Anda di halaman 1dari 34

STATISTIK BKPH AMPANG RIWO SOROMANDI

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB


Tahun 2016
KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb
Kami panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT dengan ijin dan karunia Nya
penyusunan Buku STATISTIK pada BKPH AMPANG RIWO SOROMANDI Dinas Lingkungan
Hidup dan Kehutanan Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2016 dapat terselesaikan dengan baik.
Buku statistik ini menyajikan informasi terkait dengan aspek kawasan, aspek sosial
masyarakat sekitar hutan, dan aspek ekonomi masyarakat sekitar hutan. Data data yang tersajikan
dalam buku ini telah melalui proses pengolahan data dan proses triangulasi dengan harapan
informasi yang ditampilkan sesuai dengan keadaan terakhir (up to date).
Dengan tersajinya data kehutanan dalam buku ini diharapkan mempermudah aparatur
pemerintah dan kelompok strategis terkait dalam mengakses informasi bidang kehutanan, serta
tentunya informasi yang ada akan sangat bermanfaat bagi kami dalam merancang dan menata sektor
kehutanan kedepan.
Terimakasih kami ucapkan kepada pihak-pihak yang telah membantu penyusunan
statistik ini.

SEMOGA BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA. AMIN

Wassalamualaikum Wr. Wb
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
I. KESEKRETARIATAN

Berdasarkan kebijakan daerahPemerintah Provinsi NTB yang mengacu pada UU No. 23


Tahun 2014 tentang pemerintah daerah, BKPH Ampang Riwo Soromandi telah melakukan
pengisian pejabat BPKH Ampang Riwo Soromandi serta menempatkan beberapa staf yang berasal
dari Dinas Lingkungan Hiduo dan Kehutanan Provinsi NTB dan Dinas Kehutanan Kabupaten
Dompu. Hal ini menunjukkan semangat yang nyata untuk melakukan operasionalisasi BKPH
dalam pengelolaan hutan yang merupakan Unit Pelaksana Teknis tingkat tapak pada Dinas
Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB. Adapun data yang dapat kami sajikan sebagai
berikut :

1. Bagan Struktur Organisasi BKPH Ampang Riwo Soromandi


Bagan. 1.1. Struktur Organisasi BKPH Ampang Riwo Soromandi

Kepala

Sub Bagian Tata Usaha


Jabatan Fungsional

Seksi Perencanaan Dan Pemanfaatan Seksi Perlindungan KSDAE dan


Hutan Pemberdayaan Masyarakat

Kepala Resort
Pidang
Kepala Resort
Donggo
Kepala Resort
Soromandi
Kepala Resort
Riwo
Kepala Resort
Matompo
Kepala Resort
Mata
Kepala Resort
Panca
Kepala Resort
Ncuni

Kepala Resort
Soriutu
2. Tabel Kondisi pegawai, aset dan tenaga non PNS
Tabel 1.2. Realisasi Pelaksanaan Program Kegiatan
REALISASI ANGGARAN (%)
NO PROGRAM KEGIATAN TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Program Pelayanan Adminsistrasi Perkantoran - - - 69,93 96,61 83,27
2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur - - - 25,15 97,18 61,17
3 Program Peningkatan Pegembangan Sistem Pelaporan
- - - 100 99,24 99,62
Capaian Kinerja dan Keuangan
4 Program Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan
- - - - 95,98 95,98
Daerah
5 Program Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Hutan - - - - 70,52 70,52
6 Progam Rehabilitasi Hutan Dan Lahan Pada Wilayah KPH - - - 77,82 94,96 86,39
7 Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Hutan - - - 0 70,52 70,52

Tabel 1.3. Junlah Pegawai Negeri


JUMLAH PNS
NO UNIT KERJA TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Kantor Induk KPH - - - 15 10 25

Tabel 1.4. Jumlah Tenaga Non PNS


JUMLAH TENAGA Non PNS
NO UNIT KERJA TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Kantor Induk KPH - - - - 44 44

