Anda di halaman 1dari 2

Mifepristone dengan misoprostol telah terbukti sangat efektif, aman dan dapat diterima

untuk aborsi terjadi hingga 9 minggu sejak menstruasi terakhir. Efekttifitas sekitar 98%. Sekitar 2-5%
dari wanita yang diobati dengan kombinasi mifepristone dan misoprostol akan memerlukan
intervensi bedah untuk mengatasi aborsi yang tidak lengkap, mengakhiri kehamilan yang berlanjut,
atau kontrol perdarahan.

Protokol asli untuk penggunaan mifepristone direkomendasikan dosis oral 600 mg


mifepristone diikuti dengan 1 mg Gemeprost pervagina setelah 36-48 jam. Namun, beberapa
penelitian telah menetapkan bahwa 200 mg mifepristone adalah dosis pilihan, karena seefektif 600
mg, dan mengurangi biaya ketika diberikan dengan analog prostaglandin yang cocok. Beberapa
penelitian telah mengindikasikan bahwa mifepristone dapat diberikan sebagai lima atau enam dosis
terbagi dari 25 mg selama 3 hari, untuk total dosis 125-150 mg, rejimen yang banyak digunakan
dalam Republik Rakyat Cina. Namun, untuk kepatuhan dan kenyamanan pasien, dosis tunggal
mifepristone dianjurkan. Dosis 50 mg mifepristone kurang efektif dari 200 mg, jika diberikan dalam
kombinasi dengan Gemeprost. Satu percobaan dilaporkan bahwa mifepristone, 100 mg, bila
dikombinasikan dengan 800 mg misoprostol yang diberikan melalui vagina, sama efektifnya denagn
200 mg, Namun keberhasilan kombinasi kedua obat itu dalam sebuha penelitian menunjukan hasil
lebih rendah dari yang diharapkan. Misoprostol adalah analog prostaglandin yang efektif yang jauh
lebih murah daripada Gemeprost, dan tidak memerlukan pendinginan. Oleh karena menurapan
analog prostaglandin pilihan. Dosis oral 200 mifepristone mg diikuti oleh 800 mg misoprostol
diberikan melalui vagina, sublingual atau oral adalah efektif regimen untuk aborsi. Ketika
dibandingkan dengan pemberian melalui vagina, misoprostol sublingual memiliki efek
gastrointestinal yang lebih tinggi, dan pemberian melalui bukal memilki efek diare yang lebih tinggi.
misoprostol vagina lebih efektif dan lebih baik ditoleransi daripada misoprostol diberikan secara
oral. Misoprostol diberikan secara oral dengan dosis 400 mg harus dibatasi untuk kehamilan hingga
7 minggu (49 hari) kehamilan, memberikan misoprostol oral saat kehamilan berlanjut akan memiliki
angka kegagalan yang tinggi. Beberapa protokol mengharuskan wanita mengkonsumsi obat
mifepristone dan analog prostaglandin di bawah pengawasan dokter, yang mengharuskan kunjungan
kedua ke fasilatas pelayanan kesehatan satu atau dua hari setelah menerima mifepristone, untuk
mengambil analog prostaglandin. Menggunakan misoprostol dirumah adalah pilihan yang aman bagi
wanita. setelah menerima mifepristone di klinik, wanita menerima misoprostol untuk pemberian di
rumah dalam waktu 24-48 jam setelah mifepristone. Namun demikian, beberapa wanita mungkin
lebih suka penggunaan di difasiitas kesehatan. Wanita yang menggunakan misoprostol di rumah
mungkin meninggalkan fasilitas kesehatan tidak lama setelah mengambil mifepristone. Mereka
harus diberitahu apa yang diharapkan dengan kaitannya perdarahan vagina dan efek samping
penggunaan misoprostol, dan bagaimana mengenali komplikasi dan siapa yang harus dihubungi jika
mereka Mengalami komplikasi tersebut. Menjelaskan bahwa dosis misoprostol harus sesuai seperti
yang diberitahukan. Karena ketersediaan luas misoprostol ini dan biaya rendah, banyak yang
menggunakan misoprostol secara mandiri tanpa pengawan dari dokter ahli sehingga menimbulkan
komplikasi dari aborsi yang tidak aman. penggunaan misoprostol sendiri tampaknya umum
dilakukan tanpa disertai penggunaan mifepristone. rejimen misoprostol yang direkomendasikan
adalah 800 mg diberikan melalui vagina atau dibawah lidah, dan diulang pada interval tidak kurang
dari 3 jam tapi tidak lebih dari 12 jam dalam tiga dosis. rejimen ini 75-90% efektif dalam
menyelesaikan aborsi. pemberian sublingual kurang efektif dibandingkan pemberian vagina kecuali
diberikan setiap 3 jam, tapi ini rejimen memiliki tingkat tinggi efek samping gastrointestinal.
pemberian oral tidak dianjurkan karena efektiviasrendah.