Anda di halaman 1dari 31

RENCANA KEGIATAN TAHUNAN

( RKT )

PROGRAM
DBD
PUSKESMAS DRADAH

TAHUN 2017
PUSKESMAS DRADAH
DINAS KESEHATAN KABUPATEN LAMONGAN
KATA PENGANTAR

Puskesmas Dradah dalam rangka melaksanakan program - program yang di


laksanakan di Puskesmas ada target program yang di harapkan dapat tercapai dengan baik
dalam kurun waktu yang telah ditentukan.
Sebagai upaya memenuhi target tersebutlah di harapkan adanya suatu sistim yang
terarah yang berisi susunan rencana kegiatan pokok Puskesmas yang akan di laksanakan
selama satu tahun yang dikenal dengan nama RKT ( Rencana Kegiatan Tahunan ).
RKT berfungsi mengontrol atau memberi petunjuk bagi petugas untuk
melaksanakan kegiatan, di mana dan bagaimana kegiatan itu di laksanakan.
Sudah barang tentu terwujudnya RKT tahun ini berkat bantuan dari semua pihak,
untuk itu kepada semua pihak yang membantu menyelesaikan RKT ini kami ucapkan
terimakasih.
Mudah-mudahan apa yang telah kami buat ini dapat di pergunakan sebagai bahan
yang bisa di pertimbangkan sebagai alat pemantau program DBD.
Usul dan saran sangat kami harapkan demi kesempurnaan penyusunan RKT di
masa yang akan datang.

Kedungpring, 31 Desember 2016


Mengetahui
Kepala Puskesmas Dradah Pelaksana Program

dr. H. M. SUNARYADI YAYUK. K Amd.Keb


NIP. 19690313 200212 1 007 Nrptt : 13 4 4521425
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ...................................................................... Error! Bookmark not defined.
DAFTAR ISI ...................................................................................... Error! Bookmark not defined.
DAFTAR TABEL .............................................................................................................................i
DAFTAR GRAFIK .......................................................................................................................... ii
DAFTAR GAMBAR .......................................................................................................................3
BAB I PENDAHULUAN ................................................................ Error! Bookmark not defined.
1.1 Latar Belakang ................................................Error! Bookmark not defined.
1.2 Tujuan..............................................................Error! Bookmark not defined.
1.2.1 Tujuan Umum ................................................ Error! Bookmark not defined.
1.2.2 Tujuan Khusus ............................................... Error! Bookmark not defined.
1.3 Ruang Lingkup ................................................Error! Bookmark not defined.
BAB II ANALISA SITUASI ........................................................... Error! Bookmark not defined.
BAB III HASIL PENCAPAIAN KEGIATAN ............................. Error! Bookmark not defined.
BAB IV ANALISA PERMASALAHAN ...................................... Error! Bookmark not defined.
4.1 Identifikasi Masalah ........................................Error! Bookmark not defined.
4.2 Prioritas Masalah .............................................Error! Bookmark not defined.
4.3 Identifikasi Penyebab Masalah........................Error! Bookmark not defined.
4.4 Identifikasi dan Penetapan Pemecahan MasalahError! Bookmark not defined.
BAB V RENCANA USULAN KEGIATAN (RUK) ................... Error! Bookmark not defined.
BAB VI RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN (RPK) .... Error! Bookmark not defined.
BAB VII PENUTUP ......................................................................... Error! Bookmark not defined.
7.1 KESIMPULAN ...............................................Error! Bookmark not defined.
7.2 SARAN ...........................................................Error! Bookmark not defined.
LAMPIRAN ....................................................................................... Error! Bookmark not defined.
DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 Hasil Pencapaian


KegiatanError! Bookmark not
defined.
Tabel 4.1 Menentukan Prioritas Masalah dengan Metode
USG...Error! Bookmark not defined.
Tabel 4.2 Pemecahan Masalah Menggunakan Metode
CARL..Error! Bookmark not defined.
Tabel 5.1 Rencana Usulan Kegiatan
(RUK)Error! Bookmark not defined.
Tabel 6.1 Rencana Pelaksanaan Kegiatan
(RPK)Error! Bookmark not defined.

