Anda di halaman 1dari 7

TUGAS AWAL

KIMIA DASAR II

OLEH,
NAMA : NADAIFAH NAKIA FIRSHA
STAMBUK : A24116041
KELOMPOK : I (SATU)
ASISTEN : MILAWATI IRWAN

LABORATORIUM FISIKA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU
PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TADULAKO, 2017
Alkali dan alkali tanah merupakan unsur logam yang sangat reaktif yang
terdapat di alam. Kata "alkali" berasal dari bahasa Arab yaitu "Al Qali," yang
berarti "abu". Unsur-unsur tertentu diberi nama "alkali" karena mereka bereaksi
dengan air untuk membentuk ion hidroksida, sehingga bersifat basa (pH > 7),
yang juga disebut larutan alkali. Logam alkali adalah kelompok unsur kimia pada
Golongan 1 tabel periodik, kecuali hidrogen. Kelompok ini terdiri dari: litium
(Li), natrium (Na), kalium (K), rubidium (Rb), sesium (Cs), dan fransium (Fr).
Sedangkan logam alkali tanah adalah kelompok unsur kimia Golongan 2 pada
tabel periodik. Kelompok ini terdiri dari berilium (Be), magnesium (Mg), kalsium
(Ca), stronsium (Sr), barium (Ba), dan radium (Ra).

Warna nyala dihasilkan dari pergerakan elektron dalam ion-ion logam yang
terdapat dalam senyawa. Masing-masing perpindahan elektron ini melibatkan
sejumlah energi tertentu yang dilepaskan sebagai energi cahaya, dan masing-
masing memiliki warna tertentu. Sebagai akibat dari semua perpindahan elektron
ini, sebuah spektrum garis yang berwarna akan dihasilkan. Besarnya
lompatan/perpindahan elektron dari segi energi, bervariasi dari satu ion logam ke
ion logam lainnya. Ini berarti bahwa setiap logam yang berbeda akan memiliki
pola garis-garis spektra yang berbeda, sehingga warna nyala yang berbeda
pula.Logam alkali bila dipanaskan dapat menghasilkan warna nyala api yang
khas untuk masing-masing jenis logam alkali. Litium ( Li ) menghasilkan warna
nyala api merah, natrium ( Na ) menghasilkan warna nyala api kining atau oranye,
kalium ( K ) menghasilkan warna nyala api ungu, rubidium ( Rb ) menghasilkan
warna nyala api biru kemerahan dan cesium ( Cs ) menghasilkan warna nyala api
biru. Sedangkan warna nyala api unsur pada logam alkali tanah yaitu berilium
(Be) menghasilkan warna nyala api putih, Magnesium (Mg) menghasilkan warna
nyala api putih cemerlang , Kalsium (Ca) menghasilkan warna nyala api merah
bata , Strontium (Sr) menghasilkan warna nyala api merah crimson , Barium (Ba)
menghasilkan warna nyala api hijau apel , dan Radium (Ra) menghasilkan warna
nyala api merah crimson.

Dalam satu golongan logam alkali, dari Litium sampai Sesium, jari-jari
unsur akan meningkat. Letak elektron valensi terhadap inti atom semakin jauh.
Oleh sebab itu, kekuatan tarik-menarik antara inti atom dengan elektron valensi
semakin lemah. Dengan demikian, energi ionisasi akan menurun dari Litium
sampai Sesium. Hal yang serupa juga ditemukan pada sifat keelektronegatifan
unsur .Secara umum, unsur Alkali memiliki titik leleh yang cukup rendah dan
lunak, sehingga logam Alkali dapat diiris dengan pisau. Unsur Alkali sangat
reaktif, sebab mudah melepaskan elektron (teroksidasi) agar mencapai kestabilan
(konfigurasi elektron ion Alkali menyerupai konfigurasi elektron Gas Mulia).
Dengan demikian, unsur Alkali jarang ditemukan bebas di alam. Unsur Alkali
sering dijumpai dalam bentuk senyawanya. Unsur Alkali umumnya bereaksi
dengan unsur lain membentuk senyawa halida, sulfat, karbonat, dan silikat.
Dalam satu golongan logam alkali tanah, dari Berilium sampai Barium, jari-jari
unsur meningkat. Peningkatan ukuran atom diikuti dengan peningkatan densitas
unsur. Sebaliknya, energi ionisasi dan keelektronegatifan berkurang dari Berilium
sampai Radium. Semakin besar jari-jari unsur, semakin mudah unsur melepaskan
elektron valensinya. Potensial standar reduksi (Ered) menurun dalam satu
golongan. Hal ini menunjukkan bahwa kekuatan reduktor meningkat dalam satu
golongan dari Berilium sampai Barium. Dalam golongan IIA, dari Be ke Ba
kecenderungan titik didih dan titik lelehnya turun.

