Anda di halaman 1dari 1

PENYIMPANAN DAN PEMBUANGAN SPESIMEN

No. No. Revisi Halaman


Dokumen
01 1/1

RUMAH SAKIT TK.IV 09.07.01


WIRASAKTI

Tanggal Ditetapkan di Kupang


Terbit Kepala Rumah Sakit Tk.IV 09.07.01 Wirasakti
STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL
Oktober
2016 dr. Immanuel. E. S. Purba, Sp.THT-KL
Mayor CKM NRP. 11010001130571
Penyimpanan sampel adalah prosedur baku yang dibuat untuk
penyimpanan sampel yang sudah selesai diperiksa dalam
PENGERTIAN jangka waktu tertentu untuk kemudian diidentifikasi saat sudah
waktunya dibuang.

Memberikan petunjuk bagi petugas laboratorium dalam


melaksanakan pengumpulan dan penyimpanan sampel yang
TUJUAN sudah selesai diperiksa jika sewaktu-waktu dibutuhkan serta
memberi petunjuk bagi petugas laboratorium dalam
mengidentifikasi sampel mana yang sudah waktunya dibuang.

Keputusan Kepala Rumah Sakit Tk.IV 09.07.01 Wirasakti


tentang kebijakan pelayanan laboratorium di Rumah Sakit
KEBIJAKAN Tk.IV 09.07.01 Wirasakti
Nomor : 013/KEP/LAB/RSAD/IV/2016

1. Sampel yang sudah selesai diperiksa, disimpan ke dalam


kulkas khusus penyimpanan sampel (suhu kulkas dipantau
setiap hari 2-80 C setiap harinya).
2. Saat disimpan, sampel yang sudah selesai diperiksa diberi
tanda berupa nomor urut dan tanggal. Kemudian, petugas
yang bersangkutan mengisi dan menandatangani buku
PROSEDUR penyimpanan dan pembuangan sampel.
3. Setelah 2 (dua) hari sampel yang sudah selesai diperiksa
disimpan, sampel tersebut dibuang.
4. Pembuangan sampel yang sudah selesai diperiksa
dilakukan oleh petugas shift malam.
Saat pembuangan, sampel yang sudah selesai diperiksa
dimasukkan ke dalam kantung plastik infeksius dan dicatat
di buku penyimpanan dan pembuangan sampel disertai
tanda tangan petugas yang bersangkutan.
5. Urin dan tinja langsung dibuang setelah hasil keluar

UNIT TERKAIT -