Tabel 1.5. Jumlah Tenaga Fungsional


JUMLAH TENAGA FUNGSIONAL
NO UNIT KERJA TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Fungsional PEH - - - 2 2 4
2 Fungsional Polhut - - - 2 1 3
3 Fungsional Penyuluh - - - - - -

Tabel 1.6. Jumlah Tenaga Fungsional Polhut


JUMLAH TENAGA POLHUT
NO UNIT KERJA TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Kantor Induk KPH - - - 2 1 3

Tabel 1.7. Jumlah Tenaga Fungsional Penyuluh


JUMLAH TENAGA PENYULUH
NO UNIT KERJA TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Kantor Induk KPH - - - - - -

Tabel 1.8. Jumlah Tenaga Fungsional PEH


JUMLAH TENAGA PEH
NO UNIT KERJA TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Kantor Induk KPH - - - 2 2 4

Tabel 1.9. Jumlah Tenaga Fungsional Lainnya


JUMLAH FUNGSIONAL LAINNYA
NO UNIT KERJA TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Kantor Induk KPH - - - 2 2 4

Tabel 1.10. Jmlah PNS Berdasarkan pangkat / golongan


N JUMLAH PEGAWAI NEGERI
PANGKAT / GOL TOTAL
O 2012 2013 2014 2015 2016
1 Pembina / IV a - - - 1 1 2
2 Penata Tk. I / III d - - - 3 3 6
3 Penata / III c - - - - - -
4 Penata Muda Tk. I / III b - - - 5 2 7
5 Penata Muda / III a - - - 1 1 2
6 Pengatur Tk.I / II d - - - - - -
7 Pengatur / II c - - - 1 1 2
8 Pengatur Muda Tk.I / II b - - - 3 2 5
9 Pengatur Muda / II a - - - - - -
10 Juru Tk. I / I d - - - - - -
11 Juru / I c - - - 1 - 1
12 Juru Muda Tk. I / I b - - - - - -
13 Juru Muda / I a - - - - - -

Tabel 1.11. Jumlah Fungsional Polhut berdasarkan jenjang fungsional


N JUMLAH FUNGSIONAL POLHUT
JENJANG FUNGSIONAL TOTAL
O 2012 2013 2014 2015 2016
1 Fungsional Polhut Ahli Pertama - - - 1 - 1
2 Fungsional Polhut Terampil - - - 1 1 2

Tabel 1.12. Jumlah Fungsional Penyuluh berdasarkan jenjang fungsional


JUMLAH FUNGSIONAL PENYULUH
N
JENJANG FUNGSIONAL 201 TOTAL
O 2012 2013 2015 2016
4
1 Fungsional Penyuluh Ahli Pertama - - - - - -
2 Fungsional Penyuluh Terampil - - - - - -

Tabel 1.13. Jumlah Fungsional PEH berdasarkan jenjang fungsional


N JUMLAH FUNGSIONAL PEH
JENJANG FUNGSIONAL TOTAL
O 2012 2013 2014 2015 2016
1 Fungsional PEH Ahli Pertama - - - 2 2 4

Tabel 1.14. Jumlah Fungsional lainnya berdasarkan jenjang fungsional


N JUMLAH FUNGSIONAL LAINNYA
JENJANG FUNGSIONAL TOTAL
O 2012 2013 2014 2015 2016
1 Fungsional ..................... - - - - - -
Tabel 1.15. Jumlah Sarpras / aset berdasarkan jenis
N JUMLAH UNIT
JENIS SARPRAS / ASET TOTAL
O 2012 2013 2014 2015 2016
1 Tanah - - - - - -
2 Bangunan - - - - 2 2
3 Kendaraan Roda 4 - - - - 1 1
4 Kendaraan Roda 2 - - - - 1 1
5 Sarpras Perkantoran - - - 1 30 31
6 Sarpras Opersional / teknis - - - - 9 9

