Anda di halaman 1dari 23

Yusuf Haikal Bakhtiar FISIKA ITS

Agustus 2017

RT (waktu dengung)

Waktu dengung adalah waktu yang diperlukan oleh suara dalam ruang untuk meluruh
sebesar 60 dB. Peluruhan suara yang terjadi, akibat suara yang diterima oleh pendengar, adalah
kombinasi dari suara langusng dari sumber + suara pantul dari permukaan permukaan ruang. Suara
pantul akan sampai ke pendengar setelah suara langsung, serta pada keadaan normal energi suara
pantul lebih kecil dari pada suara pantul akibat attenuasi udara dan sebagian mungkin terserap oleh
material material didalam ruang. Rumus yang digunkan dalam perhitungannya yakni:

Sabin T=0.161V/A
V=volume ruang
A= kemampuan penyerapan ruang
Eyring T=-0.161V/[S*ln(1-)]
=kemampuan absorbsi rata-rata ruang

Pada ruangan yang besar(ukuran?) RT juga dipengaruhi absorbsi suara oleh udara di
frekuensi tinggi(berapa?). dimana mengunakan persamaan (kurang standart yang ada)

Sabin T=0.161V/(A+4mV)
V=volume ruang
A= kemampuan penyerapan ruang
m= adalah koefisien air attenuation
Eyring T=-0.161V/[S*ln(1-) + 4mV]
=kemampuan absorbsi rata-rata ruang
untuk musik RT di frekuensi 500 dan 1000
0.7-2.1 untuk ruang 30m3-30.000m3
0.4-1.5 untuk ruang 30m3-30.000m3

(F.Alton Evrest & Ken C.Pohlmann edisi ke-5)

RT yang dehendaki untuk musik berkisar 1,8-2,2 detik (ISO)

Recording Studio < 50 m3 1.5 m 0.3 s


Classroom < 200 m3 2m 0.4 - 0.6 s
Office < 1'000 m3 3.5 m 0.5 - 1.1 s
Lecture Hall < 5'000 m3 6m 1.0 - 1.5 s
Concert Hall, Opera < 20'000 m3 11 m 1.4 - 2.0 s
Church 2 - 10 s
(http://www.nti-audio.com/en/functions/reverberation-time-rt60.aspx)
Clarity
Ada beberapa parameter yang bias digunkan didalam grup ini. Salah satu yang paling simple
adalah perbandingan energi datang awal dan akhir(Clarity). Dimana bisa dihitung mengunakan 50ms
ataupun 80ms sebagai batas waktu awal tergantung kebutuhan pengukuran, apakah untuk speech
atau music.


0 2 ()
= 10
2 ()
Dimana
=
=
Yusuf Haikal Bakhtiar FISIKA ITS
Agustus 2017

() =

Batas 50ms dan 80ms ini digunakan karena, suara pantulan di rentan itu cendrung tidak terdengar
terpisah, malah memperkuat suara langsung. Untuk speech yang biasanya memiliki variasi suara
yang cepat batas 50ms digunakan sedangkan untuk music yang cendrung lebih lambat mengunakan
80ms (kurang standart yang ada). Clarity di Concert Hall yang besar, biasanya mengunkan Clarity
pada Frekuensi 500; 1000;2000 yang disebut C80(3), biasaya nilai Corect hall yng baik memiliki
C80(3) di range -4 dan +1 (F.Alton Evrest & Ken C.Pohlmann edisi ke-5)

Standart clarity
C80 -5dB sampai 5dB(ISO3382-1)

Definition
Selain perbandingan diatas juga bisa digukkan perbandingan antara energi datang awal dan energi
total yang biasa disebut Definition. Dimana digunakan rumus
untuk D50 0,3-0,7 (ISO3382-1)

0 2 ()
=
2 ()

Center time (Ts)

Adalah waktu dari pusat gravitasi dari kuadrat bisa diukur dalam detik mengunakan
persamaan

0 2 ()
=
0 2 ()

