Anda di halaman 1dari 1

CAKRA

Cakra bagaikan busa yang berada didalam sebuah kolam yang berada di ngarai,
yang apabila dibiarkan, maka air ngarai akan tenang, tetapi mati dan
kehidupan akan kacau balau. Untuk itu cakra harus dibuka agar air atau energi
dapat mengalir secara lancar.

1. cakra tanah (bumi) ada di dasar tubuh dengan penghalangnya adalah


ketakutan oleh karena itu lepaskan ketakutan itu dengan kepasrahan,
biar mengalir kengarai.
2. cakra air dengan penghalang kesenangan dan kesalahan (rasa bersalah)
oleh karena itu terimalah itu sebagai suatu kenyataan (ikhlas), sehingga
dapat tenang dan tidak lagi menghalangi mengalirnya energi.
3. cakra api berada di perut dengan penghalang rasa malu dan kecewa,
dengan tidak ada penyangkalan dapat selesai dengan baik, dan biarkan
mengalir ke ngarai, dan energi dapat mengalir dengan lancar.
4. cakra hati dengan penghalang cinta dan kesedihan, maka keluarkanlah
dari hati dan biarkan mengalir ke ngarai.
5. cakra suara berada di tenggorokan, penghalangnya adalah kebenaran
dan kebohongan, dengan menerima takdir akan dirinya sebagai suatu
kebenaran yang harus dijalaninya.
6. cakra cahaya berada di tengah kepala dengan penghalang berupa illusi,
pecahnya unsur-unsur atau elemen-elemen api, air, tanah dan udara
hanya merupakan ilusi, maka dengan jakini dan satukan karena
sebenarnya adalah satu atau merupakan satu kesatuan.
7. cakra pikiran berada diatas kepala dengan penghalang kejadian masa
lalu, maka ikhlaskanlah, lupakanlah, lepaskanlah semuanya dengan
pasrah total, maka cakra pikir akan menyebabkan alam kosmis murni
menyatu dengan jagad raya semesta alam. Menjadi manusia sejati,
sejatine manusia, sebagai titah dan manunggaling kawula gusti
(Basmallah).

Suatu proses memasuki alam tanpa ada rasanya, hening dan wening, diam dan
tenang, serta tunduk dan menjadi saksi serta menyaksikan. Ada dan tidak ada.