Anda di halaman 1dari 15

PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING

SDN 65 SINGKAWANG
KELAS...

I. PENDAHULUAN

Bimbingan dan konseling merupakan keahlian pelayanan pengembangan pribadi dan pemecahan
masalah yang mementingkan pemenuhan kebutuhan dan kebahagaian pengguna sesuai dengan martabat,
nilai, potensi, dan keunikan individ berdasarkan kajian dan penerapan ilmu dan teknologi dengan acuan
dasar ilmi pendidikan dan psikologi yang dikemas dalam kaji terapan konseling yang diwaranai oleh
budaya pihak-pihak yang terkait. Dengan demikian paradigma bimbingan dan konseling adalah pelayanan
bantuan psiko-pendidikan dalam bingkai budaya.
Dengan paradigma ini kegiatan bimbingan dan konseling harus selalu mengacu kepada upaya
pendidikan dengan pendekatan psikologis yang memadai dan dengan materi sesuai dengan nilai-nilai
budaya bangsa. Bimbingan dan konseling memiliki bidang singgung antar sikologi, pendidikan, dan
budaya, terutama berkenaan dengan segi isi dan muatan nilai yang perlu diperhatikan.
Selain itu bimbingan dan konseling didukung ilmu pendidikan karena individu yang terlibat di
dalamnya menjalani proses belajar dan kegiatan tersebut bersifa normative, objektif dan berorientasi
pemecahan masalah. Bersifat normative yaitu dengan sengaja membantu individu berkembang kea rah
baik dan benar yang diwujudkan dalam perubahan perilaku. Ilmu pendidikan sebagai ilmu normative
memiliki landasan-landasan ilmiah dan menggunakan metode-metode ilmiah dalam mewujudkan fungsi
keilmuan, yaitu fungsi mempelajari dan membawa individu untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Bersifat objektif yaitu mempelajari apa adanya tentang individu sebagai organisma yang sedang
berkembang dan berbagai factor yang terkait dengan perkembangannya. Berorientasi pemecahan masalah
baik dalam tataran objektif (dalam proses mempelajari) maupun dalam tataran normative (dalam proses
membawa). Orientasi masalah dalam tataran objektif berfokus pada persoalan apa dan mengapa individu
dalam kondisi demikian, dan orietasi masalah pada tataran normative terkait dengan bagaimana
mengembangkan, mengubah, dan memperbaiki kondisi tersebut. Pelayanan bimbingan dan konseling
harus didasarkan norma-norma yang berlaku baik isi, prosesa, tekhniknya, maupun instrumentasi yang
digunakannya. Pelayanan yang tidak normative bukan bimbingan dan konseling. Bimbingan dan
konseling yang dimaksud merupakan kiat pemberian bantuan yang berakar pada budaya kita dan
mempunyai landasan ilmiah sikologi dan pendidikan.
Arah kegiatan bimbingan dan konseling pada dasarnya adalah mengembangkan potensi siswa
untuk mampu memenuhi tugas-tugas perkembangannya secara optimal dan terhindar dari berbagai
permasalahan yang mengganggu dan menghambat.

II. VISI
Terwujudnya kehidupan kemanusiaan yang membahagaikan melalui tersedianya pelayanan
bantuan dalam pemberian dukungan perkembangan dan pengentasan masalah agar individu berkembang
secara optimal, mandiri dan bahagia.

III. MISI
a. Misi pendidikan, yaitu mendidik peserta didik dan warga masyarakat melalui pengembangan
perilaku efektif normative dalam kehidupan keseharian dan yang terkait dengan masa depan.

1
b. Misi Pengembangan, yaitu memfasilitasi perkembangan individu di dalam satuan pendidikan formal
dan non formal, keluarga, instansi, dunia usaha dan industri, serta kelembagaan masyarakat lainnya
kea rah perkembangan optimal melalui upaya strategi pengembangan individu, pengembangan
lingkungan belajar, dan lingkungan lainnya serta kondisi tertentu sesuai dengan dinamika
perkembangan masyarakat.
c. Misi Pengentasan Masalah, yaitu membantu dan memfasilitasi pengentasan masalah individu
mengacu kepada kehidupan sehari-hari yang efektif.

