Anda di halaman 1dari 25

Instrumen Penilaian Standarisasi Buku Ajar

Spesifikasi Buku

Judul : Transformasi Risinoleat Minyak Kastor Menjadi Berbagai Senyawa Yang Lebih Bermanfaat

Penulis : Marham Sitorus

Penerbit : plantaxia

Tahun : 2016

Penilai : Kelompok 2 ( Hariani Siregar, Julia Mardhiya, Lenni Khotimah Harahap, Nadia Armina Ramud)

LEMBAR PENILAIAN

1
BUKU TEKS BERDASARKAN BADAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN

PETUNJUK PENGISIAN FORMAT ANALISIS BUKU TEKS


1. Siapkan Buku teks yang akan dianalisis!
2. Baca dan Analisis setiap bagian dari Buku teks !
3. Tuliskan hasil analisis terhadap Buku teks tersebut berupa PENILAIAN dengan cara membubuhkan tanda checklist () pada kolom angka :;
1 : Jika anda SANGAT TIDAK SETUJU dengan deskripsi pada kolom sub komponen terkait dengan Buku yang anda analisis
2. Jika anda TIDAK SETUJU dengan deskripsi pada kolom sub komponen terkait dengan Buku yang anda analisis
3. Jika anda SETUJU dengan deskripsi pada kolom sub komponen terkait Buku yang anda analisis
4. Jika anda SANGAT SETUJU dengan deskripsi pada kolom sub komponen terkait Buku yang anda analisis
4. Berdasarkan hasil analisis, tuliskan alas an penilaian anda. Jika penilaian anda 1 , 2 dan 3 berikan SARAN PERBAIKAN.

I. KELAYAKAN ISI
PENILAIAN ALASAN PENILAIAN SARAN PERBAIKAN
KOMPONEN SUB KOMPONEN DAN DESKRIPSINYA
1 2 3 4

A. Cakupan 1. Keluasan Materi : Materi yang diuraikan sesuai


Materi Materi yang diuraikan mencerminkan substansi dengan tujuan penulisan
materi yang terkandung dalam tujuan bukuteks yang buku teks. Adapun tujuan
dianalisis buku teks terlihat dari judul.
Judul yang ada sesuai dengan
isi buku yang membahas
menganai transformasi
risnoleat minyak kastor
menjadi berbagai senyawa
yang bermanfaat

2
2. Kedalaman Materi : Pada bagian kata pengantar
Materi diuraikan mulai dari pengenalan konsep dijelaskan secara singkat
sederhana menuju konsep lebih rumit serta mengenai isi buku buku.
menunjukkan keterkaian antar konsep dan penerapan Kemudian pada BAB 1
konsep sesuai tujuan bukuteks. dijelaskan secara umum apa
itu minyak kastor dan
sumber dari minyak kastor.
Selanjutnya pada BAB II
dijelaskan lebih kompleks
mengenai transformasi
risinoleat minyak kastor
menjadi senyawa yang lebih
bermanfaat

B. Keakuratan 1. Akurasi Fakta : Informasi yang disajikan


Fakta atau peristiwa yang disajikan rasional dan dalam buku ini didasarkan
sesuai dengan kenyataan. pada temuan ilmiah dari hasil
penelitian sehingga dapat
dikatakan bahwa fakta
disajikan secara rasional dan
sesuai dengan kenyataan

2. Akurasi Konsep : Buku ini spesifik membahas


Konsep yang disajikan sesuai dengan definisi yang minyak kastor terutama pada
berlaku dalam bidang ilmunya dan tidak aspek kimianya. Konsep
menimbulkan banyak tafsir yang di sajikan sesuai
dengan bidang ilmu kimia
dan tidak menimbulkan
multitafsir

3
3. Akurasi Prinsip/Hukum : Prinsip/hukum yang
Prinsip/hukum yang disajikan sesuai dengan disajikan sesuai dengan
prinsip/hukum yang berlaku dalam bidang ilmunya bidang ilmu kimia.
secara tepat.

4. Akurasi Prosedur/Metode : Prosedur/metode yang


Prosedur/Metode yang disajikan dapat diterapkan disajikan juga jelas dan
secara runtut dan benar. runut. Sehingga pembaca
yang ingin mengulang
kembali prosedur dapat
dilakukan dengna baik
karena informasinya jelas.

