Anda di halaman 1dari 19

Patogenesis hepatitis C

Virus hepatitis C merupakan virus yang primer sistopatik terhadap hati (sebaliknya dari virus
hepatitis B), artinya kerusakan hati disebabkan langsung oleh virus tersebut. Sedangkan respon imun
tidak sebesar pada virus hepatitis B. Terdapat dua kelompok penderita HCV, yaitu penderita dengan
kadar intrefon tinggi, dimana

Penyakit Hepatitis C adalah penyakit hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis C (HCV= Hepatitis C
virus). Virus Hepatitis C masuk ke sel hati, menggunakan mesin genetik dalam sel untuk
menduplikasi virus Hepatitis C, kemudian menginfeksi banyak sel lainnya.

15% dari kasus infeksi Hepatitis C adalah akut, artinya secara otomatis tubuh membersihkannya dan
tidak ada konsekwensinya. Sayangnya 85% dari kasus, infeksi Hepatitis C menjadi kronis dan secara
perlahan merusak hati bertahun-tahun. Dalam waktu tersebut, hati bisa rusak menjadi sirosis
(pengerasan hati), stadium akhir penyakit hati dan kanker hati.

Hepatitis C

Penyakit Hepatitis C

Penyakit Hepatitis C adalah penyakit hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis C (HCV= Hepatitis C
virus). Virus Hepatitis C masuk ke sel hati, menggunakan mesin genetik dalam sel untuk
menduplikasi virus Hepatitis C, kemudian menginfeksi banyak sel lainnya.

15% dari kasus infeksi Hepatitis C adalah akut, artinya secara otomatis tubuh membersihkannya dan
tidak ada konsekwensinya. Sayangnya 85% dari kasus, infeksi Hepatitis C menjadi kronis dan secara
perlahan merusak hati bertahun-tahun. Dalam waktu tersebut, hati bisa rusak menjadi sirosis
(pengerasan hati), stadium akhir penyakit hati dan kanker hati.

Penyebab Hepatitis C virus Hepatitis C

Hepatitis berarti pembengkakan pada hati.Banyak macam dari virus Hepatitis C. Dalam banyak
kasus, virus yang masuk ke dalam tubuh, mulai hidup di dalam sel hati, mengganggu aktivitas normal
dari sel tersebut, lalu menggunakan mesin genetik dalam sel untuk menduplikasi virus Hepatitis C
kemudian menginfeksi sel lain yang sehat.
Jika anda penderita Hepatitis C, sangat penting untuk mengkonsumsi makanan sehat dan
menghindari alkohol. Alkohol akan memperparah kerusakan hati anda, baik anda dalam pengobatan
ataupun tidak.

Salah satu gejala umum dari Hepatitis C adalah kelelahan kronis. Kelelahan juga bisa sebagai efek
samping pengobatan Hepatitis C. Rasa lelah akibat Hepatitis C dapat diatasi dengan istirahat cukup
dan menjalankan olah raga yang rutin.

Virus Hepatitis C sangat pandai merubah dirinya dengan cepat. Sekarang ini ada sekurang-kurangnya
enam tipe utama dari virus Hepatitis C (yang sering disebut genotipe) dan lebih dari 50 subtipenya.

Hal ini merupakan alasan mengapa tubuh tidak dapat melawan virus dengan efektif dan penelitian
belum dapat membuat vaksin melawan virus Hepatitis C. Genotipe tidak menentukan seberapa
parah dan seberapa cepat perkembangan penyakit Hepatitis C, akan tetapi genotipe tertentu
mungkin tidak merespon sebaik yang lain dalam pengobatan.

Gejala Hepatitis C

Sering kali orang yang menderita Hepatitis C tidak menunjukkan gejala, walaupun infeksi telah
terjadi bertahun-tahun lamanya.

Jika gejala-gejala di bawah ini ada yang mungkin samar :

Lelah

Hilang selera makan

Sakit perut

Urin menjadi gelap

Kulit atau mata menjadi kuning (disebut "jaundice") jarang terjadi

Dalam beberapa kasus,Hepatitis C dapat menyebabkan peningkatan enzim tertentu pada hati, yang
dapat dideteksi pada tes darah rutin. Walaupun demikian, beberapa penderita Hepatitis C kronis
mengalami kadar enzim hati fluktuasi ataupun normal.
Meskipun demikian, sangat perlu untuk melakukan tes jika anda pikir anda memiliki resiko terjangkit
Hepatitis C atau jika anda pernah berhubungan dengan orang atau benda yang terkontaminasi. Satu-
satunya jalan untuk mengidentifikasi penyakit ini adalah dengan tes darah.