ARTINYA: waktu dimana energi sebelum Ts sama dengan energi setelah Ts


60ms-260ms
(ISO)
70-150 ms musik
60-70ms pidato
(ALTA INTEGRA)

Brilliance

Brilliance digunakan untuk menjelaskan suara memiliki kehadiran dataupun kejelasan,


Brilliance didapatkan melalui pantulan frekuensi tinggi yang memadai. Dimana digunkan rumus

EDT2000/EDTmid=EDT2000/(EDT500+EDT1000)

Dengan cara yang sama EDT4000/EDTmid bisa diukur. EDT2000/EDTmid paling tidak 0.9 dan EDT4000/EDTmid
paling tidak 0.8
(F.Alton Evrest & Ken C.Pohlmann edisi ke-5)
2000 konsonan jelas(teguh,2017)
Yusuf Haikal Bakhtiar FISIKA ITS
Agustus 2017

Gain

Music hall yang baik seharusnya menyediakan penguatan (gain) akustik yang cukup untuk
tiap tempat duduk dimana gain bisa diangap perbedaan SPL antara SPL di titik tengah hall dari
(arbitay source/ sumber yang diletentukan). Dikurang SPL di jarak yang sama sejauh 10m dari
sumber sama di ruang bebas pantulan

0 2 ()
= 10 2
0 10 ()

G=LPE LPE,10 dB
Dimana

1 0 2 ()
= 10 log[ ]
0 2 0

Untuk Gain di frekuensi Mid bisa mengunakan rumus


Gmid= 10 log (Rtmid/V) +44.4
Atau
Gmid =10 log (EDTmid/V)+44
Diruang concert hall yang baik. Gmid biasanya di rentan 4 sampai 5.5 dB, akan tetapi di hall dengan
fungsi berbeda dengan aplikasi yang lebih khusus, Gmid akan bervariasi lebih luas
(F.Alton Evrest & Ken C.Pohlmann edisi ke-5)

(ISO 3382-1) G rentantnya -2dB;+10dB untuk ruang pertunjukan

HUKUM MUKA GELOMBANG PERTAMA

Manusia memiliki dua telinga, sehingga manusia bisa merasakan ataupen mendeteksi arah
sumber suara di sumbu horizontal.
Misal: saat sumber suara berasal dari kanan pendengar maka suara akan lebih dulu sampai
ke telinga kanan lalu sampai ketelinga kiri pendengar, suara yang sampai ke telinga kiri mengalami
pengurangan intensitas akibat adanya bayangan akustik saat suara melalui kepala, untuk frekuensi
tinggi efek ini tidak terlalu mencolok karena kemampuan difraksinya yang sangat mudah. Akan tetapi
untuk frekuensi tinggi, perbedaan ini cukup terasakan karena mudahnya diblock suara dengan
frekuensi tinggi. Selain itu suara yang sampai ditelinga manusia sebelum 35ms akan melebur
manjadi satu dantidak bisa dibedakan. Ada yang menyebut 35, 50 dan 80
Hal ini dibuktikan dengan percobaan pemberian sumber 2 dengan sudut 45o di hadapan
pendengar dimana salah satu sumber diberi delay dengan sumber bunyi yang sama. Pendengar
hanya bisa mendengar saat sumber suara memiliki delay lebih dari 35ms ataupun memiliki SPL 10dB
diatas speaker refrensi (F.Alton Evrest & Ken C.Pohlmann edisi ke-5)

Pengukuran energy lateral awal(SUMBER DAN RUANG)

Bagian energi , JLF, datang dari arah lateral dalam 80 ms bisa di ukur dari impulse responses
didpatkan dari mikrophone omnidicetional dan figure of eight pattren microphone mengunakan
persamaan
0,080
0,005 2 ()
= 0,080
0 2 ()
Dimana
Yusuf Haikal Bakhtiar FISIKA ITS
Agustus 2017