i
DAFTAR GRAFIK

ii
DAFTAR GAMBAR

3
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Penyakit Demam Berdarah Dengue ( DBD ) merupakan salah satu masalah


kesehatan masyarakat di Indonesia. Sejak tahun 1968 jumlah kasusnya cenderung
meningkat dan penyebarannya selalu bertambah luas. Keadan ini erat hubungannya
dengan mobilitas penduduk sejalan dengan semakin lancarnya hubungan transportasi
serta tersebar luasnya virus dengue dan nyamuk penularnya di berbagai wilayah di
Indonesia.
Menemukan kasus DBD secara dini bukanlah hal yang mudah. Karena pada
awal penularan penyakit gejala dan tandanya tidak spesifik,sehingga sulit di bedakan
dengan penyakit lainnya. Berdasarkan survei yang di la masih di butuhkan
masyarakat sebesar 85,81%%, sedangkan pelacakan kasus penyakitmasih di
butuhkan masyarakat sebesar 84,52 %, di Puskesmas Kanor pencapaian DBD tahun
2015 sebanyak 5 penderita, tahun 2016 pencapai DBD sebanyak 10 penderita .
DBD merupakan salah satu penyakit menular yang dapat menimbulkan
wabah,maka sesuai denga Undang - Undang No.4 Tahun 1984 tentang Wabah
Penyakit Menular serta peraturan Menteri KesehatanNo.560 Tahun 1989, setiap
penderita termasuk tersangka DBD harus segera di laporkan selambat lambatnya
dalam 24 jam oleh unit pelayanan kesehatan (rumah sakit, puskesmas, poliklinik,
balai pengobatan,dokter praktek swasta dan lain-lain).

1.2 Tujuan
1.2.1. Umum:
Menurunkan Angka kesakitan dan Kematian karena DBD .

1.2.2. Khusus:

1. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan


DBD.
2. Menurunnya jumlah kelompok masyarakat yang terpajang faktor resiko DBD.
3. Terlaksananya Penanganan penderita DBD sesuai standar.
4. Menurunnya angka kesakitan DBD.
5. Menurunnya angka kematiaan DBD.

4
1.3 Ruang Lingkup
Perencanaan Program tingkat Puskesmas di susun melalui 4 tahap yaitu
1. Tahap persiapan
2. Tahap Analisa
3. Tahap rencana usulan kegiatan
4. Tahap penyusunan rencana pelaksanaan kegiatan

5
B A B II
ANALISA SITUASI

A. Keadaan Umum Puskesmas Dradah


1. Geografis, Administrasi, Batas Wilayah

Wilayah UPT Puskesmas Dradah berada di Kecamatan Kedungpring Kabupaten


Lamongan, terletak di tengah-tengah Wilayah Administratif
a. Adapun batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut :
Sebelah Utara : Kecamatan Babat
Sebelah Timur : Kecamatan Sugio
Sebelah Selatan : Kecamatan Modo
Sebelah Barat : Kecamatan Ngimbang
b. Luas Wilayah : + 42, 47 Km
c. Peta wilayah kerja Puskesmas Dradah

d. UPT Puskesmas Dradahsecara administratif meliputi 10 desa, yaitu :


JUMLAH
NO. DESA
DUSUN RW RT
1 Desa Dradahblumbang 5 13 40
2 Desa Kalen 2 4 21
3 Desa Warungering 3 5 15
4 Desa Mlati 2 2 4
5 Desa Mojodadi 4 4 14
6 Desa Jatidrojok 3 3 12
7 Desa Gunungrejo 5 8 26
8 Desa Kradenanrejo 3 5 19
9 Desa Sumengko 3 2 4
10 Desa Sukomalo 6 6 19
JUMLAH 36 52 177

Jarak tempuh dari Puskesmas ke desa : +0 - 12 km


Jarak Puskesmas ke Kabupaten : + 32 km

6
2.. Demografi
Adapun jumlah penduduk wilayah Puskesmas Dradah berdasarkan sensus
tahun 2015 adalah 28.561 jiwa.

