Anda di halaman 1dari 7

ANALISA KREDIT

Nama: 1. Phanya Fadiah Adlina

2. Yonada Desi Putri Utami

Pertanyaan dan Jawaban

1. Kurnia Aprilliah
Pertanyaan:
Apa pertimbangan utama perusahaan utuk memperoleh pinjaman?
Jawaban:
Pertimbangan utama perusahaan untuk memperoleh pinjaman tersebut adalah bahwa memang
dana tersebut sangat dibutuhkan (sesuai pemanfatannya). Artinya jangan sampai dana yang
dibutuhkan melebihi kebutuhan yang sesungguhnya sehingga ada dana yang mengganggur,
sementara beban bunga terus dibayar.
2. Sinta Ayu Surya Ningsih
Pertanyaan:
Seberapa luas analisa atau penilaian aspek keuangan yang harus dihadapi oleh bank?
Jawaban:
Seberapa luas analisa atau penilaian aspek keuangan yang harus dihadapi oleh bank akan
tergantung kepad besar kecilnya resiko yang harus dihadapi oleh bank. Kalau resiko sedemikian
besarny amaka pihak bank dapat mengadakan penilaian lebih luas dan teliti, misalnya dengan
menilai / mensyaratkan adanya capital budgeting projected manufacturing cost statement bahkan
kalau perlu sampai pada penilaian teknis misalnya proses tehnologinya.
3. Anggun Dwi Lestari
Pertanyaan:
Jelaskan tahapan budget kas?
Jawaban:
Penyusunan Budget Kas menurut Drs. Bambang Riyanto :

1. Menyusun estimasi penerimaan dan pengeluaran menurut rencana operasional. Pada tahap ini
akan diketahui adanya surplus dan deficit karena rencananya operasi perusahaan.
2. Menyusun estimasi kebutuhan dana / kredit dari bank atau sumber lain yang diperlukan untuk
menutup deficit kas karena rencana operasinya perusahaan.transaksi disini merupakan
transaksi finansial.
3. Menyusun Kembali estimasi penerimaan dan pengeluaran setelah adanya transaksi finansial
dan budget kas yang finak ini merupakan gabungan dari transaksi operasional dan transaksi
finansial yang menggambarkan estimasi penerimaan dan pengeluaran kas keseluruhan.
4. Yogi Andriani
Pertanyaan:
Jelaskan aspek-aspek pertimbangan kredit?
Jawaban:

Secara umum aspek aspek pertimbangan kredit tersebut meliputi :

1. Aspek umum
Meneliti masalah masalah :

a. Bentuk, nama dan alamat perusahaan


b. Susunan manajemen
c. Bidang usaha
d. Keterangan tentang jumlah pegawai/buruh
e. Kebangsaan
f. Bank langganan
g. Bagan organisasi
2. Aspek ekonomi/komersil
Meliputi masalah :

a. Pemasaran dan keadaan harga


b. Persaingan
c. Jumlah penjualan dari tiap tiap jenis produk
d. Cara penjualan
e. Taksiran permintaan
3. Aspek teknik
Meliputi :

a. Bahan baku dan penolong yang dibutuhkan


b. Tanah dan tempat pabrik
c. Bangunan (milik, umur, sewa, harga)
d. Urut urutan proses produksi
e. Perincian mesin dan peralatan
f. Jumlah produksi
g. Tersedianyan tenaga kerja (keahlian, pendidikan, tingkat upah)
h. Lain- lain misalnya tenaga penggerak (disel/PLN) tersedianya air (sumur/PAM)
4. Aspek Yuridis
Memenuhi ketentuan hukum yang berlaku termasuk izin yang diperlukan.
5. Aspek kemanfaatan dan keempatan kerja
Hal hal yang perlu diperhatikan :
a. Manfaat ekonomi bagi penduduk dan pengaruhnya terhadap struktur ekonomi setempat.
b. Jumlah tenaga kerja yang diserap oleh proyek yang bersangkutan.
c. Termasuk sektor yang diprioritaskan oleh pemerintah.
6. Aspek keuangan
Aspek untuk mengetahui likuiditas, solvabilitas, rentabilitas, serta stabilitas usaha, selain itu
juga akan dapat diketahui berapa lama suatu investasi akan dapat dikembalikan.Hal hal yang
perlu dinilai dalam penilaian aspek finansial suatu permohonan kredit :

