Anda di halaman 1dari 17

PERENCANAAN BANGUNAN PENGOLAHAN AIR BERSIH

KECAMATAN MAULAFA KOTA KUPANG

6.10 Sludge Drying Bed


Sludge drying bed merupakan suatu bak untuk mengeringkan lumpur hasil
produk sampingan dari unit pengolahan Bak pengumpul, sedimentasi dan filtrasi.
Bak ini biasanya berbentuk persegi panjang yang terdiri dari lapisan pasir dan
kerikil, serta pipa drain untuk mengalirkan air dari lumpur yang dikeringkan.
Waktu pengeringan tergantung dari cuaca, terutama sinar matahari.
Kriteria desain untuk unit Sludge Drying Bed adalah sebagai berikut :
Tabel 6.16.
Kriteria Desain Unit Sludge Drying Bed
No Parameter Satuan Besaran
1 Tebal lapisan lumpur mm 200 300
2 Labar bed (L) mm 6
3 Panjang bed (P) mm 6 30
4 Tebal lapisan media pasir mm 230 300
5 Tebal lapisan gravel mm 150 300
6 Uniformity Coefficien 4
7 Effective Size mm 0,3 0,75
8 Slope lateral drainage line % > 1%
9 Jarak antar lateral line mm 2,5 6
10 Kecepatan dalam pipa m/s 0,75
11 Waktu pengeringan hari 10 15
Kelembaban/moisture
12 lumpur % 60
13 Sludge loading rate kg/m2.th 58,5 97,6
Sumber : Qosim, Wastewater Treatment Plants: Planning, Design, and
Operation, 1985
PERENCANAAN BANGUNAN PENGOLAHAN AIR BERSIH
KECAMATAN MAULAFA KOTA KUPANG

PERENCANAAN TAHAP AWAL SLUDGE DRYING BED I (2011-2016)


Perhitungan
Direncanakan :
Tebal lapisan media = 450 mm
Tebal cake di bed = 0,5
Lebar bed = 6 m.
Waktu pengeringan = 5 hari
Kondisi lumpur yang keluar dari unit pengeolahan bak Pengumpul dan Bak
sedimentasi :
Kadar air = 90%
Kadar solid = 10%
Volume Lumpur dari Bak Pengumpul = 0,06 m3/hari
Volume Lumpur dari Sedimentasi = 0,345 m3/hari
Volume Lumpur Total = 0,351 m3/hari
Media : Lapisan pasir fine sand =150 mm
coarse sand =75 mm
Lapisan kerikil fine gravel =75 mm
medium gravel =75 mm
coarse gravel = 75 mm
ketebalan total media = 450 mm
Kadar air pada cake sludge = 75 %
Tebal (kedalaman) cake sludge = 0,3 m
Menggunakan 1 unit sludge drying bed yang tiap unit terdiri dari 2 cell
VTotal (1 P )
Volume cake dari solid ( Vi ) =
1 Pi
0,351 m 3 / hari (1 0,9)
=
1 0,75
= 0,1404 m3/hari
Volume cake kering cell = 0,1404 m 3
Volume cake kering bed (2 cell) = 2 x 1,404 m3 = 0,2808 m3 ~ 0,3 m3
PERENCANAAN BANGUNAN PENGOLAHAN AIR BERSIH
KECAMATAN MAULAFA KOTA KUPANG

0,2808 m 3
Luas permukaan cell = 1 m2
0,3 m
Maka : - Perbandingan p : l = 1,5 : 1
- A = 1,5 l x l
1 m2 = 1,5 l2
l = 0,66 0,7 m.
- Lebar = 0,7 m
- Panjang = 1,5 x 0,7 = 1,05 m ~ 1 m
Volume bed = 0,351 m3/hr x 5 hari = 1,755 m3 ~ = 1,8 m3

Kedalaman air =
1,8 - 0,3 m 3 0,214 m ~ 0,25 m
(5 x 1 m) x (2 x 0,7 m)