1600
1400
1200
1000
800
600
400
200
0

Lk-lk Pr

Pertumbuhan Penduduk (tahun 2016)


- Jumlah Penduduk : 28561 Jiwa
- Jumlah KK : 7529 KK
- Jumlah Keluarga Miskin : Jiwa
- Jumlah WUS 15 - 49 tahun : orang
- Jumlah PUS : orang
- Jumlah Bulin : 344 orang
- Jumlah Ibu Hamil : 386 . orang
- Jumlah Ibu Meneteki : 628 orang

2.1. Sarana Pendidikan


Sarana Pendidikan yang ada di Wilayah Puskesmas Dradah
- PAUD : 25
- TK : 38
- SD / MI : 19
- SLTP / MTs : 3 /
- SMU / SMK : 1 / 2
- Jumlah Ponpes: 0

2.2. Sarana Kesehatan dan Tenaga Kesehatan


Sarana Kesehatan di Wilayah Puskesmas Dradah;
1. Puskesmas Induk : 1 unit
2. Puskesmas Pembantu : 3 unit
3. Polindes : 5 unit
4. Ponkesdes : 2 unit

7
5. Klinik TB Paru : 1 unit
6. Rumah Sakit/RB : 0 unit
7. Klinik / Balai Pengobatan : 0 unit
8. Dokter Praktek Swasta : 1 Dokter
9. Bidan Praktek Swasta : 11 BPS
10. Apotek : 1 unit
11. Laboratorium : 0 unit

2.3 Data Sumber Daya

Yang Kekura Status


No Jenis Ketenagaan Keterangan
ada ngan Kepegawaian

A Puskesmas Induk
1 Dokter 2 0 2 PNS Untuk Poli Rawat Jalan
dan UGD
2 Dokter Gigi 1 0 1 PNS Poli Gigi
3 Perawat Gigi 0 1 1 PNS
4 Perawat 11 0 5 PNS 6 orang perawat honorer
bertugas di UGD
5 Bidan 15 0 9 PNS 3 orang Honorer; 3 PTT
6 Nutrisionist 1 0 0 PNS 1 orang Honorer
7 Sanitarian 1 0 1 PNS
8 Analis Medis 1 0 0 PNS 1 orang Honorer
9 Apoteker 0 0 0 PNS
10 Asisten Apoteker 1 0 1 orang Honorer
11 Administrasi 8 0 5 PNS 3 Honorer
12 Pelaksana 2 0 2 Honorer Untuk PKM induk
kebersihan
B Puskesmas
Pembantu
1 Perawat 2 0 2 PTT Perawat
2 Bidan 3 0 3 PNS Kepala pustu dijabat
bidan
3 Administrasi pustu 0 0 0 PNS Tidak ada
C Polindes
1 Bidan desa 10 0 7 PNS
3 PTT Bidan desa Warungering
,Kradenanrejo,Sumengko,
D Ponkesdes
Perawat Ponkesdes 3 3 Honorer Perawat Desa Kalen,
Warungering, Jatidrojok.

Sarana Penunjang di Puskesmas


- Pusling Roda Empat : 2 buah
- Sepeda Motor : 7 buah
- UGD 24 jam : 4 Tempat Tidur
- Rawat Inap : 12 tempat tidur

8
B. 1. SARANA DAN PRASARANA PUSKESMAS DRADAH

KONDISI
NO JENIS SARANA/PRASARANA JUMLAH RUSAK RUSAK RUSAK
RINGAN SEDANG BERAT
Sarana Kesehatan
1 Puskesmas Pembantu 3 1
2 Polindes 7
3 Ponkesdes 2
3 Rumah Dinas Dokter/Dokter Gigi 1
4 Rumah Dinas Perawat -
5 Rumah Dinas Bidan -
6 Puskesmas Keliling Roda 4 2
7 Sepeda Motor 5 1
8 Gedung UGD dan Rawat Inap 1
9 Gedung Puskesmas Rawat Jalan 1
B Sarana Penunjang
1 Komputer 11 3
2 Printer 6
3 Mesin Ketik
4 Audio set 1
5 Televisi 1
6 Kulkas Vaksin 1
7 Kulkas Reagen 1
8 Bed Pasien
9 Fotometer laboratorium 1
10 Dental unit 2

