Anda di halaman 1dari 3

Motivasi saya menjadi nusantara sehat ialah saya ingin menambah pengalaman saya karena saya

merasa pengalaman selama dua tahun di tempat penugasan nantinya, akan menjadi pengalaman luar
biasa yang akan saya dapatkan dalam hidup saya. Saya juga merasa perlu mengaplikasikan ilmu yang
telah saya dapatkan di bangku perkuliahan terutama didaerah pinggiran yang masyarakatnya masih
belum mengerti mengenai masalah kesehatan. Saya ingin menjadi manusia yang bermanfaat yang dapat
memberikan sesuatu kepada orang lain karena sebaik-baiknya manusia ialah yang dapat bermanfaat
untuk orang lain. Saya merasa belum melakukan apa-apa untuk negara saya, jadi saya perlu
mengabdikan diri saya untuk dapat membantu dan ikut andil dalam menaikkan derajat kesehatan
masyarakat dan siap ditempatkan dimana saja dan saya akan melakukan tugas sesuai kemampuan yang
saya miliki. Selain itu keluarga saya juga memberikan saya dukungan penuh dalam mengikuti nusantara
sehat karena menurut mereka ini merupakan pengalaman yang berharga untuk diri saya sendiri maupun
untuk orang lain.

Menurut saya tantangan terbesar yang pernah saya hadapi dalam pendidikan yang saya tempuh adalah
pada saat saya akan menyelesaikan tugas akhir saat duduk di bangku perkuliahan. Menurut saya
disinilah kesabaran saya diuji. Dimulai dari pengajuan judul yang bisa dibilang tidak terlalu mulus karena
saya harus berulang kali menghadap ke dosen pembimbing baru judul saya disetujui. Setelah itu saya
mulai menyusun dan mencari data untuk memperkuat data penelitian yang saya miliki sampai harus
setiap hari kekampus untuk bimbingan. Disini kesabaran saya mulai teruji lagi dimana dosen
pembimbing saya yang tidak memiliki jadwal tetap kekampus karena pada saat itu kesehatannya
terganggu, jadi saya sebagai yang memerlukan dosen pembimbing harus menunggu kedatangannya
dikampus setiap hari. Setelah kesehatannya membaik Alhamdulillah bimbingan saya lancar sampai saya
menyelesaikan skripsi saya. Menurut saya saat seperti inilah saat-saat yang menjadikan kita dewasa
karena meski menunggu tanpa kejelasan dan tidak menyerah, percayalah kesabaran akan dibalas
dengan hasil yang maksimal.

