Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN

PRAKTIKUM INSTRUMENTASI

DOSEN PENGAMPU: Bekti Wulandari, M.Pd

RANGKAIAN KONVERTER ZERO & SPAN

OLEH:

ALWI WIDI PRADANA

NIM. 15507134032 / B2

TEKNIK ELEKTRONIKA FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

2016
TUJUAN
Setelah praktek ini mahasiswa di harapkan dapat :
1 Menjelaskan cara kerja rangkaian converter zero & span.
2 Menggambarkan kurva transfer tegangan zero-span.
3 Menjelaskan pengaruh perubahan tegangan referensi terhadap kurva transfer.
4 Menjelaskan pengaruh RSPAN pada kurva transfer.

TEORI SINGKAT
Konsep koverter ZERO-SPAN dapat direalisasikan dengan penguat inverting-
summer (penguat penjumlah inverting). Konverter Zero-Span dapat dilihat dari gambar
berikut :

Gambar.1. Rangkaian dasar Zero-Span


Penguat ini mempunyai input 2 buah, yaitu : (1) Ein diberikan pada input inverting
disambung seri dengan Ri, sebuah tahanan potensiometer, agar gain dapat diatur dengan
mudah.

Gain=

(2) Tegangan referensi atau penguat Zero, diberikan dari tegangan + V, yang disambung
seri dengan Ros, sebuah potensiometer penguat zero offset, dengan gain :

Gain=

Dengan demikian maka tegangan Eout 1, yang merupakan keluaran dari A1, adalah:

Eout1=

Dari gambar 4 dapat pula diperoleh tegangan Eout2, yang merupakan kebalikan tanda
dari Eout1, yaitu :

Eout2= + +

Hal ini disebabkan oleh adanya gain dari penguat A2, sebesar gain = -1
Bandingkan persamaan Eout1 dan persamaan Eout2 dengan persamaan garis linier
Y = mX + b
Dimana : m = Rf/Rin adalah, slope atau span atau gain
b = Rf/Ros V adalah Y intercept
Yintercept = perpotongan kurva sumbu Y
Atau offset atau Zero
Dengan kata lain bila Ein = 0 (Zero), maka Eout = Rf/Ros V.

ALAT DAN DAN BAHAN


1) Power supply DC
2) Socket IC
3) Papan hubung dan kawat hubung
4) IC 741
5) Resistor : 10K 2 buah
100K potensiometer, 10K potensiometer
100K 1 buah
1K 1 buah
470 1 buah
6) Multimeter

LANGKAH KERJA
Percobaan I.Mencari kurva transfer tegangan input dan tegangan output
1. Menyiapkan rangkaian seperti gambar berikut ini

2. Memberikan catu daya 15 V pada kaki IC (4 dan 7)


3. Atur potensiometer 10K sehingga tegangan referensi = 0Volt(Vref diukur
terhadap titik 0V).
4. Mengatur Vin = 0V kemudian mengamati tegangan beban Vo1.
5. Mengatur Vin = 0 sampai 10 V, dengan kenaikan setiap 1 Volt dan mengamati
tegangan output sedangkan Vref tetap pada posisi 0 Volt.
6. Buatlah tabel pengamatan hubungkan antara Vin dan I (beban) seperti tabel 1.
Percobaan II.Pengaruh tegangan referensi terhadap kurva transfer.
1. Dengan rangkaian seperti gambar 1 diatas , lakukan Pengaturan tegangan
referensi.
2. Menyiapkan pengukuran tegangan referensi terhadap ground (0).
3. Dengan melakukan perubahan Vin mulai 0V 10V dengan kenaikan setiap 1 volt.
Isikan data pengukuran tegangan ouput pada Tabel 2.
4. Dari data Tabel 2 buatlah kurva transfernya.
Percobaan III.Pengaruh tahanan span terhadap kurva transfer
1. Mengulangi percobaan II untuk tahanan SPAN bervariasi (dengan cara mengubah
Rin sesuai) berturut-turut : 100K, 75K, 50K, 25K, 10K, dan 5K.
2. Masukan pada Tabel 3.buatlah urva transfernya.