5. Akurasi Teori : Teori yang dikemukakan


Teori yang berlaku sesuai dengan bidang ilmunya. sesuai dengna ilmu kimia.

6. Keterkaitan Antara Fakta dan Konsep : Eksperimen yang diuraikan


Eksperimen yang diuraikan dalam teks dapat menghasilkan fakta yang
menghasilkan fakta yang dapat diamati dan dapat dapat diamati. Hal ini juga
digeneralisasikan menjadi konsep yang mudah terlihata danaya gambar yang
dipahami. menunjukkan secara fisik
hasil hari pengamatan serta
informasi yang jelas dari
hasil reaksi kimia yang
terjadi

4
C. Kemutahiran 1. Kesesuaian dengan Perkembangan Ilmu Materi yang disajikan up to
Materi yang disajikan up to date sesuai dengan date karena tanaman jarak
perkembangan ilmu kimia terkini. merupakan komoditi
perkebunan yang banyak di
budidayakan. Sehingga hasil
dari penelitian yang
kemudian jadikan buku
sangat bermanfaat bagi para
pembaca.

2. Keterkinian : Contoh yang disajikan belum Menambahkan contoh yang


Materi, contoh dan latihan yang disajikan relevan dan menunjukkan peristiwa dan lebih kontekstual dengan
menarik serta mencerminkan peristiwa, kejadian dan kejdian erkini terkait dengan permasalahan saat ini
kondisi terkini. pemanfaat risinoleat minyak
kastor

3. Kutipan Up to date : Kutipan yang digunaka


Kutipan dalam teks relaven dengan materi yang penulis cukup up to date.
diuraikan dan valid serta up to date dan bersumber Terlihat dari sumber pusataka
pada pustaka yang digunakan. yang digunakan sebagian
besar berasal diatas tahaun
2000an. Referensi yang
digunakan berupa jurnal-
jurnal hasil penelitian.

4. Satuan Yang Digunakan : Satun yang digunakan


Satuan yang digunakan, baik satuan dasar maupun mengunakan satuan
satuan turunan menggunakan satuan internasional internasioanl. Adapaun yang
(SI), kecuali yang tidak ada pada satuan SI. tidak sesuai dengan
kesepatan internasional
mengenai lambang kimia.

5
D. Menumbuh 1. Menumbuhkan Semangat Kewirausahaan : Buku ini bermanafaat untuk
kan karakter Memotivasi pembaca untuk bekerja keras dan maju menumbuhkembangkan
Produktif melalui contoh-contoh industri yang penting untuk semangat berwirausaha dari
kehidupan dan perekonomian. informasi yang tersedia.
Misalnya pembuatan sabun
dari minyak kastor.

2. Menumbuhkan Etos Kerja : Informasi yang rinci dan


Memotivasi pembaca untuk disiplin dalam belajar jelas mendorong pembaca
dan bekerja, melalui contoh-contoh cara kerja untuk memahami metode
kimiawan dalam menghasilkan temuan. ilmiah yang digunakan untuk
menemukan sesuatu.

3. Menumbuhkan Semangat Inovasi, Kreativitas dan Jika dibaca sekils buku ini Pembahasan lebih sederhana
Berpikir Kritis : kurang memotivasi pembaca sehingga jangkauan pembaca
Memotivasi pembaca menghasilkan karya-karya dan nntuk mencari jawaban dari semakin luas.
gagasan baru serta mencari jawaban wacana dalam wacana yang terdapat dalam
buku. buku.

4. Menumbuhkan Daya Saing : Uraian dari tulisan buku ini


Uraian, metode dan prosedur yang disajikan cukup memotivasi pembaca
memotivasi pembaca untuk menghasilkan sesuatu untuk memcoba produk baru.
yang memiliki nilai lebih atau nilai tambah
dibandingkan produk lain..