Sehingga :
Dimensi cell : P=1m Kedalaman = 0,25 m
L = 0,7 m
Dimensi bed : P=5x1m=5m
L = 2 x 0,7 m = 1,4 m
Kedalaman = 0,45 m + 0,3 m + 0,25 m = 1 m
Free board = 30% x 1 m = 0,3 m
Underdrain
Berfungsi untuk menampung dan mengeluarkan air dari lumpur.
Terletak di bawah lapisan kerikil (media).
Underdrain berupa pipa dengan lubang perforasi
Vol.air/hari = V.sludge x 90%-V.Lumpur kering x 60%
= 0,351 m3/hr x 0,9 0,1404 m3/hr x 0,6
= 0,23166 m3/hr ~ 0,24 m3/hr
Direncanakan Kecepatan air dalam pipa = 0,3 m/dt
0,24 m 3 / hr
Luas Pipa = 9,26.10 6 m 2
0,3 m / dt x 86400dt / hr

4 x 9,26.10 6
Diameter Pipa = 0,0035 m ~ 3,5 mm

PERENCANAAN BANGUNAN PENGOLAHAN AIR BERSIH
KECAMATAN MAULAFA KOTA KUPANG

Pipa Inlet
Direncanakan kecepatan pada pipa = 0,6 m/dt
0,351 m 3 / hr
Luas Pipa = 6,8.10 6 m 2
0,6 m / dt x 86400dt / hr

4 x 6,8.10 6
Diameter Pipa = 0,003 m ~ 3 mm

PERENCANAAN BANGUNAN PENGOLAHAN AIR BERSIH
KECAMATAN MAULAFA KOTA KUPANG

PERENCANAAN TAHAP AWAL SLUDGE DRYING BED II (2011-2016)


Perhitungan
Direncanakan :
Tebal lapisan media = 550 mm
Tebal cake di bed = 0,5
Lebar bed = 6 m.
Waktu pengeringan = 5 hari
Kondisi lumpur yang keluar dari Unit Pengolahan Filtrasi :
Kadar air = 90%
Kadar solid = 10%
Volume Lumpur dari Filtrasi = 0,2 m3/hari
Volume Lumpur Total = 0,2 m3/hari
Media : Lapisan pasir fine sand =200 mm
coarse sand =125 mm
Lapisan kerikil fine gravel =75 mm
medium gravel =75 mm
coarse gravel = 75 mm
ketebalan total media = 550 mm
Kadar air pada cake sludge = 75 %
Tebal (kedalaman) cake sludge = 0,3 m
Menggunakan 1 unit sludge drying bed yang tiap unit terdiri dari 2 cell
VTotal (1 P )
Volume cake dari solid ( Vi ) =
1 Pi
0,2 m 3 / hari (1 0,9)
=
1 0,75
= 0,08 m3/hari
Volume cake kering cell = 0,08 m 3
Volume cake kering bed (2 cell) = 2 x 0,08 m3 = 0,16 m3
0,16 m 3
Luas permukaan cell = 0,54 m 2
0,3 m
PERENCANAAN BANGUNAN PENGOLAHAN AIR BERSIH
KECAMATAN MAULAFA KOTA KUPANG

Maka : - Perbandingan p : l = 1,5 : 1


- A = 1,5 l x l
0,54 = 1,5 l2
l = 0,6 m.
- Lebar = 0,6 m
- Panjang = 1,5 x 0,6 = 0,9 m ~ 1 m
Volume bed = 0,2 m3/hr x 5 hari = 1 m3

Kedalaman air =
1 - 0,16 m 3 0,15 m
(5 x 1 m) x (2 x 0,6 m)

Sehingga :
Dimensi cell : P=1m Kedalaman = 0,15 m
L = 0,6 m
Dimensi bed : P=5x1m=5m
L = 2 x 0,6 m = 1,2 m
Kedalaman = 0,55 m + 0,3 m + 0,15 m = 1 m
Free board = 30% x 1 m = 0,3 m
Underdrain
Berfungsi untuk menampung dan mengeluarkan air dari lumpur.
Terletak di bawah lapisan kerikil (media).
Underdrain berupa pipa dengan lubang perforasi
Vol.air/hari = V.sludge x 90%-V.Lumpur kering x 60%
= 0,2 m3/hr x 0,9 0,08 m3/hr x 0,6
= 0,132 m3/hr
Direncanakan Kecepatan air dalam pipa = 0,3 m/dt
0,132 m 3 / hr
Luas Pipa = 5,1.10 6 m 2
0,3 m / dt x 86400dt / hr