Penularan Hepatitis C

Penularan Hepatitis C biasanya melalui kontak langsung dengan darah atau produknya dan jarum
atau alat tajam lainnya yang terkontaminasi. Dalam kegiatan sehari-hari banyak resiko terinfeksi
Hepatitis C seperti berdarah karena terpotong atau mimisan, atau darah menstruasi. Perlengkapan
pribadi yang terkena kontak oleh penderita dapat menularkan virus Hepatitis C (seperti sikat gigi,
alat cukur atau alat manicure). Resiko terinfeksi Hepatitis C melalui hubungan seksual lebih tinggi
pada orang yang mempunyai lebih dari satu pasangan.

Penularan Hepatitis C jarang terjadi dari ibu yang terinfeksi Hepatitis C ke bayi yang baru lahir atau
anggota keluarga lainnya. Walaupun demikian, jika sang ibu juga penderita HIV positif, resiko
menularkan Hepatitis C sangat lebih memungkinkan. Menyusui tidak menularkan Hepatitis C.

Narkoba di golongkan ke dalam 3 bagian, tergantung pada efek yang ditimbulkannya pada tubuh:

Depressan : yang menekan fungsi kesadaran dan menenangkan, seperti golongan Opiat (morfin,
peditin, kodein, heroin/putaw), dan Inhalan (zat yang dihirup) seperti lem, tinta, tiner/pengencer cat
dan alcohol.

Stimulan : yang memacu kerja susunan system saraf pusat, seperti rokok, amphetamine,
metamphetamine alias shabu, MDMA (Metilen dioksi metamphetamine alias ecstasy), dan kokain.

Halusinogen : yang menimbulkan efek halusinasi / khayalan seperti ganja, mariyuana, LSD dan magic
mushroom.

Bagaimana dampak heroin bagi tubuh?

HEROIN (putaw, putih, bedak, PT, etep)

Merupakan zat penghilang rasa nyeri yang sangat kuat


Jenis yang popular di Indonesia adalah putaw (heroin kelas 5 atau 6)

Dibuat dalam bentuk serbuk atau larutan

Jika kamu mencoba, heroin akan sangat cepat mengikat kamu dalam kecanduan secara fisik dan
mental

Heroin bikin kamu jadi bodoh dan lamban, serta merusak konsentrasi

Zat yang paling sering menimbulkan kematian akibat Over Dosis (OD).

Bagaimana tanda-tanda orang ketagihan heroin ?

Rasa sakit yang sangat hebat

Kejang-kejang

Gemetar dan muntah-muntah

Mata berair

Kehilangan nafsu makan

Kram perut dan menggelepar

Hidung berlendir

Kekurangan cairan tubuh

Bagaimana dengan kerusakan yang ditimbulkan oleh inhalen?

Inhalen adalah zat yang terdapat dalam lem dan pengencer cat (thinner)

Penggunaannya dengan cara dihirup yang dapat mengakibatkan kematian mendadak seperti
tercekik (Sudden Sniffing Death Syndrome)

Dapat merusak pertumbuhan dan perkembangan otot, syaraf dan organ tubuh lain

Bila menghirup zat ini sambil menggunakan obat anti depresi seperti obat penenang, obat tidur atau
alkohol akan meningkatkan resiko Over Dosis (OD) dan menyebabkan kematian.

Bila pengguna melakukan aktivitas normal seperti berlari atau berteriak, dapat mengakibatkan
kematian karena gagal jantung
Bagaimana akibatnya jika menggunakan inhalen ?

Kerusakan hati dan ginjal

Kehilangan ingatan

Mual dan muntah

Tidak dapat berpikir

Mudah berdarah dan memar

Kerusakan sistem syaraf utama

Sakit maag

Sakit pada waktu buang air kecil

Kejang-kejang otot

Batuk-batuk

Bagaimana dengan Amphetamine (amphet)?

Biasanya berbentuk pil, kapsul dan serbuk

Memberikan rangsangan bagi perasaan manusia

Salah satu jenis amphetamine yakni metaphetamine memiliki efek rangsangan kuat terhadap system
saraf. Contohnya adalah ice, shabu, dll

Pemakai akan terikat secara fisik dan mental

Amphetamine akan merangsang tubuh melampaui batas maksimum dari kekuatan fisik

Kamu tetap merasa aktif walaupun tubuh sudah sangat lelah

Jika tubuh tidak dapat lagi menanggung beban, kamu dapat pingsan dan mati karena kelelahan.

Akibat menggunakan Amphetamine:

Penurunan berat badan


Kelihatan seperti kurang tidur

Denyut nadi tidak beraturan

Pingsan karena sangat kelelahan

Tekanan darah tinggi

Paranoid yang parah (parno)

Saya sering dengar tentang shabu, apa sih itu?