6
E. Merangsang 1. Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu : Buku ini mampu merangsang
Keingintahu- Uraian, metode dan prosedur merangsang pembaca pembaca berpikir lebih jauh,
an (Curiosity) bepikir lebih jauh. dikarenakan setiap bab yang
disajikan dengan lengkap,
seperti pada bab 1 dimulai
dari pengenalan morfologi
tanaman jarak, komposisi ,
krakteristik, pola fragmentasi
risinoleat, berbagai
transformasi senyawa
risinoleat. Namun yang
menarik didalam buku ini
setiap bab dipaparkan hasil
analiisis uji setiap senyawa
misalnya pada analisis kadar
risinoleat dan linoleat awal
thdap 4 sampel minyak jarak
dianalisis dengan
menggunakan kromatografi
gas, spektra MS yang
menunjukkan gugus fungsi
suatu senyawa juga
dipaparkan dengan jelas

7
2. Memberi Tantangan Untuk Belajar Lebih Jauh: Didalam setiap sub bab buku
Memotivasi pembaca untuk melakukan penyelidikan terdapat beberapa tabel atau
atau mencari informasi lebih lanjut atau lebih lengkap pun gambar , seperti
dari yang sudah tercantum pada buku. mencantumkan komposisi
minyak kastor, sifat fisika
dan kimia minyak kastor,
hasil analisis minyak kastor
dsb.

Penjelasan gambar maupun


tabel mampu membuat
pembaca menjadi lebih
penasaran. Seperti pada
pembuatan azeleat dari
risinoleat minyak kastor
terdapat pengujian spektra
FTIR untuk melihat
kandungan gugus organik
apa yang paling menonjol
pada risinoleat

8
G. Mengembang 1. Mengembangkan Kecakapan Personal Saya setuju , buku ini
kan Uraian, metode dan prosedur yang disajikan mampu membantu
Kecakapan memotivasi pembaca mengenal kelebihan dan merangsang pembaca
Hidup (Life kekurangan diri serta mendorong untuk berpikir kritis, menganalisis
Skill)
mengembangkan diri sendiri sebagai pribadi mandiri, setiap objek penelitian
makhluk sosial dan makhluk ciptaan Tuhan. (minyak kastor dan senyawa
lainnya ), karena banyak
pengetahuan yang didapat
dimulai dari pengenalan
tanaman jarak, transformasi
tanaman jarak menjadi
senyawa yang lain ,
membuat kita lebih kritis
dalam mengembangkan /
meneliti tanaman jarak yang
sering kita temukan di daerah
kita sangat bermanfaat ,
berkat peneitian yang
dilakukan.

9
2. Mengembangkan Kecakapan Sosial : Saya setuju, dikarenakan
Uraian, metode dan prosedur yang disajikan setiap sub bab yang
mendorong pembaca untuk berkomunikasi, memaparkan keadaan fisik
berinteraksi dan bekerja sama dengan orang lain. dan sifat kimia dari minyak
kastor ini mampu membuat
kita untuk bisa saling kerja
sama misalkan dalam
melakukan berbagai uji
analitik sperti pengujian
spektra FTIR, pengujian
kromatogram minyak kastor.
Yang merangsang kita untuk
saling berinteraksi dan
bertukar pikiran dalam
proses pengerjaannya

10
3. Mengembangkan Kecakapan Akademik: Buku ini mampu digunakan
Uraian, metode dan prosedur yang disajikan sebagai bahan literatur dalam
memotivasi pembaca untuk menggali dan pembuatan karya ilmiah
memanfaatkan informasi dalam menyelesaikan ditandai dengan berbagai
masalah dan membuat keputusan dalam kerja ilmiah. info yang ada, seperti pada
setiap penjelasan di sub bab
seperti pada Bab 1
menjelaskan pengenalan
singkat dari tanamanan jarak,
senyawa utama pembentuk
minyak kastor, komposisi
tanaman jarak, sifat fisik dan
kimia minyak kastor,
berbagai transformasi
risinoleat menjadi senyawa
yang bermanfaat

Kemudian pada Bab 2


menjelaskan pembuatan
tukey red oil , produksi
sabun dari minyak kastor ,
sifat fisika kimia sabun
bahan dasar minyak kastor,

