantu Rektor untuk bidang Admnistrasi, Keuangan dan Logistik pada Universitas Katolik Dharma
Cendika Surabaya, sampai Pemerintah mengeluarkan larangan perangkapan jabatan struktural untuk Akuntan Publik.
Evaluasi Keuangan / Financial Review
Mr. Frans Iskandar earned his Master Degree in Accounting from Padjadjaran State University in Bandung, Indonesia in 1967. He
Hasil keuangan tahun 2012 menunjukkan pertumbuhan yang sangat tinggi dibanding dengan 2011 yang disebabkan
then worked at the Government Auditors Office in Bandung, West Java from 1967 – 1973, with the latest position as Head of the
peningkatan kapasitas produksi dan utilisasi pabrik yang lebih baik.
State Banks Audit Division.
He was then Management Auditor of the International Planned Parenthood Federation - East & South East Asia and Oceania Penjualan di 2012 sebesar Rp 467 milyar yang berarti 81.5% lebih tinggi dari 2011 dan 14.1% lebih tinggi dari proyeksi
Region IPPF (ESEAOR), a UN affiliate organization for four years. He then worked as Finance Manager of the Supreme Indo management untuk 2012. Peningkatan disemester pertama 2012 terutama berasal dari perbaikan produktifitas line produksi yang
American Industries in Surabaya, a subsidiary of Corning Glass Works, USA, in Surabaya. ada sedangkan peningkatan penjualan disemester kedua berasal juga dari penambahan line produksi baru. Sebagian besar dari
He also held the position of Chairman of the East Java Indonesian Institute of Public Accountants for eight years, and is currently peningkatan penjualan ini diserap oleh pelanggan yang sudah ada. Tingginya penjualan di 2012 sebagian juga disumbangkan
the Treasurer of the Indonesia Australia Business Council (IABC) East Java Branch. oleh pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar yang secara rata-rata tahunan untuk 2012 sebesar Rp 9419 dari Rp 8773 di
Likewise, he held the position of Deputy President for Finance, Accounting and Logistics at the Dharma Cendika Catholic tahun 2011.
University in Surabaya until the Government prohibits concurrent structural functions for Registered Public Accountants.
Laba kotor 2012 berkurang menjadi 5,02% dibandingkan 12,3% di 2011. Sedangkan proyeksi management untuk 2012 sebesar
10,53%. Penyebab utama atas penurunan ini adalah adanya biaya extra pada awal peningkatan kapasitas berupa penurunan
efisiensi sehingga terjadi peningkatan biaya tenaga kerja dengan hasil yang rendah. Selain itu kapasitas yang baru ini ditawarkan
kepada pelanggan dengan harga promosi dengan margin yang sangat rendah diawal. Biaya tenaga kerja menjadi sangat tinggi
John Susanto Oentoro atas garment yang dihasilkan line produksi baru ini. Lambatnya output dari line baru juga menunda penyelesaian order lainnya
Komisaris Independen / Independent Commissioner sehingga dibutuhkan lembur untuk mengejarnya dan ini menyebabkan peningkatan biaya produksi, dibeberapa kasus bahkan
lebih tinggi dari harga jual. Output produksi telah meningkat di akhir 2012.
Bapak John Oentoro dilahirkan di Malang pada tahun 1956. Beliau menyelesaikan studi dalam bidang Administrasi Bisnis di
Universitas San Fransisco pada tahun 1985. Bapak John Oentoro memiliki pengalaman di bidang industri tekstil dan garmen Beberapa pengiriman tertunda melewati batas waktu yang disepakati dan Perseroan harus menanggung biaya klaim pengiriman
selama lebih dari 30 tahun dimulai dengan kiprahnya dalam bisnis keluarga dibidang industri garmen yaitu PT. Graha Busana melalui udara karena keterlambatan ini.
Nusantara tahun 1978 – 1984. Beliau juga pernah menjabat sebagai Presiden Direktur P.T Paramita Inti Widya, sebuah
Laba bersih Perseroan sebesar 1,33% di 2012 dibandingkan proyeksi management sebesar 2,9% untuk 2012. Rendahnya
perusahaan garmen dibawah Grup Gunung Sewu.
produktifitas tenaga kerja dari line baru menekan margin namun penurunan ini bisa sampai batas tertentu berhasil diimbangi
Bapak John Oentoro telah lulus dalam Ujian Standard Profesi Pasar Modal sebagai Broker-dealer, Underwriter dan
dengan pengendalian overhead yang lebih baik di 2012 dimana meningkatnya volume penjualan membantu menurunkan biaya
manajemen investasi, dan saat ini memegang lisensi dari Bapepam-LK sebagai Underwriter.
administrasi dari 7,89% di 2011 menjadi 4,17% di 2012.
Beliau bergabung dengan beberapa perusahaan sekuritas sebagai Direktur dibidang ekuitas dan debt market, dan terakhir
sebagai Investment and Corporate Finance Adviser di Sekuritas UOB Kay Hian. Perseroan melakukan restrukturisasi hutang dikuartal terakhir 2012 dimana salah satu kreditur Perseroan menyetujui untuk
merestrukturisasi pinjaman sebesar US$ 3.00 juta kepada Perseroan sebagai berikut:
Mr. John Oentoro was born in Malang in the year 1956. He finished his bachelor degree of Business Administration in University
of San Francisco on 1985. He has experience in textile and garment industry for more than 30 year as he assisted his family a) US$ 2,25 juta dihapuskan dan tampak sebagai pemasukan di laporan keuangan.
business in garment industry, PT. Graha Busana Nusantara in 1978-1984. He used to be President Director in PT. Paramita Inti b) US$ 0,75 juta dikonversikan menjadi saham setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam rapat umum
Widya, a garment company under Gunung Sewu Group. pemegang saham yang segera akan dilaksanakan.
Mr. John Oentoro has passed Capital Market Professional Standard Examination as Broker-dealer, Underwriter and Investment Perseroan memperbaiki kondisi laporan keuangannya melalui pelaksanaan Kuasi Reorganisasi sesuai peraturan PSAK-51 dan
Management. Besides that he owns Underwriting License from Bapepam-LK. menilai kembali asset-aset dan kewajiban-kewajibannya per 31 Desember 2011 dan menghapuskan akumulasi kerugian dalam
He joined several Securities companies as Director responsible in equity and debt market latest with UOB Kay Hian securites as pembukuan masa lampau yang muncul dalam neraca Perseroan. Pengajuan Kuasi telah diterima dengan baik oleh institusi-
Investment and Corporate Finance Adviser. institusi terkait. Dan sejalan dengan Kuasi Reorganisasi, Perseroan juga telah melepas anak usaha yang tidak berkinerja baik
dengan melikuidasi PT Asiatex Garmindo. Proses likuidasi ini sedang berjalan.

022 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 023
Fasilitas pendanaan modal kerja dari bank diformalkan di tahun 2012 ini dan fasilitas ini ditingkatkan dengan penambahan
fasilitas perdagangan untuk memenuhi kebutuhan dana atas peningkatan operasional. Tambahan berupa pinjaman jangka Evaluasi Bisnis / Business Review
panjang juga diberikan oleh bank di 2012 untuk pendanaan proyek perluasan Perseroan.

Perseroan juga telah mendapat persetujuan melalui keputusan Menteri Keuangan untuk menggunakan US Dollar sebagai mata Bisnis tumbuh pesat selama satu tahun setelah mendapatkan pendanaan yang dibutuhkan, dukungan pemasaran dan teknis
uang pelaporan di 2013 untuk pembukuan dan pelaporannya sehubungan dengan mata uang utama fungsional Perseroan dari pemegang saham baru. Pertumbuhan ini berorientasi pada pelanggan dan permintaan dari bisnis baru dengan pelanggan
adalah US Dollar. USA dan Jepang, disamping peningkatan volume penjualan dari semua pelanggan lama di 2012 ini dibanding tahun lalu.

Produksi 2012 mencapai 9.477.759 Basic Unit (BU) (celana: 9.438.558 BU dan kemeja: 54.794 BU) dan di 2011 sebesar
6.685.653 BU (celana 6.218.714 BU dan kemeja: 466.939 BU). Perseroan secara strategis sengaja mengurangi volume produksi
The financial results in 2012 showed high growth as compared to 2011 due to expansion of the production capacity and better plant kemeja sehingga dapat lebih memusatkan konsentrasi pada produk celana untuk meningkatkan efisiensi operasional.
utilisation.
Perseroan secara konsisten berinvestasi dalam penerapan teknologi baru disemua bagian. Area-area yang penting juga
The sales in 2012 were Rupiah 467 Billion which was an increase of 81.5% from 2011 and an increase of 14.1% from the diidentifikasi dan dengan pertimbangan biaya dilakukan pembelian mesin-mesin untuk otomatisasi.
management projections for 2012. The increase in first half of 2012 was mainly due to improved productivity of the existing
production lines whereas the increase in sales in second half was also due to addition of new production lines. A significant portion Di tahun 2012 Perseroan mendapatkan dukungan keuangan dari Pemerintah melalui Program Revitalisasi Permesinan untuk
of the increased sales volume was absorbed by the existing customers. The high sales in 2012 was also to some extent contributed Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) sebesar Rp 1,198 milyar dari Departemen Perindustrian.
by weaker Rupiah exchange rate against the American dollar which on a yearly average increased to Rp 9419 in 2012 from Rp 8773 Untuk menangkap peluang bisnis produk kelas atas, Perseroan juga memulai proyek di 2012 untuk memperbaharui fasilitas
in 2011. Pencucian (Laundry) dengan mesin berteknologi terkini, yang tidak hanya akan membantu memperoleh margin yang lebih baik
The Gross margins reduced in 2012 to 5.02% as compared to 12.3% in 2011. The margins as per management projections for 2012 namun juga menekan biaya operasional Pencucian (Laundry) ditahun mendatang.
were 10.53 %. The main reason of this reduction was start up costs for new capacity in the form of inefficiency, wage cost and lower Perseroan juga memperkuat level supervisi dengan merekrut secara strategis tehnisi-tehnisi garment yang bagus dari berbagai
output. Also, the new capacity was offered to Buyers at promotional price, which kept margins very low in the beginning. The labour negara. Team supervisor ini diterjunkan untuk melatih tenaga kerja yang ada dan mencapai peningkatan kapasitas produksi yang
cost became very high for garments produced on these new lines productivity. The low output from new lines delayed timely selanjutnya.
execution of various orders to be produced and Company had to run on overtime to catch up with the delays which in turn increased
the cost of manufacturing, in some cases higher than the selling price. The output has improved by end of 2012.

Several shipments were delayed beyond committed delivery dates and Company paid air freight claims for missing the delivery
deadlines.
The business has grown significantly in one year after getting required financial, technical and marketing support from the new
The net profit of the Company was 1.33% in 2012 v/s management projections of 2.9% for 2012. The lower than projected labour shareholders. The growth is customer and demand oriented as apart from starting business with new USA and Japanese customers
productivity from new lines reduced the margins and to some extent the reduction was off set by better control on overheads in 2012 beside the sales order volumes from all the old customers also increased in 2012 from previous year.
where the increased sales volumes helped in reducing the administration overheads from 7.89% in 2011 to 4.17% in 2012.
Production in 2012 reaching 9,477,759 Basic Unit (BU) (pants: 9,438,558 BU and shirts: 54,794 BU) and in 2011 was 6,685,653 BU
The Company did debt restructuring in last quarter of 2012 where one of the creditor of the Company agreed to restructure its loan of (pants: 6,218,714 BU and shirts: 466,939 BU). The Company strategically reduced the volumes of shirts production so that it can
US$ 3.00 million to Company as below: focus more on pants to improve operational efficiencies.
a) US $ 2.25 million waived off which is reflected as gain in financial statements
The Company consistently invested in new technology in all sections. The critical areas were also identified and on the basis of cost
b) US$ 0.75 million to be converted into shares subject to shareholders approval in the forthcoming general meeting of
benefit analysis suitable automation machines were purchased.
shareholders
In 2012 Company has earned Government’s Financial Support under Machinery Revitalization Program for Textile and Textile
The Company improved its financial reports by doing a successful Quasi Reorganization as per regulations of PSAK-51 and re-
Related Product Industry amounting Rp. 1.198 billion from Industrial department
valued its assets and liabilities as on 31st December 2011 and eliminated the accumulated book losses of the earlier year’s
appearing in the balance sheet of the Company. The Quasi proposal has been well accepted by all concerned regulatory In order to grab the business opportunities in high end product segment, the Company also started the project in 2012 to upgrade its
institutions. Laundry operations with latest technology machines which will not only help in getting better margins but also reduce the cost of
Laundry operations in the coming year.
And along with Quasi Restructuring, Company has also released its non-performing subsidiary by liquidating PT Asiatex Garmindo.
Liquidation processes is being done. The Company also strengthened its supervisory level by strategic hiring of good garment technicians from across the globe. The
new supervisory team is geared up to train the existing manpower and achieve the next level growth in production capacity.
The temporary working capital funding provided by the bank was regularised during 2012 and facility increased with additional trade
lines to meet the funding requirements of increased operations. An additional long term facility from bank was also provided during
2012 to fund the expansion projects of the Company.

The Company has also received the approval from Ministry of Finance to use American dollar as reporting currency in 2013 for
accounting books and statements as the major functional currency of the Company is American dollar.

024 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 025
The customer base to be rationalised and focus to be shifted to increase the proportion of high margin customers. The business
Pandangan Bisnis / Business Outlook with buyers from Japanese markets will also be improved which can help better to balance the orders situations during peak
seasons and low seasons.
Prospek bisnis ditahun buku 2013 cerah bagi Perseroan dengan lokasi fasilitas produksi yang menguntungkan. Area-area yang The competent manpower in the critical areas will continue to be hired in 2013 to improve the operational efficiencies.
akan difokuskan dalam tahun 2013 oleh Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:
To maintain excellent banking relationship and manage cash flow much more efficiently to ensure that all working capital and
Biaya produksi garment akan meningkat di tahun 2013 dengan peningkatan upah minimum, listrik, dan biaya-biaya lainnya. Kunci expansion project related commitments are met on time.
peningkatan keuntungan berada pada peningkatan produktifitas. Karenanya penekanan akan diberikan pada peningkatan
kurikulum pelatihan tenaga kerja untuk membuat mereka efisien dalam menangani fasilitas produksi dengan teknologi baru.