SHABU (kristal, ubas, SS, mecin) adalah nama populer untukmetaphetamine

Bentuknya seperti kristal, tidak berbau dan tidak berwarna

Mengakibatkan efek yang kuat pada sistem saraf

Pemakai akan tergantung secara fisik dan mental

Penggunaan terus menerus dapat merusak otot jantung, bahkan kematian

Memicu kerja tubuh melampaui ambang batas kekuatan fisik

Pemakai merasa fly atau giting dengan perasaan enak sementara, yang berangsur-angsur akan
membangkitkan kegelisahan luar biasa.

Efek langsung penggunaannya menjurus pada perilaku kekerasan.

Dapat menyebabkan impotensi

Over Dosis menyebabkan kerusakan lever dan paru-paru bahkan kematian

Bagaimana akibatnya jika menggunakan shabu?

Berat badan menyusut

Kejang-kejang

Kerusakan ginjal
Kerusakan jantung

Impotensi

Halusinasi

Paranoid

Serangan jantung

Kematian

Kalo Ecstasy itu seperti apa, sih?

ECSTASY (inex, I, kancing, disco biscuit) adalah jenis narkoba yang dibuat dalam bentuk tablet dan
kapsul.

Merupakan zat kimia berbahaya yang sering dicampur zat lain sehingga berakibat buruk bagi tubuh,
seperti campuran insektisida, pil KB bahkan zat-zat kimia yang tidak diketahui

Diproduksi secara illegal

Mendorong tubuh melakukan aktivitas yang melampaui batas maksimum. Aktivitas yang berlebihan
menyebabkan tubuh kekurangan cairan, maka pemakai dapat meninggal karena terlalu banyak
minum air akibat rasa hausnya.

Ecstasy menyebabkan denyut nadi cepat, serta menimbulkan paranoiddan halusinasi

Akibat menggunakan Ecstasy:

Diare

Hiperaktif

Gemetar tak terkontrol

Denyut nadi yang sangat cepat

Mual dan muntah


Kehilangan selera makan

Rasa haus yang amat sangat

Sakit kepala dan pusing-pusing

Banyak orang menganggap menggunakan ganja tidak masalah karena seperti merokok saja.
Bagaimana dampaknya jika orang menggunakan Ganja?

GANJA (cannabis, mariyuana, cimeng, hashish, rumput/grass, pot)

Menimbulkan efek halusinasi / khayalan

Dapat membuat ketagihan secara mental

Pikiran menjadi lamban dan bodoh

Mempengaruhi konsentrasi dan ingatan

Kemampuan belajar menjadi turun

Seringkali pengguna mencari obat-obatan yang lebih keras dan lebih mematikan

Mengandung bahan kimia delta-9 tetrahydrocannabinol (THC) yang dapat mempengaruhi pemakai
dalam cara melihat dan mendengar hal-hal disekitarnya.

Survey membuktikan bahwa pemakaian ganja dalam waktu panjang dapat menyebabkan
schizophrenia atau kegilaan

Akibat menggunakan ganja:

Meningkatkan denyut nadi, keseimbangan dan koordinasi tubuh yang buruk

Ketakutan

Depresi

Kebingungan

Halusinasi
Emangnya apa sih pengaruh narkoba buat kita?

Sebagian besar kita memahami kecanduan atau adiksi hanya sebatas rasa sakit yang terjadi pada
seorang pecandu. Padahal dampaknya bukan hanya pada diri orang tersebut, tapi juga pada orang
disekitarnya seperti ayah, ibu, kakak, adik, pacar, suami atau istri pecandu, bahkan juga terhadap
keluarga besar dan teman-teman sekolah atau kuliahnya.

Apa hubungannya pake narkoba dengan kelakuan kita sehari-hari?

Pecandu biasanya akan memperlihatkan perilaku yang tidak dapat diterima oleh orang
disekelilingnya seperti menjadi malas, suka bohong, mencuri, dll.

Kenapa sih kita mesti menjauhi narkoba?

Karena dampaknya berakibat sangat buruk bagi diri kita dan keluarga serta pasangan kita. Dampak
ini berlangsung sejak kita mulai menggunakannya, hingga seumur hidup kita. Bukan hanya dari segi
kesehatan, tapi juga dari segi psikologis, sosial, ekonomi, dll.

Tapi kata orang, kalau nggak ikut pake, nggak gaul. Jadi gimana caranya biar gak terjerumus
narkoba?

Yang jelas kita harus mengerti dulu tentang jenis-jenis narkoba, dan dampak dari pemakaiannya bagi
tubuh kita. Bila sudah paham, pikirkanlah dulu baik-baik sebelum mengambil keputusan. Hidup ini
penuh dengan pilihan-pilihan, karena itu pilihlah yang terbaik untuk hidupmu.

