Anda di halaman 1dari 8

A.

Latar Belakang
Di zaman yang serba canggih. Berpahamkan paham kapitalis. Dimana
yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin. Banyak
fenomena yang terjadi di masyarakat yang dianggap sepelu namun besar
manfaatnya buat kehidupan sehari-hari. Hal-hal yang di anggap sepele ini
tanpa mereka sadari sangat mereka perlukan untuk mencapai kesehatan
sebagai penunjang kebahagiaan dunia maupun di alam akhirat. Ha sepele
semisal berkaitan tentang adab yang di ajarkan rasulullah. Dan sebenarnya
ada atau tata cara kehidupan rasulullah ini sangat bermanfaat sekali untuk
umat islam. Salah satunya adab rasulullah ketika makan
Dari Jabir bin Aabdillah radhiyallahu anhu Rasulullah shallallahu alaihi
wa sallam bersabda, janganlah kalian makan dengan tangan kiri karena
syaitan itu juga makan dengan tangan kiri. (HR Muslim no. 2019) dari
Umar radhiyallahu anhu Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam
bersabda, Jika salah seorang diantara kalian hendak makan maka
hendaknya makan dengan menggunakan tangan kanan, dan apabila
hendak minum maka hendaknya minum juga dengan tangan kanan.
Sesungguhnya syaitan itu makan dengan tangan kiri dan juga minum
dengan menggunakan tangan kirinya. (HR Muslim no. 2020) Imam
Ibnul Jauzi mengatakan, karena tangan kiri digunakan untuk cebok dan
memegang hal-hal yang najis dan tangan kanan untuk makan maka tidak
sepantasnya salah satu tangan tersebut digunakan untuk melakukan
pekerjaan tangan yang lain. (Kasyful Musykil, hal 2/594)1.
Maka dari itu peneliti mengangkat tema khusus yang berkaitan dengan
adab atau tata cara makan rasulullah dengan menggunakan tangan atau jari
jemari tangan dalam tinjauan islam dan sains.
B. Rumusan Masalah
1. Adakah pengaruh makan menggunakan tangan kanan dengan tidak
menggunakan tangan kanan atau menggunakan alat bantu seperti sendok
dll, dalam perspektif islam dan sains.

1
https://muslim.or.id/42-adab-makan-seorang-muslim-1.html
C. Hipotesis
Ibn Umar meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:
Apabila kamu hendak makan, hendaklah kamu makan dengan tangan kanan, dan
apabila hendak minum, minumlah dengan tangan kanan, kerana syaitan makan
dengan tangan kiri dan minum dengan tangan kiri. (Sahih Muslim)2

Sudah menjadi kebiasaan masyarakat timur untuk mendahulukan apa saja


perbuatan dengan tangan kanan, baik bersalam, makan, menunjuk dan sebagainya
jadi apabila kita mendengar hadist diatas bukanlah ia menjadi sesuatu yang
janggal di dalam kehidupan islam. Akan tetapi rata-rata masyarakat moden
dizaman ini makan dengan menggunakan tangan kiri, baik di forum resmi hingga
makan di tempat-tempat non-resmi atau umum lainnya.
Akan tetapi Nabi berpesan agar makan menggunakan tangan kanan dan siapa
yang makan menggunakan tangan kiri, mereka mengikut amalan syaitan. Kita
meyakini bahwa apa saja yang nabi ucapkan dan perbuat pasti ada hikmahnya.
mengapa Nabi melarang berbuat demikian.
Baiklah, Otak manusia itu terbagi menjadi dua hemisfere kiri dan kanan, bagian
kiri badan diseimbangkan oleh bagian kanan otak dan begitupun sebaliknya.
Kajian sains mengenai aktivitas otak menunjukkan, secara alaminya lebih banyak
aktivitas dibagian kiri otak ketika seseorang itu sedang berada dalam keadaan
yang positif contohnya baik, riang gembira dan sebagainya. Sifat-sifat negatif
seperti menyendiri lebih aktif di bagian otak sebelah kanan.
Mengapa ketika kita dilanda masalah, kita ingin bercerita dan terus menerus ingin
mengurangi tekanan yang ada dalam pikiran kita? Itu di karenakan kita ingin
merileksasikan otak kita dari rasa jenuh karena terus menerus memikirkan hal-hal
yang membuat diri kita terbebani dengan perihal kehidupan sehari-hari.