PL(t) = tekanan suara instant dengan mic figure of 8


P(t)= adalah tekanan suara instant dengan mic omnidircetional.
(ISO 3382-1)
Unruk pengukuran ini posisi nol dari mic figure-of-8 dihadapkan pada rata-rata pusat
sumber suara pangung atau persis ke arah sumber suara individu. Sehingga sinyal yg ditangkap mic,
berasal dari energy lateral bukan energi dari suara langsung .
Karena keterarahan mic f8 pada intinya adalah pola cosinus, dan nilai tekanan di kuadratkan,
hasil kontribusi ke energy lateral dari tiap-tiap pantulan berbeda-beda dengan kuadart dari sudut
kosinus pantulan relative terhadap axis ddari maksimum sensitivitas mic
Cara alternative untuk mendapatkan fraksi lateral energi , JLFC,dengan kontribusi
memvariasikan sudut cosine, dan diangap lebih akurat bisa mengunkan persamaan

0,080
0,005 |() ()|
= 0,080
0 2 ()
Dimana
PL(t) = tekanan suara instant dengan mic figure of 8
P(t)= adalah tekanan suara instant dengan mic omnidircetional.
(ISO 3382-1)

Lateral energy frection berhubungan dengan lebar sumber suara yang diarasakan
Batasnya adalah 0,05;0;35 untuk musik(ISO 3382-1)

Pengukuran energy lateral akhir(RUANG)

Level relative (Lj), dari energi suara lateral yang datang terlambat bisa diukur dengan sumber suara
omnidircetional yang sudah dikalibrasi , dari impulse resopond yang didaptakan di auditoriun dari
microphone figure-of-8-pattern dengan persamaan

0,08 2 ()
= 10 log 2
0 10 ()
Dimana
PL(t) = tekanan suara instant dengan mic figure of 8
P10(t)= adalah tekanan suara instant dengan mic omnidircetional di jarak 10 m di medan bebas
-14dB;+1dB untuk ruang pertunjukan(ISO)

(ISO 3382-1)

Bass Ratio

Rasa hangat akustik, diinginkan di kebanyakan halls. Hal ini biasnya diakibatkan semakin
lama waktu dengung di frekuensi rendah . salah satu cara untuk mengukur ini dengan mengunakan
bass ratio (BR). Bass ratio itu di hitung dengan penambahan waktu dengung pada 125 dan 250 Hz
lalu di bagi dengan jumlah dari waktu dengung 500 dan 1000 Hz

BR=(RT60/125+RT60/250)/(RT60/500+RT60/1000)

Ruang aula hangat secara akustik dengan RT bass yang lebih panjang biasaya memiliki BR
diatas 1. Dimana menurut sebuah studi untuk Hall dengan RT60 kurang dari 1.8 dtk, Brnya seharusnya
diantara 1.1-1.45 dan untuk hall dengan RT60 seharusnya Brnya diantara 1.1-1.25.(untuk pidato)
(F.Alton Evrest & Ken C.Pohlmann edisi ke-5)
Yusuf Haikal Bakhtiar FISIKA ITS
Agustus 2017

SEKILAS INFO
WARM DAN BRILIANCE
Maksud dari warm ini adalah suaranya agak ngebass, sedangkan brilliance adalah suarannya lebih
cempreng. Dalam ruang consert music, kedua hall ini perlu diseimbangkan

IACC
Inter aural cross correlation coefficient (IACC), adalah satu teknik pengukuran, dimana hasil dari
pengukuran berhubungan dengan kesan spasial dari ruang konser. Dimana kesan ini bisa dibagi dua
yakni
1. Membuat sumber suara terasa lebar (apperent source witdh ASW)
2. Rasa diselimuti atau didalam suara (listener envelopment LEV)

2
1 () ( + )
1,2
2 2
1 2 () 1 2 ()
Dimana
pl(t)= adalah tekanan di kiri(left)
pr(t)= adalah tekanan di kanan(right)
dengan mengunakan dummy head

1,2 = max |1,2 | 1 < < +1

Nilai just noticeable diffrence dari IACC di asumsikan sebagai 0,075


(ISO 3382-1)
Standard untuk IACC sendiri adalah <0.55 (ALTAINTEGRA)
Di buku sendiri adalah 0.6 untuk konser musik

SEKILAS INFO

ROOM MODES

Room modes sangat pengaruh dengan resonansi dalam ruanagn. Dimana ukuran ruangan
perpengaruh dengan gelombnag berdiri yang dihasilkan oleh ruangan.