Tabel 1.16. Jumlah kendaraan roda 2


JUMLAH UNIT
NO UNIT KERJA TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Kantor Induk KPH - - - - 1 1

Tabel 1.17. Jumlah Kendaraan roda 4


JUMLAH UNIT
NO UNIT KERJA TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Kantor Induk KPH - - - - 1 1

Tabel 1.18. Jumlah Bangunan Kantor


JUMLAH BANGUNAN KANTOR
NO UNIT KERJA TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Kantor Induk KPH - - - - 2 2

Tabel 1.19. Jumlah Aset Tanah


JUMLAH ASET TANAH
NO UNIT KERJA TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Kantor Induk KPH - - - - - -

Tabel 1.20. Jumlah Sarpras Perkantoran


JUMLAH SARPRAS PERKANTORAN
NO UNIT KERJA TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Kantor Induk KPH - - - 1 30 31

Tabel 1.21. Jumlah Sarpras Operasional / Teknis


JUMLAH SARPRAS OPERASIOANAL / TEKNIS
NO UNIT KERJA TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Kantor Induk KPH - - - - 9 9
Tabel 1.22. Jumlah Sarpras Rusak Ringan
JUMLAH KONDISI RUSAK RINGAN
NO UNIT KERJA TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Kantor Induk KPH - - - - - -

Tabel 1.23. Jumlah Sarpras Rusak Sedang


JUMLAH KONDISI RUSAK SEDANG
NO UNIT KERJA TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Kantor Induk KPH - - - - - -

Tabel 1.24. Jumlah Sarpras Rusak Berat


JUMLAH KONDISI RUSAK BERAT
NO UNIT KERJA TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Kantor Induk KPH - - - - - -

Tabel 1.25. Jumlah Sarpras kondisi baik


JUMLAH KONDISI BAIK
NO JENIS SARPRAS / ASET TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Tanah - - - - - -
2 Bangunan - - - - 2 2
3 Kendaraan Roda 4 - - - - 1 1
4 Kendaraan Roda 2 - - - - 1 1
5 Sarpras Perkantoran - - - 1 30 31
6 Sarpras Opersional / teknis - - - - 9 9

II. KAWASAN

2.1 Risalah Wilayah BKPH Ampang Riwo Soromandi


2.1.1 Letak
Letak wilayah kelola BKPH Ampang Riwo Soromandi (Unit XV dan Unit
XIX)Provinsi NTB secara geografis terletak antara 118342 BT -11837'35 BT dan
081744 LS -0851'58 LS. Berdasarkan pembagian administratif pemerintahan, letak
wilayah BKPH Ampang Riwo Soromandi meliputi lintas 3 (tiga) wilayah kabupaten, yaitu;
1) Kabupaten Sumbawa, 2) Kabupaten Dompu, dan 3) Kabupaten Bima. Secara spasial,
letak geografis wilayah kelola BKPH Ampang Riwo Soromandi sebagaimana dijelaskan
sebelumnya,disajikan secara visual dalam bentuk Peta di bawah ini (Gambar 2-1.).

Gambar 2-1. Peta Letak Wilayah KPHL Ampang Riwo Soromandi Provinsi NTB.

Dilihat dari letaknya, wilayah BKPHAmpang Riwo Soromandi sangat strategis


keberadaannya dalam mendukung kegiatan pembangunan daerah khususnya disektor
kehutanan mengingat potensi wilayah hutannya tersebar di Kabupaten Sumbawa,
Kabupaten Dompu, dan Kabupaten Bima.