DATA PERCOBAAN
Percobaan pada isis/proteus

Tabel 1. Hubungan tegangan input dengan tegangan output

Vin 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Vo1 - -1,6 -3,6 -4,5 -5,8 -7 -8,8 -10 -11 -12 -12,5
V02 - +1,6 +3,6 +5,2 +6,4 +7,4 +9,2 +11 +11 +12 +12,5
Tabel 2. Tegangan output (Volt) dalam berbagai nilai Vref
Vin -10 V -8V -6v -4V -2V 0V 2V 4V 6V 8V
1V -11,5 -11,5 -11 -11 -11 +1,6 +12,5 +12,5 +12,5 +12,5
2V -11,5 -11,5 -11 -11 -11 +3,2 +12,5 +12,5 +12,5 +12,5
3V -11,5 -11,5 -11 -11 -11 +4,8 +12,5 +12,5 +12,5 +12,5
4V -11,5 -11,5 -11 -11 -11 +6,4 +12,5 +12,5 +12,5 +12,5
5V -11,5 -11,5 -11 -11 -11 +8 +12,5 +12,5 +12,5 +12,5
6V -11,5 -11,5 -11 -11 -10,5 +9,2 +12,5 +12,5 +12,5 +12,5
7V -11,5 -11,5 -11 -11 -10 +10 +12,5 +12,5 +12,5 +12,5
8V -11,5 -11,5 -11 -11 -8 +10 +12,5 +12,5 +12,5 +12,5
9V -11,5 -11,5 -11 -11 -7,5 +11 +12,5 +12,5 +12,5 +12,5
10 V -11,5 -11,5 -11 -11 -5,6 +12 +12,5 +12,5 +12,5 +12,5

Tabel 3. Tegangan output (volt) dalam beberapa harga R span


47 K 37 K 27 K 15 K 10 K 5K
V in
Ohm Ohm Ohm Ohm Ohm Ohm
1V 12,5 12,5 12,5 12,5 12,5 12,5
2V 12,5 12,5 12,5 12,5 12,5 12,5
3V 12,5 12,5 12,5 12,5 12,5 12,5
4V 12,5 12,5 12,5 12,5 12,5 12,5
5V 12,5 12,5 12,5 12,5 12,5 12,5

Pertanyaa:
1. Hubungan antara Vin dan Vout pada percobaan I adalah linier.

Chart Title
15

10

0
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
-5

-10

-15

Vo1 Vo2

Gambar.3. Kurva hubungan Vin dan Vout


2. Pengaruh tegangan referensi terhadap kurva transfer pada percobaan II
Misal dengan Vin = 7 volt dan RSPAN = 100k;
Saat Vref = -2 volt, Vin = 7 volt , Vout = -10 volt (hasil pengamatan praktik)
Jika dihitung secara teori,
Vout = -((Vref x gainVref) + (Vin x gainVin)) summer inverting
100K 100K
= - (4 volt x 10K ) - (9 volt x100K )
= 40 volt 9 volt
= 31 volt (Sedikit jauh dari pengamatan)
Hasil percobaan: 12,5 volt

Chart Title
15

10

0
1 2 3 4 5 6 7 8 9
-5

-10

-15

-10 V -8V -6v -4V -2V 0V


2V 4V 6V 8V

Gambar.4. Kurva hubungan Vin dan Vout


3. Pengaruh variasi tahanan SPAN pada kurva transfer dari percobaan III adalah memperbesar
atau memperkecil gain.
Misal dengan Vin = 2 volt dan Vref = 0 volt
Saat RSPAN = 5k, Vin = 2 volt , Vout = 12,5 volt (hasil pengamatan praktik)
Jika dihitung secara teoritis,
Vout = -((Vref x gainVref) + (Vin x gainVin)) summer inverting
100K 100K
= - (0 volt x 10K ) - (2 volt x 10K )

= 0 volt 20 volt
= 20 volt ( jauh berbeda dengan hasil pengamatan praktik)

=12,5 volt (praktikum)


Chart Title
14

12

10

0
1 2 3 4 5

47 K Ohm 37 K Ohm 27 K Ohm 15 K Ohm 10 K Ohm 5 K Ohm

Gambar.4. Kurva hubungan Vin dan Vout

Analisa
Pada percobaan diatas pada hasil perhitungan berbanding jauh pada teori dan
praktik namun setelah kami lakukan simulasi di proteus nilai yang keluar pada output
mendeati nilai praktik

Ket: percobaan ke II : Vref = +8,02 volt


Vin = 5 Volt
Output=13,5 Volt
Pada hasil simulasi proteus dan praktik ( 13,5 dan 12,5)
Laporan Sementara
KESIMPULAN
1. Rangkaian koverter ZERO-SPAN dapat dikembangkan dengan penguat inverting-
summing(penjumlahan).
2. Hubungan antara Vin dengan Vot pada rangkaian zero span adalah linier.
DAFTAR PUSTAKA
http://pentassaya.blogspot.co.id/2014/12/penguat-inverting-dan-non-inverting.html di akses
[29 oktober 2016] pada jam [19:16].