Maksudnya apa?

Dalam ruang. Akan terjadi gelombang berdiri apabila diantara dua dinding yang saling berhadpan
dengan jarak dari panjang gelombang frekuensi tertentu. Sehingga terjadi titik dimana suara
sangat nyaring. Dan suara malah tidak ada di frekuensi mode tersebut.

PERLU DI-INGAT
SPL adalah hasil perubahan LOGARITMIS TEKANAN yang DIKUADRATKAN. sehingga titik tidak
adanya suara berarti. Pressure yang terjadi adalah nol. Sedangkan saat adanya suara, pressure yang
terjadi bisa negatif ataupun positif.

Selain antara dua dinding. Di frekuensi tertentu room modes bisa terjadi di 2 dimensi
(lebar&panjang) ataupun 3 dimensi (lebar panjang tinggi)

Perlu diingat lagi. SISTEM akustik bisa dihubungkan dengan sitem RLC listrik dimana, resistor
digantikan dengan absorber, induktor digantikan oleh papan akustik, dan capasitor digantikan oleh
resonator
Yusuf Haikal Bakhtiar FISIKA ITS
Agustus 2017

Dimana absorber akan menyerap/menghambah bunyi seperti resistor, sehingga suara bekurang
intensitasnya. Tanpa ada perubahan fasa, berbeda dengan pemberian panel akustik yang merubah
fasa seperti hal nya unduktor. Fasa ini dapat diubah akibat ikut bergetarnya panel

Kecepatan suara dengan kecepatan partikel berbeda. Dimana kecepatan partikel berhubungan
dengan kerasnya suara. Hubungannya adalah saat udara lebih mampat(tekanan

Rumus room mode


Frek=(c/2)[(p/L)2+(q/W)2+(r/H)2]

%Alcons
Adalah presentase hilannya artikulasi dari konsonant. Nilainya bisa di ukur dengan

%Alcons0.652(rlh/rh)2RT

rlh=jarak sumber suara ke pendengar


rh=critical distance dari sumber suara

critical distance sendiri adalah nilai dimana besarnya suara langsung sama dengan besarnya suara
pantul
/ 0.057/60
Dimana adalah ker arahan dari sumber suara (1 untuk omni), Aadalah total absorbsi permukaan di
m3
(F.Alton Evrest & Ken C.Pohlmann edisi ke-5)

Besarnya alcons yang disarankan adalah


unexceptable poor fair good excellent

ALcons
100 - 33% 33 - 15% 15 - 7% 7 - 3% 3 - 0%
http://www.sengpielaudio.com/calculator-ALcons-STI.htm

STI
sound trasmision index adalah salah satu parameter yang mengukur kejelasan suara. Ada 3 cara
untuk mendapatkan STI
1. Dengan cara subjektif, melibakan pendengar dan pembicara
2. Dengancara prediksi, melalui analisa parameter parameer akustik yang ada
3. Dengancara objektif,.....

Dengan cara objektif pengukuran STI dilakukan dengan SNR(Signal to Noise Ratio) dimana rumus
yang digunakan adalah

SNR=10 Log( m/1-m) dB


Dengan m=Intensitas sinyal/(I sinyal- I noise)

Lalu nilai SNR ini akan dikoreksi lagi dengan....