2.1.2 Luas

Luas wilayah kelola BKPH Ampang Riwo Soromandi Provinsi NTB berdasarkan
Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor SK.337/Menhut-II/2009 tanggal
15 Juni 2009tentang Penetapan Wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) dan
Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Provinsi NTB, maka luas BKPH Ampang
Riwo Soromandi adalah seluas 91.877,37 Ha, dengan rincian sebagai berikut:
Hutan Lindung (HL) seluas 58.184,62 ha yang berada pada Kelompok Hutan (KH)
Ampang Kampaja (RTK.70), KH.Riwo (RTK.43), dan KH. Soromandi (RTK.55);
Hutan Produksi Terbatas (HPT) seluas 26.078,66 ha yang berada dan tersebar pada 3
(tiga) kelompok hutan, yaitu; KH. Ampang Kampaja (RTK.70), KH. Riwo (RTK.43),
dan KH. Soromandi (RTK.55);
Hutan Produksi (HP) seluas 7.614,09 ha yang berada pada KH. Ampang Kampaja
(RTK.70), KH. Soromandi (RTK.55), dan KH. Rai Rakit Kwangko (RTK.80)

Informasi lebih lanjut mengenai luas wilayah berdasarkan klasifikasi fungsi


hutannya disajikan pada Tabel 2.1dan Gambar 2.2di bawah ini.

Tabel 2.1. Luas Wilayah KPHL Ampang Riwo Soromandi berdasarkan Kelompok dan Fungsi Hutan.
Luas Berdasarkan Fungsi Hutan (Ha)
No Kelompok Hutan RTK (%)
HL HPT HP Jumlah
1 Ampang Kampaja 70 7.969,67 8.666,46 3.662,07 20.298,20 23,32

2 Rai Rakit Kwangko 80 0,00 0,00 34,38 34,38 0,04

3 Riwo 43 16.497,65 11.047,14 0,00 27.544,79 29,51

4 Soromandi 55 33.717,30 6.365,06 3.917,64 44.000,00 47,13

Total - 58.184,62 26.078,66 7.614,09 91.877,37 100,00


Gambar 2-2. Peta Wilayah KPHL Ampang Riwo Soromandi berdasarkan Kelompok dan Fungsi Hutan.

Secara luasan, wilayah hutan KPHL Ampang Riwo Soromandi mencapai 8,57%
daritotal luas kawasan hutan Provinsi NTB dan 10,33 % dari total luas hutan lindung dan
hutan produksi di Provinsi NTB. KPHL Ampang Riwo Soromandi merupakan KPH yang
memilki wilayah kelola terluas dibandingkan dengan KPH lainnya yang ada di Provinsi
NTB, sehingga memungkinkan untuk mengembangkan berbagai kegiatan sesuai dengan
fungsi dan potensi kawasannya.
Kawasan hutan wilayah kerja KPHL Ampang Riwo Soromandi yang terdiri dari
fungsi hutan lindung dan fungsi hutan produksi dibagi menjadi 5 (lima) blok, yang terdiri
dari 2 (dua) blok di kawasan hutan lindung dan 3 (tiga) blok di kawasan hutan produksi
(terbatas dan tetap). Kawasan hutan lindung terbagi atas; 1) blok inti, dan 2) blok
pemanfaatan. Sementara untuk kawasan hutan produksi (tetap dan terbatas) terbagi menjadi
3 (tiga) blok, yaitu; 1) blok pemanfaatan hasil hutan kayu-hutan tanaman (HHK-HT), 2)
blok pemberdayaan masyarakat, dan 3) blok pemanfaatan kawasan, jasa lingkungan, dan
HHBK.Informasi detail mengenai teknis pembagian blok dan petak disajikan dalam
Gambar 2-4 dan Tabel 2-4 di bawah ini.
Gambar 2-4. Peta Pembagian Blok di Wilayah KPHL Ampang Riwo Soromandi.