2. SARANA DAN PRASARANA PENUNJANG PROGRAM DBD DARI


DINKES LAMONGAN.
Dalam rangka menunjang pelaksanaan kegiatan Program P2P DBD di
Puskesmas Dradah, sarana penunjang yang dapat dilihat pada tabel berikut :

9
Tabel 1.Sarana Penunjang Pelaksanaan Kegiatan Program P2P DBD
PENDAMPING
NO JENIS SARANA PENYEDIAAN
PETUGAS 1 PETUGAS 2
1. Alat fogging Dinkes PROGRAMER BIDES
2. Sepatu Dinkes PROGRAMER BIDES
3. Baju Dinkes PROGRAMER BIDES
4. Helm Dinkes PROGRAMER BIDES

10
BAB III

3.1 Hasil Kegiatan Program P2P DBD Di Puskesmas Dradah Tahun 2015 :

Target Pencapaian
Kesenjangan
I PELAYANAN P2P DBD*) Sasaran Riil % Riil %
1 Insidens Kasus DBD Kasus 5 100 5 100 -
2 Prosentase penderita DBD di tangani Orang 5 100 5 100 -
Case Fatality Rate Kasus ( CFR) Penyakit
3
DBD
- Bila Pencapaian ( H ) < Target ( T ) Nilai 5 -
% 100 100
SV = 100 %
- Bila Pencapaian ( H ) > Target ( T ) Nilai 5 -
% 5 100 100
SV = T : H
9,00%
910
4 Angka Bebas Jentik ( ABJ ) % 1000 95 91,00

5 Jumlah wilayah KLB DBD 0 0


Bila peccapaian (H) < Target (T)Nilai 0 0
Desa 5 100 100
SV=100 %
Bila Pencapaian (H) > Target (T) Nilai 0 0
Desa 5 100 100
SV = T : H

11
BAB IV
ANALISA MASALAH

4.1 IDENTIFIKASI MASALAH


Berdasarkan hasil pencapaian kegiatan pada Bab II, maka
permasalahan di program DBD adalah sebagai berikut.
1. Pencapaian hasil kegiatan PSN (angka bebas jentik) di puskesmas Dradah
pada tahun 2015 adalah 90,12 % kurang dari target > 95 %.
2. Berdasarkan hasil survey yang di laksanakan pada bulan desember 2016,
75,81% Fogging masih di butuhkan oleh masyarakat
3. Derdasarkan hasil survey yang di laksanakan pada bulan desember 2016,
84.52% bahwa pelacakan kasus penyakit masih di butuhkan oleh
masyarakat

4.2 PRIORITAS MASALAH


Prioritas masalah dilakukan untuk menentukan suatu masalah dan akan
dicari solusinya. Karena sumber daya yang dimiliki oleh puskesmas terbatas
maka d prioritaskan masalah harus diambil keputusan. Dalam memprioritaskan
masalah program kesehatan DBD di Puskesmas Dradah, kami menggunakan
metode USG dengan jalan mengadakan diskusi untuk menentukan prioritas
masalah, di ikuti koordinator Upaya Kesehatan Masyarakat dan penanggung
jawab program UKM lainnya.
Nilai Rang
No Masalah U S G
Komposit king
Pencapaian hasil kegiatan PSN ( angka bebas
1 jentik )di puskesmas pada tahun 2015 adalah 5 4 5 100 1
90,12 % kurang dari target > 95 % .
Berdasarkan hasil survey yang di laksanakan
2 pada bulan desember 2016 , 75,81% Fogging 4 4 5 80 2
masih di butuhkan oleh masyarakat
Berdasarkan hasil survey yang di laksanakan
pada bulan desember 2016 ,84,52% bahwa
3 4 5 3 60 3
pelacakan kasus penyakit masih di butuhkan oleh
masyarakat
Berdasarkan tabel di atas maka urutan prioritas masalah adalah sebagai
berikut.
1. Pencapaian hasil kegiatan PSN (angka bebas jentik) di puskesmas Dradah
pada tahun 2015 adalah 90,12 % kurang dari target > 95 % .
2. Berdasarkan hasil survey yang di laksanakan pada bulan desember 2016,
75,81% bahwa Fogging masih di butuhkan oleh masyarakat