Lalu nilai SNR ini akan dimasukan ke


RASTI=[SNR+15]/30

(Gade - Handbook Ch9 & Herman j.m. Steeneken-Basics of the STI-measuring method)
Yusuf Haikal Bakhtiar FISIKA ITS
Agustus 2017

STI Kualitas
0-0.3 Buruk
0.3-4.5 Kurang
4.5-6.0 Cukup
6.0-7.5 Baik
7.5-1 Sangat baik

Alcons dan STI dapat saling dikonversi dengan rumus

http://www.sengpielaudio.com/calculator-ALcons-STI.htm

Support Time
Dipangung pementasan diperlukan antar pemusik dapat mendengar satu sama lain. Oleh karena itu
dibuat sebuah parameter musik untuk pangung dimanan. Mengunakan perbandingan suara
langsung. Dibandingkan dengan waktu awal(0,02-0,1) ataupun waktu akhir(0,1-1) dimana nilai yang
diharapkan adalah -24dB sampai -8dB utuk ST early dan -24dB sampai -10dB untuk ST late
0,1
0,02 2 ()
ST early = 0,01
0 2 ()

1
0,1 2 ()
ST late = 0,01
0 2 ()

(ISO 3382-1)
C7
Sama dengan clarity pada sebelumnya. Akan tetapi yg dibandingkan suara dari 0-0,007ms dengan
suara dari 0,007 sampai tak hingga.

Noise control

Noise itu ada dua


Airborne, dan structure borne

Airborne
Noise tipe ini merambat melalui udara sedikit saja ada celah udara maka suara dapat lewat, dimana
jika sebuah plat metal memiliki 13% lubang dipermukaannya maka 97% suara yang mengenai plat itu
akan lewat, serta penambahan massa tidak akan terlalu berpengruh akibat lubang yg sudah ada

TL=SPL sumber-SPL penerima


TL=10 log (1/)
Dimana
Yusuf Haikal Bakhtiar FISIKA ITS
Agustus 2017

=1-

TL=20 log(fm) -47


F= frekuensi suara
M= massa permukaan barier (kg/m2)

Sehingga tiap pengandaan massa akan menambahkan TL sebanyak 6 dB


Dengan asumsi stiffness dari barier adalah zero

Akan tetapi barier pada kenyataannya mmempunyai stiffness


Sehingga biasanya pengandaan masa hanya mengurangi 5dB

NR = TL+10log(A/S)
(F.Alton Evrest & Ken C.Pohlmann edisi ke-5)
Strukturborne

Untuk mengurangi noise dari Struktureborne biasanya diberikan sekat agar udara(atau pun material
yang berpori) antara dua struktur. Hal ini dilakukan agar noise yang masuk kedalam struktu.
Terghalang oleh sekat udara(atau material lain)

Contohnya adalah
Dengan lantai melayang dimana rumus yang digunakan

f0=5/d1/2
f0=artinya cut off frek, dengan low fillter
(F.Alton Evrest & Ken C.Pohlmann edisi ke-5)

Noise Criteria

Ada dua jenis dari buku alton


NCB(noise criteria beranek) dan RC(room criteria)
Baik NCB dan RC mengikuti kurva kepekaan telinga manusia (seperti curva dBA) dimana telinga
manusia lebih peka di sekitar frekuensi 500 dan 1000 hz

Dimana perbedaannya, nama di curva RC sesuai dengan tingkat noise di 1000 Hz, sedangkan NCB
nama curvanya lebih tinggi sedikit daripada tingkat noise 1000HZ

Jika noise yang mendominasi adalah frekuensi 500 ke bawah disebut Rumbbly (R), bila didominasi
1000 ke atas disebut hissy(H) bila noisenya cukup rata disebut Netural (N)

Rekomendari room criteria


Jenis ruang RC direkonendasikan Nilai SPL sepadan (dBA)
Kantor (terbuka) 35-40 45-50
Studio rekaman 15-20 20-25
Kantor (privat) 35-40 40-45
Rumah sakit(kamar pasien) 30-35 35-40
perpustakaan 35-40 40-45
pabrik 40-65 45-70
Ruang kelas 25-30 30-35

