Anda di halaman 1dari 2

Analisis masalah

A. Tuan R, 65 tahun, pensiunan seorang guru, datang ke klinik umum RSUD dengan
keluhan pendengaran berkurang sejak 2 tahun ini, pendengaran berkurang pada
kedua telinga dan turun secara perlahan-lahan.
1. Bagaimana anatomis sistem pendengaran?
2. Bagaimana fisiologi sistem pendengaran?
3. Bagaimana hubungan antara usia, jenis kelamin, dan pekerjaan Tn. R terkait keluhan?
4. Bagaimana mekanisme penurunan pendengaran terkait kasus?
5. Apa makna klinis dari pendengaran turun perlahan-lahan sejak 2 tahun?
6. Mengapa penurunan pendengaran terjadi di kedua telinga?
7. Penyakit apa saja yang disertai dengan penurunan pendengaran?
B. Keluhan terkadang disertai bunyi berdenging. Pasien dapat mendengar
percakapan tapi sulit memahami maknanya, terutama jika diucapkan dengan cepat
ditempat yang bising.
1. Bagaimana mekanisme terjadi bunyi berdenging di telinga terkait kasus?
2. Apa etiologi dari terjadi bunyi berdenging terkait kasus?
3. Bagaimana cara mengatasi terjadinya bunyi berdenging terkait kasus?
4. Mengapa pasien dapat mendengar percakapan tapi sulit memahami maknanya, terutama
jika diucapkan dengan cepat ditempat yang bising?
5. Apa hubungan penurunan pendengaran dengan bunyi berdenging di telinga terkait kasus?
C. Pasien tidak ada batuk dan tidak ada pilek. Pasien tidak ada riwayat keluar cairan
dari telinga. Pasien tidak ada riwayat pemakaian/minum obat-obatan dalam
jangka waktu lama.
1. Apa makna klinis dari tidak adanya batuk dan pilek?
2. Apa makna klinis dari tidak adanya riwayat keluar cairan dari telinga?
3. Apa makna klinis dari tidak adanya riwayat pemakaian/minum obat-obatan dalam
jangka waktu lama?
D. Pemeriksaan fisik
1. Bagaimana interpretasi dari hasil pemeriksaan fisik general?
2. Bagaimana interpretasi dari hasil pemeriksaan fisik status lokalis?
3. Bagaimana interpretasi dari hasil pemeriksaan fisik garputala?
4. Bagaimana mekanisme abnormalitasi dari hasil pemeriksaan fisik garputala?
5. Bagaimana prosedur pemeriksaan garputala?
6. Bagaimana interpretasi dari hasil pemeriksaan fisik audiometri dan timpanomteri?
7. Apa saja klasifikasi dari tuli?
8. Bagaimana mekanisme abnormalitas dari hasil pemeriksaan fisik audiometri dan
timpanometri?
9. Bagaimana prosedur pemeriksan fisik audiometri dan timpanomteri?

Template:

1. DD
2. How to diagnose
3. WD
4. Definisi
5. Epidemiologi
6. Klasifikasi
7. Etiologi dan faktro resiko
8. Patofisiologi
9. Manifestasi klinis
10. Tatalaksana
11. Komplikasi
12. Prognosis
13. SKDI