Anda di halaman 1dari 2

TUGAS SOAL

HUKUM KETENAGAKERJAAN
FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS ISLAM RIAU

DISUSUN OLEH :
BUANA SHYNTIA RANI
(151010165
1. Jelaskan makna Pasal 27 Ayat (2) UUD 1945, dihubungkan dengan ketenagakerjaan ?
- Pasal 27 ayat 2 berbunyi : Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan
penghidupan yang layak.
Maknanya, pasal ini memencarkan persamaan akan keadilan sosial dan kerakyatan. Ini
berarti hak asasi ekonomi warga negara dijamin dan diatur pelaksanaanya serta setiap
warga negara indonesia berhak mendapatkan pekerjaan yang layak.Pekerjaan yang
sesuai dengan keahlian serta minatnya dan bukan pekerjaan yang di paksakan
kepadanya.Jadi tidak boleh seseorang melakukan pekerjaan karena terpaksa.Apalagi
kerja paksa seperti jaman penjajahan.
2. Apa makna pentingnya perjanjian kerja dalam hubungan kerja. Perjanjian mana yang lebih
menjamin kepastian hukum antara perjanjian tertulis dengan perjanjian lisan. Jelaskan
alasan hukumnya ?
- Perjanjian kerja adalah suatu perbuatan dengan mana satu orang atau lebih
mengigatkan dirinya terhadap satu orang atau lebih (pasal 1313 KUHPerdata).
- Menurut perjanjian ini kedudukan antara kedua belak pihak sama dan seimbang, makna
pentingnya dalam hubungan kerja adalah perjanjian kerja bagian dari hubungan kerja
atau mempunyai kedudukan yang sama dan saling berkaitan dan dipertegas lagi dalam
Pasal 1 ayat 15 UU No. 13/3003 Hubungan kerja sendiri adalah hubungan antara
pengusaha dengan pekerja/buruh berdasarkan perjanjian kerja, yang mempunyai unsur
pekerjaan, upah, dan perintah. Dan hubungan kerja terjadi karena adanya perjanjian
kerja antara pengusaha dengan pekerja/buruh (Pasal 50 UU No. 13/2003).
- Perjanjian mana yang lebih menjamin kepastian hukum antara perjanjian tertulis
dengan perjanjian lisan menurut dasar hukumnya Pasal 1 ayat 21 UU No. 13/2003,
perjanjian kerja dibuat secara tertulis atau lisan. Pada prinsipnya perjanjian kerja dibuat
secara tertulis, namun melihat kondisi masyarakat yang beragam dimungkinkan
perjanjian secara lisan. Perjanjian kerja yang dipersyaratkan secaa tertuilis harus sesuai
dengan peraturan perundnag undangan yang berlaku, jenis jenisnya, antara lain :
perjanjian kerja waktu tertentu, antara kerja antar daerah, antara kerja antar Negara,
dan perjanjian kerja laut.
3. Jelaskan syarat syarat sah perjanjian kerja. Kapan perjanjian kerja batal demi hukum,
jelaskan ?
- Untuk mempunyai kekuatan hukum yang dapat dipatuhi oleh para pihak, maka
perjanjian /persetujuan harus bersifat legally binding yaitu sesuai dengan syarat syarat
yang berdasarkan UU yang berlaku. Syarat sahnya suatu perjanjian/persetujuan
haruslah sesuai dengan syarat sahnya suatu perjanjian/persetujuan haruslah sesuai
dengan syarar syarat yang ditentukan dalam Pasal 1320 KUHPerdata, supaya terjadi
sutau perjanjian yang sah, perlu dipenuhi empat syarat :
1. Kesepakatan mereka yang mengikatkan dirinya
2. Kecakapan untuk membuat suatu perikatan
3. Suatu pokok persoalan tertentu
4. Suatu sebab yang terlarang