Tapi kok, banyak juga orang yang udah ngerti soal narkoba, tapi tetep pake narkoba?

Memang tidak mudah menentukan pilihan. Selain mempunyai informasi yang tepat, kita juga harus
mempunyai motivasi yang kuat dan mendapat dukungan dari orang terdekat agar bisa menentukan
pilihan yang benar.
Apa sih tanda-tandanya kalau orang mulai kecanduan narkoba?

Tanda-tanda ini bisa menjadi salah satu petunjuk untuk mengenali seorang pemakai, tapi bisa saja
terjadi bahwa tanda-tanda ini terjadi karena pengaruh lain.

Terlalu sensitif

Cepat bosan dan pelupa

Suka berbohong

Bicaranya ngga nyambung, kadang tertawa atau menangis tanpa alasan

Tidak perduli pada kebersihan tubuh atau penampilan

Jorok, malas mandi

Prestasi belajar sangat menurun

Menjadi kasar dan tidak sopan

Gampang curiga pada setiap orang (paranoid)

Suka menyendiri dan penuh rahasia

Ekspresi wajah kuyu, muka pucat, mata merah

Sering pilek, batuk dan menguap

Nafsu makan hilang / meningkat / tidak teratur

Kadang hiperaktif dan bertingkah menarik perhatian

Kebutuhan uang meningkat, tapi sering kehabisan uang

Mencuri kecil-kecil maupun besar-besaran

Tapi banyak yang bilang bahwa kalo cuma pake sekali, atau coba-coba ngga bakal ketagihan?

Itu anggapan yang keliru. Sekali kamu mencoba, kamu akan segera jadi nagih dan akan terus
ketagihan, sehingga sulit untuk melepaskan diri dari jeratan narkoba. Akhirnya kamu akan
melaksanakan cara apa saja untuk memenuhi kebutuhan akan kecanduan ini. Biasanya orang yang
mengajak kamu pake narkoba akan memberikan gratis dulu untuk pemakaian pertama. Setelah itu
kamu akan ketagihan dan melakukkan apa saja untuk memenuhi kecanduan seperti berbohong,
mencuri, malak, dsb.

Tahap coba-coba membuat orang mulai merasakan suatu kebutuhan untuk menaikkan dosisnya,
mengingat ada beberapa tahapan dalam proses seseorang menjadi kecanduan, yaitu:

Tahapan coba-coba : mulai dengan pemakaian pertama, lalu kedua, kemudian stop.

Tahap rekreasi : pemakaian hanya sewaktu-waktu saja

Tahap adiksi (kecanduan) : pemakaian setiap hari

Tahap kompulsi : pemakaian setiap hari dengan dosis yang meningkat

Kenapa orang yang kecanduan narkoba perilakunya menjadi sulit dipahami / berubah?

Pemakaian narkoba, psikotropika dan zat adiktif lainnya membuat orang mengalami gangguan pada
fungsi biologi, psikologi dan sosial. Kerusakan biologis misalnya pada otak, jantung, paru-paru,
gerakan tubuh tidak terkontrol.

Dari sisi psikologis seperti tidak tahan terhadap stress, cepat lupa dan sangat sulit mengingat
sesuatu, serta sangat emosional. Juga terganggunya hubungan antara dirinya dengan orang lain
karena adanya kerusakan dalam cara berpikir, berperilaku dan mengambil keputusan.

Kenapa seorang pecandu bisa ketularan AIDS?

Para pemakai narkoba yang menggunakan jarum suntik seperti pecandu heroin, biasanya mereka
bertukar jarum suntik tidak steril secara bergantian antara 20-150 orang. Dengan demikian bisa
terjadi penularan virus Hepatitis C, HIV / AIDS dan Penyakit Menular Seksual. Selain itu bisa saja
terjadi mereka melakukan hubungan seks tidak aman (tanpa kondom) yang memungkinkan
penularan penyakit tersebut.

Apakah kalau pake narkoba selain heroin bisa tertular HIV / AIDS?
Karena dalam diri seorang pecandu terjadi kerusakan cara berpikir dan mengambil keputusan,
mereka tidak bisa memutuskan apakah dalam melakukan hubungan seks bisa tertular penyakit atau
tidak. Mungkin secara langsung mereka tidak menggunakan jarum suntik kotor, tapi dalam keadaan
tidak sadar mungkin saja melakukan hubungan seks tidak aman (tanpa kondom), baik dengan
sesama pecandu maupun dengan kelompok non-pecandu.