IV. TUJUAN
Bimbingan dan konseling bertujuan membantu memandirikan peserta didik dalam hidupnya dan
mengembangkan potensi-potensinya secara optimal yang diarahkan kepada pengenalan diri sendiri dan
lingkungan dan lingkungan, pengembangan diri dan pengembangan karir.

V. KOMPETENSI
Kompetensi yang harus dimiliki oleh siswa dalam kegiatan bimbingan dan konseling meliputi :
a. Mengenali dan berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianutnya.
b. Mengenali dan menjalankan hak dan kewajiban diri, beretos kerja dan peduli terhadap lingkungan.
c. Berfikir logis, kritis dan kreatif serta berkomunikasi melalui berbagai media.
d. Menyenangi keindahan.
e. Membiasakan hidup bersih, bugar dan sehat.
f. Memiliki rasa cinta dan bangga terhadap bangsa dan tanah air.

VI. ARAH BIMBINGAN DAN KONSELING


Kegiatan bimbingan dan konseling diarahkan kepada hal-hal pokok yang menyangkut
perkembangan individu dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di dalamnya permasalahan yang dapat
mereka alami. Tugas-tugas perkembangan siswa sekolah dasar meliputi :
a. Menanamkan da mengembangkan kebiasaan serta sikap dalam beriman, nertaqwa kepada Tuhan
Yang Maha Esa.
b. Mengembangkan ketrampilan dasar dalam membaca, menulis dan berhitung.
c. Mengembangkan konsep-konsep yang perlu dalam kehidupan sehari-hari.
d. Belajar bergaul dan bekerja dengan kelompok sebaya.
e. Belajar menjadi pribadi yang mandiri.
f. Mempelajari ketrampilan fisik sederhana yang diperlukan baik untuk permainan maupun untuk
kehidupan.
g. Mengembangkan kata hati, moral dan nilai-nilai sebagai pedoman perilaku.
h. Membina hidup sehat untuk diri sendiri untuk lingkungan.
i. Belajar menjalankan peranan social sesuai dengan jenis kelaminnya.
j. Mengembangkan sikap terhadap kelompok dan lembaga-lembaga social.
k. Mengembangkan pemahaman dan sikap awal untuk perncanaan masa depan.

2
VII. MATERI BIMBINGAN DAN KONSELING

a. Bimbingan Pribadi meliputi :


1. Penanaman sikap dan kebiasaan dalam beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Pengenalan dan pemahaman tentang kekuatan diri sendiri dan penyalurannya untuk kegiatan-
kegiatan yang kreatif dan produktif baik dalam kehidupan sehari-hari maupun perannya di masa
depan.
3. Pengenalan dan pemahan tentang bakat dan minat pribadi serta penyaluran dan pengembangannya
melauli kegiatan yang kreatif dan produktif.
4. Pengenalan dan pemahaman tentang kelemahan diri sendiri dan usaha-usaha penanggulangannya.
5. Pengembangan kemampuan mengambil keputusan sederhana dan mengarahkan diri.
6. Perencanaan dan penyelenggaraan hidup sehat.
b. Bimbingan Sosial meliputi :
1. Pengembangan kemampuan berkomunikasi baiak melalui ragam lisan maupun tulisan secara
efektif.
2. Pengembangan kemampuan bertingkah laku dan berhubungan social baik di rumah, di sekolah
maupun di masyarakat dengan menjunjung tinggi tata karma, sopan santun dan nilai-nilai agama,
adat istiadat peraturan serta kebiasaan yang berlaku.
3. Pengembangan hubungan yang dinamis dan harmonis serta produktif dengan teman sebaya.
4. Pengenalan dan pemahaman peraturan dan tuntutan sekolah, rumah dan lingkungan serta kesadaran
untuk melaksanakannya.

c. Bimbingan Belajar meliputi :


1. Pengembangan sikap dan kebiasaan belajar untuk mencari informasi dari berbagai sumber balajar,
bersikap kepada guru dan narasumber lainnya, mengkuti pelajaran sehari-hari, mengerjakan
tugas (PR), mengembangkan ketrampilan belajar dan menjalani program penilaian.
2. Pengembangan disiplin belajar dan berlatih, baik secara mandiri maupun kelompok.
3. Pemantapan dan pengembangan penguasaan materi pelajaran.
4. Orientasi belajar untuk melanjutkan sekolah yang lebih tinggi.

d. Bimbingan Karir meliputi :


1. Pengenalan awal terhadap dunia kerja dan usaha memperoleh penghasilan untuk memenuhi
kebutuhan hidup.
2. Pengenalan, orientasi dan informasi karir pada umumnya secara sederhana.
3. Pengenalan dan pemahaman diri secara awal berkenaan dengan kecenderungan karir yang hendak
dikembangkan.
4. Orientasi dan informasi sederhana terhadap pendidikan yang lebih tinggi, khususnya dalam kaitan
dengan karir yang hendak dikembangkan.