Karena Perseoran telah memiliki intrastruktur yang dibutuhkan untuk mendukung peningkatan kapasitas ke level yang berikutnya,
strategi pengembangan akan ditentukan berdasarkan kondisi pasar tahun 2013.

Area-area operasional akan terus dieksplorasi untuk investasi strategis mesin-mesin otomatis.
Tata Kelola Perseroan / Corporate Governance
Mesin-mesin lama akan diidentifikasi dan diganti dengan mesin berteknologi terkini demi peningkatan produktifitas dan kualitas
dengan biaya yang rendah. PT Eratex Djaja Tbk. Sebagai perseroan publik memiliki komitmen dan menjunjung tinggi implementasi pengelolaan perseroan
Pembaruan fasilitas pencucian (laundry) untuk menarik order kelas atas dan secara efektif menurunkan biaya pencucian dengan dasar tata kelola perseroan yang baik.
(laundry). Kami secara berkesinambungan terus memperbaiki kualitas dalam penerapan tata kelola perseroan yang baik setiap tahunnya
Kualitas dan kepuasan pelanggan akan terus menjadi prioritas utama. Ketepatan pengiriman produk berkualitas dengan biaya pada semua level didalam perseroan.
yang paling masuk akal akan menjadi target dari semua department. Implementasi yang berkelanjutan dilaksanakan mengikuti dinamika perubahan kondisi perusahaan yang terjadi, dengan
Pangsa pasar akan dirasionalisasikan dan titik berat akan dialihkan untuk meningkatkan porsi dari pelanggan dengan margin berpegang teguh pada prinsip-prinsip kewajaran, transparansi, akuntabilitas, dan tanggungjawab.
keuntungan tinggi. Bisnis dengan pelanggan Jepang juga akan ditingkatkan dan ini akan membantu menyeimbangkan situasi
order antara masa sibuk (peak season) dan masa surut (low season).
PT Eratex Djaja Tbk, as a public listed company is commited to upholding the implementation of good corporate governance as a
Tenaga kerja yang kompeten untuk area-area penting akan terus direkrut selama 2013 untuk meningkatkan efisiensi operasional. way to manage the company.
Untuk menjaga hubungan yang baik dengan perbankan dan mengatur aliran kas lebih efisien untuk memastikan modal kerja dan We continuously improve the quality of the implementation of Good Corporate Governance (GCG) Principles every year by instilling
kewajiban terkait proyek-proyek pengembangan dapat terpenuhi tepat waktu. it in all levels of the Company.

The implementation is continuously and dynamically carried out along with the changes that happen in the company, and the
awareness that GCG implementation will bring positive results to all stakeholders.
The business prospects in financial year 2013 are bright for the Company due to advantage of location of its manufacturing facility.
The areas to be focused in 2013 by Board of Directors of the company include the following:

The garment manufacturing cost will be increased in 2013 due to increase in wages, electricity and other costs. The key to increase
profitability will lie in improving the productivity. Therefore the emphasis will be more on improving the curriculum of workers training
to make them efficient in handling the new technology lines. Dewan Direksi / Board Of Directors
As the Company has required infrastructure to support the next level growth in the production capacity, the expansion strategy will be
framed based on market conditions in 2013. Terjadi perubahan pada komposisi Dewan Direksi dalam tahun 2012 dengan pengunduran diri Bapak Surojit Ghosh dan Bapak
Sujoko Efferin dari posisi mereka sebagai Direktur dan Direktur Tidak Terafiliasi, dan pengangkatan Bapak Sanjay Kumar Goyal
The operational areas will continue to be explored for strategic investment in automation machines.
Old machines to be identified and replaced with latest technology machines for good quality and better productivity at low cost. dan Bapak Antony Thoppil Paul sebagai Direktur dan Direktur Tidak Terafiliasi.
Komposisi baru Direksi telah disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham yang diselenggarakan pada tanggal 23 April 2012.
Upgrading the Laundry operations to make them attractive for getting high end orders and effective for reducing the cost of laundry.

Quality and customer satisfaction would continue to be the top most priority. Delivery of good products on time at most reasonable There are some changes on the composition of Board Directors during 2012 with the resignation of Mr Surojit Ghosh and Mr Sujoko
cost would be the target for all the departments. Efferin from their position as Director and Unaffiliated Director respectively, and the appointment of Mr Sanjay Kumar Goyal and Mr
Antony Thoppil Paul as the Director and Unaffiliated Director respectively.
The new composition of Board of Directors has been approved by the General Meeting of Shareholder held on April 23, 2012.

026 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 027
Penghargaan / Acknowledgments dewan direksi
board of directors
Direksi ingin memberikan penghargaan yang tulus pada setiap karyawan akan pengabdian dan komitmen setiap karyawan
Perseroan dan kerjasama yang diterima dari pelanggan, pemasok dan departemen dalam pemerintahan. Dewan juga ingin
memberikan penghargaan yang tulus dan terima kasih kepada para Kreditur dan Bank, dan kepada Dewan Komisaris atas Raj Kumar
dukungan mereka sepanjang tahun. Presiden Direktur / President Director

Bapak Raj mendapatkan gelar Bachelor of Commerce, di bidang Manajemen dan Pemasaran dari Curtin University of
The Board wish to place on record their sincere appreciation of the devotion and commitment of every employee of the Company Technology Australia. Sebelum bergabung dalam Busana Apparel Group, Bapak Raj telah bekerja sebagai Marketing
and co-operation received from the customers, suppliers and government departments. The Board also wishes to record sincere Associate di TMECH (Teknik) dan beliau pernah merintis bisnis tekstil (Golden Trading). Beliau bergabung dengan Busana
appreciation and gratefulness to the bankers of the Company and the Board of Commissioners for their support during the year. Apparel Group selama lebih dari delapan tahun, dan berberfokus pada pengembangan strategi dan arah bagi perusahaan.
Beliau memiliki pengalaman industri yang signifikan dalam Industri Garment di Indonesia dan luar negeri untuk memberikan
layanan profesional dan efektif untuk semua pelanggan, untuk memenuhi harapan pelanggan, terutama dalam hal Kualitas
dan Ketepatan Waktu. Beliau menjabat sebagai Presiden Direktur Perseroan sejak Oktober 2011.

Mr. Raj got Bachelor of Commerce, Major in Management and Marketing from Curtin University of Technology Australia. Before
Hormat Kami / Sincerely, joining Busana Apparel Group, Mr. Raj had worked as an Associate Marketing in TMECH (Engineering) and he had built his own
textile business (Golden Trading). He has been with Busana Apparel Group for over eight years. He focuses on developing
strategy and direction for the company. He has significant industry experience in Garment Industry both in Indonesia and
overseas to provide professional and effective services to all customers, to meet customer expectations, particularly in terms of
Quality and Timeliness in line with departmental standards, procedures and guidelines. He was appointed as the President
Director of PT Eratex Djaja Tbk. in October 2011.

Raj Kumar
Presiden Direktur / President Director Frankie Ma Ngon
Direktur / Director

Bapak Frankie Ma Ngon lahir di Hong Kong pada tahun 1950. Beliau adalah salah satu personil inti dan tenaga ahli yang
terlibat saat pendirian dan opersional awal divisi Garment. Beliau bergabung dengan PT Eratex Dajaj tbk. pada tahun 1983
sebagai Manager Produksi. Mengundurkan diri pada tahun 1988 dan bekerja di PT Indo Panca sebelum kemudian kembali
bergabung dengan Perseroan pada tahun 1997, dan menjabat sebagai Direktur PT Eratex Djaja Tbk tahun 1998 sampai saat
ini. Beliau ditunjuk sebagai Chief Operating Officer di Perseroan pada tahun 2009. Memperoleh gelar BA (Hons) dari
Manchester Metropolitan University, beliau telah berkecimpung dalam bidang manufaktur dan bisnis garment selama lebih
dari 30 tahun dengan keahlian dalam berbagai produk garment seperti celana, jeans, dan kemeja, serta sangat
berpengalaman dengan berbagai merk dunia seperti Ann Taylor, Polo, Vans, Nautica, Lee, Wrangler, PVH, dan masih banyak
lagi merk lainnnya. Pengalaman dan keahliannya yang teruji telah berhasil membawa Perseroan melewati persaingan dan
bertahan selama masa sulit dan krisis keuangan yang terjadi beberapa tahun yang lalu.

Mr Frankie Ma Ngon was born in Hong Kong in the year 1950. He is one of the key personnel and expertise involved in
Company’s Garment division establishment and first operation. He joined PT Eratex Djaja Tbk. in 1983 as Production Manager.
He left the Company in 1988 and worked for PT Indo Panca before then joined back in 1997, and assumed position as Director
of PT Eratex Djaja Tbk. in 1998 up to present. He was appointed as the Chief Operating Officer of the Company in 2009. Holds
BA (Hons) degree from Manchester Metropolitan University, and has been working in the garment manufacturing and business
for more than 30 years with broad range of garment product such as pants, jeans, and shirts; and a rich and very broad exposure
to worldwide brands such as Ann Taylor, Polo, Vans, Nautica, Lee, Wrangler, PVH and many more others. His proven expertise
has helped the Company succeeding the tough competition, and survive during its difficult condition and financial crisis in the
last few years.

028 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 029
Sanjay Kumar Goyal Juliarti Pudji K.
Direktur / Director Sekertaris Perusahaan / Corporate Secretary

Bapak Sanjay Kumar Goyal berkewarganegaraan India, Sarjana dibidang Perdagangan, seorang Chartered Accountant cum Seorang warga negara Indonesia yang lahir di Pacitan. Beliau menduduki jabatan Sekertaris Perusahaan sejak September
Cost Accountant dari India. Berpengalaman lebih dari 19 tahun dimana 11 tahun diantaranya berada di Indonesia, dan sisanya 2009. Memperoleh gelar Sarjana Teknik dari Sekolah Tinggi Teknik Surabaya pada tahun 1992. Memulai karirnya di bidang
berada di berbagai negara seperti India, Turki, Mesir, dan Singapura. Beliau banyak terlibat dalam industri yang berkaitan IT, dan pernah bekerja di beberapa perusahaan multinasional diantaranya PT. ECCO Indonesia dan PT. Tjiwi Kimia.
dengan tekstil yang akan sangat membantu dalam kiprah Beliau dalam Perseroan. Bergabung dengan PT Eratex Djaja Tbk sejak tahun 1995 sebagai IT Manager, beliau memiliki kemampuan multi-skill yang
Bapak Sanjay Kumar Goyal memulai karirnya dengan perusahan swasta terbesar di India dibawah TATA grup sebelum pindah telah membawa kiprah beliau di berbagai bidang dalam Perseroan hingga diangkat sebagai Corporate Administration
ke Indonesia tahun 1996 dan bergabung dengan Indorama Grup, sebuah perusahaan besar tekstil dan polyester. Pada tahun Manager pada tahun 2006 dan menjabat sebagai Sekertaris Perseroan pada tahun 2009.
2000, Beliau pindah ke Turki untuk memimpin kegiatan perdagangan disalah satu kegiatan tekstil Indorama disana sebelum
akhirnya kembali ke Jakarta tahun 2004 di kantor pusat Indorama. Bapak Sanjay banyak terlibat dalam perkembangan strategi An Indonesian citizen who was born in Pacitan. She has been appointed as Corporate Secretary since September 2009. She
bisnis Indorama. Dalam masa-masa tersebut, Beliau juga sempat ditempatkan di Mesir. Bapak Sanjay bergabung dengan got her Bachelor degree in Engineering from Sekolah Tinggi Teknik Surabaya in 1992. Starting her career in IT field, she has
Grup Busana Apparel, grup induk dari PT Eratex Djaja Tbk sejak akhir 2008. been working in some companies such as PT. Ecco Indonesia and PT. Tjiwi Kimia. She joined PT Eratex Djaja Tbk since 1995
as IT Manager, she is a person with multi-skills that has brought her to various areas in the Company and entrusted to take role
Mr. Sanjay Kumar Goyal, Indian citizen, a Bachelor of Commerce and Chartered Accountant cum Cost Accountant from India. as Corporate Administration Manager in 2006 and subsequenty appointed as Corporate Secretary in 2009.
He has more than 19 years experiences of which 11 years have been in Indonesia apart from 8 years in other parts of the world in
India, Turkey, Egypt and Singapore. He has mostly been involved in the textile related industries and brings a detailed knowledge
of the industry to aid the company in his position.
He started his career with one of the largest private sector company in India with TATA group before moving to Indonesia in 1996
to work for Indorama Group, leader in textiles and polyester. In 2000, he moved to Turkey to head the commercial function of one Muntiarti Nugraha
of Indorama’s textile operations there before moving back to Jakarta in 2004 in Indorama headquarters. He was deeply involved Audit Internal / Internal Audit
in all the growth strategies of Indorama in textile business. During this period, he spent time in Egypt also. Mr. Sanjay has been
with Busana Apparel Group since 2008 end, which is the parent Group of PT Eratex Djaja Tbk. Seorang warga Negara Indonesia yang lahir di Surabaya. Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Katholik
Widya Mandala Surabaya pada tahun 1985. Beliau pernah bekerja di PT Eratex Djaja Ltd mulai tahun 1985 sampai dengan
tahun 1992,dengan jabatan terakhir sebagai Asisten Accounting Manager. Sejak tahun 1992 Muntiarti berkonsentrasi pada
bisnis keluarga dibidang transportasi yang memberikan banyak pengalaman dalam menangani proses dalam bisnis
tersebut yang memberi bekal kuat untuk penguasaan system secara keseluruhan.
Antony Thoppil Paul Bekerja kembali di PT Eratex Djaja Tbk sebagai Internal Audit mulai bulan Agustus 2012 sampai sekarang
Direktur Non Afiliasi / Non Affiliated Director
An Indonesian citizen who was born in Surabaya. She got Bachelor degree in Economic from Widya Mandala University
Berkewarganegaraan India, Bapak Antony T.P. menyelesaikan sarjana di bidang Teknik Mesin di Universitas Mysore. Beliau Surabaya in 1985,and has been working in PT Eratex Djaja Ltd starting 1985 until 1992, with the last position as Assistant
memiliki pengalaman dalam industri tekstil dan garmen selama lebih dari 30 tahun. Dia bekerja di Laxmivishnu Tekstil Accounting Manager. Since 1992 Muntiarti focusing in her family transportation business which has given wide exposure on
Sholapore, Polyfibre (Singapura), dan PT. Texmaco Jaya sampai 1989. Sejak tahun 1989, ia telah bergabung dengan Busana dealing with all the processes in that business and this has given her strong experience in the overall system.
Apparel Group sebagai Business Head di PT. Ungaran Sari Garments, perusahaan unggulan dari Busana Apparel Group. She decided to rejoined in PT Eratex Djaja Tbk as Internal audit since August 2012 until now.
Beliau telah mengembangkan fasilitas manufaktur garmen kelas dunia dengan sistem dan prosedur yang baik, dan
membawa reputasi yang sangat tinggi kepada para pelanggan dengan memberikan nilai dan pelayanan yang terbaik.