AIDS disebabkan salah satu kelompok virus yang disebuat dengan retroviruses yang sering disebut
dengan HIV. Seseorang yang terkena atau terinfeksi HIV AIDS sistejm kekebalan tubuhnya akan
menurun drastic. Virus AiDS menyerang sel darah putih khusus yang disebut dengan T-lymphocytes.
Tanda pertama penderita HIV biasanya akan mengalami demam selama 3 sampai 6 minggu
tergantung daya tahan tubuh. Setelah kondisi membaik orang yang terinfeksi HIV akan tetap sehat
dalam beberapa tahun dan secara perlahan kekebalan tubuhnya akan menurun karena serangan
demam yang berulang.

Gejala-gejala penyakit HIV AIDS adalah :

Demam tinggi berkepanjangan

Penderita akan mengalami napas pendek, batuk, nyeri dada dan demam

Hilangnya nafsu makan, mua dan muntah

Mengalami diare yang kronis

Penderita akan kehilangan berat badan tubuh hingga 10% di bawah normal.

Batuk berekepanjangan

Infeksi jamur pada mulut dan kerongkongan

Pembengkakan kelenjar getah bening diseluruh tubuh (dibawah telinga, leher, ketiak, dan lipatan
paha)

Kurang ingatan

Sakit kepala

Sakit kepala

Suklit berkonsentrasi

Respon anggota gerak melambat

Sering nyeri dan kesemutan pada telapak tangan dan kaki

Mengalami tensi darah rendah

Reflek tendon yang kurang


Terjadi serangan virus cacar air dan cacar api

Infeksi jaringan kulit rambut

Kulit kering dengan bercak-bercak.

Penularan HIV AIDS adslah :

Hubungan seks kalmin

Hubungan seks oral

Hubungan seks melalui anus

Transfusi darah

Penggunaan jarum bersama (akupuntur, jarum tattoo, harum tindik).

Antara ibu dan bayi selama masa hamil, kelahiran dan masa menyusui.

Obat-obatan HIV AIDS :

NRTI (nucleoside atau nucleotide reverse transcriptase inhibitor)

NNRTI (non-nucleoside reverse transcriptase inhibitor)

PI (protease inhibitor) Fusion Inhibitor

Cara mencegah HIV AIDS adalah dengan ;

Jangan melakukan hubungan seksual diluar nikah

Jangan berganti-ganti pasangan seksual

Abstrinensi (tidak melakukan hubungan seks)

Gunakan kondom, terutama untuk kelompok perilaku resiko tinggi jangan menjadi donor darah

Seorang ibu yang didiagnosa positif HIV sebaiknya jangan hamil.

Penggunaan jarum suntik sebaiknya sekali pakai

Jauhi narkoba.
Posted in Penyakit Hiv Aids | Tagged aids dan hiv, akibat hiv aids, artikel hiv aids, bahaya hiv aids,
cara mencegah hiv aids, cara penanggulangan hiv aids, cara pencegahan hiv aids, cara penularan hiv
aids, ciri ciri penyakit hiv aids, hiv dan aids, pencegahan hiv aids, penularan hiv aids, penyebab hiv
aids, tanda tanda penyakit hiv aids | Leave a comment

Penyakit HIV Aids Pada Wanita

Posted by Penyakit Hiv Aids

HIV adalah suatu virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS. Virus ini menyerang manusia dan
menyerang sistem kekebalan (imunitas) tubuh, sehingga tubuh menjadi lemah dalam melawan
infeksi. Dengan kata lain, kehadiran virus ini dalam tubuh akan menyebabkan defisiensi (kekurangan)
sistem imun.

HIV merupakan penyakit menakutkan ini masih salah satu penyebab utama kematian di antara laki-
laki dan perempuan dan berkembang dan negara maju. virus HIV mungkin ditularkan dari satu orang
ke orang lain melalui darah, alat kelamin, cairan ASI yang terinfeksi dan darah, sperma pria yang
terinfeksi. penularan virus ini dapat terjadi selama transfusi darah, hubungan seks tanpa alat
pengaman atau dapat ditularkan melalui jarum suntik. selama kehamilan dan menyusui, seorangg
wanita yang terinfeksi kemungkinan akan menularkan virus ke anak.

gejala HIV/AIDS pada wanita

Gejala awal : 0-1 bulan

Menderita penyakit seperti flu dalam seminggu atau sebulan disebut sebagai infeksi HIV akut. sistem
kekebalan tubuh, sebagai bagian dari pertahanan tubuh, mengembangkan antibodi terhadap HIV.
proses tersebut terlha dari antibodi yang disebut serokonversi. Gejala meliputi demam, sakit kepaka
nyeri tubuh, sakit tenggorokan, kelenjar getah bening, ruam kulit, masalah sistem pencernaan.
Gejala-gejala ini cenderung tidak diperhatikan atau disalah artikan sebagai penyakit lain yang kuga
menunjukkan berbagai gejala yang sama. Tes HIV dilakukan sebelum serokonversi tidak membantu
dalam mendeteksi virus. Pada beberapa wanita, serokonversi dapat terjadi dalam waktu satu bulan.