4 x 5,1.10 6
Diameter Pipa = 0,00255 m 2,55 mm 3mm

PERENCANAAN BANGUNAN PENGOLAHAN AIR BERSIH
KECAMATAN MAULAFA KOTA KUPANG

Pipa Inlet
Direncanakan kecepatan pada pipa = 0,6 m/dt
0,2 m 3 / hr
Luas Pipa = 3,85.10 6 m 2
0,6 m / dt x 86400dt / hr

4 x 3,85.10 6
Diameter Pipa = 0,00221 m 2,21 mm ~ 2 mm

Kerikil

Pasir

Lumpur

Drain Line
Gambar 11.3 Sludge Drying Bed
PERENCANAAN BANGUNAN PENGOLAHAN AIR BERSIH
KECAMATAN MAULAFA KOTA KUPANG

PERENCANAAN TAHAP PENGEMBANGAN SLUDGE DRYING BED I


(2021-2026)
Perhitungan
Direncanakan :
Tebal lapisan media = 450 mm
Tebal cake di bed = 0,5
Lebar bed = 6 m.
Waktu pengeringan = 5 hari
Kondisi lumpur yang keluar dari unit pengeolahan bak Pengumpul dan Bak
sedimentasi :
Kadar air = 90%
Kadar solid = 10%
Volume Lumpur dari Bak Pengumpul = 0,08 m3/hari
Volume Lumpur dari Sedimentasi = 0,37 m3/hari
Volume Lumpur Total = 0,45 m3/hari
Media : Lapisan pasir fine sand =150 mm
coarse sand =75 mm
Lapisan kerikil fine gravel =75 mm
medium gravel =75 mm
coarse gravel = 75 mm
ketebalan total media = 450 mm
Kadar air pada cake sludge = 75 %
Tebal (kedalaman) cake sludge = 0,4 m
Menggunakan 1 unit sludge drying bed yang tiap unit terdiri dari 2 cell
VTotal (1 P )
Volume cake dari solid ( Vi ) =
1 Pi
0,45 m 3 / hari (1 0,9)
=
1 0,75
= 0,18 m3/hari
Volume cake kering cell = 0,18 m 3
Volume cake kering bed (2 cell) = 2 x 0,18 m3 = 0,36 m3
PERENCANAAN BANGUNAN PENGOLAHAN AIR BERSIH
KECAMATAN MAULAFA KOTA KUPANG

0,36 m 3
Luas permukaan cell = 0,432 m 2 0,45m 2
0,3 m
Maka : - Perbandingan p : l = 1,5 : 1
- A = 1,5 l x l
0,45 = 1,5 l2
l = 0,5477 0,6 m.
- Lebar = 0,6 m
- Panjang = 1,5 x 0,6 = 0,9 m ~ 1 m
Volume bed = 0,45 m3/hr x 5 hari = 2,25 m3 ~ = 2,5 m3

Kedalaman air =
2,5 - 0,36 m 3 0,35 m
(5 x 1 m) x (2 x 0,6 m)

Sehingga :
Dimensi cell : P=1m Kedalaman = 0,35 m
L = 0,6 m
Dimensi bed : P=5x1m=5m
L = 2 x 0,6 m = 1,2 m
Kedalaman = 0,45 m + 0,4 m + 0,35 m = 1,2 m
Free board = 30% x 1,2 m = 0,36 m
Underdrain
Berfungsi untuk menampung dan mengeluarkan air dari lumpur.
Terletak di bawah lapisan kerikil (media).
Underdrain berupa pipa dengan lubang perforasi
Vol.air/hari = V.sludge x 90%-V.Lumpur kering x 60%
= 0,45 m3/hr x 0,9 0,18 m3/hr x 0,6
= 0,297 m3/hr
Direncanakan Kecepatan air dalam pipa = 0,3 m/dt
0,297 m 3 / hr
Luas Pipa = 1,15.10 5 m 2
0,3 m / dt x 86400dt / hr

