Anda di halaman 1dari 5

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya makalah yang berjudul "Pentingnya Media Realia dalam Pembelajaran IPA/Biologi". Selama pembuatan makalah pun kami juga mendapat banyak dukungan dan juga bantuan dari berbagai pihak, maka dari itu kami sampaikan terima kasih kepada Ibu Dr. Endang Suarsini, M.Ked selaku dosen pengampu matakuliah Media Pembelajaran yang memberikan materi pendukung dan juga masukan kepada kami. Kami menyadari bahwa makalah ini masih memiliki kekurangan. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun dari para pembaca yang sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan makalah ini kedepannya. Terima kasih.

Malang, 29 Agustus 2017

Penyusun

Media Realia

  • 2.1 Pengertian Media Realia

Kata “media” berasal dari kata latin, merupakan bentuk jamak dari kata

“medium”. Secara harfiah, kata tersebut mempunyai arti perantara ataau pengantar. Menurut Heinich (1989), media merupakan alat saluran komunikasi yang memerantarai sumber pesan dengan penerima pesan. Media yang dimaksud seperti televisi, bahan tercetak, komputer dan instruktur. Contoh media tersebut dapat dipertimbangkan sebagai media pembelajaran apabila membawa pesan-pesan dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran. Media realia (real thing) merupakan alat bantu yang paling mudah penggunaannya, karena kita tidak perlu membuat persiapan selain langsung menggunakannya. Bentuk realia sama dengan benda sebenarnya yang tidak mengalami perubahan sama sekali dan dapat digunakan untuk keperluan pembelajaran. Sebagai obyek nyata, realia merupakan alat bantu yang bisa memberikan pengalaman langsung kepada pengguna. Oleh karena itu, relaia banyak digunakan dalam proses pembelajaran sebagai alat bantu memperkenalkan subjek baru. Dalam dunia pendidikan, realia sering dianggap sebagi media informasi yang paling mudah diakses dan menarik. Sebagai media informasi, realia mampu menjelaskan halhal abstrak dengan hanya sedikit atau tanpa keterangan verbal. Dengan berinteraksi langsung dengan realia, diharapkan halhal yang kurang jelas, apabila diterangkan secara verbal akan menjadi jelas. Realia memiliki kemampuan untuk merangsang imajinasi pengguna dengan membawa kehidupan di dunia nyata ke dalam kelas.

  • 2.2 Macam Media Realia

Melalui penggunaan model sebagai media, suatu obyek dapat dibawa ke

dalam kelas dalam bentuk replikanya (Gillespie & Spirt, 1973). Berikut ini akan disajikan contoh-contoh model yang dikembangkan berdasarkan alasan-alasan tersebut menurut Riandi (tanpa tahun):

  • 1. Model dibuat karena alasan ukuran obyek sebenarnya

Beberapa objek biologi kadangkala berukuran besar, misalnya seperti kerangka dinosaurus, sehingga media pembelajaran untuk obyek tersebut dapat dikembangkan dengan cara membuat model yang meniru obyek aslinya dengan ukuran yang memungkinkan untuk dibawa ke kelas. Sebaliknya adakalanya suatu obyek biologi sangat kecil ukurannya, misalnya sel dan jaringan. Hal tersebut dapat diatasi dengan cara membuat model jaringan atau model sel dengan meniru objek asli hasil pengamatan melalui mikroskop. Melalui model sel dan jaringan tersebut para siswa dapat dengan mudah mempelajari struktur sel.

Beberapa objek biologi kadangkala berukuran besar, misalnya seperti kerangka dinosaurus, sehingga media pembelajaran untuk obyek tersebut

Gambar 2.2 a. Model struktur sel

  • 2. Model dibuat untuk menunjukkan bagian dalam suatu obyek biologi

Adakalanya bagian penting suatu obyek biologi untuk dipelajari tidak mudah dilihat dari permukaannya dan diperlukan teknik dan alat khusus untuk membedahnya. Untuk mengatasi kasus ini dapat dibuat suatu model utuh obyek dan pada pada bagian lain sengaja dibuat bagian dalamnya (cutaway models). Sebagai contoh model struktur otak dengan posisi di dalam tengkorak, atau model ginjal

dengan struktur medulla di bagian dalamnya.

Gambar 2.2 b. Model struktur otak dengan posisi di dalam tengkorak 3. Model dibuat dengan menghilangkan

Gambar 2.2 b. Model struktur otak dengan posisi di dalam tengkorak

  • 3. Model dibuat dengan menghilangkan bagian tertentu dari obyek aslinya

Teknik penyiapan model seperti ini dimaksudkan untuk menunjukkan bagian-bagian tertentu saja dari suatu obyek biologi. Bagian yang tidak dibuang adalah bagian yang ditonjolkan supaya mendapat perhatian lebih dari siswa. Contoh model seperti ini antara lain model system peredaran darah yang hanya menunjukkan pembuluh darah, jantung dan paru-paru.

Gambar 2.2 b. Model struktur otak dengan posisi di dalam tengkorak 3. Model dibuat dengan menghilangkan

Gambar 2.2 (c) Model system peredaran darah

KESIMPULAN

1.

a

2.

Macam media realia untuk pendidikan IPA/Biologi yaitu model dibuat karena alasan ukuran obyek sebenarnya, model dibuat untuk menunjukkan bagian dalam suatu obyek biologi, model dibuat dengan menghilangkan bagian tertentu dari obyek aslinya.

3.

DAPUS Heinich, Robert, M. Molenda, D. Russell, (1989). Instructional Media: And The New Tecnology of Instructional, 3rd. ed., New York: Macmillan Publishing Company Gillespie & Spirt (1973), Creating A School Media Program, New York & London, RR Bowker Company