An India citizen, Mr. Antony T.P. completed his bachelor in Mechanical Engineering in Mysore University. He has experience in
textile and garment industry for more than 30 years. He worked in Laxmivishnu Textiles Sholapore, Polyfibre (Singapore), and PT.
Texmaco Jaya until 1989. Since 1989, he has joined with Busana Apparel Group as Business Head of PT. Ungaran Sari
Garments, the flagship company of Busana Apparel Group. He has developed world class garment manufacturing facilities with
good system and procedures, and carries a very high reputation amongst the customers for delivering great value and services.

030 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 031
analisa dan
pembahasan
manajemen
management discussion and analysis
The operations in 2012 were in full swing throughout the year due to expansion in production capacity. The capacity was increased
to meet the increased order volumes from existing customers and business commitment from new customers. The availability of
timely financial support for working capital and expansion projects also contributed to this increased volumes. The overall plant
utilization, including the new production lines was consistently full in all quarters of 2012.
Operasional / Operational
The production of pants in Basic Units (BU) was 9.44 million BU in 2012 against 6.22 million BU in 2011. This represents 51.7%
increase in 2012 as compared to 2011. The production of shirts was strategically reduced to 55 thousand BU in 2012 from 467
Operasional Perseroan di 2012 selalu penuh sepanjang tahun dengan adanya perluasan kapasitas produksi. Kapasitas thousand BU in 2011. The purpose of shirts reduction was to improve focus in pants production for achieving better operational
ditingkatkan untuk memenuhi peningkatan volume pesanan dari pelanggan yang ada dan komitmen bisnis dengan pelanggan efficiencies. The overall production of pants and shirts was 9.48 million BU in 2012 against 6.69 million BU in 2011 which reflects an
baru. Ketersediaan dukungan dana modal usaha dan proyek perluasan juga menyumbangkan peran kepada peningkatan increase of 41.7% in 2012.
volume ini. Utilitas pabrik, termasuk line produksi baru secara konsisten penuh sepanjang seluruh kuartal 2012.
The Company continued with its plan of automation of critical areas and accordingly brought automation in ‘cutting section” which is
Produksi celana dalam satuan Basic Unit (BU) sebesar 9,44 juta BU di 2012 dibandingkan 6,22 juta BU di 2011. Ini berarti 51,7% an important function in garment manufacturing. The Company also upgraded a portion of its aging machineries by replacing it with
peningkatan di 2012 dibandingkan 2011. Produksi kemeja secara strategis dikurangi menjadi 55 ribu BU di 2012 dari 467 ribu BU new latest technology machines.
di 2011.Tujuan pengurangan ini untuk meningkatkan fokus kepada produk celana untuk mencapai efisiensi yang lebih baik.
Secara total produksi celana dan kemeja sebesar 9,48 juta BU di 2012 dibandingkan 6,69 juta BU di 2011 menunjukkan kenaikan The Company has its own Laundry operations in the factory and management realized the needs of upgrading and expanding the
41,7% di 2012. laundry operations. The construction of new building started and purchase order placed for latest technology Laundry machines.

Perseroan melanjutkan rencana otomatisasi area-area penting dan karenanya telah melakukan otomatisasi di bagian The Quality remained as one of the important priority of the Company in 2012 and in order to strengthen it the Company hired industry
pemotongan kain (‘cutting’), yang merupakan fungsi penting dalam proses produksi garmen. Perseroan juga memperbaharui specialists in the QA / QC team. During 2012, Company provided on-line rotational training to its existing as well as new workers.
sebagian mesin-mesin tua dan menggantinya dengan mesin baru berteknologi terkini.
The Company increased its customer base in 2012 and added new customers from USA and Japan markets. In view of European
Perseroan memiliki fasilitas Pencucian (Laundry) sendiri di pabrik dan managemen menyadari perlunya memperbarui dan market uncertainties in 2012 the business from European customers was not significantly increased as Company’s marketing policy
memperluas operasional pencucian ini. Pembangunan gedung baru dimulai dan order pembelian mesin pencucian dengan strategically focused more towards developing new USA & Japan customers where the stability in demand is relatively good. The
teknologi baru telah dilakukan. business from old customers increased in 2012 and a major portion of the increased order volumes in 2012 was from the existing
customers.
Kualitas tetap menjadi salah satu prioritas penting Perseroan di 2012 dan untuk memperkuatnya Perseroan merekrut tenaga
spesialis untuk tim QA/QC. Selama 2012 Perseroan menyelenggarakan pelatihan secara bergantian kepada tenaga kerja yang The banker of the Company regularized and increased the working capital funding facility during 2012 to support the increased
ada maupun yang baru. operational volumes. In view of consistent expansion projects the Company also received the long term capital funding from bank in
2012.
Perseroan meningkatkan pangsa pasar di 2012 dan menambah pelanggan baru dari pasar USA dan Jepang. Dengan adanya
ketidakpastian pasar Eropa selama 2012, bisnis dari pelanggan Eropa tidak menunjukkan peningkatan berarti karena kebijakan In 2012 Company received a cash subsidy of Rp 1.198 million from Government under its Machinery Revitalization Program 2012 for
pemasaran Perseroan secara strategis berfokus kepada membangun pasar baru di USA & Jepang dimana stabilitas permintaan Textile and Textile Related Product Industry where this incentive is given by the Government to boost investment in Textile & Apparel
relatif lebih baik. Bisnis dengan pelanggan lama juga meningkat di 2012 dan mayoritas peningkatan volume pesanan di 2012 industry in Indonesia.
berasal dari pelanggan yang sudah ada.

Bankir Perseroan melakukan formalisasi kerjasama dan menambah fasilitas pendanaan modal kerja di tahun 2012 untuk
mendukung volume operasional yang meningkat. Dari sisi proyek perluasan yang dilakukan secara konsisten, Perseroan
menerima pinjaman jangka panjang dari Bank dalam tahun 2012 ini.
Keuangan / Financial
Dalam tahun 2012 Perseroan menerima dana bantuan sebesar Rp 1,198 juta dari Pemerintah melalui Program Revitalisasi
Permesinan 2012 untuk Industri Tekstil dan Produk Tekstil, dimana insentif ini diberikan oleh Pemerintah untuk mendongkrak Angka keuangan pada akhir Desember 2012, menunjukkan pertumbuhan bisnis yang cukup tinggi bila dibandingkan tahun 2011.
investasi Tekstil dan Industri Apparel di Indonesia.
Tingginya volume penjualan ditahun 2012 ini, meningkatkan pendapatan perseroan sebesar Rp 467,4 Milyar yang berarti
peningkatan sebesar 81.5% dibandingkan pendapatan tahun 2011 sebesar Rp 257 Milyar. Tingginya utilisasi pabrik dan
penambahan kapasitas produksi merupakan alasan utama atas peningkatan ini. Disamping itu peningkatan penjualan juga
disumbang oleh melemahnya nilai Rupiah terhadap Dolar Amerika, dimana 99% penjualan perseroan adalah penjualan export.
Rata rata Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika sepanjang tahun 2012 adalah 9.418 sedangkan untuk tahun 2011 adalah
sebesar 8,773. Ditahun 2012 ini, perseroan masuk kedalam segmentasi pasar untuk produk garmen dengan harga rendah (5
basic pocket), sehingga harga rata rata per satuan garmen ditahun 2012 ini lebih rendah bila dibandingkan tahun 2011.

032 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 033
Ditahun 2012 ini, laba kotor turun menjadi sekitar 5,02 % dibandingkan laba kotor di tahun 2011 yang sekitar 12,3 %. Margin Di tahun 2012, Rasio Perputaran asset tetap turun menjadi 3,13, terlepas dari kenaikan pendapatan sebesar 81,5% terutama
awalnya baik dikuartal pertama 2012 namun kemudian menurun sejak kuartal kedua karena biaya awal instalasi dan permulaan disebabkan oleh penilaian kembali atas Aset Tetap dalam Kuasi Reorganisasi sesuai PSAK-51.
line produksi baru.
Ekuitas Perseroan yang negatif di tahun 2011 menjadi sedikit positif di 2012 sesudah Kuasi Reorganisasi. Akuitas positif yang
Margin secara keseluruhan di semester kedua 2012 menurun karena margin negatif dari line otomatisasi yang baru dipasang rendah ini menunjukkan rasio ekuitas hutang yang tinggi di 2012.
dalam periode tersebut. Ini merupakan hal yang wajar dalam industry garmen dimana tahun pertama operational dari tenaga
Rasio Laba atas Investasi di tahun 2012 lebih rendah dari pada 2011, disebabkan oleh laba bersih 2012 yang lebih rendah.
kerja yang baru membutuhkan waktu untuk mencapai tingkat produktifitas normal. Dibutuhkan waktu lebih bagi tenaga kerja baru
Penurunan laba profit dibandingkan tahun 2011 disebabkan adanya penghapusan hutang di 2011 sebesar Rp 90 milyar yang
untuk meningkatkan produktifitas karena teknologi yang diterapkan tidak hanya baru bagi pekerja tetapi juga bagi tehnisi dan
diberikan kepada Perseroan oleh salah satu kreditur sebagai bagian dari restrukturisasi keuangan saat itu.
supervisornya. Tingkat produksi yang rendah menaikkan biaya pembuatan garmen terutama pada line produksi baru dengan
peningkatan biaya tenaga kerja per garmen yang mempengaruhi keuntungan semester kedua 2012 karena line produksi ini Perseroan membeli beberapa mesin baru pada akhir 2012 untuk proyek Pencucian (Laundry) dan memulai pekerjaan sipil. Uang
dipasang dalam bulan Juni 2012. muka untuk kedua hal tersebut tampak sebagai pembayaran dimuka yang cukup tinggi di tahun 2012. Perseroan menginvestasi
sebesar US$ 1,67 juta untuk pemasangan kapasitaas produksi baru dengan fasilitas otomatis dan juga memperbarui sebagian
Output produksi yang rendah dari line baru menyebabkan penundaan order-order lainnya di-line tersebut sehingga
dari mesin jahit yang tua dengan teknologi terkini. Investasi ini tampak sebagai tambahan dalam asset tetap di 2012.
membutuhkan kerja lembur yang meningkatkan biaya di semester kedua 2012. Juga jadwal pengiriman beberapa pesanan
tertunda dan Perseroan harus menanggung klaim pengiriman melalui udara karena keterlambatan ini. Perseroan mampu membayar hutang-hutangnya saat jatuh tempo pada tahun 2013
Untuk mengejar keterlambatam pengiriman, beberapa pesanan yang seharusnya dikerjakan dengan mesin otomatis harus Perseroan melakukan restrukturisasi hutang pada kuartal terakhir 2012 dimana salah satu kreditur Perseroan setuju untuk
dikerjakan oleh mesin lama yang ada dimana biaya produksinya lebih tinggi. Perubahan ini mempengaruhi kinerja line produksi merestrukturisasi pinjaman yang diberikan sebesar US$ 3,00 juta kepada Perseroan sebagai berikut:.
lama dikuartal kedua 2012 dan sebagai akibatnya keseluruhan kinerja kuartal kedua berkurang.
a) US$ 2,25 juta dihapuskan dan tampak sebagai pendapatan dalam laporan keuangan.
Persentase laba bersih tahun 2012 adalah 1,34% dibandingkan laba bersih sebesar 31,87% pada tahun 2011. Di tahun 2011
Perseroan mendapatkan penghapusan hutang sebsar Rp 90 milyar dari salah satu kreditur melalui restrukturisasi hutang yang b) US$ 0,75 juta akan dikonversi menjadi saham Perseroan setelah disetujui oleh pemegang saham dalam rapat umum
dibukukan sebagai pendapatan di 2011. pemegang saham yang terdekat.

Akumulasi kerugian Rp 138,7 milyar di 2011 telah berubah menjadi akumulasi keuntungan sebesar Rp 6,28 milyar per 31 Perseroan berhasil melaksanakan Kuasi Reorganisasi atas pembukuan keuangannya sesuai peraturan dari Standard Akuntansi
Desember 2012 dengan pelaksanaan Kuasi Reorganisasi oleh Perseroan sesuai ketentuan Standard Akuntansi Indonesia Indonesia (PSAK)-51 dengan menilai kembali asset dan kewajibannya per 31 Desember 2011 dan selisih positif yang muncul dari
(PSAK)-51. Dan selanjutnya ekuitas Perseroan meningkat dari Rp 86,9 Milyar di 2012 dari sebelumnya Rp -66,39 Milyar di tahun penilain tersebut menghapuskan akumulasi kerugian pembukuan masa lampau yang muncul di neraca Perseroan. Proposal
2011. Kuasi disetujui oleh pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 23 April 2012 dan telah
diterima dengan baik oleh institusi berwenang yang terkait. Laporan keuangan 2012 disusun dengan menunjukkan dampak dari
Ringkasan dari rasio keuangan adalah sebagai berikut: Kuasi Reorganisasi ini. Sejalan dengan proposal Kuasi Reorganisasi ini, Perseroan juga telah memulai pelaksanaan likuidasi atas
Rasio 2012 2011*) anak perusahaan yang tidak berkinerja baik yaitu PT Asiatex Garmindo.