4 x 1,15.10 5
Diameter Pipa = 0,00383 m ~ 3,83 mm 4mm

PERENCANAAN BANGUNAN PENGOLAHAN AIR BERSIH
KECAMATAN MAULAFA KOTA KUPANG

Pipa Inlet
Direncanakan kecepatan pada pipa = 0,6 m/dt
0,45 m 3 / hr
Luas Pipa = 8,68.10 6 m 2
0,6 m / dt x 86400dt / hr

4 x 8,68.10 6
Diameter Pipa = 0,00332 m ~ 3,32 mm ~ 4 mm

PERENCANAAN BANGUNAN PENGOLAHAN AIR BERSIH
KECAMATAN MAULAFA KOTA KUPANG

PERENCANAAN TAHAP PENGEMBANGAN SLUDGE DRYING BED II


(2021-2026)
Perhitungan
Direncanakan :
Tebal lapisan media = 530 mm
Tebal cake di bed = 0,5
Lebar bed = 6 m.
Waktu pengeringan = 5 hari
Kondisi lumpur yang keluar dari Unit Pengolahan Filtrasi :
Kadar air = 90%
Kadar solid = 10%
Volume Lumpur dari Filtrasi = 0,3 m3/hari
Volume Lumpur Total = 0,3 m3/hari
Media : Lapisan pasir fine sand =155 mm
coarse sand =150 mm
Lapisan kerikil fine gravel =75 mm
medium gravel =75 mm
coarse gravel = 75 mm
ketebalan total media = 530 mm
Kadar air pada cake sludge = 75 %
Tebal (kedalaman) cake sludge = 0,3 m
Menggunakan 1 unit sludge drying bed yang tiap unit terdiri dari 2 cell
VTotal (1 P )
Volume cake dari solid ( Vi ) =
1 Pi
0,3 m 3 / hari (1 0,9)
=
1 0,75
= 0,12 m3/hari
Volume cake kering cell = 0,12 m 3
Volume cake kering bed (2 cell) = 2 x 0,12 m3 = 0,24 m3
0,24 m 3
Luas permukaan cell = 0,8 m 2
0,3 m
PERENCANAAN BANGUNAN PENGOLAHAN AIR BERSIH
KECAMATAN MAULAFA KOTA KUPANG

Maka : - Perbandingan p : l = 1,5 : 1


- A = 1,5 l x l
0,8 = 1,5 l2
l = 0,73 0,73 m.
- Lebar = 0,73 m
- Panjang = 1,5 x 0,73 = 1,095 m ~ 1 m
Volume bed = 0,3 m3/hr x 5 hari = 1,5 m3

Kedalaman air =
1,5 - 0,24 m 3 0,17 m
(5 x 1 m) x (2 x 0,73 m)

Sehingga :
Dimensi cell : P=1m Kedalaman = 0,17 m
L = 0,73 m
Dimensi bed : P=5x1m=5m
L = 2 x 0,73 m = 1,46 m
Kedalaman = 0,53 m + 0,3 m + 0,17 m = 1 m
Free board = 30% x 1 m = 0,3 m
Underdrain
Berfungsi untuk menampung dan mengeluarkan air dari lumpur.
Terletak di bawah lapisan kerikil (media).
Underdrain berupa pipa dengan lubang perforasi
Vol.air/hari = V.sludge x 90%-V.Lumpur kering x 60%
= 0,3 m3/hr x 0,9 0,12 m3/hr x 0,6
= 0,198 m3/hr ~ 0,2 m3/hr
Direncanakan Kecepatan air dalam pipa = 0,3 m/dt
0,2 m 3 / hr
Luas Pipa = 7,72.10 6 m 2
0,3 m / dt x 86400dt / hr

