Anda di halaman 1dari 3

ANALISA SINTESA DOPS

Nama Mahasiswa : Mia Jamiliana Tanggal : 01 Februari 2017

NPM : 1614901110123 Ruang : IGD RS Ansari Saleh

1. Identitas klien : Tn. R


2. Diagnosa medis : Stroke Infark
3. Tindakan Keperawatan dan rasional : Pemberian obat melalui syringe pump.
4. Diagnosa Keperawatan : Resiko ketidakefektifan perfusi jaringan otak (000201)
5. Data
Tn. R dengan diagnosa penyakit stroke infark, mendapatkan terapi obat herbesser yang
diberikan melalui syringe pump. Kesadaran klien somnolen dengan GCS: eyes 4; verbal
1; motorik 6. Tanda-tanda vital klien : TD : 170/80 mmHg N: 75 x/menit, R: 110
x/menit, Suhu: 39 C.

6. Prinsip tindakan & rasional


No Prinsip-prinsip tindakan Rasional

1. Lakukan tindakan awal Bina hubungan saling


percaya

2. Cuci tangan Mencegah


kontaminasi

3. Menerapkan 6 benar: Prinsip yang benar


meminimalkan
a. Benar nama dan usia klien kesalahan pemberian
b. Benar cara pemberian obat
c. Benar nama obat
d. Benar waktu pemberian
e. Benar dosis
f. Benar dokumentasi
4. Persiapan obat: menarik obat dari ampul
a. Membaca label obat sekali lagi
b. Meyakinkan bahwa semua obat ada didasar ampul, ketuk
dengan jari jikamasih ada obat dikepala ampul
c. Menggergaji leher ampul bila diperlukan atau menggunakan
kapas alkohol disekitar leher ampul lalu mematahkan leher
ampul
d. Memegang ampul dengan tangan non dominan dan alat suntik
ditangan dominan. Masukkan kedalam ampul dan dan
menarik sesuai dosis yang diperlukan

Persiapan obat: menarik obat dari vial

a. Membaca label obat sekali lagi


b. Membuka pelindung yang menutupi vial tanpa menyentuh
karet, membersihkan dengan kapas alkohol bila perlu
c. Mengocok obat bila diperlukan sesuai aturan penggunaan
obat
d. Menarik obat dari vial sesuai dosis yang diperlukan
e. Melepas jarum dari vial dan mengeluarkan gelembung udara
yang ada disuntikan
f. Mengganti jarum dengan jarum steril baru sebelum ke klien
5. Kembali ke klien: dekatkan alat-alat yang dibutuhkan, pasang Alat yang mudah
sampiran dijangkau
memudahkan saat
melakukan tindakan

6. Siapkan spuit dan medikasi klien Memudahkan dalam


melakukan tindakan

7 Membaca basmalah Menerapkan tindakan


islami

8 Pasangkan spuit pada syringe pump dan hubungkan spuit dengan Agar obat yang
akses intravena diberikan bisa masuk
ke dalam tubuh
pasien

9N Nyalakan syringe pump. Menjalankan


prosedur pemasangan

10 Atur jumlah medikasi yang akan diberikan dalam cc/jam Memastikan


Dengan rumus sebagai berikut : kecukupan dosis yang
dibuthkan oleh pasien

11 Tekan start untuk memulai pemberian medikasi Menjalankan


prosedur pemasangan

12 Jika ada hal yang kurang tepat, alat akan memberikan peringatan Agar pemasangan
dengan suara dan lampu yang menyala merah dari alat diyakini
sudah terpasang
dengan baik

13E Evauasi respon klien terhadap pemberian cairan. Mengetahui keadaan


pasien

14 Menjaga privacy pasien selama tindakan Memberikan rasa


nyaman

15 Dokumentasi: Dokumentasi yang


a. Nama obat benar sesuai tindakan
b. Dosis yang diberikan
c. Lokasi penyuntikan
d. Waktu pemberian
e. Cara pemberian
f. Reaksi alergi
g. Tanda tangan perawat dan saksi

7. Tujuan tindakan :
Tindakan kolaboratif sebagai terapi pengobatan
8. Bahaya yang mungkin terjadi akibat tindakan tersebut dan cara pencegahannya
No Bahaya-bahaya Pencegahannya

1. Klien menolak karena beberapa jenis obat Menjelaskan tujuan dan


menimbulkan rasa nyeri prosedur dengan jelas

2. Alat tidak terpasang dengan benar dan dosis yang Memasang alat sesuai dengan
diberikan untuk pasien tidak tercukupi/kelebihan prosedur dan menghitung
dosis sesuai dengan standar
rumus yang digunakan

3. Terjadi kesalahan dalam memberikan obat Lakukan tindakan sesuai


prosedur dan prinsip 6 benar

9. Analisa Sintesa

Pasien menderita penyakit stroke

Tekanan darah pasien diatas batas normal

Mencegah komplikasi dari penyakit yang dialami pasien

Dapat dilakukan pemberian obat sebagai tindakan kolaboratif

10. Evaluasi (hasil yang didapat dan maknanya)


a. Obat selesai diberikan dan pengoperasian alat sudah sesuai dengan posedur
b. Maknanya : Obat sudah masuk melalui jalur IV klien dengan alat syringe pump

Banjarmasin, Januari 2017


Ners Muda

( )

Preseptor Klinik

( )