12
3. Derdasarkan hasil survey yang di laksanakan pada bulan desember 2016,
84,52% bahwa pelacakan kasus penyakit masih di butuhkan oleh
masyarakat

4.3 IDENTIFIKASI PENYEBAB MASALAH


Metode yang digunakan untuk menganalisis akar penyebab masalah
pada upaya program DBD di Puskesmas Dradah adalah dengan menggunakan
metode diagram sebab akibat (Cause and Effect) dari Ishikawa
(Fishbone/Tulang ikan), yaitu mencari penyebab masalah sampai ditemukan
akar penyebabnya kemudian dicari solusinya. Dengan diagram ini, semuanya
menjadi lebih jelas dan memungkinkan kita untuk dapat melihat semua
kemungkinan penyebab dan mencari akar permasalahan sebenarnya. Pada
bagian kepala dituliskan Akibat / masalah yang timbul (Effect) dan pada tulang
- tulang besar dituliska faktor faktor penyebab utama masalah (Cause).
Upaya pencarian akar penyebab masalahnya dengan mencoba
menelusuri faktor penyebab yang berpengaruh terhadap cakupan Pemberdayaan
Masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung. Beberapa faktor akar
penyebab masalah tersebut dikelompokkan dalam berbagai kelompok faktor
internal (sumber daya / manusia) maupun faktor eksternal (lingkungan, metode,
dan material) yang dapat dilihat sebagai berikut :

13
Analisa penyebab Masalah
1. Pencapaian hasil kegiatan PSN ( angka bebas jentik ) di puskesmas Dradah pada tahun 2015 adalah 90,12 % Kurang dari target > 95 % .

Dana Manusia Lingkungan


Kesadaran Kesadaran
petugas jumantik masyarakat Pencapaian hasil
masih rendah terhadap PSN 3 kegiatan PSN (
Dana swadaya dari desa masing- M plus kurang
angka bebas jentik
masing blm sepenuhnya masuk
anggaran desa sepenuhnya )di puskesmas
kanor pada tahun
2015 adalah
90,12 % kurang
dari target > 95 %
Pemeriksaan PJB PJB Kit masih .
masih belum kurang
maksimal

Metode Material

14
2. Berdasarkan hasil survey yang di laksanakan pada bulan desember 2016, 75,81% bahwa Fogging masih di butuhkan masyarakat
Dana Manusia Lingkungan
Masih banyak di jumpai
Pengetahuan sarang vektor nyamuk
Dana Fogging masyarakat tentang aedes aegypti
Terbatas fogging kurang

. Berdasarkan
hasil survey
yang di
laksanakan pada
bulan desember
Alat dan bahan bakar Penyemprotan 2016, 75,81%
fogging Cukup /pengasapan masih bahwa Fogging
di minati masyarakat masih di
butuhkan
mastarakat

Material Metode

15
3. Derdasarkan hasil survey yang di laksanakan pada bulan desember 2016, pelacakan kasus penyakit 84,52 % bahwa pelacakan masih di butuhkan masyarakat

Dana Manusia Lingkungan

Kurangnya pengetahuan Kasus DBD yang


Tidak ada anggaran tentang pelacakan kasus meningkat
untuk dana
pelacakan Derdasarkan hasil
survey yang di
laksanakan pada
bulan desember
2016, pelacakan
kasus penyakit
84,52 % bahwa
pelacakan masih di
butuhkan
masyarakat
Umpan balik dari RS
SOP PE kurang
/ Klinik swasta sering
di pahami
terlambat

Metode Material

16
URAIAN PENYEBAB MASALAH
Dari uraian diagram Fishbone di atas, maka penyebab masalah pada program DBD di tahun 2015 sebagai berikut :

