Anda di halaman 1dari 21

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Perkembangan sektor industri yang semakin pesat akhir-akhir ini mempunyai
dampak negatif berupa masalah yang cukup rumit di sektor pertanian, khususnya
adalah pencemaran lingkungan yang mengandung limbah B3. Hal ini terkait
kurang optimalnya pengelolaan limbah oleh industri sebelum dibuang ke
lingkungan sekitarnya. Seperti yang terjadi di Rancaekek, dimana lahan sawah
tercemar oleh limbah industri textile, akibatnya hampir 1000 Ha diantaranya
sudah tak bisa lagi bercocok tanam. Lahan sawah tercemar tersebut berlokasi di 4
desa, yaitu Desa Jelegong, Linggar, Sukamulya dan Bojong Loa Kecamatan
Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Berdasarkan hasil observasi dengan metode wawancara terhadap organisasi


Paguyuban Warga Peduli Lingkungan (Pawapeling), mengatakan bahwa sumber
pencemaran diduga berasal dari tiga perusahan yang berada di wilayah
administrasi Kabupaten Sumedang, namun limbah cair sisa produksinya dibuang
lepas ke wilayah Kabupaten Bandung melalui sungai Cikijing. Limbah cair B3
dari satu perusahaan setiap harinya mengeluarkan sekitar 20 ribu meter kubik,
belum lagi di tambah dari 2 perusahaan lainnya, dan limbah cair tersebut dibuang
lepas begitu saja melalui sungai Cikijing.

Gambar 1

Pencemaran Limbah di Lahan Pertanian


Ironinya air di sungai cikijing yang tercemar limbah tersebut merupakan satu-
satunya sungai irigasi yang digunakan para petani untuk mengairi pesawahan di
Kecamatan Rancaekek. Para petani dengan terpaksa menggunakan air dari sungai
tersebut walaupun telah tercemar limbah, alasanya karena tidak sumber irigasi
yang bisa digunakan untuk mengairi sawahnya. Akibatnya para petani mengalami
gagal panen serta beras yang dihasilkan pun memilikikualitas yang
buruksehinggatimbul kerugian besar akibat kondisi tersebut.

Upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah ini dengan menggunakan


pupuk cair organik dimana berdasarkan hasil penelitian kandungan pupuk yang
terdiri dari berbagai jenis tanaman dan makhluk hidup ini mampu mengembalikan
struktur dan kontur tanah kembali seperti semula dan mengurangi kandungan
logam berat. Dalam pelaksanaannya proses pembuatan pupuk tersebut masih
menggunakan cara manual, lama proses yang dilakanakan khusunya dalam proses
pengadukkan yang menjadi masalahnya jadi pupuk yang dihasilkan dari satu kali
pengadukan itu hanya 5 kg dan itu dilakukan dalam atu hari hasil proses itu hanya
bisa digunakan untuk satu petak sawah aja.

Berdasarkan hal-hal di atas maka diperlukan upaya untuk meningkatkan


proses pembuatan pupuk cair tersebut. Oleh karena itu perlu adanya peningkatan
fasilitas mesin pengaduk pupuk yang digunakan. Mesin pengaduk pupuk yang
kami rancang memiliki kapasitas 100 kg bahan organik menghasilkan 150 liter
sehingga mampu digunakan untuk mengatasi 1200 ha lahan yang terpapar limbah.

B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan uraian yang telah diungkapkan dalam latar belakang masalah
diatas maka identifikasi masalah payungyaitu sebagai berikut:
1. Pencemaran lingkungan yang mengandung limbah B3 perlu di atasi.
2. Proses pengaduk pupuk cair masih menggunakan metode yang sederhana
sehingga mendapatkan hasil yang kurang dalam memenuhi kebutuhan
pupuk untuk sawah yang tercemar.
C. Batasan Masalah

1
Memperhatikan identifikasi masalah yang diuraikan di atas maka penulis
memberikan batasan masalah, dengan tujuan untuk mengarahkan secara lebih
jelas permasalahan pokok yang akan dibahas. Adapun batasan masalah yang akan
dikemukakan dalam penyusunan tugas akhir ini yaitu :

1. Proses pengaduk pupuk cair masih menggunakan metode yang sederhana


sehingga mendapatkan hasil yang kurang dalam memenuhi kebutuhan
pupuk untuk sawah yang tercemar.
D. Rumusan Masalah

Berdasarkan batasan masalah yang telah diuraiakan di atas, maka dapat


dirumuskan permasalahan dalam penulisan ini yaitu: Bagaimana Cara
Rancang Bangun Mesin Pengaduk Pupuk Cair Organik?