Rasio lancar 1,04 1,00


Perputaran piutang 8,68 8,55
The financial numbers for the year ended 31st Dec 2012 are reflecting high growth in business as compare to previous year 2011.
Perputaran inventaris 5,08 3,99
Higher sales volume in 2012 increased the revenue to Rupiah 467 billion which was 81.5 % higher from revenue of Rupiah 257 billion
Perputaran asset tetap 3,13 5,18
in 2011. Higher plant utilization throughout the year 2012 and addition of production capacity was the main reasons for this increase.
Ekuitas utang 1,91 -1,95 Apart from it the sales increase was also contributed by increasing value of Rupiah against American dollar as more than 99% of the
Laba atas investasi (ROI) 0.05 1,33 export of the Company is in American Dollar. The average value of Rupiah in 2012 was IDR 9418 against IDR 8773 in 2011. The
Company entered into basic 5 pocket denim garment segment business in 2012 which reduced the average price per garment in
*Dihitung berdasarkan angka sebelum kuasi 2012 as compare to 2011.
*ROI = GBIT / (Total Assets - Current Irabilities)
The Gross margins reduced to 5.02% in 2012 compared to 12.3% in 2011. The margins were good till the first quarter of 2012 but
Rasio lancar meningkat di tahun 2012 ini, dikarenakan meningkatnya bisnis sehingga sejalan dengan hal tersebut posisi piutang started reducing from 2nd Quarter due to startup costs for installations and commissioning of new lines . The overall margin in
dan inventory juga meningkat, tetapi posisi hutang meningkat lebih sedikit second half of 2012 were reduced due to negative margins from newly installed automation lines in this period. This is a normal
feature of a Garment industry where the first operational year of newly appointed manpower takes time to achieve the normal
Perputaran piutang juga berada pada level yang sama di tahun 2012 walaupun terdapat peningkatan bisnis yang cukup berarti, productivity levels. It took more than the expected time for new workers to increase the productivity as the technology was new not
hal ini menunjukkan kebijakan kredit Perseroan tidak membiarkan peningkatan paparan resiko keuangan. only to the workers but also to the technicians and supervisors. The slow production rate increased the cost of making garments
Peningkatan Perputaran inventaris sebesar 5,08 di 2012 dibandingkan 3,99 di 2011 menunjukkan efek positif dari usaha exceptionally high from new lines as the manpower cost per garment increased which impacted the overall profitability of second
managemen untuk mengendalikan inventaris. Hal ini juga menunjukkan pengelolaan dana modal kerja yang lebih baik. half of 2012 as these new lines were installed during June 2012.

034 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 035
The low output from new lines delayed timely execution of various orders to be produced on these lines and Company had to run The Company did debt restructuring in last quarter of 2012 where one of the creditor of the Company agreed to restructure its loan of
these lines on overtime which increased the cost in second half of 2012. Also the delivery dates of various orders got delayed and US$ 3.00 million to Company as below:
Company paid air shipment claims for missing the delivery deadlines.
a) US $ 2.25 million waived off which is reflected as gain in financial statements
In order to catch the delivery dates, some of the orders suitable to produce in new automation lines, were produced in the old
b) US$ 0.75 million to be converted into shares subject to shareholders approval in the forthcoming general meeting of
existing lines, where the cost of production is higher. This change affects the performance of old existing lines in H-2 of 2012 and as a
shareholders
result the overall performance of second half reduced.
The Company successfully completed the Quasi reorganization of its financial books as per regulations of Indonesian Accounting
The net profit percentage of 2012 is 1.34% as against 31.87% in 2011. In 2011 the Company got a loan forgiveness of Rp 90 bio from
standard (PSAK)-51 by re-valuing its assets and liabilities as on 31st December 2011 and with the surplus arising on valuation
one of the creditors under debt restructuring which was booked as income in 2011.
eliminated the accumulated book losses of the earlier year’s appearing in the balance sheet of the Company. The Quasi proposal
The accumulated losses of Rp 138.7 Billion in 2011 has been converted into accumulated profits of Rp 6.28 billion as on 31st was approved by the shareholders in the Extraordinary General Meeting of Shareholders dated 23 April 2012 and has been well
December 2012 mainly due to implementation of Quasi Reorganization done by the Company as per provisions of Indonesian accepted by all concerned regulatory institutions. The 2012 financial statements of the Company are drafted to reflect the impact of
Accounting standard (PSAK)-51. Accordingly the Net Worth of the Company has also been increased to Rupiah 86,9 Billion in 2012 Quasi –reorganization. In line with proposal of Quasi reorganization, the Company also started the liquidation proceedings of its
from Rupiah -66.39 Billion in 2011. non-performing subsidiary PT Asiatex Garmindo.

The summary of main ratios from financials is as below:


Ratio 2012 2011*)
Current ratio 1.04 1.00
Receivables turnover 8.68 8.55
Pandangan Bisnis / Business Outlook
Inventory turnover 5.08 3.99
Upah mínimum tenaga kerja diseluruh daerah di Indonesia telah meningkat drastis di tahun 2013, hal ini berdampak positif dan
Fixed asset turnover 3.13 5.18
juga negatif bagi Perseroan.
Debt to Equity 1.91 -1.95
Dampak negatifnya adalah peningkatan biaya produksi garmen yang membuat Indonesia kurang menarik secara komparasi
Return on investment 0.05 1.33
bagi pembeli garmen international dibandingkan produsen garmen Asia lainnya seperti Srilanka, Bangladesh, Vietnam, India,
Kamboja, dan Filipina. Managemen memahami bahwa jalan keluar atas masalah ini adalah peningkatan produktifitas dan
*Calculated based on Pre-quasi numbers efisiensi operasional sehingga biaya produksi dapat dikurangi.
*ROI = GBIT / (Total Assets - Current Irabilities)
Di tahun 2013 perbedaan upah mínimum tenaga kerja antar daerah dapat memberikan keuntungan lokasi bagi Perseroan.
Current ratio increased in 2012 to 1,02 due to increase in the business where accounts receivables and inventory levels increases
proportionately but accounts payable increases are comparatively lower. Rencana untuk 2013 diarahkan pada peningkatan produktifitas dari line produksi berteknologi baru dengan memberikan
pelatihan format maupun langsung praktek secara konsisten kepada pekerja dan teknisi. Peningkatan produktifitas juga akan
The receivables turnover was maintained at the same level in 2012 despite the significant increase in the business which reflects that didukung oleh pemilihan pesanan yang sesuai untuk line produksi ini.
the Company’s credit policy didn’t allow additional exposure to financial risks.
Produktifitas line yang lebih lama juga akan ditingkatkan dengan menekan ‘down time’ yang disebabkan kerusakan mesin. Mesin
The improved Inventory turnover ratio of 5.08 in 2012 v/s 3.99 in 2011 shows that the positive impact of management efforts to control lama akan diganti dan mesin cadangan akan dibeli untuk área-area yang kritis.
the inventory. It also reflects the better management of the working capital funds.
Fokus juga akan diberikan untuk menekan biaya produksi dengan investasi strategis otomatisasi. Management juga
In 2012, Fixed asset turnover ratio has reduced to 3.13, despite an increase of 81.5% in the turnover, mainly due to revaluation of the berketetapan menjajaki pengembangan kapasitas selanjutnya di 2013, segera setelah efisiensi operasional line baru dengan
Fixed assets under Quasi – Reorganization as per PSAK-51. teknologi otomatis meningkat. Perseroan memiliki infrastruktur yang cocok berupa Bangunan dan Utilitas guna mendukung
The equity of the Company was negative in 2011 and became small positive in 2012 after Quasi- reorganization. The low positive perluasan produksi ke tingkat yang selanjutnya.
equity is reflecting a high debt to equity ratio in 2012. Strategi pemasaran akan melanjutkan fokus pada pengembangan pelanggan baru di USA, menambah pesanan jumlah besar
Return on Investment (ROI) in year 2012 is lower compared to year 2011. It is due to lower Net profit in year 2012. Reduction of net jangka panjang dari pelanggan yang ada saat ini, dan membuka kesempatan dari Jepang. Jenis produk akan dirasionalisasi
profit compared to 2011 is caused of there was Rp 90 billion of loan forgiveness in year 2011 given to the company from creditor as lebih lanjut dan porsi pelanggan dengan margin tinggi akan ditingkatkan.
part of financial restructuring. Projek pembaruan Operasional Pencucian (Laundry) akan selesai di 2013 menjadikan fasilitas Laundry salah satu dari industri
Company ordered some new machinery towards end of 2012 for its Laundry project and also started civil works. The down garment yang mampu memproduksi berbagai macam pencucian (washes) dan menekan biaya pencucian. Ini akan membantu
payments made for both of these works are reflected as high advance payments in 2012. Company invested US $ 1.67 million in menarik pesanan untuk garmen kelas atas.
putting up the new production capacity with automation lines and also upgrading a part of its old sewing machines with the latest
technology. These investments are reflected as additions to fixed assets in 2012.

The Company is able to pay its debts as and when due in 2013.

036 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 037
Tim supervisor diberbagai operasional yang penting akan terus diperkuat dengan rektruitmen strategis atas tenaga spesialis The Company will change its reporting currency to American dollar from 2013 and has got the necessary approvals from Ministry of
profesional dari industri garmen untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung pertumbuhan Perseroan. Kualitas Finance
perlatihan tingkat pekerja akan ditingkatkan melalui penambahan pendidikan dan training praktis langsung dalam kurikulum
The management would endeavor to maintain excellent banking relationship and manage cash flow much more efficiently to ensure
pelatihan. Ini akan membantu meningkatkan efisiensi dan mengurangi sampah produksi.
that all commitments are honored on time. It would ensure that adequate working capital and capital for expansion projects are
Perseroan akan mengubah mata uang pelaporan menjadi Dólar Amerika mulai 2013 dan telah mendapatkan persetujuan yang made available to the entity in line with its business plan.
dibutuhkan melalui keputusan Menteri Keuangan.
Overall the business outlook for 2013 looks highly positive for the further growth of the Company and also from profitability as the
Manajemen akan terus mempertahankan hubungan yang baik dengan perbankan dan mengelola arus kas secara efisien untuk operating management and workers have passed though the learning curve of working on new technology lines and management
memastikan semua kewajiban terpenuhi tepat waktu. Hal ini akan memastikan kecukupan modal kerja dan modal untuk proyek is confident that the benefits will start flowing in from coming years and profitability will improve. However a lot also depends upon the
perluasan akan datang sejalan dengan rencana bisnis. economic environment of the Country and our main markets as these variables are apparently outside the control of the
management of the Company.
Secara keseluruhan pandangan bisnis 2013 tampak sangat positif untuk pertumbuhan Perseroan dan juga profitabilitas karena
pengelolaan operasional dan para pekerja telah melewati ‘learning curve’ dalam penggunaan line berteknologi baru, dan
manajemen berkeyakinan hasil akan mulai mengalir masuk ditahun-tahun depan sehingga profitabilitas meningkat. Namun
demikian hal ini juga tetap bergantung pada kondisi negara dan pasar utama karena variabel ini diluar kendali manajemen
Perseroan.

The minimum wages in Indonesia across all regions has increased significantly in 2013 which has a negative and a positive impact
on the business of the Company.

The negative impact is the increase in cost of manufacturing garments which makes Indonesia comparatively less attractive for
international garment buyers as compared to other Asian garment manufacturers like Sri-Lanka, Bangladesh,Vietnam, India,
Cambodia and Phillipines The management understands that solution to it lies in the increased productivity and improved
operational efficiencies so that cost of manufacturing could be reduced.

In 2013 the difference between minimum wages applicable to various regions of Indonesia may give an locational advantage to the
Company.

Year 2013 planning is aimed towards improving the productivity from the new technology lines by giving consistent educational and
“On the job” training to workers as well as technicians. The increase in productivity will also be supported by screening and
accepting sales orders suitable for these lines.

The productivity of older lines will also be increased by reduction in down times due to frequent machine break downs. The old
machines will be replaced and spare machines will be purchased in the critical areas.

The focus will also be to reduce the cost of manufacturing garments strategic investments will for automation. The management is
also firm to explore the further expansion of the production capacity in 2013, once the operational efficiencies of the new automation
technology lines are improved. The Company has suitable infrastructure in terms of Building and Utility to support the next level of
production expansion.

The marketing strategy will continue to focus more towards developing new USA customers, increase long term sizable order
business from existing customers and explore further opportunities in Japanese markets. The product mix will be rationalized further
and the proportion of high margin customers will be increased.

The project to upgrade Laundry operations will be completed in 2013 to make Laundry plant as one of the latest in the garment
industry capable of producing multiple varieties of washes and reducing the cost of laundry. This will also help attracting high end
garment orders.

The supervisory team in various critical operations will continue to be strengthened by strategic hiring of the specialized
professionals of garment industry to improve the operational efficiencies and support the future growth of the Company. The quality
of workers level training will be improved further by adding consistent educational and practical online training in the training
curriculum. This will help in improving the efficiencies and reduction of wastages.

038 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 039
tata kelola
perusahaan
yang baik
good corporate governance
Dewan Komisaris / Board of Commissioners
Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan atas kebijakan Direksi dalam menjalankan perusahaan dan memberi
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik (GCG) menjadi landasan dalam setiap proses bisnis di Eratex. Hal ini didasari pada nasehat terhadap pelaksanaan tugas operasional Direksi. Dewan Komisaris juga memantau efektifitas penerapan GCG. Sesuai
keyakinan bahwa penerapan GCG memberi kepastian bagi Eratex untuk mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan, sesuai ketentuan UUPT dan Anggaran Dasar, Direksi dalam melakukan tindakan korporasi tertentu harus mendapat persetujuan tertulis
dengan prinsip Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, Independensi, Kesetaraan dan Kewajaran sebagai wujud tanggung terlebih dahulu dari Dewan Komisaris.
jawab kepada pemegang saham maupun stakeholders. Anggota Dewan Komisaris Eratex berjumlah 4 (empat) orang, dimana 2 diantaranya merupakan Komisaris Independen yang
telah memenuhi syarat menurut Peraturan Bapepam-LK.
Implementation of Good Corporate Governance (GCG) is the foundation of all business process in Eratex. This is based on our Komisaris dicalonkan oleh Pemegang Saham Pengendali dan disetujui oleh RUPS
belief that the implementation of GCG provide certainty for Eratex to achieve sustainable growth, in accordance to Transparency,
Anggota Dewan Komisaris berhak mendapat honorarium sesuai persetujuan RUPS.
Accountability, Responsibility, Independency, and Equality and Fairness principles to reflect our commitment to the shareholders
Pada RUPS Tahunan April 2012 RUPS memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menentukan honorarium
and stakeholders.
sepanjang dianggap layak.