Tabel 2.2. Luas Hutan Lindung


LUAS HL (Ha)
NO KELOMPOK HUTAN TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Ampang Kampaja - - - - 7.969,67 7.969,67
2 Rai Rakit Kwangko - - - - - -
3 Riwo - - - - 16.497,65 16.497,65
4 Soromandi - - - - 33.717,30 33.717,30

Tabel 2.3. Luas Hutan Produksi


LUAS HP (Ha)
NO KELOMPOK HUTAN TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Ampang Kampaja - - - - 3.662,07 3.662,07
2 Rai Rakit Kwangko - - - - 34,38 34,38
3 Riwo - - - - 27.544,79 27.544,79
4 Soromandi - - - - 44.000,00 44.000,00

Tabel 2.4. Luas Hutan Produksi Terbatas


LUAS HPT (Ha)
NO KELOMPOK HUTAN TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Ampang Kampaja - - - - 8.666,46 8.666,46
2 Rai Rakit Kwangko - - - - 0,00 0,00
3 Riwo - - - - 11.047,14 11.047,14
4 Soromandi - - - - 3.917,64 3.917,64

Tabel 2.5. Luas Blok


LUAS HL (Ha)
NO BLOK TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 HL Pemanfaatan - - - - 52.983,03 52.983,03
2 HL Inti - - - - 5.201,59 5.201,59
3 HP Khusus - - - - - -
4 HP Pemanfaatan HHK-KT - - - - 22.115,15 22.115,15
5 HP Pemanfaatan Kawasan, Jasling dan HHBK - - - - 1.639,54 1.639,54
6 HP Pemberdayaan Masyarakat - - - - 9.938,06 9.938,06
7 HP Perlindungan - - - - - -

Tabel 2.6. Luas Blok HL Pemanfaatan


LUAS BLOK HL PEMANFAATAN (Ha)
NO KELOMPOK HUTAN TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Ampang Kampaja - - - - 7.969,68 7.969,68
2 Rai Rakit Kwangko - - - - - -
3 Riwo - - - - 16.497,65 16.497,65
4 Soromandi - - - - 28.515,71 28.515,71

Tabel 2.7. Luas Blok HL Inti


LUAS BLOK HL INTI (Ha)
NO KELOMPOK HUTAN TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Ampang Kampaja - - - - - -
2 Rai Rakit Kwangko - - - - - -
3 Riwo - - - - 16.497,65 16.497,65
4 Soromandi - - - - 5.201,59 7.969,68

Tabel 2.8. Luas Blok HP Khusus


LUAS BLOK HP KHUSUS (Ha)
NO KELOMPOK HUTAN TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Ampang Kampaja - - - - - -
2 Rai Rakit Kwangko - - - - - -
3 Riwo - - - - - -
4 Soromandi - - - - - -

Tabel 2.9. Luas Blok Pemanfaatan HHK - HT


LUAS BLOK PEMANFAATAN HHK-HT (Ha)
NO KELOMPOK HUTAN TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Ampang Kampaja - - - - 9.286,56 9.286,56
2 Rai Rakit Kwangko - - - - - -
3 Riwo - - - - 5.293,27 5.293,27
4 Soromandi - - - - 7.535,32 7.535,32

Tabel 2.10. Luas Blok Pemanfaatan Kawasan, Jasling, HHBK


NO KELOMPOK HUTAN LUAS BLOK PEMANFAATAN KAWASAN (Ha) TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Ampang Kampaja - - - - 1.194,43 1.194,43
2 Rai Rakit Kwangko - - - - 34,38 34,38
3 Riwo - - - - 410,73 410,73
4 Soromandi - - - - - -

Tabel 2.11. Luas Blok HP Pemberdayaan Masyarakat


LUAS BLOK HP PEMBERDAYAAN MASY (Ha)
NO KELOMPOK HUTAN TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Ampang Kampaja - - - - 1.847,54 1.847,54
2 Rai Rakit Kwangko - - - - - -
3 Riwo - - - - 5.343,14 5.343,14
4 Soromandi - - - - 2.747,38 2.747,38