Dll

11
4. Mengembangkan Kecakapan Vokasional Buku ini sudah baik dalam
Uraian, metode dan prosedur yang disajikan mengembangkan kecakapan
mengembangkan kemampuan psikomotorik yang vokakonsesional
diperlukan untuk melukakan kegiatan atau pekerjaan (kemampuan psikomotorik)
tertentu. dari segi uraian konsep
tanaman jarak seperti apa,
komposisi, senyawa dominan
yang ada pada minyak kastor,
dsb, serta beberapa metode,
seperti metode kromatogram
dengan GC MS untuk
mendapatkan kemurnian
senyawa risinoleat yang
murni,

Misalnya pada pembuatan


sabun, pembuatan poliuretan
dijelaskan langkah langkah
pembuatannya, bahan- bahan
kimia yang digunakan,
kemudian pada sub bab
masing masing diberikan
paparan mengenai penelitian
yang terkait yang membantu
mengembangkan kemampuan
psikomotorik pembaca hanya
saja langkah langkah cara
pembuatannya tidak
dipaparkan secara khusus
(halaman khusus), hanya
berupa komposisinya saja

12
H. Mengembang 1. Apresiasi terhadap Kekayaan atau Potensi Indonesia : Buku ini memberikan
kan Wawasan Uraian, metode dan prosedur yang disajikan dapat kontribusi besar dalam
Ke- membuka wawasan pembaca memberikan informasi
Indonesiaan bahwasanya tanaman jarak
dan
Konstektual dapat dimaksimalkan
pemanfaatannya dengan
mengolah minyak kastor
menjadi berbagai senyawa
yang lebih bermanfaat

2. Menyajikan Contoh Dari Lingkungan Lokal dan Buku ini sudah menjelaskan
Nasional : bahwasanya daun jarak yang
Uraian, metode dan prosedur yang disajikan sebelumnya pengolahannya
menggambarkan peran kimia dalam perkembangan masih sangat tradisional
sains, lingkungan, teknologi dan masyarakat. dapat diolah dengan proses
ilmiah pengujiannya, seperti

II. KELAYAKAN BAHASA

KOMPONEN SUB KOMPONEN DAN DESKRIPSI PENILAIAN ALASAN PENILAIAN SARAN PERBAIKAN

1 2 3 4

13
A. Sesuai dengan 1. Kesesuaian dengan Perkembangan Berpikir Peserta Bahasa yang digunakan
Perkembanga Didik : dibuku ini mudah dipahami
n Peserta Bahasa yang digunakan untuk menjelaskan konsep pembaca secara runtut dari
Didik maupun ilustrasi aplikasi konsep mudah dipahami hal yang konkrit menuju hal
pembaca secara runtut dari hal yang konkrit menuju yang abstrak yang dapat
hal yang abstrak yang dapat dibayangkan peserta dibayangkan peserta didik.
didik.

2. Kesesuaian dengan Tingkat Perkembangan Sosial- Bahasa yang digunakan


Emosional pembaca : dalam buku ini sudah sesuai
Bahasa yang digunakan sesuai dengan kematangan dengan tingkatan emosional
emosi peserta didik yang menunjukkan konsep- pembaca dan bahasa mudah
konsep dari lingkungan terdekat sampai dengan dipahami dari lingkungan
lingkungan global terdekat sampai lingkungan
global ditandai dengan
penggunaan kata / kalimat
yang ringan

B. Komunikatif 1. Keterpahaman pembaca Terhadap Pesan : Bahasa yang digunakan


Pesan (Uraian materi, metode dan prosedur) disajikan dalam buku ini sudah sesuai
dengan bahasa yang menarik dan lazim digunakan dengan keterpahaman
dalam komunikasi bahasa Indonesia sehari-hari. pembaca terhadap pesan.
Bahasa sudah tepat dan
manggunakan bahasa yang
lazim dimengerti

2. Kesesuaian Ilustrasi denga Substansi Pesan : Ilustrasi yang digunakan


Ilustrasi yang digunakan untuk menjelaskan materi sebagai penyampai pesan
dalam setiap bab atau sub bab relevan dengan pesan sudah dapat dipahami oleh
yang ingin disampaikan sesuai tujuan bukuteks. pembaca

14
C. Dialogis dan 1. Kemampuan Memotivasi pembaca Untuk Merespon Bahasa yang digunakan
Interaktif Pesan : interaktif sehingga
Bahasa yang digunakan menumbuhkan rasa senang memotivasi pembaca untuk
ketika peserta didik membacanya sehingga membaca buku tersebut
mendorong pembaca untuk membaca buku tersebut
sampai tuntas.