Selama tahun 2012, Dewan Komisaris melakukan 4 (empat) kali pertemuan dan membuat 5 (lima) keputusan tertulis yang diambil
Struktur Pengelolaan / Management Structure secara sirkular untuk memberikan persetujuan kepada Direksi untuk melaksanakan kegiatan korporasi dan atas tindakan hukum
tertentu.

Anggota Dewan Komisaris Eratex secara rutin mengikuti pelatihan, seminar atau workshop, baik di dalam negeri maupun di luar
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) / General Meeting of Shareholders (GMS)
negeri, guna meningkatkan kompetensi dan pengetahuannya.
RUPS merupakan pemegang kekuasaan dan otoritas tertinggi di Perseroan. RUPS, baik tahunan maupun luar biasa, dapat
Sesuai ketentuan UUPT dan Peraturan Pasar Modal, pada akhir tahun 2012 Dewan Komisaris melaporkan kepada pemegang
mengambil keputusan atas hal-hal terkait dengan penyelenggaraan Perseroan, pertanggungjawaban atas kinerja Perseroan,
saham atas pertanggungjawaban tugasnya sebagai pengawas atas pengelolaan perusahaan oleh Direksi dalam bentuk
dan keputusan lain terkait keuangan, permodalan, termasuk penggunaan laba dan pembagian dividen.
Laporan Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan yang dimintakan persetujuan dalam RUPS Tahunan yang diadakan setelah
Sesuai Anggaran Dasar, Perseroan menyelenggarakan sedikitnya satu kali RUPS dalam satu tahun.
tutup buku 2012.
Sebagai wujud pertanggungjawaban Direksi dan Dewan Komisaris kepada para pemegang saham, penyelenggaraan RUPS di
Susunan Dewan Komisaris sampai dengan 31 Desember 2012 adalah sebagai berikut:
tahun 2012 adalah sebagai berikut :
- RUPS Tahunan pada bulan April 2012 Presiden Komisaris : Maniwanen
- RUPS Luar Biasa pada bulan April 2012 untuk persetujuan Pelaksanaan Kuasi Reorganisasi per tahun buku 2011, perubahan Komisaris : Sasivanen
domisili Perseroan, perubahan Anggaran Dasar sehubungan dengan perubahan domisili dan penyesuaian pasal 12 ayat 4,
Komisaris Independen : Frans P Iskandar
pasal 15 ayat 3, 4, dan 8.b dalam Anggaran Dasar, perubahan Susunan Dewan Komisaris dan Direksi, serta persetujuan atas
Komisaris Independen : John S Oentoro
rencana Perseroan untuk melepas entitas anak yaitu PT Asiatex Garmindo.

GMS is the holder of supreme power and authority in the Company.


GMS, whether it is annual or extraordinary, is authorized to decide matters related to the providence of the Company, responsibility
acceptance of Company's performance, and other decisions related to finance, capital, including decision on profit usage, and The Board of Commissioners carries out supervision to the Board of Director's policy in managing the company and provides advice
dividend payment. on the execution of the Board of Directors duties. The Board of Commissioners also monitors the effectiveness of GCG
Base on the Article of Association, Company is to convene GMS at least once in a year. implementation.
In accordance with the stipulations of the Company Law and the Company's Articles of Association, the Board of Directors will
As a reflection of the responsibility form Board of Directors and Board of Commissioners to the shareholders, GMS convention in require approval from the Board of Commissioners for certain corporate actions.
2012 is as per below: There are 4 (four) members of the Board of Commissioners, including 2 Independent Commissioner who has fulfilled the Bapepam-
- Annual GMS in April 2012 LK's requirements.
- Extraordinary GMS in April 2012 to approve the execution of Quasi Reorganization as per 2011 financial position, change on Commissioner is nominated by Controlling Shareholder and approved by GMS.
Company's domicile, change on Company's Article of Association related to the change on Company's domicile, adjustment on
article 12 paragraph 4, article 15 paragraphs 3,4, and 8.b. of the Article of Association, changes on the Board of Commissioners Members of the Board of Commissioners have the right to receive honorarium with approval from GMS.
and Directors, and approval to the plan to dispose subsidiary entity PT Asiatex Garmindo. In Annual GMS April 2012, GMS has given authority to Board of Commissioners to define the honorarium as they deem fit.

In 2012, the Board of Commissioners held 4 (four) meetings and resolved 5 (five) decisions in writing by circular resolutions
approving some corporate and legal actions taken by the Board of Directors.

Members of Board of Commissioners of Eratex routinely takes part in training, seminars and workshops, both overseas and in
Indonesia, in order to improve their competencies and knowledge.

040 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 041
The main responsibility of the Board of Directors is to take full lead and managing Company's assets in order to achieve Company's
In accordance to the Company Law and Capital Market Regulations, at the end of 2012, the Board of Commissioners reports to goal, as well as to represent the Company to appear in court, and to act for and on behalf of the Company to deal with any third
shareholders regarding its work responsibilities on supervising the management of the Company by the Board of Directors in the parties.
form of the Board of Commissioners Report in the Annual Report, approval of which was requested in the Annual GMS held after the
The Board of Directors is also responsible for ensuring the consistent and continuous implementation of GCG in the Company.
year end financial closing of 2012.
Board of Directors of the Company consist of 4 (four) members. Task and responsibility allocation to each Director is decided in
Board of Commissioners composition as of December 31th, 2012 is as per below:
Board of Director's Meeting.
President Commissioner : Maniwanen
Directors are nominated by Controlling Shareholders and approved by the GMS.
Commissioner : Sasivanen
Independent Commissioner : Frans P Iskandar Members of the Board of Directors have the right to receive salary and other allowances.

Independent Commissioner : John S Oentoro In Annual GMS April 2012, GMS has given authority to the Board of Commissioners to decide remuneration of the Board of Directors
as they deem fit.

In 2012, the Board of Directors held 12 (twelve) meetings to discuss strategic issues of the company and to review the monthly
Corporate performance.

Dewan Direksi / Board of Directors The Board of Directors also held regular meetings with the Board of Commissioners and Audit Committee. In addition the Board of
Directors also reporting the monthly achievement to the President Commissioner to evaluate the business operational activities as
Tugas utama Direksi adalah bertanggung jawab penuh dalam memimpin dan mengelola harta kekayaan Perseroan guna well as preparing precaution strategy anticipating important issues which may affect Company's business.
mencapai maksud dan tujuan Perseroan, mewakili Perseroan di dalam dan di luar pengadilan serta bertindak untuk dan atas
nama Perseroan dengan pihak ketiga. Direksi bertanggung jawab memastikan Perseroan menerapkan GCG secara konsisten Members of the Board of Directors takes part in various seminars and symposiums held as part of International Fashion Festival in
dan berkesinambungan. different countries such USA, Japan, Hong Kong, and Singapore. The contents or materials of the seminars and symposium
includes production technology development and its supporting processes, IT, and also various standard and international
Anggota Direksi Perseroan berjumlah 4 (empat) orang. Pembagian tugas dan wewenang anggota Direksi telah ditetapkan oleh agreement in apparel industry.
Rapat Direksi
At the end of each year, the Board of Directors reports to the shareholders regarding its work responsibilities on managing the
Direksi dicalonkan oleh Pemegang Saham Pengendali dan disetujui oleh RUPS. Company in the form of the Board of Director's Report in the Annual Report
Anggota Direksi berhak mendapat gaji setiap bulan dan tunjangan lainnya. Board of Directors composition as of December 31st, 2012 is as per below
Pada RUPS Tahunan April 2012 RUPS memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menentukan honorarium President Director : Raj Kumar
sepanjang dianggap layak.
Director : Frankie Ma
Selama tahun 2012, Direksi telah melakukan 12 (dua belas) kali Rapat Dewan Direksi untuk membahas masalah strategis Director : Sanjay K Goyal
perusahaan dan menelaah kinerja perusahaan setiap bulannya. Director(non-affiliated) : Antony T Paul
Direksi juga mengadakan pertemuan rutin dengan Dewan Komisaris dan Komite Audit. Selain itu, Direksi juga melaporkan status
pencapaian setiap bulan bersama Presiden Komisaris untuk evaluasi aktivitas operasional bisnis sekaligus menyiapkan langkah
antisipasi jika terjadi hal-hal yang signifikan berpengaruh terhadap bisnis Perseroan.
Rincian tanggung jawab Direksi adalah sebagai berikut:
Anggota Direksi mengikuti seminar dan simposium yang diadakan dalam rangkaian International Fashion Festival diberbagai
negara seperti Amerika, Jepang, Hong Kong, dan Singapura. Materi seminar dan simposium ini termasuk perkembangan Detail of Board of Director's responsibilities are as follow:
teknologi produksi dan penunjangnya, IT, dan juga berbagai standar dan kesepakatan internasional dalam industri apparel.

Pada akhir tahun, Direksi melaporkan pertanggungjawaban tugasnya sebagai pengurus dan pengelola perusahaan kepada Presiden Direktur / President Director - Mr Raj Kumar :
pemegang saham dalam bentuk Laporan Direksi yang dimuat dalam Annual Report
Presiden Direktur memimpin team direksi dalam mengelola keseluruhan kegiatan operasional Perseroan dan anak
Susunan Direksi Perseroan sampai dengan 31 Desember 2012 adalah sebagai berikut: perusahaannya.
Team direksi beranggotakan 3 (tiga) orang Direktur yang mengepalai direktorat yang berbeda yaitu Divisi Keuangan, Divisi
Presiden Direktur : Raj Kumar Produksi dan Marketing, Divisi Pengembangan dan Teknologi.
Direktur : Frankie Ma
Direktur : Sanjay K Goyal The President Director leads the team of board of directors in managing the overall operations of the Company and its subsidiaries.
Direktur (non-afiliasi) : Antony T Paul The team of board of directors consists of 3 (three) Directors, each of whom manages different directorates, namely the Division of
Finance, Division of Production and Marketing, and the Division of Technology and Development.

042 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 043
Direktur / Director – Mr Sanjay K Goyal : Rapat Dewan Komisaris dan Dewan Direksi / Board of Commissioner's and Board of Director's Meeting
Sebagai Direktur Keuangan, beliau bertanggung jawab atas pengelolaan kegiatan Perdagangan dan Keuangan, membawahi Rapat Dewan Komisaris dan Rapat Direksi dilaksanakan secara berkala untuk membahas hal-hal yang bersifat strategis, dan
departemen Keuangan, Akuntansi, Costing, Perpajakan, Pembelian, Logistik, Administrasi Perseroan, Hukum dan Sekertaris menelaah kinerja Perseroan.
Perusahaan. Tingkat kehadiran Rapat Dewan Komisaris adalah 50% - 100%, dan tingkat kehadiran Rapat Dewan Direksi adalah 50% - 100%.

As Director Finance, he oversees the management of Commercial and Financial activities of the companies which includes, Board of Commissioner's and Board of Director's Meeting is held regularly to discuss any strategic issued and Company's
Financing, Accounting, Costing, Taxation, Purchasing, Logistic ,Warehouse, Corporate Administration, Legal and Corporate performance.
Secretarial. The attendance of the Commissioner's meeting is between 50% to 100%, while the Director's meeting is 50% to 100%.

Direktur / Director – Mr. Frankie Ma :


Sebagai Direktur Produksi dan Marketing, beliau memimpin seluruh kegiatan unit manufaktur Perseroan yang berlokasi di
Probolinggo – Jawa Timur. Memimpin seluruh inisiatif Perseroan dalam bidang efisiensi produksi, kualitas, dan sumber daya
Persyaratan Pengangkatan Dewan Komisaris dan Direksi / Terms and condition for Board of
manusia. Beliau juga memimpin kegiatan penjualan dan pemasaran Perseroan termasuk pendekatan pada pelanggan baru /
Commissioners and Director's appointment
pangsa pasar baru.
Calon-calon anggota Dewan Komisaris dan Direksi dinominasikan oleh para pemegang saham pengendali Perseroan dan
ditetapkan melalui RUPS. Anggota Dewan Komisaris dan Direksi dipilih sesuai dengan kebutuhan Perseroan serta tunduk
As Director of Production and Marketing, he is heading all operations of the manufacturing unit of the Company located in
kepada persyaratan yang ditetapkan oleh Bapepam-LK sebagai berikut:
Probolinggo – East Java. Hence he is leading all the initiatives of the Company in the field of production efficiency , quality and
human affairs. He also looks after the sales and marketing activities of the Company which includes development of new buyers / 1. Sehat secara fisik dan mental sehingga dapat melakukan dan mempertanggung-jawabkan perbuatan-perbuatan Hukum.
markets. 2. Tidak pernah dinyatakan pailit
3. Tidak pernah menjadi Anggota Direksi atau Komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perseroan dinyatakan
pailit
4. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana yang merugikan keuangan negara dan/atau yang berkaitan dengan
Direktur / Director – Mr Antony T Paul : sektor keuangan.
Sebagai Direktur Pengembangan dan Teknologi, beliau memegang fungsi penting dalam pengenalan dan penerapan teknologi Members of Board of Commissioners and Directors are nominated by the controlling shareholders of the Company and confirmed
baru yang tepat guna dan terbaik bagi keseluruhan kegiatan teknik Perseroan untuk tujuan peningkatan dalam kemampuan by GMS. They are appointed in line with the need of the Company and in compliance to the terms and condition as per regulated by
produksi dan kualitas produksi, yang pada akhirnya akan dapat mengurangi biaya dan meningkatkan daya saing Perseroan. the Bapepam-LK as follows:

1. Healthy physically and mentally and thus can be held responsible upon all actions legally.
As Director of Technology and Development, he is heading the key function of inducting and adapting the new and optimum
technology and best industry practices to all the technical operations of the company with the aim of improvement in production 2. Has never been declared bankrupt.
capabilities and qualities to bring down the cost of manufacturing and to improve Company's competitiveness in the industry. 3. Has never been in a Board of Directors or Board of Commissioners that was declared guilty of causing a bankruptcy of any
Company.
4. Has never been in prison for any crime and legal case that causing financial loss to government and/or any other financial
related sector.