a. Neraca dan laporan laba / rugi


b. Laporan sumber dan penggunaan modal kerja.
c. Rencana penerimaan dan pengeluaran kas (cash budget)
d. Proyeksi dan laporan keuangan
e. Penilaian proyek investasi
f. Perhitungan kebutuhan kredit
g. Rencana angsuran kredit

5. Annisa Yuni Ashri


Pertanyaan:
Berikan satu contoh analisis perpos komponen?
Jawaban:
Contoh Analisis per pos / komponen adalah misalnya analisis terhadap pos piutang dagang, (a)
harus diperoleh daftar nama, alamat, jumlah piutang dan analisis menurut umur (age analysis);
terutama untuk piutang piutang yang jumlahnya besar, (b) Analisis mutu dari piutang tersebut
untuk tahun terakhir dan tahun sebelumnya (berapa % piutang yang baik, cukup, lemah dan kecil
kecil), (c) Bagaimana kegiatan penagihan yang dilakukan perusahaan, (d) Sebutkan pula syarat
penjualan daerah penjualan, (e) Tentukan kecukupan cadangan kerugian piutang dan lain
sebagainya.
6. Tiara Rizki Utami
Pertanyaan:
Apa manfaat diadakannya analisa perbandingan?
Jawaban:
Manfaat diadakannya analisa perbandingan adalah Dengan analisis ini akan dapat diketahui
perubahan perubahan yang terjadi, dan perubahan mana yang memerlukan penelitian lebih
lanjut. Dalam penelitian terhadap suatu perubahan maka harus diperhatikan perubahan yang
terjadi dalam pos pos yang lain yang mempunyai hubungan yang logis / erat dengan pos yang
bersangkutan.
7. Pepi Sundari
Pertanyaan:
Apa Saja yang terdapat dalam analisi ratio?
Jawaban:
Beberapa ratio yang penting dalam hubungannya dengan kepentingan analisis kredit.

a. Ratio Likuiditas
Ratio untuk mengetahui kewajiban finansial pada saat ditagih. Ratio ratio likuiditas antara
lain :

Current Ratio : ratio antara aktiva lancar dengan hutang lancar.


Cash Ratio : ratio antara (kas + bank) dengan hutang lancar.
Quick ratio : ratio antara (aktiva lancar persediaan) dengan hutang
lancar.
Inventory of working capital : ratio antara (persediaan dengan aktiva lancar hutang
lancar) atau ratio antara persediaan dengan modal kerja.
b. Ratio Laverage
Ratio untuk mengukur sampai seberapa jauh aktiva perusahaan dibiayai oleh hutang. Dengan
mengetahui laverage ratio akan dapat dinilai; posisi perusahaan terhadap seluruh kewajiban
yang bersifst tetap, keseimbangan antara aktiva tetap dengan modal.

Laverage ratio antara lain :

1) Debt to equity ratio


2) Current liabilites to net worth
3) Tangible asset debt coverage
4) Long term debt to equity ratio
5) Debt service
c. Ratio aktivitas
Yaitu ratio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam melaksanakan aktivitas sehari hari
atau kemampuan perusahaan dalam penjualan, penagihan piutang, atau pemanfaatan aktiva
yang dimiliki.

Ratio aktivitas terdiri dari :

1. Perputaran persediaan (inventory turn over)


2. Average collection period
3. Perputaran aktiva tetap (fixed asset turn over)
4. Perputaran modal kerja (Working capital turn over)
d. Ratio rentabilitas
Yaitu ratio ratio yang dapat digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan untuk
memperoleh keuntungan.