2. Dorongan Berpikir Kritis Pada pembaca : Bahasa yang digunakan


Bahasa yang digunakan mampu merangsang pembaca mampu mendorong peserta
untuk mempertanyakan dan mencari jawaban dari didik untuk berpikir kritis
buku.

E. Lugas 1. Ketepatan Struktur Kalimat : Kalimat yang digunakan


Kalimat yang dipakai mengikuti tata kalimat yang dalam buku mengikuti tata
benar sesuai Bahasa Indonesia Yang Baik dan Benar. kalimat yang benar sesuai
Bahasa Indonesia Yang Baik
dan Benar

2. Kebakuan Istilah : Istilah yang digunakan


Istilah yang digunakan sesuai dengan Kamus Besar sesuai dengan Kamus Besar
Bahasa Indonesia dan atau istilah teknis ilmu Bahasa Indonesia
pengetahuan yang disepakati.

G. Koherensi dan 1. Keterkaitan antar Bab dengan Sub Bab, antara Sub Penggunaan bahasa dalam
Keruntutan Bab dengan Sub Bab dan antara Sub Bab dengan koherensi antar sub bab
Alur Pikir Alinea : sudah tepat dan saling
Uraian Materi antar Bab dengan Sub Bab, antara Sub
terkait. Keruntutan alur pikir
Bab dengan Sub Bab dan antara Sub Bab dengan
juga sudah jelas sehingga
Alinea yang berdekatan mencerminkan keterkaitan
memudahkan pembaca
isi.
memahami pesan dalam
buku

15
2. Keterkaitan antara Kalimat dalam satu alinea : Uraian materi dalam satu
Uraian materi dalam satu kalimat dengan kalimat kalimat dengan kalimat
lainnya dalam satu alinia mencerminkan keruntutan lainnya dalam satu alinea
dan keterkaitan yang cukup erat. sudah saling terkait dan
mencerminkan keruntutan

3. Keutuhan Makna dalam Bab, Sub Bab dan Alinea : Penggunaan bahasa pada
Uraian materi dalam satu Bab mencerminkan setiap kalimat utama dalam
kesatuan tema dan uraian materi dalam satu alinea gagasan pokoknya mewakili
mencerminkan satu pokok pikiran. tema dan judul per bab nya

J. Kesesuaian 1. Ketepatan Tata Bahasa : Padanan kata dalam Pada kata pengantar ada
dengan Kalimat yang digunakan dalam menguraikan materi beberapa kalimat pada sub penulisan neneri yang salah
Kaidah mengacu pada Tata Bahasa Indonesia yang Baik dan bab masih terkesan rancu di paragraf ke 2 yang
Bahasa Benar. dan tidak sesuai dalam seharusnya kata negeri.
Indonesia
yang Benar kalimat
Pada halaman 66 ada
penulisan kata yang salah
yaitu mikri yang
seahrusnya kata mikro pada
paragraf 2.

2. Ketepatan Ejaan Keseluruhan isi buku


Ejaan yang digunakan mengacu pada Ejaan Yang menggunakan EYD
Disempurnakan.

16
L. Penggunaan 1. Konsistensi Penggunaan Istilah: Pada beberapa bab penulis Ada pengulangan pengertian
Istilah, Simbol Penggunaan istilah yang menggambarkan konsep, kurang jelas / konsisten CLA pada bab 5 seharusnya
dan Lambang prinsip, asas, hukum dan sebagainya yang memiliki dalam penggunaan istilah penggulangan tersebut tidak
makna tertentu ajek atau konsisten pada seluruh dalam menggambarkan perlu.
bagian buku. konsep ataupun asas dsb.
Ada istilah yg disingkat
dalam satu bab tapi di bab
lain malah tidak dsingkat
bahkan diartikan.

2. Konsistensi Penggunaan Simbol dan Lambang: Simbol dan lambang serta


Penggunaan symbol, konsep, prinsip, asas, hukum konsep, prinsip, asas, hukum
dan sebagainya yang memiliki makna tertentu ajek dan sebagainya yang
atau konsisten pada seluruh bagian buku. digunakan dalam buku sudah
konsisten dari satu bab ke
bab lainnya.