Manfaat logam alkali yaitu:

1. Litium
Li digunakan pada baterai untuk alat pacu jantung,kalukulator, jam ,
kamera dan lainnya
Li digunakan dalam paduan logam Mg dan Al.Paduan ini bersifat sangat
ringan tetapi kuat sehingga dimanfaatkan untuk komponen pesawat
terbang
2. Natrium
Uap Na digunakan pada lampu jalanan untuk memberikan warna kuning
Lelehan Na sebagai pendingin pada reaktor nuklir tipe LMFBR (Liquid-
Metal Fast Breader Reactor)
NaOH digunakan untuk membuat produk, seperti rayon,kertas dan sabun
Na digunakan dalam pembuatan tetra etil & dipakai untuk menurunkan
angka oktan bensin
Senyawa Na seperti garam NaCl,NaNo2,NaNo3 dan Na2SO3 digunakan
pada makanan
Senyawa Na2CO3 digunakan untuk bahan celup tekstil, penyamakan kulit
dan deterjen untuk melunakkan air sadah
3. Kalium
Senyawa KNO3 dan KCl digunakan sebagai bahan peledak dan kembang
api atau petasan. KNO3 menyuplai oksigen untuk membakar bahan bakar
Pupuk NPK mengandung K yang penting bagi pertumbuhan tanaman
Di dalam tubuh, K (dan Na) diperlukan sel saraf untuk mengrim sinyal-
sinyal listrik. Di dalam dunia kedokteran, gerakan ion-ion Na dan K dalam
sel otak digunakan untuk mengukur gelombang otak
4. Rubidium
Rb memiliki potensial ionisasi yang rendah dan digunakan pada sel fotolistrik
seperti fotomultipuler, untuk mengubah energi cahaya menjadi energi
listrik.Rb juga digunakan sebagai osilator untuk aplikasi seperti navigasi dan
komunikasi di militer
5. Sesium
Cs digunakan pada sel fotolistrik. Jika terkena cahaya, Cs akan melepas
elektronnya yang akan tertarik menuju ke elektrode positif pada sel dan
menyebabkan timbulnya arus listrik.
Cs digunakan sebagai standar satuan detik pada jam atomik sesium standar
karena vibrasi atomya (<9.000 juta kali per detik) dapat digunakan untuk
mengukur waktu dengan sangat akurat. Hal ini terkait dengan kelimpahan
isotopnya di alam sebesar 100% yang berarti semua atom Cs-133 adalah
identik
6. Fransium
Fransium digunakan untuk mengukur kadar Aktinum (Ac) dalam materi
alami (Fr adalah produk peluruhan Ac) dan dalam penelitian biologi untuk
mempelajari organ tubuh tikus

Manfaat Logam Alkali Tanah :

1. Berilium (Be)
Berilium digunakan untuk memadukan logam agar lebih kuat, akan tetapi
bermasa lebih ringan. Biasanya paduan ini digunakan pada kemudi
pesawat Zet.
Berilium digunakan pada kaca dari sinar X.
Berilium digunakan untuk mengontrol reaksi fisi pada reaktor nuklir
Campuran berilium dan tembaga banyak dipakai pada alat listrik, maka
Berilium sangat penting sebagai komponen televisi.