(F.Alton Evrest & Ken C.Pohlmann edisi ke-5)


Yusuf Haikal Bakhtiar FISIKA ITS
Agustus 2017

EDT(early decay time)


ITDG(initial time delay gap)

Sistematika di ALTA

Ada dua jenis


Evaluasi
1 noise control
2 room acoustic

Untuk noise control


Bisa pakai insul, sondflow,achitektural acoustic, aim fortrrof

kondisi Sti male RASTI


max Rata2 min max Rata2 min
0m 0.652 0.585 0.565 0.640 0.567 0.547
+1m 0.603 0.580 0.565 0.588 0.561 0.546
+0.5m 0.621 0.582 0.565 0.607 0.564 0.547
-0.5m 0,652 0,585 0,565

Eksperiment variasi speaker manarul ilmi

Dasar patokan adalah peningkatan STI


Karenan STI merupakan tingkat kejelasan bunyi

Dimana STI yng digunakan adalah yang male STI, RASTI, STIPA male
Pemilihan male STI dan STIPa male ini dikarenakan imam, muazin dan qaari selalu laki2. Sedangkan
RASTI digunakan untuk melihat kejelasan suara di frekuensi yang biasanya digunakan dalam
percakapan

Selain itu juga dilihat waktu dengung ruang.


Yusuf Haikal Bakhtiar FISIKA ITS
Agustus 2017

0,585 0,652 0,565

rasti
Yusuf Haikal Bakhtiar FISIKA ITS
Agustus 2017

0,567 0,640 0,547


Yusuf Haikal Bakhtiar FISIKA ITS
Agustus 2017

Naik 1m

0,580 0,603 0,565


Yusuf Haikal Bakhtiar FISIKA ITS
Agustus 2017

0,561 0,588 0,546


Yusuf Haikal Bakhtiar FISIKA ITS
Agustus 2017

Naik 0,5

RASTI
0,564 0,607 0,547
Yusuf Haikal Bakhtiar FISIKA ITS
Agustus 2017

0,582 0,621 0,565

-0,5m

0,587 0,709 0,561

Dari tiga variasi tinggi ini. Tidak diperlukan perubahan ketinggian speaker. Jika speaker diturunkan
ada kemumngkinan terkena kapala jamaah. Sehingga tinggi 2m dianggap cukup untuk kejelasan
speaker
Yusuf Haikal Bakhtiar FISIKA ITS
Agustus 2017

Dilakukan variasi sudut dimana sudut yg digunakan adalah 0, 5, 10, 15,20, 30


Sudut 0 derajat

0,582 0,628 0,565

Rasti
Yusuf Haikal Bakhtiar FISIKA ITS
Agustus 2017

0,564 0,616 0,547

Sudut 5 degree
Sti m

0,583 0,635 0,565

Rasti
Yusuf Haikal Bakhtiar FISIKA ITS
Agustus 2017

STI Average Maximum Minimum


100 Hz 0,565 0,623 0,547

Sudut 10
Yusuf Haikal Bakhtiar FISIKA ITS
Agustus 2017

STI Average Maximum Minimum


100 Hz 0,585 0,644 0,565

RASTI

STI Average Maximum Minimum


100 Hz 0,566 0,632 0,547
Yusuf Haikal Bakhtiar FISIKA ITS
Agustus 2017

Sudut 15

0,585 0,652 0,565

rasti
Yusuf Haikal Bakhtiar FISIKA ITS
Agustus 2017

0,567 0,640 0,547

Sudut 20

STIm Average Maximum Minimum


100 Hz 0,586 0,661 0,565
Yusuf Haikal Bakhtiar FISIKA ITS
Agustus 2017

RASTI

STI Average Maximum Minimum


100 Hz 0,567 0,648 0,547

25
Yusuf Haikal Bakhtiar FISIKA ITS
Agustus 2017

STI Average Maximum Minimum


100 Hz 0,586 0,670 0,565