III.KELAYAKAN PENYAJIAN

KOMPONEN SUB KOMPONEN DAN DESKRIPSI PENILAIAN ALASAN PENILAIAN SARAN PERBAIKAN

1 2 3 4

17
A. Teknik 1. Konsistensi Sistematika Sajian Dalam Bab : Kegayutan antar elemen bab
Penyajian Sistematika penyajian dalam setiap bab ajek dan taat buku sudah sistematik secara
asas penyajiannya dalam setiap
bab ajeg karena ada
pahaman yang sesuai antara
opini dengan pendapat ahli

2. Kelogisan Penyajian : Belum semua paragraf Dalam buku terdapat juga


Penyajian sesuai dengan alur berpikir deduktif dalam bab yang bersifat alur berpikir
deduktif induktif,contohnya pada bab
4 halaman 56 paragraf 4.

3. Hubungan Antar Fakta, Antar Konsep dan Antar Teori Dalam buku terdapat fakta,
: konsep dan teori yang
Terdapat hubungan yang logis antar fakta, konsep dan berhubungan karena opini
teori. dan fakta yang disajikan
didukung oleh teori dari para
ahli

4. Keruntutan Konsep : Dalam buku ini terdapat isi


Penyajian konsep dari yang mudah ke yang sukar, materi dari yang mudah ke
dari yang konkret ke yang abstrak dan dari yang yang sukar, dari yang
sederhana ke yang kompleks dan dari yang dikenal konkret ke yang abstrak dan
sampai yang tidak dikenal. dari yang sederhana ke yang
kompleks dan dari yang
dikenal sampai yang tidak
dikenal.

5. Keseimbangan Antar Bab dan Keseimbangan Uraian dan keseimbangan


Substansi Antar Sub Bab dalam Bab : bab dan antar sub bab sudah
Uraian substansi antar Bab dan antar Sub Bab dalam proporsional karena saling
Bab proporsional terkait antar bab.

18
6. Kesesuaian Ilustrasi dengan Materi Dalam Bab: Dalam buku penggunaan
Kesesuaian dan ketepatan penggunaan ilustrasi ilustrasi dengan materi
dengan materi. dalam masing masing bab
sudah sesuai

7. Penyajian Tabel, Gambar dan Lampiran: Dalam buku keseluruhan bab


Tabel, Gambar dan Lampiran diambil dari suatu terdapat tabel, gambar
Sumber disertai rujukan. maupun lampiran yang
diambil tertulis sumber
ataupun rujukan.

8. Identitas Tabel, Gambar dan Lampiran : Dalam buku ini disetiap bab
Setiap Tabel, Gambar dan Lampiran diberi nomor, yang memiliki tabel, gambar
judul dan keterangan yang sesuai. dan lampiran diberi nomor,
judu; dan keterangan yang
sesuai dengan materinya.

B. Pendukung 1. Pengantar : Dalam buku ini, isi dari


Penyajian Pengantar pada Buku berisi tujuan penulisan buku, pengantar berisi tujuan
Materi sistematika buku, serta hal-hal yang dianggap penting penulisab buku, sistematika
bagi pembaca. buku serta hal hal yang
penting bagi pembaca.

2. Lampiran : Glosarium Buku ini tidak memiliki Dalam buku ini seharusnya
Glosarium berisi istilah-istilah penting dalam teks glosarium. memiliki glosarium karena
dengan penjelasan arti istilah tersebut, ditulis secara untuk memudahkan si
alfabetis dan disertai nomor-nomor halaman tempat pembaca menbaca pengertian
istilah tersebut. istilah istilah yang baru dan
penting.

19
3. Lampiran : Daftar Pustaka : Dalam buku ini, daftar buku
Daftar buku dan sumber acuan yang digunakan dan sumber acuan yang
sebagai bahan rujukan ditulis secara alfabetis dan digunakan sebagai bahan
mengikuti konvensi penulisan daftar pustaka yang rujukan ditulis secara
lazim. alfabetis dan mengikuti
konvensi penulisan daftar
pustaka yang lazim.

