Anda di halaman 1dari 3

Nomor SOP

Tanggal Pembuatan
Tanggal Revisi
Tanggal Efektif
Di sahkan Oleh
Nama SOP TINEA KRURIS
Dasar Hukum Kualifikasi Pelaksana
Buku panduan pelayanan klinis dokter di Dokter, Perawat terlatih
pelayanan primer PB IDI 2014
Keterkaitan Peralatan / Perlengkapan
Stetoskop
Kaca pembesar
KOH
Alat tulis
Rekam Medis
Peringatan Pencatatan Dan Pendataan
Penyakit tidak sembuh dalam 10-14 hari
setelah terapi
Terdapat imunodefisiensi
Terdapat penyakit penyerta yang menggunakan
multifarmaka

N PELAKSANA
KEGIATAN KETERANGAN
O Pasien Perawat Dokter Lab Apotik
Memanggil pasien ke
1
dalam ruang
2 Mengecek identitas pasien
Melakukan anamnesis :
Gatal pada daerah
3
inguinalis, perineum,
anus, dan gluteal
Melakukan pemeriksaan
fisik
Lesi eritematosa
Berbentuk nummular
sampai geografik
4 Berbatas tegas dengan
tepi lebih aktif dapat
terdiri dari papul dan
pustule
Jika kronik macula
menjadi
hiperpigmentasi
dengan skuama
diatasnya
Malakukan pemeriksaan
5 penunjang dengan
kerokan kulit KOH 10%
Differensial
diagnosis:
Menegakkan diagnosis
Eritrasma,
6 Tinea kruris / eksema
kandidiasis,
marginatum
psoriasis
intertriginosa
Memberikan edukasi dan
terapi
Higiene diri harus
terjaga
Untuk lesi terbatas,
diberikan pengobatan
topikal, yaitu dengan:
antifungal topikal
seperti krim
klotrimazol,
mikonazol, atau
terbinafin yang
diberikan hingga lesi
hilang dan dilanjutkan
1-2 minggu kemudian
untuk mencegah
rekurensi.
7 Untuk penyakit yang
tersebar luas atau
resisten terhadap terapi
topikal, dilakukan
pengobatan sistemik
dengan:
a. Griseofulvin dapat
diberikan dengan dosis
0,5-1 g per hari untuk
orang dewasa dan 0,25
0,5 g per hari untuk
anak-anak atau 10-25
mg/kgBB/hari, terbagi
dalam 2 dosis.
b. Golongan azol,
seperti Ketokonazol:
200 mg/hari;
Itrakonazol: 100
mg/hari atau
Terbinafin: 250
mg/hari
Pengobatan diberikan
selama 10-14 hari pada
pagi hari setelah
makan.
8 Menuliskan resep obat
Memberi pasien resep
9
obat
10 Melakukan cuci tangan
Mencatat di register
11
pasien

Anda mungkin juga menyukai