Anda di halaman 1dari 3

Pelebaran pleksus v.

hemoroidalis inferior (eksterna)/ superior & media (interna),


batasnya linea dentata

Eksterna
- nyeri
- epitel gepeng
Interna
- tdk nyeri, kecuali grade IV (ada keterlibatan komponen eksternal, dan
strangulasi)
- epitel kolumnar

Faktor Risiko (PAPDI)


- Hemoroid
+ mengedan pada BAB yg sulit, konstipasi kronik
+ pola BAB yg salah (byk pake kloset duduk, lama duduk sambil baca, rokok, dll)
+ ^ tekanan intra abdomen (tumor, dll)
+ hamil (^ tekanan intra abdomen, perubahan hormonal
+ usia tua
+ diare kronik/akut yg berlebihan
+ kurang minum air, makanan berserat, olah raga
+ seks anal
- Krisis hemoroid:
+ Riwayat gejala hemor sblmnya, riw fisura anal
+ aktivitas pekerjaan
- Kejadian luar biasa:
+ diet pedas, alkohol
+ konstipasi
+ aktivitas fisik
- Trombosis hemoroid eksterna
+ di bawah 46 tahun
+ kegiatan fisik berlebihan
+ tisu toilet kering gabung dgn pembersihan basah stlh defekasi
+ berkurang dgn: bathtub, shower, pembersihan genital sblm tidur

PP:
- Permenkes:
+ Anoskopi: utk hemoroid interna yg tdk menonjol keluar
+ proktosigmoidoskopi: pastikan keluhan bkn krna radang/keganasan
+ DL
- PAPDI:
+ kelainan usus halus: rontgen usus halus or enteroskopi
+ kelainan kolon: rontgen barium enema or kolonoskopi total
+ Anoskopi:
= eksterna di luar/bawah linea dentata; interna di dalam/atas linea dentata
= risiko perdarahan: bekuan darah msh menempel, erosi, kemerahan atas hemoroid

Tx
1. Jurnal benign anorectal disorder (2014)
Gr. I: diet tinggi serat, hindari NSAID, lemak, pedas
Gr. II/III: rubber ligasi, skleroterapi, koagulasi infrared
Gr. III/IV simtomatik: hemoroidektomi, stapled
Gr. IV gangren: bedah segera
2. Permenkes (2014)
- gr I: konservatif: hindari OAINS, pedas2, lemak2
- gr II & III: bedah
- gr III & IV dgn gejala sgt jelas: hemoroidektomi
3. Kapita selekta 2014
A. Nonbedah
- diet serat, kurangi daging, byk minum
- salep/supp rektal, bisa jg dicoba utk dikembbalikan ke anus
- ligasi hemoroid dgn anoskopi (rubber band ligation)
- skleroterapi, fotokoagulasi inframerah
B. bedah
- hemoroidektomi:
+ prolaps tanpa reduksi spontan, konservasi tdk berhasil
+ strangulasi, ulserasi, fisura, fistula
+ eksterna dgn keluhan
- cara:
+ Terbuka: parks or ferguson hemorrhoidectomy
+ tertutup: milligan and morgan hemorrhoidectomy
+ lain:
= whitehead
= Langenbeck
= terbaru: HAL (hemorrhoidal artery ligation)-RAR (rectoanal repair) dgn doppler
= stapled hemorrhoidopexy
4. PAPDI
- Medis (I-III or KI operasi or pasien tolak operasi)
+ Non farmako
= diet, serat, pelicin feses
= cairan (30-40 cc/kg/hari)
= perubahan perilaku BAB (squatting) -> sudut anorektal jd lurus ke bawah
= rendam anus dalam air 10-15', 2-4x/hari -> bersihkan eksudat/sisa tinja
lengket
+ farmako
i. memperbaiki defekasi
= fiber supplement: psyllium atau isphagula husk (vegeta, mulax, metamucil,
mucofalk)
= stool softener:
* natrium dioktiil sulfosuksinat (laxadine) 300 mg/hari
* dulcolax, microlax, dll
ii. simtomatik (gatal, nyeri, kerusakan kulit daerah anus)
= ada campuran pelumas, vasokonstriktor, antiseptik lemah
= antinyeri: anestesi lokal; hindari sensitisasi/iritasi kulit anus
= supp (interna) or ointment (eksterna): anusol, boraginol N/S, faktu
= ada kortiko (kurangi radang): ultraproct, anusol HC, scheriproct
iii. menghentikan perdarahan
= krna pecahnya vena hemoroid yg dindingnya tipis
= serat komersial, citrus bioflavonoids (jeruk lemon, tangeritin, dll)
= Ardium (diosmin + hesperidin), daflon
iv. menekan or mencegah timbulnya keluhan dan gejala
+ tindakan minimal invasif
= skleroterapi:
* aethoxyscleror 1 1./2%
* anoskop logam, jarum spinal no 26, spuit 1 cc
* komplikasi: nyeri saat BAB
= ligasi hemoroid
= terapi laser, fotokoagulasi infrared
= cryotherapy, probe bipolar, elektrik
- Bedah

-----------------------------------

Ardium HD 500 mg tab (micronized purified flavonoid fraction)


- diminum bersamaan dgn makan
- Dosis
1. Akut
6 tab/day (3x2) 4 hari pertama
4 tab/day (2x2) 3 hari berikut
2 tab/day (1x1) selanjutnya
2. Kronik
2 tab/day