4. Lampiran : Index : Dalam buku ini terdapat


Indeks berupa istilah-istilah penting dan nama-nama index berupa istilah-istilah
ahli kimia dalam teks, ditulis secara alfabetis dan penting dan nama-nama ahli
diberi nomor halaman tempat istilah dan atau ahli kimia dalam teks, ditulis
tersebut. secara alfabetis dan diberi
nomor halaman tempat
istilah dan atau ahli tersebut.

5. Ringkasan di Setiap Akhir Bab : Dalam buku ini terdapat


Ada ringkasan di setiap akhir bab yang menggunakan ringkasan di setiap akhir bab
kalimat ringkas, jelas dan mudah dipahami pembaca yang menggunakan kalimat
ringkas, jelas dan mudah
dipahami pembaca

C. Penyajian 1. Berpusat Pada Peserta Didik : Materi yang disajikan dalam


Pembelajar-an Penyajian materi menempatkan pembaca sebagai buku ini menjadikan
subjek pembelajaran pembaca sebagai subjek
pembelajaran

20
2. Keterlibatan pembaca : Penyajian materi pada buku
Penyajian materi bersifat interaktif dan partisipatif bersifat interaktif dan
yang memotivasi pembaca terlibat secara mental dan partisipatif yang memotivasi
emosional dalam pencapaian tujuan bukuteks. pembaca terlibat secara
mental dan emosional dalam
pencapaian tujuan bukuteks.

3. Keterjalinan Komunikasi Interaktif : Materi yang disajikan cukup


Penyajian materi bersifat dialogis yang bersifat ldialogis karena ada
memungkinkan pembaca seolah-olah berkomunikasi hasil penelitian yang
dengan penulis buku. dilampirkan dengan gambar
berwarna sesuai hasil
penelitian

4. Kesesuaian dengan Karakteristik Buku Karakteristik buku ini sesuai


Pendekatan dan metode penyajian sesuai dengan dengan pendekatan dan
karakteristik judul buku metode penyajian sesuai
dengan karakteristik judul
buku

5. Kemampuan merangsang berpikir pembaca Materi yang disajikan dalam


Penyajian materi dapat merangsang pembaca untuk buku ini dapat menarik
berpikir tingkat tinggi seperti analisis, sintesis dan minat pembaca untuk
kreatif. berpikir tingkat tinggi seperti
untuk menganalisis lanjut
hasil dari penelitian.

21
6. Kemampuan Memunculkan umpan balik : Secara keseluruhan buku ini
Setiap bab secara implisit mendorong pembaca untuk dapat mendorong pembaca
suatu rekayasa ide untuk lebih memahami bukuteks. untuk membuat ide baru dari
unsur unsur minyak castor
untuk dianalisis kembali
menghasilkan produk baru.

ANALISIS KELAYAKAN BUKU BERDASARKAN BSNP


Terdapat tiga aspek penilaian terhadap buku ini yaitu kelayakan isi, kelayakan bahasa, dan kelayakan penyajian dengan menggunakan Jenis skala linkert
dengan skor 1-4 yaitu dengan kriteria :
4 = sangat baik.
3 = baik.
2 = kurang baik
1 = tidak baik.
Analisis yang digunakan adalah Analisis deskriptif dilakukan yakni dengan cara menghitung presentase nilai dari aspek kelayakan isi, bahasa dan
penyajian.

Tabel 1 Kriteria Kelayakan Analisis Presentase


Presentase Keterangan
80,00 100 Baik/Valid/Layak
60,00 79,99 Cukup Baik/Cukup Valid/Cukup Layak
50,00 59,99 Kurang Baik/Kurang Valid/Kurang Layak
0 - 49,99 Tidak Baik (Diganti)

22
(Riduwan, 2012)