2
Muslim dalam Shahih-nya, dalam Kitabu ath-Thaharati Babut tayammun fith Thahuur wa
Ghairih 1/226 hadits no.268.
Lalu apa hubungannya dnegan cara kita makan dengan menggunakan tangan
kanan secara langsung tanpa adanya alat bantu seperti sendok, dll. Untuk
memasukkan makanan langsung ke rongga mulut.
Jadi jika kita kaitkan dengan cara makan menggunakan tangan kanan yang mana
akan mengaktifkan bagian kiri otak, bukankah ia akan menimbulkan perasaan
positif? Lebih positif ketika kita sedang dalam keadaan berselera, lebih mudah
makanan dan kesehatanpun semakin hari semakin membaik.3
Makan dengan tangan kiri mengaktifkan otak kanan yang dikaitkan dengan sifat-
sifat negatif, sebab itulah makan dengan tangan kiri meniru syaitan karena sifat
syaitan itu sendiri yang penuh dengan dengki dan sombong. Lebih bahaya lagi
apabila perbuatan makan dengan tangan kiri itu juga akan membuatkan manusia
lebih mementingkan diri sendiri dan tidak peduli lagi pada insan-insan lain
terutamanya dalam hal makan tersebut.
Masih ingat ketika saya pribadi ketika belajar table manner di sekolah saya, saya
di ajari cara makannya orang-orang elit. Karena saya akan makan satu meja
dengan bupati daerah saya. Semua perlengkapan makan tersedia. Dari sendok,
garpu, pisau dan lain-lainnya. Semua tersedia. Dan ketika itu saya tidak di
perkenankan makan menggunakan tangan dan malahan saya di suruh
menggunakan garpu lalu memasukkan makanan menggunakan tangan kiri dengan
menggunakan garpu tadi. Kebetulan makanannya stick. Di situ saya belum tahu
menahu masalah ini. Terlihat sepele dalam pandangan masyarakat umum. Namun
setelah kita telusuri secara ilmiah dalam bidang keilmuan sains ada berbagai
macam hal yang mendasari. Mengapa kita di anjurkan untuk menggunakan tangan
kanan ketimbang tangan kiri. Atau lainnya. Itu di karenakan untuk
menyeimbangkan salah satu bagian dari hemisfere yang ada di dalam kepala kita.4
Apa yang saya kemukakan ini hanyalah hipotesis awal dari beberapa artikel yang
saya baca. Pahami dan guna frontal lobe anda untuk berfikir sedalam-dalamnya.
Tiada perintah Allah dan anjuran Nabi yang tiada kebaikan untuk umat manusia,

3
http://seribupilihan.blogspot.co.id/2012/06/hikmah-makan-guna-tangan-kanan.html
4
http://luvislam92.blogspot.co.id/2012/06/kenapa-makan-dengan-tangan-kanan.html.
hanya mereka yang melihat dengan mata hati keimanan saja yang dapat
memahami makna yang sebenar-benarnya.

Dan ini belum ada penemuan lainnya ya. Kita lihat selanjutnya dalam analisis
pembuktian hubungan antara islam dan sains dalam meneladani adab atau tata
cara rasulullah ketika makan dengan menggunakan tangan kanan atau
menggunakan jari jemari di tangan kanan.