No Masalah Penyebab masalah

1 Pencapaian hasil kegiatan PSN ( angka bebas jentik ) di puskesmas dradah 1. Kesadaran masyarakat terhadap PSN DBD 3 M PLUS kurang
pada tahun 2015 adalah 90,12 % kurang dari target > 95 % . 2. Kesadaran petugas jumantik masih rendah
3. Pemeriksaan PJB belum maksimal
4. PJB KIT masih kurang
5. Dana swadaya dari desa belum sepenuhnya masuk anggaran,
2 Berdasarkan hasil survey yang di laksanakan pada bulan desember 2016 , 1. Pengetahuan masyarakat tentang Fogging masih kurang
75,81% Fogging masih di butuhkan oleh masyarakat 2. Masih banyak di jumpai sarang vektor nyamuk aedes aegypti.
3. Penyemprotan / pengasapan masih di minati masyarakat
4. Dana fogging terbatas
3 Derdasarkan hasil survey yang di laksanakan pada bulan desember 2016 1. Pengetahuan masyarakat tentang pelacakan masing kurang.
,84,52% bahwa pelacakan kasus penyakit masih di butuhkan oleh 2. Kasus DBD yang meningkat.
masyarakat 3. Umpan balik dari RS / Klinik swasta resring terlambat.
4. Tidak ada anggaran untuk dana pelacakan
5. SOP penyelidikan Epidemiologi kurang di pahami.

17
4.4 IDENTIFIKASI DAN PENETAPAN PEMECAHAN MASALAH

SKOR
No Masalah Penyebab Masalah Pemecahan Masalah Nilai Rangking
C A R L
1 Pencapaian hasil kegiatan 1. Kesadaran masyarakat 1. Penyuluhan Masyarakat 4 3 3 3 108 III
PSN ( angka bebas jentik )di terhadap PSN DBD 3 M
puskesmas kanor pada tahun PLUS kurang 2. Pembinaan Kader jumantik
2015 adalah 90,12 % 2. Kesadaran petugas jumantik 3. Pemeriksaan jentik berkala 4 5 3 2 120 II
kurang dari target > 95 masih rendah. setiap bulan
3. Pemeriksaan Jentik berkala 4. mengusulkan anggarkan dana 5 5 4 3 300 1
belum maksimal untuk PSN.
4. PJB KIT masih kurang 3 2 2 2 24 IV
5. Dana swadaya dari desa
masing-mmasing belum
sepenuhnya masuk anggaran
desa.
2 Berdasarkan hasil survey 1. Pengetahuan masyarakat 1. Penyuluhan tentang 4 2 3 2 48 III
yang di laksanakan pada tentang Fogging masih kuran Fogging.
bulan desember 2016 , 2. Masih banyak di jumpai
75,81% Fogging masih di sarang vektor nyamuk aedes 2. Gerakan pengendalian Vetor 4 3 3 3 72 II
butuhkanoleh masyarakat aegypti.
3. Penyemprotan/pengasapan 3. Fogging

18
masih di minati oleh 3 4 3 3 108 I
masyarakat.
4. Dana Fogging terbatas 4. Mengusulkan dana fogging
di tambah. 3 2 2 3 36 IV

3 Derdasarkan hasil survey 1. masyarakat tentang pelacakan 1. Penyuluhan tentang 5 4 2 3 120 III
yang di laksanakan pada masing kurang. Pelacakan.
bulan desember 2016 2. Kasus DBD meningkat 2. Penyelidikan Epidemiologi 5 4 5 5 500 I
,84,52%bahwa pelacakan 3. Umpan balik dari RS / Klinik 3. Kerja sama lintas Program/ 5 4 4 3 240 II
kasus penyakit masih di swasta sering terlambat lintas sektor
butuhkanoleh masyarakat 4. Tidak ada anggaran untuk
dana pelacakan 4. Mengusulkan anggaran dana 3 2 2 3 36 !V
untuk pelacakan