Prestasi terbesar yang pernah saya raih dalam pendidikan ialah selama menjalani pendidikan di Fakultas
Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo saya pernah mewakili fakultas saya dalam lomba paduan
suara se Universitas Halu Oleo dan mendapatkan juara pertama. Selain itu seperti mahasiswa lainnya
saya lulus dengan predikat pujian yaitu dengan IPK 3.55.Saat di perguruan tinggi saya terlibat dalam
berbagai macam organisasi kemahasiswaan yaitu Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dan Epidemiologi
Community. Dalam organisasi HMJ banyak kegiatan- kegiatan kemahasiswaan yang saya ikut ambil andil
di dalamnya. Sedangkan pada Epidemiology Community kegiatannya lebih kepada kegiatan peminatan
yang saya ambil di fakultas kesehatan masyarakat yaitu peminatan epidemiologi. Saya juga pernah
mengikuti organisasi Palang Merah Remaja (PMR) saat Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah
Menengah Atas, disana banyak ilmu yang saya dapatkan berhubungan dengan kemanusiaan dan
pertolongan pertama. Saya juga pernah bergabung di salah satu komunitas yang di naungi salah satu
perusahaan Koran ternama di Kendari sebagai pengurus.
Pengalaman saya terlibat dalam pemberdayaan masyarakat yaitu saya memiliki pengalaman dari
kegiatan belajar lapangan saat di bangku perkuliahan. Kegiatan yang dilakukan saat itu adalah praktek
lapangan di desa terpencil. Saat itu tim saya berjumlah 14 orang kami mendapatkan penempatan di
salah satu desa yang berada ditengah laut, butuh sekitar 5-10 menit menggunakan perahu untuk bisa
sampai di desa tersebut. Kegiatan yang tim saya lakukan adalah lebih mengarah ke kegiatan preventif
karena pada dasarnya kami dari ranah preventif. Tetapi belajar dari pengalaman tersebut, saya sadar
bukan hanya tindakan preventif yang harus dilakukan untuk memenuhi derajat kesehatan masyarakat
namun juga harus dibarengi dengan tindakan kuratif, sehingga nantinya dapat tercipta derajat
kesehatan masyarakat yang lebih baik di masa depan. Saya juga pernah mengikuti kegiatan Kuliah Kerja
Nyata selama 45 hari, tim saya berjumlah 6 orang yang berasal dari fakultas yang berbeda tetapi meski
berbeda kami memiliki tujuan yang sama dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Saya ingin menambah pengalaman karena saya merasa pengalaman selama dua tahun di tempat
penugasan nantinya,akan menjadi pengalaman luar biasa yang akan saya dapatkan dalam hidup .Saya
juga merasa perlu mengaplikasikan ilmu yang telah saya dapatkan di bangku perkuliahan terutama
didaerah pinggiran yang masyarakatnya masih belum mengerti mengenai masalah kesehatan.Saya ingin
menjadi manusia yang bermanfaat yang dapat memberikan sesuatu kepada orang lain.keluarga saya
juga memberikan saya dukungan.

Saat saya akan menyelesaikan tugas akhir adalah tantangan terbesar yang saya hadapi.Menunggu dosen
yang pembimbing yang saat itu kondisi kesehatan sedang tergangu dan pada saat yang bersamaan batas
waktu yudisium sudah sangat dekat.Disinilah kesabaran saya diuji, dimana saya hanya bisa melihat
teman-teman yang lain sudah selesai ujian skripsi dan saya masih dengan dokument yang masih perlu
direvisi,tapi saya sabar dan ikhlas menerima mungkin sudah ini jalannya untuk wisuda periode
berikutnya.

saya pernah mewakili fakultas saya dalam lomba paduan suara se Universitas Halu Oleo dan
mendapatkan juara pertama. Selain itu seperti mahasiswa lainnya saya lulus dengan predikat pujian
yaitu dengan IPK 3.55.Saat di perguruan tinggi saya terlibat dalam berbagai macam organisasi
kemahasiswaan yaitu Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dan Epidemiologi Community.Saya juga
pernah mengikuti organisasi Palang Merah Remaja (PMR) saat Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah
Menengah Atas

Kegiatan yang dilakukan adalah praktek lapangan di desa terpencil.Saat itu tim saya berjumlah 14 orang
kami mendapatkan penempatan di salah satu desa yang berada ditengah laut, butuh sekitar 5-10 menit
menggunakan perahu untuk bisa sampai di desa tersebut. Kegiatan yang tim saya lakukan adalah lebih
mengarah ke kegiatan preventif karena pada dasarnya kami dari ranah preventif.Tetapi saya sadar
bukan hanya tindakan preventif yang harus dilakukanuntuk memenuhi derajat kesehatan masyarakat.
Sebagai sarjana kesehatan masyarakat saya bisa berkontribusi tentang mempromosikan masalah
kesehatan kepada masyarakat.Saya juga merasa perlu mengaplikasikan ilmu yang telah saya dapatkan di
bangku perkuliahan hal-hal tersebut secara tidak langsung dapat memberikan kontribusi bagi
peningkatan kesehatan dalam masyarakat. Sebab dengan adanya berbagai penyuluhan serta informasi
yang diberikan maka akan muncul kesadaran dalam diri masyarkat untuk lebih memperhatikan dan
meningkatkan kesehatannya.