044 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 045
Kebijakan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi / Remuneration Policy of the Board of Berikut ini adalah Profile singkat para anggota Komite Audit:
Commissioners and Directors
The followings are Brief Profile of the Audit Committee:
Total remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan dan anak perusahaan pada 2012 sebesar Rp 794.787.000 (tujuh ratus
sembilan puluh empat juta tujuh ratus delapan puluh tujuh ribu Rupiah) dan pada tahun 2011 sebesar Rp 1.958.902.000 (satu
Frans P Iskandar (Komisaris Independen / Independent Commissioner)
milyar sembilan ratus lima puluh delapan juta sembilan ratus dua ribu Rupiah).
Bapak Frans Iskandar lulus dan mendapat gelar Akuntan dari Universitas Negeri Padjadjaran di Bandung di tahun 1967. Ia
kemudian bekerja di Kantor Akuntan Negara di Bandung dari tahun 1967-1973 dengan jabatan terakhir Kepala Bagian
Total remuneration of the Board of Commissioners and Directors of the Company and its subsidiaries in 2012 is Rp 794,787,000 Pengawasan Bank Pemerintah.
(seven hundred ninety four millions seven hundred eighty seven thousands Rupiah) and in 2011 is Rp 1,958,902,000 (one billion Selanjutnya ia menjabat sebagai Management Auditor dari International Planned Parenthood Federation – East & South East
nine hundred fifty eight millions nine hundred and two thousands Rupiah). Asia and Oceania Region (IPPF-ESEAOR), organisasi afiliasi dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) selama empat tahun. Ia
kemudian menjabat Finance Manager dari PT Supreme Indo American Industries, cabang dari Corning Glass Works, USA, di
Surabaya.
Dia juga menjabat Ketua Asosiasi Akuntan Publik Jawa Timur selama delapan tahun, dan sekarang adalah Bendahara dari
Indonesia Australia Business Council (IABC) Cabang Jawa Timur.
Demikian pula ia adalah Pembantu Rektor untuk bidang Administrasi, Keuangan dan Logistik pada Universitas Katolik
Komite Audit / Audit Committee
Dharma Cendika Surabaya, sampai Pemerintah mengeluarkan larangan perangkapan jabatan struktural untuk Akuntan
Merujuk pada peraturan Bapepam No. IX.I.5 Lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM no. Kep-643/BL/2012 dan Peraturan Bursa Publik.
Efek Jakarta I-A No. Kep-305/BEJ/07-2004 point C1, Dewan Komisaris Perseroan telah membentuk Komite Audit dan saat ini
Komite Audit Perseroan beranggotakan 3 (tiga) orang termasuk didalamnya Komisaris Independen selaku Ketua Komite Audit Mr. Frans Iskandar earned his Master Degree in Accounting from Padjadjaran State University in Bandung, Indonesia in 1967. He
Perseroan. then worked at the Government Auditors Office in Bandung, West Java from 1967 – 1973, with the latest position as Head of the
State Banks Audit Division.
Komite Audit dibentuk oleh Dewan Komisaris dalam rangka membantu melaksanakan tugas dan fungsinya, dan bertanggung
He was then Management Auditor of the International Planned Parenthood Federation - East & South East Asia and Oceania
jawab langsung kepada Dewan Komisaris.
Region (IPPF ESEAOR), a UN affiliate organization for four years. He then worked as Finance Manager of the Supreme Indo
Seluruh anggota Komite Audit merupakan pihak independen dan eksternal yang dipilih sesuai dengan kemampuan dan latar
American Industries in Surabaya, a subsidiary of Corning Glass Works, USA, in Surabaya.
belakang pendidikannya, serta telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Peraturan Bapepam & LK No. IX.I.5 tentang
He also held the position of Chairman of the East Java Indonesian Institute of Public Accountants for eight years, and is currently
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.
the Treasurer of the Indonesia Australia Business Council (IABC) East Java Branch.
Anggota Komite Audit Perseroan: Likewise, he held the position of Deputy President for Finance, Accounting and Logistics at the Dharma Cendika Catholic
University in Surabaya until the Government prohibits concurrent structural functions for Registered Public Accountants.
Ketua : Frans P Iskandar
Anggota : Hempy Ali
Anggota : Lea Buntaran

Lea Buntaran (Anggota Komite / Audit Committee Member)


Seorang warga negara Indonesia, Ibu Buntaran adalah seorang lulusan Akuntansi dari Universitas Airlangga, Surabaya pada
In accordance to Capital Market Supervisory Board Regulation No. IX.I.5 attachment Decree of Capital Market Supervisory awal tahun 1980. Dia memulai karirnya sebagai staff akuntansi di PT. Dwi Satrya Utama (PT. DSU) Group di tahun 1980. Dari
Chairman No. Kep-643/BL/2012 and the Jakarta Stock Exchange Regulation I-A No.Kep-305/BEJ/07-2004 point C1, Board of tahun 1982 sampai 1986, beliau menduduki posisi Accounting dan Purchasing Manager di salah satu anak perusahaan dari
Commissioners of the Company had formed the Audit Committee and currently it has 3 (three) members including Company's PT. DSU. Ibu Buntaran adalah Administration Manager dari PT. Lamipak Primula Indonesia, yang kemudian menjadi
Independent Commissioner who chair the committee. perusahaan bersama antara PT. DSU, sebuah perusahaan Swiss dan Australia dari tahun 1987-1991. Dari tahun 1992 sampai
Audit Committee is established by the Board of Commissioners to assist the Board carrying out its duties and functions, and directly sekarang, beliau adalah partner dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Drs. Buntaran & Buntaran.
reports to the Board of Commissioners.
All members of the Committee come from independent and external party and are selected according to their qualification and An Indonesian citizen, Mrs. Buntaran is an Accounting graduate from Airlangga University, Surabaya in the early 1980. She
educational backgrounds, and on has been comply to the terms and conditions set by the Bapepam-LK in its regulation No. IX.I.5 began her career as an accounting staff in PT. Dwi Satrya Utama (PT. DSU) Group in 1980. From 1982 to 1986, she was the
regarding Formation and Guideline on the Implementation of Internal Audits. Accounting and Purchasing Manager in one of the subsidiary companies of PT. DSU. Mrs. Buntaran was the Administration
Manager of PT. Lamipak Primula Indonesia, then a joint venture company between PT DSU, a Switzerland and an Australian
The member of Audit Committee: company from 1987 – 1991. From 1992 up to now, she is a partner of Public Accounting Firm (KAP) Drs. Buntaran & Buntaran.
Chairman : Frans P Iskandar
Member : Hempy Ali
Member : Lea Buntaran

046 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 047
Hempy Ali (Anggota Komite / Audit Committee Member)
Hempy Ali berkewarganegaraan Indonesia, mendapatkan Diploma pada tahun 1988 dan meraih gelar Sarjana Akutansi pada 3. Kualitas dan integritas laporan keuangan perseroan.
tahun 1996, keduanya dari Universitas Airlangga Surabaya. Beliau mendapatkan Sertifikat sebagai Konsultan Pajak Terdaftar 4. Praktek-praktek yang sehat dalam tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).
(B) pada tahun 2011. Memulai karir di PT.Topwell Indoceil tahun 1988 – 1992 terakhir sebagai Kepala Akuntansi dan kemudian
bergabung di PT.Astra International - Toyota Sales Operation (AUTO 2000) tahun 1992-1997 divisi Penjualan. Selama masa Dalam melaksanakan fungsi-fungsinnya Komite Audit bekerja sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh
krisis moneter tahun 1998 – 2001 bekerja sebagai Asisten Direktur di PT.Etikadarma Konserens sebelum kemudian kembali ke Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM) sebagaimana tertuang dalam surat keputusan nomor KEP-29/PM/2004.
Astra Grup melalui anak usahanya PT.Asuransi Astra Buana, dengan posisi terakhir sebagai Area Manager Jawa Timur dan Selama tahun 2012, Komite Audit telah mengadakan beberapa kali pertemuan. Dalam pertemuan- pertemuan
Indonesia Timur. Beliau bergabung dengan PT.Dwi Satrya Utama divisi Korek Api pada tahun 2007 sebagai National Sales tersebut Komite Audit meninjau dan mengkaji hal-hal sebagai berikut :
Manager and Senior Administration Manager dan pada tahun 2010 bergabung dengan PT. Karya Tugas Anda sebagai
a. Rencana audit oleh para auditor eksternal dan internal, hasil pemeriksaan dan evaluasi mereka terhadap sistem
Direktur Operasional sampai saat ini.
pengendalian internal serta langkah-langkah perbaikan yang dilakukan;
b. Laporan keuangan dan laporan auditor perseroan sebelum disampaikan kepada Dewan Komisaris.
Hempy Ali is an Indonesian citizen, finished his Diploma in 1988, and graduated as Accountant in 1996, both from Airlangga
c. Kepatuhan terhadap peraturan dan Undang-Undang yang berlaku, serta terhadap Kode Etik Perseroan;
University, Surabaya. He got his certification as Registered Tax Consultant (B) in 2011. He began his career in PT.Topwell
Indoceil from 1988 to 1992 with the last position as Chief Accountant and then worked in Sales at PT.Astra International - Toyota d. Independensi dan obyektivitas auditor eksternal;
Sales Operation (AUTO 2000) from 1992-1997. During the monetary crisis in 1998-2001 he worked as Assistant to the Director at e. Masalah bisnis yang relevan sejauh berkaitan dengan manajemen resiko bisnis dan pengendalian internal
PT.Etikadarma Konserens and was recruited again by Astra Group through its subsidiary company PT.Asuransi Astra Buana, his terutama dengan adanya kenaikan pada kuantitas penjualan namun demikian pendapatan Perusahaan
last position is East Java and East Indonesia Area Manager. He joined PT.Dwi Satrya Utama-Matches Division in 2007 as mengalami sedikit penurunan;
National Sales Manager and Senior Administration Manager. In 2010, he joined PT. Karya Tugas Anda as an Operational Director f. Perhatian khusus diberikan pada praktek yang sehat dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik dan
up to present. tanggung jawab sosial termasuk juga memberikan perhatian khusus kepada personil yang menjalankan sistem
dan prosedur perusahaan atas proses pencatatan.
Komite Audit telah memenuhi tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan pedoman yang disyaratkan.

Surabaya, 22 Februari 2013


Komite Audit memberikan pendapat kepada Dewan Komisaris berkaitan dengan laporan dan proyeksi keuangan Perseroan, hal- Komite Audit PT Eratex Djaja, Tbk
hal yang disampaikan oleh Direksi, kepatuhan perseroan terhadap peraturan-peraturan baik di bidang pasar modal maupun
peraturan lain yang berhubungan dengan kegiatan operasional perseroan.

Komite Audit juga mengidentifikasi dan menyampaikan hal-hal penting lainnya yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris
termasuk resiko yang dihadapi perseroan dan pelaksanaan manajemen resiko.
Frans Iskandar Lea Buntaran Hempy Ali
Dalam menjalankan tugasnya, Komite Audit melakukan pertemuan rutin setiap 3 bulan di kantor Perseroan. Dan selama tahun
Ketua Anggota Anggota
2012 tingkat kehadiran dalam pertemuan ini adalah 100%.

Komite Audit telah memiliki Pedoman Kerja (Charter) yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris sebagai pedoman bagi Komite Audit
dalam melaksanakan tugasnya. Setiap akhir tahun Komite Audit membuat laporan pelaksanaan kegiatannya dalam setahun
sebagai pertanggungjawaban atas kegiatannya selama setahun. Laporan kegiatan Komite Audit untuk tahun 2012 dapat dilihat
dalam laporan berikut ini: The Audit Committee gives their opinion to the Board of Commissioners related to company's reports and financial projections,
items reported by Directors, company's compliance to regulations on capital market as well as other regulation related to company's
operational activities.

