Anda di halaman 1dari 2

Contoh Soal :

Fisi

19. Kita dapat mengetahui kenapa 235U mudah mengalami fisi sedangkan 238U susah
mengalami fisi dari perhitungan berikut

(a) Temukan perbedaan energi antara 235U + n dengan 236U

(b) Temukan perbedaan energi antara 238U+n dengan 239U

perbedaan energi tersebut merupakan energi eksitasi

(c) bandingkan hasil (a) dan (b) dan jelaskan mengapa 235U akan mengalami fisi dengan
neutron berenergi rendah sedangkan 238U memerlukan neutron dengan energi sebesar 1
hingga 2 MeV agar bisa mengalami fisi.

Diketahui

m(235U) = 235.043930 u. m(236U) = 236.045568 u. m(238U) = 238.050788 u. m(239U) =


239.054293 u dan m(n) = 1.008665 u

Jawab :

(a) = [( 235) + () ( 236)] 2


= (235,043930 u + 1,008665 u 236,045568 u) (931,5 ) = 6,546

(b) = [( 238) + () ( 239)] 2


= (238,050788 u + 1,008665 u 239,054293 u) (931.5 ) = 4,807

(c) Energi eksitasi pada 235U sudah cukup agar dapat terjadi reaksi fusi. Agar 238U dapat
memiliki probabilitas yang sama dengan 235U untuk mengalami fusi, maka ia
memerlukan energi tambahan sekitar 1,7 MeV. Energi ini didapat dari energi kinetik
neutron yang mengenai inti 238U. Agar 238U dapat mengalami fisi, energi eksitasi harus
berkisar antara 5 hingga 6 MeV, sehingga energi kinetik neutron harus berkisar antara 1
hingga 2 MeV.
Contoh soal fusi

24. (a) Jika sebuah reaktor fusi dapat mencapai waktu pengurungan selama 0,6 detik, Berapa
kerapatan partikel minimum yang dibutuhkan?

Jawab :

Kriteria Lawson

1020 . 3

1020 . 3 1020 . 3
= = 1,67 1020 3
0,6

Contoh soal fisi :

Buktikan bahwa reaksi fusi D-T menghasilkan energi 17,6 MeV

Diketahui m(2H) = 2.014102 u. m(3H) = 3.016049 u. m(4H) = 4.002603 u dan m(n) =


1.008665 u

Jawab :

= 2 = [( 2) + ( 3) ( 4) ()] 2


= [(2.014102 u + 3.016049 u 4.002603 u 1.008665 u) (931,5 ) = 17,6