D. Analisis

1. Hasil Penelitian

Di antara sunnah Nabi , adalah makan dengan menggunakan tangan kanan


dengan tiga jari. Diriwayatkan dari Kaab bin Malik, dari bapaknya, beliau
mengatakan; Rasulullah itu makan dengan menggunakan tiga jari tangan
kanan dan menjilati jari-jari tersebut sebelum dibersihkan. (HR Muslim no.
20232 dan lainnya)5

Tentang hadist di atas, Ibnu Utsaimin radhiallahu anhu mengatakan: Dianjurkan


untuk makan dengan tiga jari, yaitu jari tengah, jari telunjuk, dan jempol, karena
hal tersebut menunjukkan tidak rakus dan ketawadhuan. Akan tetapi hal ini
berlaku untuk makanan yang bisa dimakan dengan menggunakan tiga jari.
Adapun makanan yang tidak bisa dimakan dengan menggunakan tiga jari, maka
diperbolehkan untuk menggunakan lebih dari tiga jari, misalnya nasi. Namun,
makanan yang bisa dimakan dengan menggunakan tiga jari maka hendaknya kita
hanya menggunakan tiga jari saja, karena hal itu merupakan sunnah Nabi . 6

Sementara itu, dalam sebuah penelitian yang telah dilakukan oleh Dr Charles
Gerba dari University of Arizona dikatakan bahwa kita tidak mungkin
menghalangi kuman dan bakteri masuk ke dalam lingkungan kita. Namun kita
bisa memerangi kuman dengan cara mencuci tangan setiap sebelum dan selesai
beraktivitas. Dan, seperti dipublikasikan paparetta.wordpress.com, pada bulan

5
https://muslim.or.id/23382-faidah-hadits-keutamaan-mendahulukan-sebelah-kanan.html
6
(Syarah Riyadhus shalihin Juz VII hal 243)
Oktober 2010 lalu. Makan menggunakan tangan terbukti lebih menyehatkan.
Karena dalam tangan, terdapat enzim RNAse yang dapat mengikat bakteri,
sehingga tingkat aktivitasnya sangat rendah ketika masuk bersama makanan ke
saluran pencernaan tubuh.

Pada dasarnya, tujuan utama enzim RNAse ini digunakan dalam analisis genetik,
dengan tujuan mendegradasi RNA, sehingga yang tinggal dari sebuah sel hidup
adalah DNA-nya Enzim ini selalu terkandung dalam jari-jari dan telapak tangan
manusia, sehingga dengan asumsi sudah dilakukan upaya menghigieniskan tangan
sebelumnya proses penyuapan makanan ke dalam saluran pencernaan akan
mengikutkan enzim yang bisa mengikat sel bakteri agar aktivitasnya tidak
maksimal.

Begitu makanan masuk ke saluran pencernaan, maka enzim ini akan ikut
mengikat pergerakan bakteri hingga ke saluran pembuangan. Sebaliknya, jika
manusia makan menggunakan alat perantara seperti sendok dan garpu, maka tidak
ada yang bisa menahan laju aktivitas bakteri yang terkandung, baik di makanan
atau alat makan itu sendiri.

2. Metode Penelitian

A. Jenis Penelitian
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif atau experimental yang
dilakukan dengan mengetahui hubungan islam dan sains terhadap adab atau tata
cara makan rasulullah dengan menggunakan tangan kanan.
B. Waktu Dan Tempat
Penelitian ini berlangsung selama empat hari,(2 hari menggunakan tangan kanan-
2 hari menggunakan sendok dan alat bantu makan lainnya)pada hari selasa sampai
jumat. Yakni tanggal 14 s/d 17 di kost-kostan putri jalan gatot subroto IV no 70A
Gang kemiri rt 22 rw 2 kec. Banjarmasin Timur, kota Banjarmasin.
E. Alat Dan Bahan
1. Alat-Alat
adapun alat-alat serta kegunaannya:
4 porsi makan untuk 4 kali penelitian, kegunaan untuk bahan penelitian.
1 buah sendok, kegunaan untuk di gunakan dalam penenlitian sebagai alat bantu
memasukkan makanan kerongga mulut tanpa menggunakan tangan)
F. Prosedur Penelitian
-Tahap pertama, sediakan makanan 1 porsi untuk sekali penelitian(untuk hari
pertama dan berikutnya)
-makan menggunakan tangan kanan (untuk penelitian untuk hari pertama dan
kedua) atau makan menggunakan sendok (untuk penenilitian hari ketiga dan ke
empat)
-rasakan perbedaan secara nyata di dalam tubuh.
G. Teknik Pengimpulan Data
Teknik pengumpualn data pada penelitian ini adalah dilakukan dengan teknik
observatif dengan pengambilan data yang dilakukan setiap hari pada masa
penelitian.
H. Teknik Analisis Data.
Pada penelitian ini, data dianalisis denagn metode pengukuran, yaitu
perbandingan pengaruh dari tata cara makan rasulullah menggunakan tangan
kanan atau langsung menggunakan tangan kanan tanpa alat bantu makan dengan
pengaruh makan dengan menggunakan tangan kiri atau alat bantu makan.
3. Analisis Data