Gejala terakhir : 1 bulan 10 tahun


Setelah tingkat gejala di ataas dapat diturunkan dengan obat-obatan, penyakit ini masuk ke dalam
fase asimptomatik. tidak ada gejala HIV yang diperlihatkan oleh wanita setelah 1 tahun. Tahap tanpa
gejala dapat berlangsung selama sekitar 10 tahun. Dengan demikian, perempuan positif HIV tidak
menunjukkan gejala HIV selama sekitar 10 tahun setelah terkena gejala seperti flu biasa. Tetapii
meski demikian, virus tetap ada dalam tubuh mereka, mereka tidak sadara secara terus-menerus
menularkan vrus kepada orang lain melalu hubungan badan tanpa pengaman dan juga melalui
transfusi darah atau melalui berbagi jarum suntik. Jika seorang wanita hamil, anak-anak mereka ikut
terkena HIV/AIDS. Setelah 5-6 tahun, wanita yang mengidap HIV positif mungkin terlihat pada
penurunan berat bdaan, kehilangan nafsu makan, masalah sisem pencernaan, infeksi kulit, tetapi hal
ini biasanya diabaikan atau disalahartikan.

Posted in Penyakit Hiv Aids | Tagged aids dan hiv, akibat hiv aids, artikel hiv aids, bahaya hiv aids,
cara mencegah hiv aids, cara penanggulangan hiv aids, cara penularan hiv aids, ciri ciri penyakit hiv
aids, gejala penyakit hiv aids, hiv dan aids, pencegahan hiv aids, penyebab hiv aids, tanda dan gejala
hiv aids | Leave a comment

Gejala Penyakit HIV AIDS

Posted by Penyakit Hiv Aids

AIDS merupakan tahap akhir penyakit infeksi yang disebabkan oleh HIV yang dapat infeksi pada
sistem organ tubuh termasuk otak sehingga menyebabkan rusaknya sistem kekebalan tubuh. Gejala
HIV AIDS tidak begitu saja langsung timbul. Namun ia akan timbul jika sudah bertahun-tahun .

Memburuknya status gizi merupakan resiko tertinggi penyakit ini. Gangguan gizi pada pasien AIDS
umumnya menimbulkan gejala penyakit HIV AIDS yang terlihat pada penurunan berat badan. Ada
dua tipe penurunan berat badan pada AIDS, yaitu penurunan berat badan yang cepat sering
dihubungkan dengan infeksi oportunistik. Penurunan berat badan lebih dari 20% BB sulit diperbaiki
dan sering mempunyai prognosa yang buruk,

Memburuknya status gizi bersifat multifaktor, gejala penyakit HIV AIDS yang terutama disebabkan
oleh kurangnya asupan makanan, gangguan absorpsi dan metabolisme zat gizi, infeksi oportunistik,
serta kurangnya aktivitas fisik. Kurangnya asupan makanan disebabkan oleh anoreksia, depresi, rasa
lelah, mual, muntah, sesak nafasm diare, infeksi, dan penyakit saraf yang menyertai penyakit HIV
AIDS. Karena gangguan gizi memegang peranan penting dalam patogenesis penyakit HIV AIDS, terapi
diet dan konsultasi gizi memegang peranan penting dalam upaya penyembuhan.

Gejala penyakit HIV AIDS. Infejsi oleh HIv akan menyerang sistem kekebalan tubuh. Karena sel-sel
pertahanan tubuh (sel-sel darah putih) semakin lama semakin banyak yang rusak maka penderita
menjadi sangat rentan terhadap semua bentuk infeksi kuman. Pada tahap akhir, penderita bahkan
sudah tidak tahan terhadap kuman-kuman yang secara normal bisa dibinasakan dengan mudah oleh
tubuh.