E. Tujuan Perancangan
Tujuan yang akan dicapai melalui perancangan mesin ini, antara lain sebagai
berikut:
1. Menghasilkan rancangan mesin pengaduk pupuk cair organik.
2. Menghasilkan mesin pengaduk pupuk cair organik yang mampu
meningkatkan produksi pupuk cair.
F. Kegunaan Perancangan
Kegunaan yang dapat diperoleh melalui perancangan mesin ini, antara lain
sebagai berikut:
1. Bagi mahasiswa dapat meningkatkan dan menyalurkan kreativitas dalam
proses perancangan mesin.
2. Bagi mitra dapat mempercepat proses produksi pupuk cair
organiksehingga diharapkan secara otomatis dapat membantu pemulihan
sawah tercemar.

2
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A. Limbah
Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik
industri maupun domestik (rumah tangga). Di mana masyarakat bermukim, di
sanalah berbagai jenis limbah akan dihasilkan. Ada sampah, ada air kakus (black
water), dan ada air buangan dari berbagai aktivitas domestik lainnya (grey water).
Limbah padat lebih dikenal sebagai sampah, yang seringkali tidak
dikehendaki kehadirannya karena tidak memiliki nilai ekonomis. Bila ditinjau
secara kimiawi, limbah ini terdiri dari bahan kimia Senyawa organik dan Senyawa
anorganik. Dengan konsentrasi dan kuantitas tertentu, kehadiran limbah dapat
berdampak negatif terhadap lingkungan terutama bagi kesehatan manusia,
sehingga perlu dilakukan penanganan terhadap limbah. Tingkat bahaya keracunan
yang ditimbulkan oleh limbah tergantung pada jenis dan karakteristik limbah.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah no.18 tahun 1999 dijelaskan bahwa
limbah bahan beracun dan berbahaya (limbah B3) adalah sisa suatu usaha
dan/atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan/atau beracun yang
karena sifat, konsentrasinya, atau jumlahnya yang secara langsung maupun tidak
langsung dapat mencemari lingkungan hidup dan membahayakan lingkungan
hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup yang lain.
Menurut Watts (1997) limbah B3 didefinisikan sebagai limbah padat atau
kombinasi dari limbah padat yang karena jumlah, konsentrasinya, sifat fisik,
kimia maupun yang bersifat infeksi yang dapat menyebabkan kematian dan
penyakit yang tidak dapat pulih, yang substansinya dapat membahayakan bagi
kesehatan manusia atau lingkungan dikarenakan pengelolaan yang tidak tepat,
baik itu penyimpanan, tansport, ataupun dalam pembuangannya.

B. Limbah B3
Limbah B3 juga dapat dihasilkan dari berbagai sumber dengan laju
timbulan rendah, seperti industri dry clener, bengkel, proses cuci cetak film. Jenis