2. Magnesium (Mg)
Magnesium digunakan untuk memberi warna putih terang pada kembang
api dan pada lampu Blitz.
Senyawa MgO dapat digunakan untuk melapisi tungku, karena senyawa
MgO memiliki titik leleh yang tinggi.
Senyawa Mg(OH)2 digunakan dalam pasta gigi untuk mengurangi asam
yang terdapat di mulut dan mencagah terjadinnya kerusakan gigi, sekaligus
sebagai pencegah maag
Mirip dengan Berilium yang membuat campuran logam semakin kuat dan
ringan sehingga biasa digunakan pada alat alat rumah tangga.

3. Kalsium (Ca)
Kalsium digunakan pada obat obatan, bubuk pengembang kue dan plastik.
Senyawa CaSO4 digunakan untuk membuat Gips yang berfungsi untuk
membalut tulang yang patah.
Senyawa CaCO3 biasa digunakan untuk bahan bangunan seperti
komponen semen dan cat tembok.Selain itu digunakan untuk membuat
kapur tulis dan gelas.
Kalsium Oksida (CaO) dapat mengikat air pada Etanol karena bersifat
dehidrator,dapat juga mengeringkan gas dan mengikat Karbondioksida
pada cerobong asap.
Ca(OH)2 digunakan sebagai pengatur pH air limbah dan juga sebagai
sumber basa yang harganya relatif murah
Kalsium Karbida (CaC2) disaebut juga batu karbit merupakan bahan untuk
pembuatan gas asetilena (C2H2) yang digunakan untuk pengelasan.
Kalsium banyak terdapat pada susu dan ikan teri yang berfungsi sebagai
pembentuk tulang dan gigi.

4. Stronsium (Sr)
Stronsium dalam senyawa Sr(no3)2 memberikan warna merah apabila
digunakan untuk bahan kembang api.
Stronsium sebagai senyawa karbonat biasa digunakan dalam pembuatan
kaca televisi berwarna dan komputer.
Untuk pengoperasian mercusuar yang mengubah energi panas menjadi
listrik dalam baterai nuklir RTG (Radiisotop Thermoelectric Generator).

5. Barium (Ba)
BaSO4 digunakan untuk memeriksa saluran pencernaan karena mampu
menyerap sinar X meskipun beracun.
BaSO4 digunakan sebagai pewarna pada plastic karena memiliki kerapatan
yang tinggi dan warna terang.
Ba(NO3)2 digunakan untuk memberikan warna hijau pada kembang api
Skema prosedur kerja logam alkali dan alkali tanah

1. Prosedur pertama

logam Na

Diletakkan di atas kertas saring. Kemudian,


dileakkan di atas permukaan air.

Terjadi ledakan dan nyala api, tidak terjadi perubahan warna

Diteteskan larutan fenolpthalein

Terjadi perubahan warna menjadi merah muda

2. Prosedur kedua

Sepotong kalsium

Dimasukkan ke dalam gelas kimia, lalu


tutup dengan tabung reaksi yang berisi air

Terbentuk gas

Keluarkan tabung reaksi dan periksa nyala


apinya dengan batang korek api

Menghasilkan warna nyala api merah bata

Larutan Ca + H2O , Diteteskan larutan


fenolpthalein

Terjadi perubahan warna menjadi merah muda

3. Prosedur ketiga

Pita magnesium

Dibersihkan dengan kertas ampelas, dan


dimasukkan ke dalam air
Pita magnesium tidak bercampur dengan air

Diteteskan dengan laurtan fenolpthalein

Terjadi perubahan warna menjadi merah muda


4. Prosedur keempat
Kawat nikrom
Dibersihkan dan dicelupkan ke dalam larutan
HCl pekat.

Kawat nikrom + larutan HCl


Dipanaskan kedalam nyala api pembakar,
setelah itu dicelupkan ke dalam padatan yang
akan diuji

Terjadi warna nyala api