3
VIII. PELAKSANAAN KEGIATAN BIMBINGAN DAN KONSELING

a. Bentuk kegiatan

Kegiatan bimbingan dan konseling dilaksanakan dalam suasana kontak langsung dengan siswa
(kegiatan kontak) atau tanpa kontak langsung dengan siswa (kegiatan non kontak).
1. Kegiatan yang memerlukan kontak langsung dengan siswa adalah semua kegiaan layanan yang
memelukan kontak langsung secar perorangan, kelompok maupun klaskal. Instrumen
kegiatannya dapat dengan cara pengisian angket atau inventori, testing, sosio metri dan
observasi. Mtuk melakukannya diperlukan waktu tersendiri dengan catatan siswa tidak boleh
dirugikan dalam kegiatan belajarnya.
2. Kegiatan tanpa kontak langsung meliputi pengelolaan himpunan data, pengolahan hasil
instrumentasi, penyiapan alat bahan bimbingan, konfrensi kasus, kunjungan rumah, pengolahan
hasil belajar siswa sebagai bahan bimbingan, pengelolaan administrasi bimbingan konseling,
pengolahan alih tangan kasus, dan penyususnan rencana serta laporan kegiatan. Kegiatan non
kontak langsung dilaksanakan pada jam-jam pelajaran langsung disekolah.
3. Kegiatan kontak dan non kontak serta rencana kegiatan disamapaikan kepada para siswa secara
jelas dan mendapat peneguhan dari kepala sekolah.

b. Tekhnik Penilaian
Dalam pengembangan kompetensi siswa hasil-hasil pelayanan bimbingan dan konseling harus dinilai,
baik melalui penilaian terhadap hasil layanan maupun proses pelaksanaan. Penilaian ini selanjutnya
akan dipakai untuk melihat keefktifak layanan disatu sisi dan sebagai dasar pertimbangan bagi
pengembangan disisi lain.
1. Penilaian hasil kegiatan layanan digunakan untuk mengetahui keberhasilan layanan bimbingan dan
konseling. Dengan penilaian ini dapat diketahui apakah layanan tersebut efektif dan membawa
dampak positif terhadap siswa yang mendapat layanan. Penilaian ini ditujukan kepada perolehan
siswa yang diorientasikan kepada pengentasan masalah client, perkembangan aspek-aspek
kepribadian siswa seperti : sikap, motifasi, kebiasaan, ketrampilan, dan keberhasilan belajar.
Serta konsep diri kemampuan berkomunikasi, kreatifitas, apresiasi terhadap nilai dan moral.
Secara khusus fokus penilaian diarahkan kepada berkembangnya pemahaman baru yang
diperoleh melalui layanan dan perasaan positif sebagai damapak dari proses dan materi yang
dibawakan melalui layanan.

Penilaian dilakukan melalui format individu, kelompok, klasikal, dan melalui media lisan atau
tulisan serta dengan menggunakan panduaan atau instrume baku yang disusun sendiri.

Sedang tahapan tahapan penilaian meliputi penilaian segera, penilaian jangka pendek dan
penilaian jangka panjang.

2. Penilaian proses kegiatan dilakukan terhadap kegiatan layanan, kegiatan pendukung, mekanisme
dan instrument yang digunakan serta administrasi kegiatan. Hasil penilaian proses digunakan
untuk meningkatkan kualitas bimbingan konseling secara menyeluruh.

c. Pertanggungjawaban Kegiatan

4
Keseluruhan kegiatan bimbingan dan konseling harus dapat dipertanggungjawabkan kepada stake
holders di sekolah yang meliputi siswa, orang tua, personil sekolah dan masyarakat.

d. Skema Urutan Kegiatan Bimbingan Konseling

Tugas
Perkembangan

Bimbingan Bimbingan Bimbingan Bimbingan


Pribadi Sosial Belajar Karir

Kompetensi

Materi Bimbingan dan


Konseling

Kegiatan
Bimbingan dan
Konseling
Layanan
Pendukung
Penilaian

5
IX. SILABUS LAYANAN DAN BIMBINGAN KONSELING
Silabus digunakan sebagai pengembangan kompetensi dan materi bimbingan konseling yang
dijabarkan ke dalam format terlampir.