3
penghasil limbah semacam ini yang memproduksi limbah lebih kecil dari 1
ton/bulan dikategorikan sebagai peghasil limbah B3 skala kecil. Limbah B3 dari
penghasil berskala kecil dapat menyebabkan terjadinya bahaya besar apabila tidak
dikelola dengan benar. Limbah B3 dari penghasil skala kecil biasanya dibuang ke
TPA sampah kota, ke badan air, ke saluran drainase serta ke bukan tempat
pengolahan dan pembuangan khusus limbah B3 (Trihadiningrum, 2000). Menurut
Muliartha, dkk (2004), Limbah yang dihasilkan dari usaha perbengkelan juga
dapat menyebabkan pencemaran terhadap air, tanah maupun udara disekitar
apabila tidakdikelola dengan benar. Limbah B3 yang dihasilkan dari usaha
bengkel antara lain : limbah padat dan limbah cair. Limbah B3 padat meliputi
limbah logam yang dihasikan dari kegiatan usaha perbengkelan seperti skrup,
potongan logam, lap kain yang terkontaminasi oleh pelumas bekas maupun
pelarut bekas. Sedangkan limbah cair meliputi oli bekas, pelarut atau pembersih,
H2SO4 dari aki bekas.
Dari permasalahan yang diakibatkan dari limbah B3 bengkel tersebut, di
paper ini akan dibahas menganai jumlah timbulan dari masing masing kategori
bengkel dan juga pengelolaan yang ada di lapangan mengenai pengelolaan limbah
B3 bengkel.
C. POC
Pupuk organic cair adalah laruran dari pembusukan bahan-bahan organic
yang berasal dari sisa tanaman, kotoran hewan, dan manusia yang kandungan
unsure haranya lebih dari satu unsure. Kelebihan dari pupuk organic ini adalah
dapat secara cepat mengatasi defesiensi hara, tidak masalah dalam pencucian hara,
dan mampu menyediakan hara secara cepat. Dibandingkan dengan pupuk cair
anorganik, pupuk organic cair umumnya tidak merusak tanah dan tanaman
walaupun digunakan sesering mungkin. Selain itu, pupuk ini juga memiliki bahan
pengikat, sehingga larutan pupuk yamg diberikan ke permukaan tanah bisa
langsung digunakan oleh tanaman. Dengan menggunakan pupuk organik cair
dapat mengatasi masalah lingkungan dan membantu menjawab kelangkaan dan
mahalnya harga pupuk anorganik saat ini.
D. Motor Listrik

4
Motor listrik adalah alat untuk mengubah energi listrik menjadi energi
mekanik. Alat yang berfungsi sebaliknya, mengubah energi mekanik menjadi
energi listrik disebut generator atau dinamo. Motor listrik dapat ditemukan pada
peralatan rumah tangga seperti kipas angin, mesin cuci, pompa air dan penyedot
debu. Pada motor listrik tenaga listrik diubah menjadi tenaga mekanik. Perubahan
ini dilakukan dengan mengubah tenaga listrik menjadi magnet yang disebut
sebagai elektro magnit. Sebagaimana kita ketahui bahwa : kutub-kutub dari
magnet yang senama akan tolak-menolak dan kutub-kutub tidak senama, tarik-
menarik. Maka kita dapat memperoleh gerakan jika kita menempatkan sebuah
magnet pada sebuah poros yang dapat berputar, dan magnet yang lain pada suatu
kedudukan yang tetap.
Motor listrik merupakan sebuah perangkat elektromagnetis yang
mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Energi mekanik ini digunakan
untuk, misalnya, memutar impeller pompa, fan atau blower, menggerakan
kompresor, mengangkat bahan, dll. Motor listrik digunakan juga di rumah (mixer,
bor listrik, fan angin) dan di industri.
E. Mesin Pengaduk
Fungsi Mesin Pengaduk Kompos / Mesin Mixer Kompos : Mencampur
bahan-bahan yang akan dibuat pupuk sebelum proses fermentasi, bahan yang
dicampur antara lain yang bisa digunakan antara lain dedaunan, ranting pohon,
jerami, kulit buah, activator, pupuk kandang, dll.

5
BAB III
ALUR PELAKSANAAN
A. Flowchat Pelaksanaan Program

Mulai

Studi Pendahuluan

Observasi Studi Wawancara Observasi


Industri Pustaka Pasar

Draft Rancangan

Proses Perancangan

Pembelian Pembuatan
Komponen Komponen

Assembly

Pengujian

Tidak

Ya

Menarik
Kesimpulan

Selesai
6
B. Deskripsi Flowchart

Alur dari pelaksanaan program ini adalah dimulai dari studi pendahuluan yang
terdiri dari observasi pasar, observasi industri, studi pustaka, dan wawancara.
Setelah itu barulah dibuat draft rancangan dari mesin setelah itu barulah masuk ke
proses perancangan. Jika design telah didapat maka dimulai pembuatan komponen
dan pembelian komponen yang dilanjutkan dengan perakitan setelah perakitan
selesai dilakukan dengan pengujian. Jika mesin yang dirancang sesuai maka
dilakukan dengan penarikan kesimpulan, jika mesin ini tidak sesuai dengan
rancangan maka perlu adanya kajian ulang, baik dimulai dari draft rancangan
yang telah dibuat, maupun dari proses design yang telah dibuat.