19
Berdasarkan Tabel pemecahan masalah pada program kesehatan DBD di
tahun 2015 sebagai berikut ;
1. Pencapaian hasil kegiatan PSN (angka bebas jentik) di Puskesmas Kanor pada
tahun 2015 adalah 90,12 % kurang dari target > 95 % .
1.4 Penyuluhan Masyarakat.
1.5 Pembinaan Kader jumantik.
1.6 Pemeriksaan jentik berkala.
1.7 Mengusulkan anggaran dana untuk PSN.
2. Berdasarkan hasil survey yang di laksanakan pada bulan Desember 2016,
75,81% bahwa Fogging masih di butuhkan oleh masyarakat
1. Penyuluhan tentang Fogging.
2. Gerakan pengendalian Vetor.
3. Fogging.
4. Mengusulkan dana Fogging di tambah.
3. Berdasarkan hasil survey yang di laksanakan pada bulan Desember 2016,
85,52% bahwa pelacakan kasus penyakit masih di butuhkan oleh masyarakat
1. Penyuluhan tentang Pelacakan.
2. Penyelidikan Epidemiologi.
3. Kerja sama lintas sektor Program / lintas sektor.
4. Mengusulkan anggaran untuk dana pelacakan.

20
BAB V
RENCANA KEGIATAN
TABEL RENCANA USULAN KEGIATAN (RUK) PROGRAM DBD TAHUN 2017
Upa-
Penang- Waktu Sumber
ya Target Kebutuhan Kebutuhan
No Kegiatan Tujuan Sasaran gung Mitra Kerja Pelaksa- Indikator Kinerja Pembia-
keseha Sasa-ran sumber daya anggaran
Jawab naan yaan
tan
1 DBD PE Mengetahui Kasus DBD Desa Pengelola Bidan Januari 100% Tidak ada Swadaya
(Penyelidikan penularan dan (bila ada Program Desember penularan dan
Epidemiologi penyebaran kasus ) DBD penyebaran DBD
) DBD
2 DBD PJB Mengendalika Semua 3x Pengelola Pengelola Bidan Januari ABJ > 95% Swadaya
(Pemeriksaan n popolasi tempat Program Program Desember
Jentik nyamuk aedes penampunga DBD DBD
Berkala) aegyppti n air

Penggerakan Mengendalika 3x Pengelola Pengelola Bidan Januari ABJ > 95% Swadaya
PSN n popolasi Program Program Desember
nyamuk aedes DBD DBD
aegyppti
3 DBD Pembinaan Pengetahuan Kader 3x Pengelola Bidan / April,Juni, Pengetahuan swadaya
Kader kader jumantik Program Perawat Agustus kader jumantik
jumantik jumantik DBD desa bertambah
bertambah
4 DBD Penyuluhan Meningkatkan Masyarakat 1x Pengelola Bidan/ Bulan Juli Masyarakat swadaya
pengetahuan Program Perawat mengerti dan
masyarakat DBD desa paham tentang
apa yang telah di
sampaikan.
5 DBD Fogging Mencegah Desa 2x Pengelola Transfor Bidan/ Januari Tidak terjadi APBD
terjadinya (situasional) Program Petugas Perawat Desember KLB DBD
KLB DBD DBD Desa ,
tenaga
fogging
21
Fogging Mencegah Desa 2x Pengelola Pembelian Bidan/ Januari
terjadinya (situasional) Program BBM Perawat Desember
KLB DBD DBD Desa ,
tenaga
fogging
JUMLAH

22
BAB VI

TABEL RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN (RPK) PUSKESMAS DRADAH PROGRAM DBD TAHUN 2017

Upaya
Target Penang-gung Volume Rincian Sumber
No kesehat Kegiatan Tujuan Sasaran Jadwal Lokasi
sasaran jawab kegiatan pelaksanaan Biaya
an
1 BDB PE Kasus Kasus DBD Desa (Bila Pengelola Januari Tranfort Desa swadaya
(bila ada ada kasus Program DBD Desember petugas dalam
kasus) DBD) rangka PE
2 DBD PJB Semua Semua 3x Pengelola Januari Tranfort Desa swadaya
tempat tempat Program DBD Desember petugas dalam
penampunga penampunga rangka PJB
n air n air
PSN Semua Semua 1x Pengelola Maret Tranfort Desa swadaya
tempat tempat Program DBD petugas dalam
penampunga penampunga rangka PJB
n air n air
3 DBD Penyuluhan Masyarakat Masyarakat 1x Pengelola Bulan Juni Tranfort Desa swadaya
Program DBD petugas dalam
rangka
Penyuluhan
4 DBD Fogging Rumah dan Desa 2x Pengelola Januari Tranfort Desa Swadaya
bangunan (situasional) Program DBD Desember petugas dalam
rangka
Fogging,Pemb
elian bahan
bakar
Fogging Pembelian Desa 2x Pengelola Januari - Pembelian Desa APBD
BBM Program Desember BBM solar +
Bensin
5 DBD Pembinaan Kader Kader 1x Pengelola April, Juni, Transfort P. Kalen Swadaya
Kader Jumantik Jumantik Program DBD Agustus petugas dalam P.Gunungrej
jumantik rangka o

