Anda di halaman 1dari 2

PEMBUATAN NATRIUM

Diantara logam alkali, natrium merupakan logam yang paling banyak penggunaannya, baik
sebagai unsur maupun sebagai senyawa. Senyawa logam alkali yang sejenis mempunyai
kemiripan sifat. Oleh karena senyawa natrium paling murah maka paling banyak digunakan.
1. PEMBUATAN NATRIUM
Logam alkali pada umumnya diperoleh dengan mengelektrolisis lelehan garam
kloridanya. Misalnya logam natrium dibuat dengan mengelektrolisis campuran lelehan
NaCl dan CaCl2 dengan perbandingan masing-masing 40% dan 60%. Fungsi CaCl2
pada proses ini adalah menurunkan titik leleh NaCl dari 801C menjadi 500C.
Reaksi yang terjadi:
Katoda : Na+ (l) + e- Na (l) (x2)
Anoda : 2 Cl- (l) Cl2 (g) + 2e- +

2 Na+ (l) + 2 Cl- (l) 2Na (l) + Cl2 (g)

Campuran NaCl dan CaCl2 cair dimasukkan ke dalam sel down kemudian
dialiri listrik. Ion Na+ direduksi di katoda menjadi natrium cair, sedangkan ion Cl
dioksidasi di anoda menjadi gas Cl2. Natrium cair dikeluarkan melalui samping
sel dan gas klor dikeluarkan melalui bagian atas sel.

PEMBUATAN SENYAWA NATRIUM


a. NaCl
Pembuatan natrium klorida pada umumnya dilakukan dengan mengumpulkan air laut
ke suatu tempat seperti tambak di tepi pantai. Kemudian, dengan bantuan sinar
matahari, air laut itu akan diuapkan hingga kristal NaCl-nya tertinggal di tambak. Lalu,
oleh para petani garam, Kristal tersebut akan dikumpulkan, dicuci ulang agar bersih,
lalu dijemur kembali. Kegunaan natrium klorida antara lain sebagai bahan baku untuk
membuat natrium, klorin, dan senyawa-senyawa natrium seperti NaOH dan natrium
karbonat (Na2CO3); dalam industri susu; mengawetkan ikan dan daging; mencairkan
salju di jalan raya di Negara yang bermusim dingin; regenerasi alat pelunak air;
pengolahan kulit; serta sebagai bumbu masak (garam dapur).
b. NaOH
Natrium hidroksida dihasilkan melalui elektrolisis larutan natrium klorida. Natrium
hidroksida digunakan terutama dalam industri sabun, detergen, pulp, dan kertas,
pengolahan bauksit untuk pembuatan aluminium, tekstil, plastik, pemurnian minyak
bumi, serta untuk membuat senyawa natrium lainnya seperti natrium hipoklorit
(NaClO).
c. Natrium karbonat (Na2CO3)
Natrium karbonat berasal dari sumber alam, yaitu trona, yang terdapat melimpah di
Wyoming, Amerika Serikat. Natrium karbonat dapat juga dibuat dari NaCl menurut
proses Solvay, dengan reaksi sebagai berikut.
NaCl (aq) + CO2 (g) + NH3 (aq) + H2O (l) NaHCO3 (s) + NH4Cl (aq)
Natrium hidrogen karbonat (NaHCO3) yang terbentuk dipisahkan,
kemudian dipanaskan sehingga membentuk Na2CO3.
2 NaHCO3 (s) Na2CO3 (s) + H2O (g) + CO2 (g)
Kegunaan utama dari natrium karbonat adalah untuk pembuatan kaca (terutama kaca
bejana). Selain itu untuk membuat bahan-bahan kimia lainnya, industri pulp dan kertas,
industri detergen, dan bahan pelunak air.
d. Natrium bikarbonat (NaHCO3)
Natrium bikarbonat terbentuk sebagai hasil antara pada proses Solvay. Natrium
bikarbonat disebut juga soda kue. Jika adonan yang mengandung natrium bikarbonat
dipanggang, senyawa itu akan terurai membebaskan CO2 yang memekarkan adonan
sehingga menjadi empuk karena adanya rongga-rongga gas di dalamnya. Baking
powder adalah campuran serbuk natrium bikarbonat dengan suatu zat yang bersifat
asam, seperti kalium hidrogen tartrat (KHC4H4O6). Campuran bahan itu tidak
bereaksi dalam keadaan kering, tetapi sekali bubuk itu berada dalam
adonan, keduanya akan bereaksi dan menghasilkan gas karbon dioksida
yang memekarkan adonan.