Dari penelitian yang di lakukan selama 4 hari. Dari tanggal 14 s/d 17 di kost-
kostan putri jalan gatot subroto IV no 70A Gang kemiri rt 22 rw 2 kec.
Banjarmasin Timur, kota Banjarmasin.
Maka di peroleh data dari kuatitas hasil dari penelitian pengaruh makan
menggunakan tangan (khususnya tangan kanan) dan tidak menggunakan tangan
melainkan menggunakan alat bantu berupa sendok. Yakni:

Jumlah buang air besar di saat penelitian berlangsung


Tangan/Sendok Hari pertama Hari kedua Hari ketiga Hari ke empat jumlah
Tangan 1 kali 1 kali 2 kali
Sendok - - -
E. Kesimpulan
Nah dalam penelitian saya sendiri menghasilakn beberapa data yang saling
berkaitan dengan penelitian sebelumnya. Pertama dari pola waktu buang air besar.
Ketika saya makan menggunakan tangan pola buang air besar lebih teratur
ketimbang dengan menggunakan sendok pola buang air besar saya menurun.
Yang awalnya teratur menjadi tidak teratur. Berkaitan dengan hipotesis yang di
awal ada keterkaitan yang snagat signifikan antara sains dan juga pola hidup atau
tata cara berprilaku di kehidupan manusia dari hal kecil sampai ke hal yang paling
besar. Banyak orang di sekitar kita yang merasa keberatan dengan peraturan atau
tata cara yang di syariatkan secara mutlak melalaui firman Allah atau melalui
sabda nabi dengan alasana yang macam-macam tanpa di dasari kemauan dalam
menjalankan syariat itu sendiri. Meskipun demikian jika memang terdapat alasan
yang bisa dibenarkan yang menyebabkan seseorang itu tidak bisa menikmati
makanan dengan tangan kanannya karena suatu penyakit atau sebab lain, maka
diperbolehkan makan dengan menggunakan tangan kiri. Dalilnya firman Allah,
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.
(QS. al-Baqarah: 286). Dan juga Makan dengan menggunakan tangan kanan
bukan hanya sekedar tradisi tetapi juga menurut sebuah penelitian ini juga salah
satu gaya hidup yang sehat. Ketika makan menggunakan tangan kanan maka yang
aktif adalah otak kiri dimana sifat otak kiri ini selalu teratur, dan berpikir.
Sedangkan ketika makan menggunakan tangan kiri maka yang aktif adalah otak
kanan yang memiliki sifat imajinasi dan acak. Jadi makan dengan tangan kiri
dianggap kurang cocok menurut sebuah penelitian.7

7
http://olxia.blogspot.com/2014/09/tips-hidup-sehat.html
DAFTAR PUSTAKA

Muslim dalam Shahih-nya, dalam Kitabu ath-Thaharati Babut tayammun fith Thahuur wa Ghairih
1/226 hadits no.268.

(Syarah Riyadhus shalihin Juz VII hal 243)

http://seribupilihan.blogspot.co.id/2012/06/hikmah-makan-guna-tangan-kanan.html
(Senin,20 maret 2017. pukul 16.03)

http://luvislam92.blogspot.co.id/2012/06/kenapa-makan-dengan-tangan-kanan.html.
(Senin,20 maret 2017. pukul 16.07)

http://olxia.blogspot.com/2014/09/tips-hidup-sehat.html (Senin,20 maret 2017. pukul


16.03)

https://muslim.or.id/23382-faidah-hadits-keutamaan-mendahulukan-sebelah-kanan.html
(Senin,20 maret 2017. pukul 16.03)