23
pembinaan pustu
Sumengko
PKM Induk
Jumlah

24
BAB VII
PENUTUP

7.1 KESIMPULAN
Dari pembahasan di atas dapat di simpulkan bahwa untuk menangani
penyakit DBD tidak bisa hanya di laksanakan oleh tenaga puskesmas saja
melainkan harus melibatkan pihak terkait dalam hal ini adalah lintas sektor.

7.2 SARAN
Demi teratasinya masalah dari program DBD di harapkan adanya
kerja sama dan peninjauan kembali dari lintas sektor dan lintas program terkait
agar semua kegiatan program DBD dapat mencapai target sesuai dengan yang
telah di tetapkan.

25
PEMERINTAH KABUPATEN LAMONGAN
DINAS KESEHATAN DAERAH
PUSKESMAS DRADAH
Jalan Raya Babat Jombang km 14 Dradah 62272
Telp (0322) 453825 Email :dradahpuskesmas@gmail.com
RENCANA DAN JADWAL KEGIATAN PROGRAM P2P DBD
TAHUN 2017

Nama Program : P2P DBD


Penanggung jawab program : Yayuk Kristianingrum AMd.Keb.

N BULAN
JENIS KEGIATAN KETERANGAN
O 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Penyelidikan Bila ada kasus DBD
1 x x x x x X x x x x x x
Epidemiologi
Dilakukan setiap bulan,
Pemeriksaan
2 x x x x x X x x x x x x pelaporan 3 bln sekali setiap tgl
Jentik Berkala
25
3 Penyuluhan X Mengikuti jadwal posyandu
Menidak lanjuti hasil PE yang
4 Fogging x x x x x X x x x x x x
perlu tindakan fongging
Pembinaan Kader Pembinaan kader jumantik Pustu
Jumantik Kalen,Pustu Gunungrejo,Pustu
- Pustu Kalen 24 Sumengko
5
- Pustu Gunungrejo 20 20
- Pustu Sumengko 20 20
- Puskesmas Induk 19

26
PEMERINTAH KABUPATEN LAMONGAN
DINAS KESEHATAN DAERAH
PUSKESMAS DRADAH
Jalan Raya Babat Jombang km 14 Dradah 62272
Telp (0322) 453825 Email :dradahpuskesmas@gmail.com

RENCANA DAN JADWAL KEGIATAN PENYULUHAN


PROGRAM DBD TAHUN 2017

Bulan
No Kegiatan / Desa Ket
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Penyuluhan / Pelks
1 Dradahblumbang 12 Bidan/
2 Kalen 12 Perawa
3 Mojodadi 9 Di desa
4 Warungering 14
5 Mlati 12
6 Jatidrojok 14
7 Gunungrejo 10
8 Kradenanrejo 11
9 Sumengko 13
10 Sukomalo 13

27
PEMERINTAH KABUPATEN LAMONGAN
DINAS KESEHATAN DAERAH
PUSKESMAS DRADAH
Jalan Raya Babat Jombang km 14 Dradah 62272
Telp (0322) 453825 Email :dradahpuskesmas@gmail.com

JADWAL KEGIATAN PEMERIKSAAN JENTIK BERKALA


PROGRAM DBD TAHUN 2017

Bulan
No Kegiatan / Desa Ket
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Pemeriksaan Jentik Berkala Pelak-san
Kader
1 Dradahblumbang 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 Jumantik
2 Kalen 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8
3 Mojodadi 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10
4 Warungering 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10
5 Mlati 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18
6 Jatidrojok 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10
7 Gunungrejo 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20
8 Kradenanrejo 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24
9 Sumengko 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14
10 Sukomalo 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20

28