The Audit Committee also identifies and reports other important matter which will need the attention from Board of Commissioners,
Komite Audit PT Eratex Djaja, Tbk beranggotakan Frans Iskandar sebagai ketua, Lea Buntaran sebagai anggota,
including risk faced by the Company and the execution of the risk managements.
Hempy Ali sebagai anggota, dibentuk oleh dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris.
In carrying out its duty, the Audit Committee regularly hold a meeting once every 3 months in Company's office. And in 2012 the
Tugas Utama Komite Audit adalah membantu Dewan Komisaris dalam pelaksanaan pengawasan Internal yang
attendance in this meetings are 100%.
berkaitan dengan :
1. Proses pelaporan keuangan dengan terpenuhinya Prinsip-prinsip, prosedur, dan kebijakan akuntansi yang The Audit Committee has an Audit Charter set by the Board of Commissioners as a guideline for the Audit Committee in performing
berlaku. its duties. At the end of each year, the Audit Committee reports its activities and responsibility during the year. Report of the Audit
2. Kelayakan dan efektifitas sistem pengendalian internal Perseroan dalam pelaporan keuangan. Committee for the year 2012 can be seen in the following report:

048 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 049
Internal Audit / Audit Internal
PT Eratex Djaja, Tbk. Audit Committee, whose members include Frans Iskandar, Chairman, and Lea Buntaran and Kepala Unit Internal Audit Perseroan dijabat oleh Ibu Muntiarti Nugraha. Berikut ini adalah Profile Singkat Beliau:
Hempy Ali as members, is established by and responsible to the board of Commissioners of the Company.
Seorang warga Negara Indonesia yang lahir di Surabaya. Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Katholik Widya
The task of the Audit Committee is to assist the Board of Commissioners in its oversight responsibilities relating to, Mandala Surabaya pada tahun 1985. Beliau pernah bekerja di PT Eratex Djaja Ltd mulai tahun 1985 sampai dengan tahun
among other duties; 1992,dengan jabatan terakhir sebagai Asisten Accounting Manager. Sejak tahun 1992 Muntiarti berkonsentrasi pada bisnis
1. Accounting and financial reporting principles and procedures for the Company. keluarga dibidang transportasi yang memberikan banyak pengalaman dalam menangani proses dalam bisnis tersebut yang
2. The adequacy of the Company’s systems of internal control over financial reporting. memberi bekal kuat untuk penguasaan sistem secara keseluruhan.
Bekerja kembali di PT Eratex Djaja Tbk sebagai Internal Audit mulai bulan Agustus 2012 sampai sekarang.
3. The quality and integrity of the Company’s financial statements.
4. The practice of good corporate governance in the Company. Dalam rangka penerapan tata kelola perusahaan yang baik, Perseroan menerapkan sistem pengendalian internal melalui unit
Internal Audit yang melaksanakan fungsi pengawasan terhadap keseluruhan aktifitas unit kerja perusahaan atas pelaksanaan
In carrying the functions and role, the Audit Committee works in accordance with the rules set by Capital Market
prosedur dan peraturan yang dimiliki dan ditetapkan dalam Perseroan.
Supervisory Board (BAPEPAM) as stated in decree number KEP-29/PM/2004.
Internal Audit memberikan masukan kepada manajeman atas kepatuhan pelaksanaan prosedur dan peraturan perusahaan yang
During the year of 2012, the Audit Committee has conducted several meetings. The Audit Committee reviewed and
bermuara pada ketepatan dan kehandalan sistem pelaporan.
discussed the following items during these meetings:
Memberikan analisa atas resiko internal dan menyajikan alternatif penyelesaiannya.
a. The audit plans of the external and internal auditors the results of their examination and evaluation of the systems of
internal controls and remedial action taken; Dalam menjalankan tugasnya, sikap independensi tetap diutamakan untuk memastikan transparansi dan menghindari benturan
b. The financial statements and auditor’s report of the Company before their submission to the Board of kepentingan yang dapat terjadi.
Commissioners; Internal Audit bertanggung jawab kepada Presiden Direktur, dan demi tercapainya pelaksanaan pengawasan dan perbaikan
c. Compliance with the relevant laws and regulations and with the Company’s statement of business conduct; yang dibutuhkan, dapat berkomunikasi langsung dan bermitra dengan Komite Audit Perseroan.
d. The independence and objectivity of the external auditors;
e. Relevant business issue in so far related to the management of business risk and internal controls especially due
to increase in quantity of sales while the Company suffered slight decrease in revenue;
Audit Internal Unit of the Company is lead by Mrs Muntiarti Nugraha. The following is her Brief Profile:
f. Special emphasis is given at the practice and application of the Good Corporate Governance and Corporate
Social Responsibility including special attention to personnel in running the Company’s system and procedures An Indonesian citizen who was born in Surabaya. She got Bachelor degree in Economic from Widya Mandala University
in recording of transactions. Surabaya in 1985,and has been working in PT Eratex Djaja Ltd starting 1985 until 1992, with the last position as Assistant
Accounting Manager. Since 1992 Muntiarti focusing in her family transportation business which has given her wide exposure on
The Audit Committee has met its duties and responsibilities in accordance with the guideline required.
dealing with all the processes in that business and this has given her strong experience in the overall system. She decided to
rejoined in PT Eratex Djaja Tbk as Audit Internal since August 2012 until now.
Surabaya, February 22, 2013
Audit Committee of PT Eratex Djaja, Tbk. In conjunction with the implementation of good corporate governance, the Company has applied an internal control system through
Audit Internal that carry out monitoring function towards activities done in all the Company's work unist, on their compliance to the
procedure and regulation that has been adopted and applied in the Company.

Audit Internal gives inputs to the management about this compliance which will also contribute to the accuracy and reliability of the
reporting system. Also to give analysis on the internal risk which may exist, and provide the alternative solutions

Frans Iskandar Lea Buntaran Hempy Ali In carrying out its function, Audit Internal upholding its independency to ensure transparency and avoid conflict of interest.
Chairman Member Member
Audit Internal reports directly to the President Director. In carrying out its monitoring function, can directly communicate and
partnering with the Audit Committee of the Company.

050 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 051
Auditor Eksternal / External Auditor • Menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik dan bursa dan memberikan penjelasan dan informasi kepada pihak luar
yang memerlukannya,
Auditor Eksternal berfungsi untuk melakukan audit atas Laporan Keuangan Tahunan guna memastikan laporan tersebut sesuai
• Menyampaikan laporan berkala kepada Bursa dan Bapepam-LK sesuai dengan peraturan yang berlaku, termasuk hasil
dengan Standar Akuntansi Keuangan yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia dan peraturan Bapepam-LK serta Lembaga
pelaksanaan RUPS dan Paparan Publik Tahunan
Keuangan di bidang akuntansi. Saat ini kantor akuntan publik yang melakukan audit atas laporan keuangan Perseroan tahun
2012 adalah KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Ade Fatma & Rekan yang terdaftar di Bapepam-LK. Penunjukan kantor • Mengikuti seminar, workshop dan pertemuan yang diadakan oleh Bapepam-LK dan Bursa Efek Indonesia, Kustodian Sentral
akuntan publik ini didasarkan pada persetujuan RUPS Tahunan April 2012. Efek Indonesia, Asosiasi Emiten Indonesia serta lembaga terkait lainnya.

KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Ade Fatma & Rekan telah memenuhi ketentuan Peraturan Bapepam Nomor VIII.A.2
tentang Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal, dan KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Ade
Fatma & Rekan tidak memberikan jasa konsultasi pajak atau jasa lain selain financial audit kepada Perseroan.

The Corporate Secretary of the Company is Juliarti Pudji Kurniawati since the year of 2009. The following is her Brief Profile:

An Indonesian citizen who was born in Pacitan. She has been appointed as Corporate Secretary since September 2009. She got
The External Auditor conducts audit to the Annual Financial Statement of the Company and ensures that the report is in accordance her Bachelor degree in Engineering from Sekolah Tinggi Teknik Surabaya in 1992. Starting her career in IT field, she has been
with the Standard Financial Accounting principles determined by the Indonesian Association of Accountants, Bapepam-LK working in some companies such as PT. Ecco Indonesia and PT. Tjiwi Kimia. She joined PT Eratex Djaja Tbk since 1995 as IT
Regulations and Financial Authorities in the accounting field. The public accounting currently used for 2012 financial statement audit Manager, she is a person with multi-skills that has brought her to various areas in the Company and entrusted to take role as
is KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Ade Fatma & Rekan that is registered in Bapepam-LK. Corporate Administration Manager in 2006 and Corporate Secretary Role was added to her since 2009.
The appointment of this public accountant firm was based on the resolution of Annual GMS in April 2012.
The Corporate Secretary is the liaison officer of the Company to Bapepam-LK, Indonesian Stock Exchange (BEI), Indonesian
KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Ade Fatma & Rekan has fulfilled the requirement of Bapepam-LK Regulation No. VIII.A.2 on Central Securities Depository (KSEI) and public and vice- versa.
Independency of the Accountant Providing Audit Service in Capital Market, and KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Ade Fatma &
Rekan does not provide any consultation or any other services except financal audit to the Company. The tasks of the Corporate Secretary among others are: (a) Adhere to the capital markets development, especially concerning the
applicable regulations that apply to capital markets; (b) to serve to the public by providing information about the Company that is
needed by investors; (c) to provide advice to the Board of Directors to comply with the capital market regulations.

In 2012, the Corporate Secretary has carried out various duties, among others:

• Coordinate Annual GMS and Public Expose in April 2012


• Coordinate the development of Annual Report 2012
Sekertaris Perseroan / Corporate Secretary • To hold meetings with capital market journalists
Sekertaris Perseroan dijabat oleh Juliarti Pudji Kurniawati sejak tahun 2009. Berikut ini adalah Profil Singkat beliau: • Prepare and deliver the disclosure of information to public and stock exchange and provide explanation and further information to
any parties that might need it.
Seorang warga negara Indonesia yang lahir di Pacitan. Beliau menduduki jabatan Sekertaris Perusahaan sejak September
• Prepare and submit periodical reports to Bapepam-LK and Stock Exchange as per the regulation, including the result of the GMS
2009. Memperoleh gelar Sarjana Teknik dari Sekolah Tinggi Teknik Surabaya pada tahun 1992. Memulai karirnya di bidang IT,
and Annual Public Expose.
dan pernah bekerja di beberapa perusahaan multinasional diantaranya PT. ECCO Indonesia dan PT. Tjiwi Kimia. Bergabung
dengan PT Eratex Djaja Tbk sejak tahun 1995 sebagai IT Manager, beliau memiliki kemampuan multi-skill yang telah • Attend several seminars, workshops and meetings with Bapepam-LK, BEI, KSEI, Indonesian Issuer Association (AEI) and other
membawa kiprah beliau di berbagai bidang dalam Perseroan hingga diangkat sebagai Corporate Administration Manager related institutions
pada tahun 2006 dan kemudian merangkap sebagai Sekertaris Perseroan sejak tahun 2009.

Sekertaris Perseroan (Corporate Secretary) merupakan pejabat penghubung (liaison officer) kepada Bapepam-LK, BEI, KSEI
dan masyarakat, serta sebaliknya.

Tugas Sekertaris Perseroan antara lain: (a) Mengikuti perkembangan pasar modal, khususnya mengenai peraturan yang berlaku;
(b) Memberikan pelayanan kepada investor atas setiap informasi yang dibutuhkan terkait dengan Perseroan; (c) Memberikan
masukan kepada Direksi untuk mematuhi peraturan yang berlaku di pasar modal.

Selama tahun 2012, Sekertaris Perseroan telah melakukan berbagai kegiatan, antara lain:

• Mengkoordinasi penyelenggaraan RUPS Tahunan dan Paparan Publik Tahunan pada bulan April 2012
• Mengkoordinasi penyusunan Laporan Tahunan 2012
• Mengadakan pertemuan dengan wartawan pasar modal

052 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 053
Untuk pelaksanaan Kuasi Reorganisasi tersebut Perseroan telah menunjuk:
Transaksi Material dan Transaksi Benturan Kepentingan /
• Kantor Akuntan Publik PKF Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Ade Fatma dan Rekan untuk mereview Proforma Laporan
Material Transaction and Transaction with Conflict Of Interest Keuangan per tanggal 31 Desember 2011 sebelum dan sesudah Kuasi Reorganisasi dan review atas kesesuaian
penerapan prosedur dan ketentuan, termasuk penyesuaian-penyesuaian akuntansi yang ada terkait dengan penilaian
kembali asset dan liabilitas Perseroan beserta proses pengeliminasian saldo laba negatif menurut Standar Akuntansi
Di tahun 2012, Perseroan melakukan transaksi material yang dikecualikan sesuai dengan peraturan Bapepam-LK No. IX.E.2 butir
Keuangan di Indonesia, yaitu PSAK No. 51 (Revisi 2003) mengenai "Akuntansi Kuasi Reorganisasi".
3.a.3 yaitu formalisasi atas pinjaman uang dalam bentuk Fasilitas Perbankan Korporasi dari The Hong Kong and Shanghai
Banking Corporation Limited pada bulan Agustus 2012 yang selama ini telah diberikan secara sementara kepada Perseroan - • KJPP Iskandar Asmawi dan Rekan untuk melakukan proses penilaian kembali seluruh aset dan liabilitas Perseroan
melalui penandatanganan Perjanjian Pemberian Fasilitas Perbankan Korporasi sebesar US$ 10.000.000 (sepuluh juta dolar sebesar nilai wajarnya untuk laporan keuangan Perseroan dan Anak Perusahaan per tanggal 31 Desember 2011
Amerika) yang akan ditinjau setiap tahunnya.
Juga Perjanjian Pemberian Pinjaman Dengan Cicilan tetap sebesar US$ 3.000.000 (tiga juta dolar Amerika) untuk jangka waktu 5 Direksi telah mendapatkan persetujuan untuk pelaksanaan Kuasi Reorganisasi ini dari Pemegang Saham dalam Rapat
tahun. Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada tanggal 23 April 2012 dan berita acaranya telah
Keduanya dengan jaminan aset Perseroan berupa tanah dan bangunan dan fidusia atas mesin, persediaan dan piutang. dituangkan dalam Akta Notaris No. 104 tanggal 23 April 2012 yang dibuat oleh Notaris Aryanti Artisari, SH, Mkn. Notaris kota
administrasi Jakarta Selatan.
Untuk penjaminan aset Perseroan ini, Direksi Perseroan telah mendapatkan persetujuan dalam RUPSLB yang telah diadakan
pada tanggal 9 Nopember 2011 dengan Berita Acara yang dituangkan dalam akta no. 2 tanggal 9 Nopember 2011 yang dibuat Melalui pelaksanaan Kuasi Reorganisasi ini, Perseroan telah menghapuskan saldo laba negatif sebesar Rp
oleh Notaris Novita Puspitarini, SH, Notaris di Jakarta Selatan. (171.914.266.396) (negatif seratus tujuh puluh satu milyar sembilan ratus empat belas juta dua ratus enam puluh enam ribu
tiga ratus sembilan puluh enam Rupiah) menjadi Rp 0 (nol Rupiah), sehingga jumlah ekuitas Perseroan meningkat dari Rp
Memenuhi ketentuan dalam peraturan Bapepam IX.E.2 butir 3.b. serta Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. Kep- (97.734.939.325) (negatif sembilan puluh tujuh milyar tujuh ratus tiga puluh empat juta sembilan ratus tiga puluh sembilan ribu
306/BEJ/07-2004, Perseroan telah melakukan keterbukaan informasi sesuai dengan peraturan Bapepam-LK No IX.K.1 melalui tiga ratus dua puluh lima Rupiah) menjadi Rp 75.667.747.241 (tujuh puluh lima milyar enam ratus enam puluh tujuh juta tujuh
media IDXnet pada tanggal 15 Agustus 2012 dengan nomor referensi 253/ES/VIII/2012. ratus empat puluh tujuh ribu dua ratus empat puluh satu Rupiah).