Ratio ratio yang dapat digunakan untuk menilai rentabilitas antara lain :

a. Profit margin
b. Return of invesment
c. Return of equity
d. Laba per lembar saham

8. Widi Rahman
Pertanyaan:
Dari prinsip 5c yang anda jabarkan, mana yang perlu mendapatkan perhatian lebih dari bank?
Jawaban:
Yang perlu mendapatkan perhatian lebih adalah character, dan apabila prinsip ini tidak terpenuhi,
prinsip lainnya tidak berarti. Dengan perkataan lain, permohonan kredit ditolak.
9. Nurpin Hidayat
Pertanyaan:
Apa saja yang dapat diketahui dari Analisa prosentase per komponen
Jawaban:

Dengan cara analisa prosentase per komponen akan diketahui tentang :

a. Tingkat investasi pada masing masing pos (over investment atau sebaliknya under
investment)
b. Strutur permodalan
c. Jumlah atau prosentase dari ssetiap rupiah penjualan yang terserap dalam tiap tiap jenis
biaya.
10. Siti Nur Aini
Pertanyaan:
Apa saja yang menjadi perhatian oleh bank pada setiap syarat 5c?
Jawaban:

Yang menjadi perhatian bank pada setiap syarat 5c yaitu:

1. Character
Adapun beberapa petunjuk bagi bank untuk megetahui karakter nasabah adalah :

b. Mengenal dari dekat.


c. Mengumpulkan keterangan mengenai aktivitas calon debitur dalam perbankan.
d. Mengumpulkan keterangan dan meminta pendapat dari rekan rekannya, pegawai, dan
saingannya mengenai reputasi, kebiasaan pribadi, pergaulan sosial, dll.
2. Capacity
Ini menyangkut kemampuan pimpinan perusahaan beserta stafnya, baik kemampuan dalam hal
manajemen maupun keahlian dalam bidang usahanya. Untuk itu bank harus memperhatikan :

a. Angka angka hasil produksi.


b. Angka angka penjualan dan pembelian.
c. Perhitungan laba rugi perusahaan saat ini dan proyeksinya.
d. Data data finansial diwaktu yang lalu, yang tercermin di dalam laporan keuangan
perusahaan, sehingga dengan demikian dapat diukur kemampuan perusahaan calon penerima
kredit untuk melaksanakan rencana kerjanya di waktu yang akan datang dalam hubungannya
dengan penggunaan kredit tersebut.
3. Capital
Dalam hal ini bank harus mengetahui bagaimana perimbangan antara jumlah hutang dan jumlah
modal sendiri.

Untuk itu bank harus :

b. Menganalisis neraca selama sedikitnya dua tahun terakhir.


c. Mengadakan analisis ratio untuk mengetahui : likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas dari
perusahaan calon peminjam kredit.
4. Collateral
Collateral berarti jaman. Ini menunjukkan besarnya aktiva yang akan diikatkan sebagai jaminan
atas kredit yang diberikan oleh bank. Untuk itu bank harus :

a. Meneliti mengenai pemilikan jaminan tersebut.


b. Mengukur stabilitas dari pada nilainya.
c. Mengukur kemampuan untuk dijadikan uang dalam waktu relatif singkat tanpa terlalu
mengurangi nilainya.
d. Memperhatikan pengikatan barang yang benar benar menjamin kepentingan bank sesuai
dengan ketentuan hukum yang berlaku.
5. Condition
Bank harus melihat kondisi ekonomi secra umum serta kondisi pada sektor usaha si peminta
kredit. Untuk itu bank harus memperhatikan :
a. Keadaan ekonomi yang akan mempengaruhi perkembangan usaha calon peminjam.
b. Kondisi uasha calon peminjam, perbandingannya dengan usaha sejenis lainnya di daerah dan
lokasi lingkungannya.
c. Keadaan pemasaran dari hasil usaha calon peminjam.
d. Prospek usaha di masa yang akan datang untuk kemungkinan bantuan kredit dari bank.
e. Kebijaksanaan pemerintah yang berpengaruh terhadap prospek industri dimana perusahaan
pemohon kredit termasuk didalamnya.