4 x 7,72.10 6
Diameter Pipa = 0,00313 m ~ 4 mm

PERENCANAAN BANGUNAN PENGOLAHAN AIR BERSIH
KECAMATAN MAULAFA KOTA KUPANG

Pipa Inlet
Direncanakan kecepatan pada pipa = 0,6 m/dt
0,3 m 3 / hr
Luas Pipa = 5,8.10 6 m 2
0,6 m / dt x 86400dt / hr

4 x 5,8.10 6
Diameter Pipa = 0,00271 m ~ 2,71 mm ~ 3 mm

Kerikil

Pasir

Lumpur

Drain Line
Gambar 11.3 Sludge Drying Bed
PERENCANAAN BANGUNAN PENGOLAHAN AIR BERSIH
KECAMATAN MAULAFA KOTA KUPANG

Tabel 6.17
Spesifikasi Ukuran Sludge Drying Bed I Tahap Awal (2011-2016)
No. Item Spesifikasi Ukuran
1 Media :
Lapisan pasir
fine sand 150 mm
coarse sand 75 mm
Lapisan kerikil
fine gravel 75 mm
medium gravel 75 mm
coarse gravel 75 mm
- Dimensi Cell
Panjang 1m

Lebar 0,7 m

Kedalaman 0,25 m

- Dimensi Bed
Panjang 5m
1,4 m
Lebar
1m
Kedalaman
0,3 m
Freeboard
3 mm
- Diameter pipa inlet
3,5 mm
- Diameter underdrain
PERENCANAAN BANGUNAN PENGOLAHAN AIR BERSIH
KECAMATAN MAULAFA KOTA KUPANG

Tabel 6.18
Spesifikasi Ukuran Sludge Drying Bed II Tahap Awal (2011-2016)

No. Item Spesifikasi Ukuran


1 Media :
Lapisan pasir
fine sand 200 mm
coarse sand 125 mm
Lapisan kerikil
fine gravel 75 mm
medium gravel 75 mm
coarse gravel 75 mm
- Dimensi Cell
Panjang 1m

Lebar 0,6 m

Kedalaman 0,15 m

- Dimensi Bed
Panjang 5m
1,2 m
Lebar
1m
Kedalaman
0,3 m
Freeboard
2 mm
- Diameter pipa inlet
3 mm
- Diameter underdrain
PERENCANAAN BANGUNAN PENGOLAHAN AIR BERSIH
KECAMATAN MAULAFA KOTA KUPANG

Tabel 6.19
Spesifikasi Ukuran Sludge Drying Bed I Tahap Pengembangan (2021-2026)
No. Item Spesifikasi Ukuran
1 Media :
Lapisan pasir
fine sand 150 mm
coarse sand 75 mm
Lapisan kerikil
fine gravel 75 mm
medium gravel 75 mm
coarse gravel 75 mm
- Dimensi Cell
Panjang 1m

Lebar 0,6 m

Kedalaman 0,35 m

- Dimensi Bed
Panjang 5m
1,2 m
Lebar
1,2 m
Kedalaman
0,36 m
Freeboard
4 mm
- Diameter pipa inlet
4 mm
- Diameter underdrain
PERENCANAAN BANGUNAN PENGOLAHAN AIR BERSIH
KECAMATAN MAULAFA KOTA KUPANG

Tabel 6.20
Spesifikasi Ukuran Sludge Drying Bed II Tahap Pengembangan (2021-2026)
No. Item Spesifikasi Ukuran
1 Media :
Lapisan pasir
fine sand 155 mm
coarse sand 150 mm
Lapisan kerikil
fine gravel 75 mm
medium gravel 75 mm
coarse gravel 75 mm
- Dimensi Cell
Panjang 1m

Lebar 0,73 m

Kedalaman 0,17 m

- Dimensi Bed
Panjang 5m
1,46 m
Lebar
1m
Kedalaman
0,3 m
Freeboard
3 mm
- Diameter pipa inlet
4 mm
- Diameter underdrain