Posted in Penyakit Hiv Aids | Tagged aids dan hiv, akibat hiv aids, artikel hiv aids, bahaya hiv aids,
cara mencegah hiv aids, cara pencegahan hiv aids, cara penularan hiv aids, ciri ciri orang terkena hiv
aids, ciri ciri penyakit hiv aids, ciri hiv aids, ciri-ciri hiv aids, dampak hiv aids, gambar hiv aids, gejala
penyakit hiv aids, penularan hiv aids, penyebaran hiv aids di indonesia, sejarah hiv aids, tanda dan
gejala hiv aids, virus hiv aids | Leave a comment

Penyakit HIV AIDS

Posted by Penyakit Hiv Aids

HIV adalah suatu virus yang biasanya ditularkan dari satu orang kepada orang lain melalui kontak
seksual. Orang yang telah terinfeksi virus HIV akan terkena penyakit yang disebabkan oleh virus HIV
tersebut, yaitu AIDS. Virus HIV yang telah masuk ke dalam tubuh seseorang tidak akan menimbulkan
gejala-gejala yang terlihat secara fisik sehingga penderitanya terlihat normal seperti tidak sedang
terkena penyakit. Namun, perlu diwaspadai, walaupun drai luar penderita HIV tampak normal-
normal saja, tetapi dia dapat menularkan virus tersebut kepada orang lain dalam berbagai cara yang
mungkin juga tidak disadari oleh penderita itu.

Cara penularan virus ini bisa bermacam-macam misalnya melalui hubungan seksual, penggunaan
jarum suntik berganti-ganti orang, transfusi darah, bahkan pada ibu hamil yang menularkan kepada
bayi yang sedang dikandungnya. Jika virus HIV telah masuk ke tubuh seseorang baru beberapa tahun
kemudian virus ini akan mulai menyerang sistem kekebalan tubuh pada sel darah putih. Kekebalan
tubuh seseorang yang terinfeksi HIV biasanya akan terus menurun dan kemudian hilang dalam kurun
waktu sekitar 5 sampai 10 tahun. Pada saat itulah ciri-ciri seseorang yang terkena HIV baru muncul,
seperti badan yang terus-menerus turun, mengalami diare berkepanjangan, munculnya panas tinggi
yang tidak dapat sembuh, lalu diikuti dengan bercak-bercak kemerahan, dan batuk berkepanjangan.
Setelah mengalami gejala-gejala tersebut, seseorang telah dinyatakan terkena penyakit AIDS.
Setelah kekebalan tubuh seseorang hilang maka penyakit akan mudah menghinggapi orang tersebut.
Penyakit akan terus menerus hingga, sampai suatu saat mucnul penyakit yang benar-benar
berbahaya yang kemudian akan mengakibatkan kematian.

Posted in Penyakit Hiv Aids | Tagged ciri ciri penyakit hiv aids, ciri-ciri hiv aids, gejala penyakit hiv
aids, hiv aid, hiv aid gejala, hiv dan aids, pencegahan hiv aids, penyakit hiv aids, penyebab hiv aids,
virus hiv aids | Leave a comment

Penularan HIV Pada Manusia

Posted by Penyakit Hiv Aids


Penularan HIV terjadi melalui kontak dengan cairan mengandung sel terinfeksi atau partikel virus.
Yang dimaksud dengan cairan tubuh di sini adalah darah, semen, cairan vagina, cairan serebropinal
dan air susu ibu. Dalam konsentrasi yang lebih kecil, virus juga terdapat pada air mata, air kemih dan
air ludah.

HIV ditularkan melalui cara-cara berikut:

Hubungan seksual dengan penderita, dimana selaput lendir mulut, vagina atau rektum
berhubungan langsung dengan cairan tubuh yang terkontaminasi.

Suntikan atau infus darah yang terkontaminasi. Hal ini sering terjadi pada saat transfusi darah,
pemakaian jarum bersama-sama atau tidak sengaja tergores oleh jarum yang terkontaminasi virus
HIV.

Pemindahan virus dari yang terinfeksi kepada anaknya sebelum atau selama proses kelahiran .

Melalui ASI

HIV tidak ditularkan melalui kontak biasa atau kontak dekat yang tidak bersifat seksual di tempat
bekerja, sekolah ataupun dirumah . Belum pernah dilaporkan kasus penularan HIV melalui batuk
atau bersin penderita maupun melalui gigitan nyamuk.

Posted in Penyakit Hiv Aids | Tagged cara mencegah hiv aids, cara penanggulangan hiv aids, cara
penularan hiv aids, ciri ciri orang terkena hiv aids, ciri hiv aids, gejala awal hiv aids, gejala penyakit
hiv aids, gejala-gejala hiv aids, penularan hiv aids, penyakit aids dan hiv, penyakit aids hiv, penyebab
penyakit hiv aids, penyebaran hiv aids, penyebaran hiv aids di indonesia, tanda dan gejala hiv aids,
tanda tanda penyakit hiv aids, virus hiv dan aids | Leave a comment

Penyebab Hiv Aids

Posted by Penyakit Hiv Aids

Terdapat 2 jenis virus penyebab AIDS,V yaitu HIV-1, HIV-2, HIV yang banyak ditemukan di daerah
Barat, Eropa, Afriaka Tengah, Selatan, dan Timur. Sedangkan HIV-2 banyak di temukan di Afrika
Barat.
PENYEBARAN DALAM TUBUH

Supaya terjadi infeksi, virus harus masuk ke dalam sel, dalam hal ini sel darah putih yang disebut .
Materi genetik virus yang dimasukkan ke dalam DNA sel yang terinteksi. Di dalam sel, Virus
berkembng biak pada akhirnya menghancurkan sel serta melepaskan pertikel virus yang baru.
Partikel virus yang baru kemudian menginfeksi limfosit lainnya dan menghancurkannya.