Tabel 2.12. Luas Blok HP Perlindungan


LUAS BLOK HP PERLINDUNGAN (Ha)
NO KELOMPOK HUTAN TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Ampang Kampaja - - - - - -
2 Rai Rakit Kwangko - - - - - -
3 Riwo - - - - - -
4 Soromandi - - - - - -
Tabel. 2.21. Jumlah Ijin Penggunaan Kawasan Hutan
N LUAS (Ha)
JENIS IJIN PEMANFAATAN TOTAL
O 2009 2013 2014 2015 2016
1 Pertambangan - - - - - -
2 Instalasi Listrik - - - - 60 60
3 Jaringan Komunikasi - - - - - -
4 Jalan - - - - - -
5 Instalasi Air (Bendungan) - - - 149,42 217,68` 149,42
6 Fasilitas Umum - - - - - -
7 Sarpras Kesehatan - - - - - -
Tabel. 2.22. Jumlah Ijin Pemanfaatan Kawasan Hutan
N LUAS (Ha)
JENIS IJIN PEMANFAATAN TOTAL
O 2009 2013 2014 2015 2016
1 IUPHHK-HTI 7317,64 - - - - 7317,64
2 IUPHHK-HA - - - - - -
3 IUPHHK-HTR - - - - - -
4 IUPHKm - 223 975 - - 1198
5 IUPHHBK - - - - - -
6 IUPJWA - - - - - -
7 IPPKH - - - 149,42 217,68 149,42
`

Tabel. 2.23. Jumlah Ijin Pemanfaatan Kawasan Hutan


N LUAS (Ha)
JENIS IJIN PEMANFAATAN TOTAL
O 2009 2013 2014 2015 2016
1 IUPHHK-HTI 1 - - - - 1
2 IUPHHK-HA - - - - - -
3 IUPHHK-HTR - - - - - -
4 IUPHKm - 1 1 - - 2
5 IUPHHBK - - - - - -
6 IUPJWA - - - - - -

Tabel. 2.24. Jumlah Ijin Penggunaan Kawasan Hutan


N LUAS (Ha)
JENIS IJIN PEMANFAATAN TOTAL
O 2009 2013 2014 2015 2016
1 IPPKH - - - 1 1 2

III. EKOLOGI

Di wilayah kelola KPHL Ampang Riwo Soromandi Provinsi NTB sampai dengan
dokumen RPHJP ini disusun masih dijumpai keberadaan lahan kritis yang sebagian besar lebih
diakibatkan oleh aktivitas manusia yang tidak bertanggung-jawab berupa pembalakan dan
perambahan liar. Berdasarkan tingkat kekritisannya, wilayah KPHL Ampang Riwo Soromandi
yang berada dalam kondisi kritis dengan kategori agak kritis, kritis, dan sangat kritis mencapai
seluas 12.761,77Ha. Gambaran lengkap tentang luas dan tingkat kekritisan lahan terkini disajikan
dalam Gambar 2-11 serta Tabel 2-10 dan Tabel 2-11 di bawah ini.

Gambar 3-1. Peta Tingkat Kekritisan Lahan di Wilayah KPHL Ampang Riwo Soromandi.

Tabel. 3.1. Luas Lahan Kritis berdasarkan tingkat kekritisan


LUAS (Ha)
NO TINGKAT KEKRITISAN TOTAL
2012 2013 2014 2015 2016
1 Sangat Kritis - - - - 64,31 64,31
2 Kritis - - - - 1.598,67 1.598,67
3 Agak Kritis - - - - 11.098,79 11.098,79
4 Potensial Kritis - - - - 18.467,35 18.467,35
5 Tidak Kritis - - - - 60.648,25 60.648,25

Tabel. 3.2. Luas Lahan Tingkat Sangat Kritis


N JUMLAH (Ha)
KELOMPOK HUTAN TOTAL
O 2012 2013 2014 2015 2016
1 Ampang Kampaja - - - - 146,28 146,28
2 Rai Rangkit Kwangko - - - - - -
3 Riwo - - - - 19,33 19,33
4 Soromandi - - - - 1,91 1,91