7
BAB IV
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
A. Anggaran Biaya

No. Jenis Pengeluaran Biaya (Rp.)

1 Peralatan penunjang Rp. 2.916.000


2 Bahan habis pakai Rp. 5.410.000
3 Perjalanan Rp. 1.600.000
4 Lain-lain Rp. 2.320.000
Jumlah Rp. 12.246.000

B. Jadwal Kegiatan
No. KEGIATAN BULAN
A. Persiapan I II III IV
1 Observasi Mitra

2 Kajian Pustaka

3 Studi Pasar

B. Pelaksanaan
1 Perancangan Mesin
2 Pembuatan Kontruksi Mesin
3 Perancangan Sistem Pemanas
4 Evaluasi
C. Penyusunan Laporan
1 Analisis Data
2 Penyusunan Laporan
3 Perbaikan Laporan I
4 Penggandaaan Laporan Akhir
5 Pengiriman Laporan

8
DAFTAR PUSTAKA

Satrawijaya Trena. 1991. Pencemaran Lingkungan. PT Rineka Cipta: Jakarta

Sugiharto, 1987. Dasar-dasar Pengolahan Limbah Industri. UI Press: Jakarta

9
LAMPIRAN

Lampiran 1. Biodata Ketua dan Anggota

a. Biodata Ketua
1 Nama Lengkap : Ahmad Razy Granada
2 Jenis Kelamin : Laki Laki
3 Alamat : Sarijadi Blok 23 No.81 RT 02 RW 02 Kel.
Sukawarna Kec. Sukajadi Bandung
4 Program Studi : Pendidikan Teknik Mesin
5 NIM : 1205946
6 Tempat Dan : Bandung 13September 1993
Tanggal Lahir
7 E-Mail : ahmadrazy_pp.1205946@rocketmail.com
8 Nomor Telepon/Hp : 081317208078
9 Agama : Islam
10 Golongan darah :
11 Hobi :
12 Riwayat pendidikan : SDN Sarijadi 3 (1999 - 2005)
SMPN 26 (2005 - 2008)
Bandung
SMKN 2 (2008 - 2011)
Bandung
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpaiketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima
sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan dalam pengajuan Hibah Program Kreativitas Mahasiswa.
Bandung, 05 Oktober 2015
Pengusul,

Ahmad Razy Granada


NIM. 1205946

10
b. Biodata anggota
1 Nama Lengkap : Ilham Hamdani
2 Jenis Kelamin : Laki Laki
3 Alamat : Kp. Giriharja Rt.03 Rw.01 Kel. Jelekong
Kec. Baleendah Kab.Bandung
4 Program Studi : Pendidikan Teknik Mesin
5 NIM : 1203907
6 Tempat Dan : Bandung 1 Desember 1993
Tanggal Lahir
7 E-Mail : ilhamhamdani93@yahoo.com
8 Nomor Telepon/Hp : 085723656819
9 Agama : Islam
10 Golongan darah :O
11 Hobi : Olah Raga
12 Riwayat pendidikan : SDN Giriharja (2000 - 2006)
SMPN Al- (2006 - 2009)
Qonaah
SMKN (2009 - 2012)
Wirakarya 1
Ciparay
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpaiketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima
sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan dalam pengajuan Hibah Program Kreativitas Mahasiswa.
Bandung, 05 Oktober 2015
Pengusul,

Ilham Hamdani
NIM. 1203907

11
c. Biodata anggota
1 Nama Lengkap : Fahmy Khoerul Huda
2 Jenis Kelamin : Laki-laki
3 Alamat : Komplek Ciparay Indah B.164
4 Program Studi : S1 Pendidikan Teknik Mesin
5 NIM : 1305273
6 Tempat Dan : Bandung, 22 April 1995
Tanggal Lahir
7 E-Mail : FKHuda22@gmail.com
8 Nomor Telepon/Hp : 085720572552
9 Agama : Islam tapi mesra
10 Golongan darah :A
11 Hobi : Membaca
12 Riwayat pendidikan : SDN (2001- 2007)
Cipongporang
MTs Baitul (2007 - 2010)
Arqom Al-Islami
SMAN 1 Ciparay (2010 - 2013)
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian
hari ternyata dijumpaiketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup
menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan dalam pengajuan Hibah Program Kreativitas Mahasiswa.
Bandung, 05 Oktober
Pengusul,
2015
d.
e.
f.
Fahmy Khoerul Huda g.
NIM. 1305273
h.