X. SASARAN BIMBINGAN DAN KONSELING


Sasaran bimbingan dan konseling diberikan kepada siswa disetiap kelas yang dilaksanakan oleh
guru kelas sebagai konselor. Daftar nama siswa dan keadaannya terlampir.

XI. PENUTUP
Program bimbingan dan konseling dibuat setiap tahun oleh guru kelas yang digunakan sebagai
pedoman dalam kegiatan layanan bimbingan konseling.

Brebes,.. Juli 2010


Kepala Sekolah Guru Kelas ..

................................... ..
NIP. ..................................... NIP. .

6
SILABUS PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING BERBASIS KOMPETENSI
KELAS : ...
TAHUN PELAJARAN 2010/2011
SD NEGERI SIGAMBIR 01

RUMUSAN BIDANG KEGIATAN


MATERI PENGEMBANGAN KOMPETENSI KEGIATAN LAYANAN PENILAIAN KETERANGAN
KOMPETENSI BIMBINGAN PENDUKUNG
a. Mengenali dan 1. Penanaman sikap dan kebiasaan dalam beriman dan
berperilaku bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
sesuai dengan 2. Pengenalan dan pemahaman tentang kekuatan diri
ajaran agama sendiri dan penyalurannya untuk kegiatan-kegiatan
yang dianutnya. yang kreatif dan produktif baik dalam kehidupan
sehari-hari maupun perannya di masa depan.
Bimbingan 3. Pengenalan dan pemahan tentang bakat dan minat
b. Mengenali dan Pribadi pribadi serta penyaluran dan pengembangannya
menjalankan melauli kegiatan yang kreatif dan produktif.
hak dan 4. Pengenalan dan pemahaman tentang kelemahan diri
kewajiban diri, sendiri dan usaha-usaha penanggulangannya.
beretos kerja 5. Pengembangan kemmapuan mengambil keputusan
dan peduli sederhana dan mengarahkan diri.
terhadap 6. Perencanaan dan penyelenggaraan hidup sehat.
lingkungan. Bimbingan 1. Pengembangan kemampuan berkomunikasi baiak
Sosial melalui ragam lisan maupun tulisan secara efektif.
2. Pengembangan kemampuan bertingkah laku dan
c. Berfikir logis, berhubungan social baik di rumah, di sekolah
kritis dan kreatif maupun di masyarakat dengan menjunjung tinggi
serta tata karma, sopan santun dan nilai-nilai agama, adat
berkomunikasi istiadat peraturan serta kebiasaan yang berlaku.
melalui berbagai 3. Pengembangan hubungan yang dinamis dan
media. harmonis serta produktif dengan teman sebaya.
4. Pengenalan dan pemahaman peraturan dan tuntutan
d. Menyenangi sekolah, rumah dan lingkungan serta kesadaran
keindahan. untuk melaksanakannya.

7
1. Pengembangan sikap dan kebiasaan belajar untuk
mencari informasi dari berbagai sumber balajar,
bersikap kepada guru dan narasumber lainnya,
mengkuti pelajaran sehari-hari, mengerjakan tugas
(PR), mengembangkan ketrampilan belajar dan
Bimbingan menjalani program penilaian.
Belajar 2. Pengembangan disiplin belajar dan berlatih, baik
secara mandiri maupun kelompok.
3. Pemantapan dan pengembangan penguasaan materi
pelajaran.
4. Orientasi belajar untuk melanjutkan sekolah yang
lebih tinggi.
1. Pengenalan awal terhadap dunia kerja dan usaha
memperoleh penghasilan untuk memenuhi
kebutuhan hidup.
2. Pengenalan, orientasi dan informasi karir pada
umumnya secara sederhana.
Bimbingan Karir 3. Pengenalan dan pemahaman diri secara awal
e. Membiasakan
berkenaan dengan kecenderungan karir yang hendak
hidup bersih,
dikembangkan.
bugar dan sehat.
4. Orientasi dan informasi sederhana terhadap
pendidikan yang lebih tinggi, khususnya dalam
kaitan dengan karir yang hendak dikembangkan.