In 2012, Company executed material transaction (with exception) under the Bapepam-LK Regulation No IX.E.2 point 3.a.3, that is
formalization upon Company's financial loan in the form of Corporate Banking Facility from The Hong Kong and Shanghai Banking
Corporation Limited in August 2012 which has been granted before – through a signing of Corporate Banking Facility Agreement In the year 2012, Company has undergone some important transactions:
amounting at US$ 10,000,000 (ten millions US Dollar). This facility will be reviewed on yearly basis.
Also a Fix Installment Loan amounting at US$ 3,000,000 (three millions US Dollar) for a period of 5 years 1. Quasi Reorganization using Consolidated Financial Report and its subsidiaries as of December 31st, 2011 as the base for the
Both of them is secured by Company's asset in the form of Hypothecation on the Land and Building, and Fiduciary on the Quasi Report. The execution of Quasi fully comply with accounting regulation PSAK No. 51 (revision 2003) regarding Quasi
machineries, inventory and receivable. Reorganization, and also regulation from Bapepam and LK No. IX.L.1 attachment head of Bapepam and LK No. KEP-16/PM/2004
dated July 13th, 2004 about Steps on Quasi Reorganization Execution, as per followings:
For the above pledging of Company's asset, the Board of Directors has obtained approval from the Shareholders in an Extraordinary
• Assets and Liabilities Revaluation based on their fair value.
General Meeting of Shareholders held on November 9th, 2011which minutes has been notarized in Deed No. 2 dated November
9th, 2011 by Novita Puspitarini, SH, Notary in South Jakarta. • Set-off between the Deficit Balance of the Company with the result of Assets and Liabilities Revaluation

Complying with Bapepam-LK Regulation No. IX.E.2 point no. 3.b. and Decision of the Board of Directors of PT Bursa Efek Indonesia For this Quasi Reorganization Company has appointed:
No. Kep-306/BEJ/07-2004, Company has disclosed this transaction according to Bapepam-LK Regulation No. IX.K.1 through • Registered Public Accountant PKF Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Ade Fatma dan Rekan to review Proforma of Financial
IDXnet on August 15th, 2012 with reference no. 253/ES/VIII/2012. Report as of December 31st, 2011 before and after Quasi Reorganization and review over the compliance on implementing
the procedures and regulations, including the accounting adjustments applied related to the assets and liabilities revaluation
and the deficit balance elimination process according to Indonesian Accounting Standard PSAK No. 51 (Revision 2003)
regarding “Accounting of Quasi Reorganization”.
• KJPP Iskandar Asmawi dan Rekan, to execute the revaluation process of all the assets and liabilities of the Company based on
Aksi Korporasi / Corporate Actions their fair value for Financial Reports of the Company and its Subsidiaries as of December 31st, 2011.

Board of Directors has obtained approval for the execution of Quasi Reorganization from the Shareholders through an
Selama tahun 2012 Perseroan melakukan beberapa transaksi penting sebagai berikut: Extraordinary General Meeting of Shareholders which was held on April 23rd, 2012 and the minutes of the meeting has been
Notarized by Aryanti Artisari, SH., MKn. a notary from South Jakarta, on her deed No. 104 dated April 23rd 2012.
1. Kuasi Reorganisasi dengan menggunakan dasar Laporan Keuangan Konsolidasi dan Anak Perusahaan per 31 Desember
2011 sebagai posisi laporan Kuasi Reorganisasinya. Pelaksanaan Kuasi Reorganisasi tersebut sepenuhnya mengikuti With this Quasi Reorganization, Company has eliminate its deficit of Rp (171,914,266,396) (negative one hundred seventy one
ketentuan yang berlaku dibidang akuntansi yaitu PSAK No. 51 (revisi 2003) mengenai Kuasi Reorganisasi, dan juga ketentuan billions nine hundred fourteen millions two hundred sixty six thousands and three hundred ninety six Rupiah) and become Rp 0
dari Bapepam dan LK dalam Peraturannya No. IX.L.1 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. KEP-16/PM/2004 (zero Rupiah), hence the Company's equity increased from Rp (97,734,939,325) (negative ninety seven billions seven hundred
tanggal 13 Juli 2004 tentang Tata Cara Pelaksanaan Kuasi Reorganisasi, dengan cara sebagai berikut: thirty four millions nine hundred thirty nine thousands and three hundred twenty five Rupiah) become Rp 75,667,747,241
(seventy five billions six hundred sixty seven millions seven hundred forty seven thousands and two hundred forty one Rupiah).
• Penilaian Kembali Aset dan Liabilitas Sesuai Nilai Wajar.
• Perjumpaan (set off) antara Saldo Defisit Perseroan dengan Selisih Hasil Revaluasi Aset dan Liabilitas Perseroan.

054 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 055
2. Perubahan atas Perjanjian Pinjaman Porsi B antara Perseroan dengan Gillespie International Limited (“GIL”), salah satu kreditur
Perseroan pada tanggal 20 Nopember 2012. Perkara Penting / Material Case
Dalam Perjanjian tersebut, terhadap hutang Perseroan Porsi B kepada GIL sebesar US $ 3.000.000 (tiga juga Dollar Amerika),
telah direstrukturisasi dan disepakati hal-hal sebagai berikut :
Selama tahun 2012 Perseroan maupun anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tidak menghadapi perkara hukum
• Sejumlah US $ 750.000 (tujuh ratus lima puluh ribu Dollar Amerika) akan dikonversikan menjadi setoran saham dalam maupun kasus polisi yang secara signifikan mempengaruhi kondisi Perseroan.
Perseroan dengan tunduk kepada Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan-peraturan terkait yang berlaku. Saham akan
diterbitkan atas nama GIL selambatnya tanggal 31 Juli 2013.
In 2012, neither Company nor members of the Board of Directors or Board of Commissioners faced any legal action or police cases
• Sejumlah US $ 2.250.000 (dua juta dua ratus lima puluh ribu Dollar Amerika) dihapuskan per tanggal 20 Nopember 2012.
that had any significant effect to the Company.

2. Addendum to Tranch B Loan between Company and Gillespie International Limited (“GIL”), one of Company's creditor on
November 20th, 2012.
In that addendum, upon Tranch B Loan to GIL amounting at US$ 3,000,000 (three millions US Dollar), has been restructured and
agreed the followings: Manajemen Resiko / Risk Management
• Amounting at US$ 750,000 (seven hundred and fifty thousands US Dollar) to be converted into shares of the Company
complying with Company's Article of Association and any other applied regulations. Shares will be issued in favor of GIL latest Seperti perusahaan pada umumnya, Perseroan juga menghadapi berbagai risiko usaha. Pengelolaan risiko tersebut selalu
by July 31st, 2013. menjadi pertimbangan sebelum menetapkan berbagai kebijakan dan dalam operasi sehari-hari Perseroan:
• Amounting at US$ 2,250,000 (two millions two hundred fifty thousands US Dollar) to be wavied off effectively from November • Sebagai industri padat karya dengan hampir 100% orientasi ekspor, kondisi kebijakan dalam negeri berkaitan dengan
20th, 2012. ketenagakerjaan dan pengupahan, nilai tukar rupiah, dan kondisi ekonomi dan politik negara tujuan ekspor; merupakan faktor
resiko yang signifikan. Perseroan secara aktif melakukan monitoring dan meminta masukan dari pihak-pihak yang
berkompeten serta kemudian melakukan langkah-langkah yang diperlukan.
• Sebagai perusahaan dengan sensitifitas yang tinggi terhadap kenaikan biaya secara umum, profitabilitas perusahaan juga
3. Pada tanggal 27 Desember 2012, Perseroan sebagai pemegang saham mayoritas atas anak perusahaan yaitu PT Asiatex
akan terpengaruh oleh inflasi dan kenaikan biaya dasar lainnya seperti bahan bakar, daya listrik, dan tingginya biaya-biaya
Garmindo, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Asiatex Garmindo telah menyetujui pelaksanaan likuidasi
terkait dengan perijinan dan prosedur birokrasi yang harus dipenuhi. Perseroan secara proaktif melakukan antisipasi dan
atas anak perusahaan tersebut. Akta Pernyataan Keputusan Rapat telah dibuat oleh Notaris Alexander Hidayat Siswandi, SH.,
mengedepankan pencapaian efisiensi dan pembiayaan tepat guna.
notaris di kota Tangerang Selatan dengan nomor Akta 85 tanggal 14 Januari 2013.
• Sebagai salah satu vendor pemasok dalam jaringan 'supply chain' terintegrasi yang diterapkan oleh hampir semua
Terkait likuidasi atas anak perusahaan ini Direksi telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham Perseroan pada perusahaan klien, ketepatan waktu pengiriman produk harus ditunjang dengan ketepatan waktu dan kelancaran logistik
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 23 April 2012 yang berita acaranya dituangkan dalam Akta Notaris No 104 bahan baku.
tanggal 23 April 2012 oleh notaris Aryanti Artisari, SH., MKn., notaris di kota administrasi Jakarta Selatan. Hambatan yang terjadi baik yang disebabkan oleh faktor internal perusahaan, pemasok bahan baku, maupun faktor eksternal
yang berkaitan dengan politik, ekonomi, kebijakan, dan tata niaga perdagangan; juga merupakan faktor penting yang harus
3. On December 27th, 2012, Company as the main shareholder of subsidiary PT Asiatex Garmindo, in the Extraordinary General diperhatikan. Perseroan menerapkan sistem perencanaan yang akurat, didukung oleh staff dan tenaga ahli yang telah
Meeting of Shareholders of PT Asiatex Garmindo, has approved the decision to liquidate the subsidiary. The minutes of that berpengalaman dalam industri garment; untuk menjawab tantangan tersebut diatas secara tehnis. Prinsip 'pro-active' dan
meeting has been notarized by Alexander Hidayat Siswandi, SH., notary in South Tangerang through his deed no. 85 dated 14 'antisipasi' diterapkan dalam seluruh lini perusahaan untuk meminimalkan dampak negatif yang mungkin timbul.
January 2013. Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga merupakan salah satu langkah penting untuk menciptakan kualitas kerja dan
effisiensi yang menjadi tuntutan format usaha saat ini dan masa mendatang.
For this liquidation, Board of Directors of the Company has obtained an approval from Company's shareholders in an
• Pengembangan dan perluasan target pemasaran juga dilakukan untuk menjamin cukupnya pesanan dan mengurangi resiko
Extraordinary General Meeting of Shareholders which was held on April 23rd, 2012, and the minutes of the meeting has been
usaha. Perseroan aktif mengembangkan area pemasaran ke negara-negara tujuan yang baru dengan jumlah pelanggan yang
notarized by Aryanti Artisari, SH., MKn., notary in South Jakarta, in her deed no. 104 dated April 23rd, 2012.
juga terus ditingkatkan.

Similar to other companies in general, the Company also faces various business risks. Risk management is always a consideration
before deciding on the various policies and in the daily operations of the Company.
• As a labour intensive industry with nearly 100% export orientation, domestic decision related to labour issues and wages,
fluctuation Rupiah value, economic and political condition of destination country; are significants risk factors. Company actively
monitoring and requesting inputs from competent parties and then taking necessary measures.

056 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk 057
Pada tanggal 30 Desember 2012, 31 Desember 2011 setelah dan sebelum kuasi
• As a company with high sensitivity to the rise of general expenses, Company's profitability will also affected by inflations and
increase of basic expenses like fuel, electricity, cost on licenses and required bureaucratic procedures. Company proactively
take necessary measure to anticipate this condition by upholding efficiency achievement and optimum expenditure.
• As one of the vendors in the integrated supply chain network implemented by majority of our clients, on time delivery of finish
product is important and must be supported by on time delivery and the smooth running the logistic for raw material. Any Nama : Raj Kumar
hindrance which might caused by either Company's internal factor, raw material supplier, and other external factor related to Alamat Kantor : PT. Eratex Djaja Tbk.,
politics, economic, rules and regulation on trade sector, will also an important aspect. Raya Bukit Darmo no.6, Surabaya
Company implements an accurate planning system, supported by personnel and expert specialist in garment industry; to face Alamat Domisili/sesuai KTP atau
the above challenges technically. Proactiveness and anticipations is implemented in all aspect of process to minimalize any kartu identitas lain : Apt The Peak Regis Tower Unit C/02/C/No.9,
negative impact that might happen. Setiabudi, Jakarta Selatan
Improvement in human resources quality is also an important step taken to create high quality of work and efficiency which Nomor Telepon : (62 21 ) 5229344
become a basic demand in current and future business environment. Jabatan : Presiden Direktur
• Improvement and expansion on the market target area is also done to ensure enough order and reduce business risk. Company
actively widening its market target areas to various destination country with improvement of customer numbers. Nama : Sanjay Kumar Goyal
Alamat Kantor : PT. Eratex Djaja Tbk.,
Raya Bukit Darmo no.6, Surabaya
Alamat Domisili/sesuai KTP atau
kartu identitas lain : Apt Sommerset South Tower Unit 2307
Permata Berlian V, Pemata Hijau, Jakarta Selatan
Nomor Telepon : (62 21 ) 5229344
Jabatan : Direktur

Surabaya, 26 Februari 2013

(Raj Kumar) (Sanjay Kumar Goyal)

058 Laporan Tahunan 2012 • Annual Report 2012 • PT. ERATEX DJAJA Tbk
December 31, 2012, December 31, 2011 post and pre quasi

Name : Raj Kumar


Office address : PT. Eratex Djaja Tbk.,
Raya Bukit Darmo no.6, Surabaya
Domicile address/according KTP or
other ID card : Apt The Peak Regis Tower Unit C/02/C/No.9,
Setiabudi, Jakarta Selatan
Phone number : (62 21 ) 5229344
Position : President Director

Nama : Sanjay Kumar Goyal


Alamat Kantor : PT. Eratex Djaja Tbk.,
Raya Bukit Darmo no.6, Surabaya
Alamat Domisili/sesuai KTP atau
kartu identitas lain : Apt Sommerset South Tower Unit 2307
Permata Berlian V, Pemata Hijau, Jakarta Selatan
Nomor Telepon : (62 21 ) 5229344
Jabatan : Director

Surabaya, 26 February, 2013

(Raj Kumar) (Sanjay Kumar Goyal)

Anda mungkin juga menyukai