PEMBAHASAN
Pembahasan Kelayakan isi
Penilaian pada aspek kelayakan isi terdiri dari tujuh komponen, yaitu cakupan materi memiliki persentasi kelayakan sebesar 100 % adalah valid (layak).
keakuratan materi memiliki persentasi kelayakan sebesar 100% yang berarti valid (layak); kemutakhiran memiliki persentasi kelayakan sebesar 93,75% yang
berarti valid (layak); menumbuhkan karakter produktivitas memiliki persentasi kelayakan sebesar 93,75% yang berarti valid (layak) dan ; merangsang
keingintahuan memiliki rata-rata sebesar 100% yang berarti valid (layak); mengembangkan kecakapan hidup memiliki persentasi kelayakan sebesar 100% yang
berarti valid (layak); dan mengembangkan wawasan keindonesiaan dan kontekstual memiliki persentasi kelayakan sebesar 100% yang berarti valid ( layak).
Berdasarkan hasil penilaian terhadap buku pada aspek kelayakan isi secara keseluruhan memiliki persentasi sebesar 98,21% adalah valid/layak, artinya buku ini
pada aspek kelayakan isi telah sangat layak untuk digunakan dan tidak perlu direvisi.

Pembahasan Aspek Kelayakan Bahasa


Terdapat tujuh komponen penilaian pada aspek kelayakan bahasa, yaitu sesuai dengan perkembangan peserta didik memiliki persentasi sebesar 100%
adalah valid (layak).; komunikatif memiliki persentasi sebesar 100% yang berarti valid (layak) ; dialogis dan interaktif memiliki persentasi sebesar 100% yang
berarti valid (layak); lugas memiliki persentasi sebesar 100% yang berarti valid (layak); koherensi dan keruntutan alur piler memiliki persentasi sebesar 100%
yang berarti valid (layak); kesesuaian dengan kaidah bahasa Indonesia yang benar memiliki persentasi sebesar 87,5% yang berarti valid (layak); dan Penggunaan
Istilah, Simbol dan Lambang memiliki persentasi sebesar 87,5% yang berarti valid (layak). Berdasarkan hasil penilaian terhadap buku pada aspek kelayakan
bahasa secara keseluruhan memiliki persentasi sebesar 96,42% adalah valid, artinya buku pada aspek kelayakan bahasa telah layak untuk digunakan dan tidak
perlu direvisi.

Pembahasan Aspek Kelayakan Penyajian

23
Terdapat tiga komponen penilaian pada aspek kelayakan penyajian, yaitu teknik penyajian memiliki persentasi sebesar 96,87% adalah valid (layak);
pendukung penyajian materi memiliki persentasi sebesar 95% yang berarti valid (layak) didalam pendukung penyajian pada buku tidak dilengkapi dengan
glosarium dan ringkasan disetiap bab; penyajian pembelajaran memiliki persentasi sebesar 100% yang berarti valid (layak) dan tidak perlu direvisi.
Berdasarkan hasil penilaian terhadap buku ini pada aspek kelayakan penyajian secara keseluruhan memiliki rata-rata sebesar 97,29% adalah sangat valid,
artinya buku ini pada aspek kelayakan penyajian telah sangat layak untuk digunakan dan tidak perlu direvisi.

Kesimpulan dan Saran


Kesimpulan
Berdasarkan dari analisis kelayakan buku menurut BSNP dapat dilihat bahwa buku ini sudah baik dan layak untuk digunakan dalam pembelajaran, pada
aspek kelayakan isi secara keseluruhan memiliki persentasi sebesar 98,21%. Pada aspek kelayakan bahasa secara keseluruhan memiliki persentasi sebesar
96,42%. Pada aspek kelayakan penyajian secara keseluruhan memiliki rata-rata sebesar 97,29%. Secara keseluruhan, buku ini dapat dikaakan valid dan tidak
perlu revisi.

Saran
Buku ini sangat cocok digunakan sebagai sumber belajar namun perlu perbaikan dalam hal tata bahasa yaitu pengetikan. Dalam menganalisis kelayakan
buku menurut BNSP sebaiknya di validasi oleh validator yang ahli didalam setiap aspek kelayakan isi, bahasa dan penyajian.

Kepustakaan
Riduwan. (2012). Skala Pengukuran Variabel-variabel Penelitian. Alfabeta Bandung

24
Sitorus, M., Hutabarat, W., & Sutiani, A. (2016). TRANSFORMASI RISINOLEAT MINYAK KASTOR MENJADI BERBAGAI SENYAWA YANG LEBIH
BERMANFAAT. Plantaxia Yogyakarta

25