Tabel. 3.3. Luas Lahan Tingkat Kritis


N KELOMPOK HUTAN JUMLAH (Ha) TOTAL
O 2012 2013 2014 2015 2016
1 Ampang Kampaja - - - - 436,21 436,21
2 Rai Rangkit Kwangko - - - - - -
3 Riwo - - - - 356,82 356,82
4 Soromandi - - - - 107,68 107,68

Tabel. 3.4. Luas Lahan Tingkat Agak Kritis


N JUMLAH (Ha)
KELOMPOK HUTAN TOTAL
O 2012 2013 2014 2015 2016
1 Ampang Kampaja - - - - 901,85 901,85
2 Rai Rangkit Kwangko - - - - - -
3 Riwo - - - - 4.078,05 4.078,05
4 Soromandi - - - - 7.938,00 7.938,00

Tabel. 3.5. Luas Lahan Tingkat Potensial Kritis


N JUMLAH (Ha)
KELOMPOK HUTAN TOTAL
O 2012 2013 2014 2015 2016
1 Ampang Kampaja - - - - 16.381,86 16.381,86
2 Rai Rangkit Kwangko - - - - 25,50 25,50
3 Riwo - - - - 22.682,49 22.682,49
4 Soromandi - - - - 34.031,42 34.031,42

Tabel. 3.6. Luas Lahan Tingkat Tidak Kritis


N JUMLAH (Ha)
KELOMPOK HUTAN TOTAL
O 2012 2013 2014 2015 2016
1 Ampang Kampaja - - - - 2.461,01 2.461,01
2 Rai Rangkit Kwangko - - - - 8,88 8,88
3 Riwo - - - - 408,10 408,10
4 Soromandi - - - - 1.920,99 1.920,99

Tabel. 3.7. Luas Tipe Tutupan Lahan


N JUMLAH (Ha)
KELOMPOK HUTAN TOTAL
O 2012 2013 2014 2015 2016
1 Hutan Lahan Kering Primer - - - - 39.655,42 39.655,42
2 Hutan Lahan Kering Sekunder - - - - 29.870,48 29.870,48
3 Pertanian Lahan Kering - - - - 753,73 753,73
4 Semak Belukar - - - - 2.702,34 2.702,34
5 Sawah - - - - 295,16 295,16
6 Tanah Terbuka - - - - 18.590,24 18.590,24
Tabel. 3.15. Jumlah Mata Air Dalam Kawasan
N JUMLAH MATA AIR DALAM KAWASAN HUTAN
KELOMPOK HUTAN TOTAL
O 2012 2013 2014 2015 2016
1 Ampang Kampaja - - - - - -
2 Rai Rangkit Kwangko - - - - - -
3 Riwo - - - - 8 5
4 Soromandi - - - - 18 18

Tabel. 3.16. Jumlah Mata Air Luar Kawasan


N JUMLAH MATA AIR LUAR KAWASAN HUTAN
KELOMPOK HUTAN TOTAL
O 2012 2013 2014 2015 2016
1 Luar Kawasan - - - - 24 24

Tabel 3.18. Jenis Fauna Utama


JENIS FAUNA UTAMA LOKASI HABITAT
NO
NAMA LOKAL NAMA ILMIAH UNIT KERJA KELOMPOK HUTAN
1 Sapi Liar Bos sondaicus
2 Rusa Cervus timorensis
3 Babi hutan Sus scrofa
4 Kera ekor panjang Macaca fascicularis
5 Musang Paradoxurus hermaphrodites
6 Landak Hystrix brachyura
7 Ayam Hutan Gallus gallus
8 Ular Sanca Malayophyton reticulatus
9 Ular Pohon Ahaetulla prasina
10 Elang Bondol Haliastur indus
11 Burung Walik Putih Ptilinopus cinctus
IV. EKONOMI
V. SOSIAL
NO 1.2.
REALISASI
TOTAL
2012
2013
2014
2015
2016
Sumber:
PROGRAM
Tabel
ANGGARA
KEGIATAN
Realisasi
N (%)
pelaksanaan
program
kegiatan

PENUTUP