Brebes, . Juli 2010


Kepala Sekolah Guru Kelas

...................................
NIP. ..................................... NIP.

8
DAFTAR NAMA SISWA LAYANAN BIMBINGAN KONSELING
KELAS : .
TAHUN PELAJARAN 2010/2011
SD NEGERI SIGAMBIR 01

Kondisi Siswa Awal Tahun *)


Nomor Sosial
Kepribadian Kecerdasan Bakat **)
Pergaulan
Keterangan /

Tingkah laku
Kebahasaan
Kebersihan

Kepatuhan
Nama L/P Tanggal Lahir Catatan Lain-

Kerajinan

Kelimuan

Olahraga
Kesenian
Kurang
Sedang
Induk

Sikap
lain
Urut

Baik
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

9
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

10
*) Kondisi siswa diisi setelah guru melakukan pengamatan dan pencermatan kepada
setiap siswa selama dua sampai tiga bulan. Brebes,..Juli 2010
**) Diisi setelah kondisi siswa hasil pengamatan dengan menulis nomor sebagai berikut : Kepala Sekolah Guru Kelas ..
Kepribadian :
sikap 1. Pemberani, 2. Penakut, 3. Pendiam, 4. Nakal, 5. Mandiri, 6. Ketergantungan
Kerajinan berpakaian 1. Rapi, 2. Tidak rapi
Kebersihan anggota badan 1. Sehat, 2. Kurang sehat (diamati dari kebiasaan anak
dalam hidup sehat)
Sosial / pergaulan ................................... ..
kebahasaan 1. Sopan santun, 2. Tidak sopan (dicermati dari bahasa yang sering NIP. ..................................... NIP. ...
terucap)
Tingkah laku 1. Senang bergaul, 2. Senang menyendiri, 3. Peduli, 4. Tidak peduli
Kepatuhan 1. Menurut perintah, 2. Menolak perintah, 3. Melanggar perntah.
Kecerdasan diisi berdasarkan nilai rata-rata ulangan, aktivitas / kreativitas dalam
mengikuti pembelajaran, maka cukup ditulis ceklis (v)
Bakat diisi kecenderungan minat bakat siswa dengan pengelompokan
Keilmuan 1. Ilmu social, 2. Ilmu eksak, 3. Ilmu agama
Kesenian 1. Suara, 2. Lukis, 3. Tari, 4. Ketrampilan
Olahraga 1. Atletik, 2. Permainan, 3. Beladiri,

11
PELAKSANAAN KEGIATAN BIMBINGAN
KELAS : ..
TAHUN PELAJARAN 2010/2011

Bentuk Bimbingan Jenis Bimbingan


No Hari, Tanggal Nama Siswa Kegiatan/Masalah Tindak Lanjut
Individu Kelompok Pribadi Sosial Belajar Karir

Bentuk Bimbingan Jenis Bimbingan


No Hari, Tanggal Nama Siswa Kegiatan/Masalah Tindak Lanjut
Individu Kelompok Pribadi Sosial Belajar Karir

12
Bentuk Bimbingan Jenis Bimbingan
No Hari, Tanggal Nama Siswa Kegiatan/Masalah Tindak Lanjut
Individu Kelompok Pribadi Sosial Belajar Karir

13
Bentuk Bimbingan Jenis Bimbingan
No Hari, Tanggal Nama Siswa Kegiatan/Masalah Tindak Lanjut
Individu Kelompok Pribadi Sosial Belajar Karir

Brebes, . Juli 2009


Kepala Sekolah Guru Kelas

...................................
NIP. ..................................... NIP.

14
DAFTAR SISWA BERPRESTASI
KELAS : ..
TAHUN PELAJARAN 2010/2011
SD NEGERI SIGAMBIR 01

TINGKAT
NO NAMA L/P JENIS KEGIATAN PERINGKAT KET
KEGIATAN

Brebes,.
Kepala Sekolah Guru Kelas ..

................................... ..
NIP. ..................................... NIP. ...

15