Anda di halaman 1dari 27

PERANCANGAN PABRIK KIMIA II

Dr. Ifa Puspasari


PERHITUNGAN MENARA DISTILASI
Obyektif
Kesetimbangan uap-cair (Vapour-liquid equilibria)
Variabel kunci untuk desain kolom
Metode short-cut untuk distilasi multikomponen
Kesetimbangan Uap-Cair
Untuk setiap komponen dalam campuran, uap dan cair berada dalam kesetimbangan
termodinamika jika,
=
dimana f adalah fugasitas
Yang didefinisikan sebagai,
=
=
dimana adalah koefisien fugasitas
Atau biasanya,
= 0
dimana adalah koefisien aktivitas
Kesetimbangan Uap-Cair
=
Artinya,
= 0
Yang dapat disusun menjadi,
0
= =

Pada tekanan sedang, 1
0
=

Dan jika sistem ideal,
0
=

Volatilitas Relatif
0
=

Volatilitas relatif adalah rasio K value untuk dua komponen,


= =


Rata-rata geometris dari nilai produk top dan bottom biasanya digunakan
sebagai rata-rata kolom,
ratarata = top bottom
Distilasi Multikomponen
Memisahkan B dari D

A
B
A C
Light Key B (D)
C
Heavy Key D

(B)
C
D
Distilasi Multikomponen
Untuk distilasi biner, terdapat beberapa metode untuk menghitung jumlah
stage yang diperlukan:
McCabe-Thiele
Ponchon-Savarit
Metode stage-by-stage
Pemilihan Parameter Operasi Distilasi
Biasanya komposisi dan laju alir umpan diketahui.

Spesifikasi produk biasanya ditentukan.

Parameter-parameter lain yang dapat diubah.


Tekanan Operasi
Suhu kondenser menentukan tekanan operasi:
Jika digunakan air pendingin, suhu kondensasi produk atas biasanya 10 C di atas
suhu air pendingin.
Jika digunakan udara pendingin, suhu kondensasi produk atas biasanya 20 C di atas
suhu udara.

Total condenser
Suhu Condenser/Reboiler
Pemilihan Rasio Refluks

Rule of thumb:
Gunakan rasio refluks sebesar 1,1 1,3 kali rasio refluks minimum.
Pemilihan Kondisi Umpan
Panas yang dibutuhkan untuk menguapkan 1 mol umpan
=
Laten molar panas penguapan umpan

q = 1, (umpan cair jenuh/saturated liquid)


Hal ini membuat tekanan kolom mudah dikontrol dengan cara memompa cairan sampai
tekanan yang sebenarnya.

Pada kolom dengan umpan yang banyak, umpan dengan q < 0 atau q > 1.

Pemanasan atau pendinginan umpan dapat mengurangi biaya energi keseluruhan.


Persamaan Fenske
Estimasi jumlah minimum stage teoritis
Metode Hengstebeck-Geddes

Refluks total (persamaan Fenske)


Metode Hengstebeck-Geddes

Refluks total (persamaan Fenske)


Refluks minimum (sedikit distribusi
komponen bukan kunci)
Metode Hengstebeck-Geddes

Refluks total (persamaan Fenske)


Refluks minimum (sedikit distribusi
komponen bukan kunci)
L/D tinggi (~5Rmin)
Metode Hengstebeck-Geddes

Refluks total (persamaan Fenske)


Refluks minimum (sedikit distribusi
komponen bukan kunci)
L/D tinggi (~5Rmin)
L/D rendah (~1,1Rmin)
Persamaan Underwood
Estimasi rasio refluks minimum
Jumlah Stage Aktual
Korelasi Kirkbride
Aproksimasi lokasi stage-umpan optimum dapat dibuat dengan menggunakan
persamaan empiris Kirkbride

Nr adalah jumlah stage pada bagian rectifying (di atas stage umpan)
Ns adalah jumlah stage pada bagian stripping (di bawah stage umpan)
Metode Short-Cut
1. Tentukan fase produk atas, yaitu kondenser total atau parsial.
2. Pilih komponen kunci light dan heavy.
3. Tentukan fraksi mol LK di bottom dan HK di distilat.
4. Tentukan tekanan condenser dan reboiler.
5. Estimasi volatilitas relatif untuk top, bottom dan umpan kolom.
6. Gunakan persamaan Fenske untuk menghitung Nmin.
7. Gunakan metode Hengstebeck-Geddes untuk mengestimasi pembagian
komponen-komponen bukan kunci.
Metode Short-Cut
8. Ulangi langkah 5-7 sampai Nmin tidak berubah.
9. Gunakan persamaan Underwood untuk menghitung Rmin.
10. Pilih nilai R = Rmin.
11. Gunakan korelasi Gilliland untuk menghitung jumlah stage aktual, N.
12. Gunakan korelasi Kirkbride untuk menghitung rasio jumlah stage rectifying
terhadap stripping.
Metode
Fenske-Underwood-Gilliland
(FUG)
Tekanan Operasi Kolom dan
Jenis Kondenser
END OF SECTION