12
d. Biodata Dosen Pendamping
1 Nama Lengkap dan Gelar :
2 Gol, Pangkat/NIDN :
3 Alamat/ No Hp :
4 Fakultas/ Program Studi :
5 Perguruan Tinggi :
6 Bidang Keahlian :
7 E-Mail :

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpaiketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima
sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan dalam pengajuan Hibah Program Kreativitas Mahasiswa.
Bandung, 06 Oktober 2015

13
Lampiran 2.Justifikasi Anggaran Kegiatan
a. Biaya Peralatan
Justifikasi Harga
No Material Kuantitas Keterangan
Pemakaian Satuan
1 Jangka orong Pengukuran 1 Buah 150.000 150.000
2 Tang Kombinasi Merangkai Alat 1 Set 50.000 50.000
Menghubungkan
3 Terminal Listrik 2 Buah 50.000 50.000
Listrik
4 Pencapit Buaya Penghubung 10 Buah 5.000 50.000
5 Sewa Mesin Bor Melubangi 1 Bulan 350.000 350.000
Alat Pemasang
6 Obeng 1 Set 50.000 50.000
Baut
7 Gergaji Tangan Alat Pemotong 1 Buah 50.000 50.000
8 Printer Mencetak Proposal 1 Unit 800.000 800.000
Pemutus Dan
9 Sakelar Penyambung Arus 2 Buah 13.000 26.000
Listrik
10 Sewa Mesin Las Mengelas Tralis 1 Bulan 540.000 540.000

11 Meteran Mengukur Plat 1 Buah 100.000 100.000

12 Mikrometer Pengukur Plat 1 Buah 200.000 200.000


Sewa Mesin
13 Membubut 1 Bulan 500.000 500.000
Bubut
SUB TOTAL 2.916.000

b. Biaya Bahan Habis Pakai

Justifikasi Kuantit Harga


No. Material Keterangan
Pemakaian as Satuan
Kompenen
1 Steenless 60 M^2 600.000 600.000
Alat
2 Ampelas Penghalus 2 Meter 10.000 20.000
Kompenen
3 Baud 14 40 Buah 500 20.000
Alat
Kompenen
4 Kabel 10 Meter 25.000 250.000
Alat
5 Slotif Perekat 2 Buah 10.000 20.000

14
Kompenen
6 Reducer 1 500.000 500.000
Alat
7 Motor Listrik Penggerak 1 Buah 1.250.000 2.500.000
8 Rantai Penyambung 1 300.000 300.000
Bahan Roda
9 Alumunium 2 buah 100.00 200.000
Gigi
Besi Siku
Kompenen
10 HSS 60 X 60 3 Batang 100.000 300.000
Alat
X 6000 Mm
Poros Pejal Komponen
11 4 meter 30.000 120.000
ST 37 Alat
Besi Plat Kompenen
12 6 meter 30.000 180.000
HSS Alat Pengaduk
Kompenen
13 V Belt 1 buah 100.000 100.000
Alat
14 Tong Penampung 1 buah 300.000 300.000
SUB TOTAL 5.410.000

c. Perjalanan

Justifikasi Harga
No. Material Kuantitas Keterangan
Pemakaian Satuan

Perjalanan ke Membeli
1 20 L 10.000 200.000
pasar teknik bahan

Membeli
Perjalanan ke
2 peralatan dan 2 200.000 400.000
Jakarta
bahan
perjalanan ke Studi literatur
3 40 L 10.000 400.000
Rancaekek dan uji alat
Peralanan ke Mecari Teori
4 20 L 10.000 200.000
Perputakaan dasar
Peralanan ke
5 Studi Literatur 2 200.000 400.000
LIPI
SUB TOTAL 1.600.000