Virus menempel pada limfosit yang memiliki satu reseptor protein yang disebut CD4, yang terdapat
di selaput bagian luar. Sel-sel yang memiliki reseptor biasanya, disebut sel CD4+ atu disebut limfosit
T penolong. Limfosit T penolong berfungsi mengaktifkan dan menagatur sel-sel lain pada sistem
kekebalan.(misalnya limfosit B, makrofag dan limfosit T stitostik), yang kesemuanya membantu
menghancurkan sel-sel ganas dan organisme asing.

Infeksi HIV menyebabkan hancurnya limfosit T penolong, sehingga teradi kelemahan sistem tubuh
dalam melindungi dirinya terhadap infksi dan kanker.

Seseorang yang terinfeksi HIV akan kehilangan limfosit Tpenolong melalui 3 tahap selama beberpa
bulan atau tahun.

1. Seseorang yang sehat memiliki limfosit CD4 sebanyak 800-1300 sel/mL darah. Pada beberapa
bulan pertama setelah terinfeksi HIV sejumlah sel menurun sebanyak 40-50%. Selama bulan-bulan
ini penderita bisa menularkan HIV kepada orang lain karena banyak partikel virus yang terdapat
dalam luar darah. Meskipun tubuh berusaha melawan virus, tetapi tubuh tidak mampu meredakan
infeksi.

2. Setelah sekitar 6 bulan, jumlah partikel virus didalam darah mencapai kadar yang stabil, yang
berlainan pada setiap penderita. Perusakan sel CD4+ dan penularan penyakit kepada orang lain terus
berlanjut. Kadar partikel virus yang tinggi dak kadar Limfosit CD4+ yang rendah membantu dokter
mendapati orang-orang yang berisiko tinggi menderita AIDS.

3. 1-2 tahun sebelum terjadinya AIDS, jumlah limfosit CD4+ biasanya menurun drastis. Jika kadarnya
turun hingga 200 sel/Ml darah, maka penderita menjadi rentan terhadap infeksi.
Infeksi HIV juga menyebabkan gangguan pada fungsi limfosit B. Limfosit B adalah limfosit yang
menghasilkan antibodi. Seringkali HIV meyebabkan produksi antibodi berlebihan. Antibodi yang
diperuntukkan melawan HIV dan infeksi lain ini banyak membantu dalam melawan berbagai infeksi
oportunistik pada AIDS.

Pada saat yang bersamaan, penghancuran limfosit CD4+ oleh virus menyebabkan berkurangnya
kemampuan Sistem kekebalan tubuh dalam mengenali dan sasaran baru yang harus diserang.

Posted in Penyakit Hiv Aids | Tagged aids dan hiv, akibat hiv aids, bahaya hiv aids, cara pencegahan
hiv aids, ciri ciri penyakit hiv aids, ciri-ciri hiv aids, dampak hiv aids, gambar hiv aids, hiv aids, hiv aids
wikipedia, penanggulangan hiv aids, penderita hiv aids, penyakit hiv dan aids, sejarah hiv aids, tanda
tanda hiv aids | Leave a comment

Penyakit Hiv Aids

Posted by Penyakit Hiv Aids

INFEKSI HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan infeksi salah satu virus dari dua jenis virus
yang secara progresif merupakan sel-sel darah putih. Kerusakan sel-sel darah putih atau limfosit
menyebabkan AIDS (Aquired Immunodeficiency Snydrome) dan penyakit lainnya sebagai dari
gangguan kekebalan tubuh.

Pada Awal tahun 1980, para peneliti menemukan peningkatan mendadak dari 2 jenis penyakit di
kalangan kaum homoseksual di Amerika.

Kedua penyakit itu adalah Sarkome Kaposi (sejenis kanker yang jarang terjadi) dan Pneumonia
Pnemokista (sejenis Peumonia yang hanya terjadie pada penderita gangguan sistem kekebalan).

Kegagalan sistem kekebalan tubuh yang mengakibatkan timbulnya 2 jenis penyakit yang jarang
ditemui ini sekarang dikenal dengan AIDS .