Anda di halaman 1dari 1

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

FAKULTAS KEDOKTERAN

SKRIPSI, JANUARI 2017


GILLIEN PADLI

Hubungan Aktivitas Fungsional Sendi dengan Derajat Nyeri Pada Pasien Osteoarthritis
Lutut di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang.

v + 48 Halaman + 6 Tabel + 6 Gambar + 4 Lampiran

ABSTRAK

Osteoarthritis disebut juga penyakit sendi degeneratif yaitu suatu kelainan pada kartilago (tulang
rawan sendi), sinovium, tulang subkondral, ligamen dan otot-otot yang berperan penting
terhadap pergerakan sendi. Nyeri pada osteoarthritis terjadi karena adanya proses degradasi,
reparasi dan inflamasi yang menyebabkan penurunan aktivitas fungsional sendi. Kemampuan
aktivitas fungsional yaitu kemampuan dari seseorang untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan aktivitas fungsional sendi dengan derajat nyeri
pada pasien osteoarthritis lutut di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Penelitian ini
mengunakan desain penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Teknik
pengambilan sampel adalah Purposive Sampling dengan sampel yang berjumlah 35 responden
yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Data diperoleh dari pengisian kuesioner Western
Ontario and McMaster Universitas Osteoarthritis Index (WOMAC) dan Visual Analogue Scale
(VAS). Pengujian hipotesis menggunakan Uji Korelasi Pearson dan mendapatkan nilai
signifikansi 0,002 yang menunjukan bahwa korelasi antara derajat nyeri dan aktivitas fungsional
sendi adalah bermakna dengan nilai korelasinya 0,515 yaitu kekuatan sedang dengan arah
korelasi positif. Kesimpulan pada penelitian ini ialah terdapat hubungan antara aktivitas
fungsional sendi dengan derajat nyeri, yaitu semakin meningkat skor derajat nyeri maka semakin
menurun aktivitas fungsional sendi. Diharapkan penelitian selanjutnya dapat melakukan
penelitian mengenai aktivitas fungsional sendi dan derajat nyeri dengan menggunakan penelitian
kohort sehingga nilai validitas lebih tinggi.

Referensi : 41 (2000-2014)
Kata Kunci : Osteoarthritis lutut, Aktivitas fungsional sendi, Derajat nyeri.