15
d. Lain lain

Justifikasi Harga
No. Material Kuantitas Keterangan
Pemakaian Satuan
1 ATK Dokumentasi 1 Set 200.000 200.000
Dokumentasi Foto Survey,
2 500.000 500.000
Dan Komunikasi Kouta Internet
Tempat
3 Meminjam LAB 1 bulan 300.000 300.000
Pembuatan
Ongkos Memotong
4 4 Kali 110.000 440.000
Pembuatan Bahan
Penyusunan
5 Laporan Dan 6 Kali 30.000 180.000
Memperbanyak
Pengiriman
6 Transportasi - 500.000 500.000
Barang
Biaya Tak
7 - - 200.000 200.000
Terduga
SUB TOTAL 2.320.000
TOTAL Rp. 12.246.000

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas

Alokasi Uraian
No Nama NIM Program Jabatan
Waktu tugas
Pendidikan
Ahmad 5 Perancang
1 1205946 Teknik Ketua
Razy G jam/minggu alat
Mesin
Pendidikan
Ilham 5 Menghitung
2 1203907 Teknik Anggota
Hamdani jam/minggu daya
Mesin

Pendidikan
Tri 5 Kontruksi
3 1200870 Teknik Anggota
Gustriani jam/minggu alat
Mesin

16
Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Peneliti/Pelaksana

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEPBUDAYAAN


UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154 Jawa Barat-Indonesia
Telp : +62-22-2013161/4 Fax: +62-22-2013651

SURAT PERNYATAAN KETUA PENELITI/PELAKSANA


Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : Ahmad Razy Granada


NIM : 1205946
Program Studi : Pendidikan Teknik Mesin
Fakultas : Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

Dengan ini menyatakan bahwausulan PKM-T saya dengan judul:


Rancang Bangun Alat Pengaduk Pupuk Organik Cair Berkapasita 150 L
untuk Lahan Pertanian Limbah Beracun Dan Berbahaya yang diusulkan
untuk tahun anggaran 2015/2016 bersifat original dan belum pernah dibiayai
oleh lembaga atau sumber dana lain.
Bila mana dikemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan penyataan ini
,maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku
dan mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas negara.
Demikian penyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar-
benarnya.
Bandung, 06 Oktober 2015

Ketua Pelaksana
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan
Universitas Pendidikan Indonesia

Dr. Asep Kadarohman, M.Si. Ahmad Razy Granada


NIP. 196305091987031002 NIM. 1205946

17
Lampiran 5. Surat Pernyataan Kesediaan dari Mitra

SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN KERJASAMA


DARI MITRA USAHADALAM PELAKSANAAN
PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama :
Pimpinan Mitra Usaha :
Bidang Usaha :
Alamat :

Dengan inimenyatakanBersedia untuk Bekerjasamadengan Pelaksana


Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswayaitu Rancang Bangun
PrototypeMesin Pengering Bambu Otomatis Untuk
MeningkatkanProses Produksi Sepeda Bambu Haurdi Bandung.
Nama Ketua Tim Pengusul :
NIM :
Program Studi :
Nama Dosen Pembimbing :
Perguruan Tinggi :
guna menerapkan dan/atau mengembangkan IPTEKS pada tempat usaha kami.

Bersama inipulakaminyatakan dengan sebenarnya bahwa di antara pihak Mitra


Usaha danPelaksana Kegiatan Program tidak terdapat ikatan kekeluargaan dan
ikatan usaha dalamwujud apapun juga.

Demikian Surat Pernyataan ini dibuat dengan penuh kesadaran dan tanggung
jawab tanpa ada unsur pemaksaan di dalam pembuatannya untuk dapat digunakan
sebagaimana semestinya.

Bandung, 06 Oktober 2015


Yang menyatakan,

18
Lampiran 6.Gambaran Teknologi yang akan Diterapkembangkan.

1. Deskripsi Cara Kerja

Mesin ini dirancang untuk menghasilkan pupuk cair organik sebesar 220
Litter. Operai mesin pengaduk ini mengubah energi listrik menjadi energi
gerak, dimana gerak yang dihailkan dari motor akan menggerakan belt yang
akan menerukan ke reducer yang akan mengubah arah putaran dan akan di
teruskan rantai ke poros pengaduk sehingga menggerakan poro penggaduk
terebut.

19
Lampiran 7.Denah Detail Lokasi Mitra Kerja

20