Anda di halaman 1dari 41

PP-8

PB 8. IMAS TAHAP I

PENGANTAR :
Identifikasi Masalah dan Analisis Situasi (IMAS) bertujuan untuk mengidentifikasi
masalah/kondisi umum masyarakat terkait air minum dan sanitasi, tingkat kebutuhan
masyarakat akan pembangunan air minum dan sanitasi, serta mengidentifikasi sumber daya
dan potensi yang tersedia di masyarakat dalam perbaikan kondisi air minum dan sanitasi. IMAS
dilakukan oleh masyarakat dengan metode partisipatif yang difasilitasi oleh Kader AMPL.
IMAS dilakukan setelah sosialisasi tingkat desa yang dilanjutkan dengan musyawarah oleh
masyarakat desa dan pembentukan tim penyusun proposal dan kader AMPL. Tim penyusun
proposal bersama perwakilan masyarakat dari setiap dusun, laki dan perempuan, kaya dan
miskin melakukan IMAS dengan menggunakan instrumen Methodology for Participatory
Analysis (MPA), proses ini selanjutnya disebut dengan IMAS Tahap I.
Terkait dengan pelaksanaan IMAS Tahap I tersebut, maka pada PB 8 akan dibahas 4 SPB
selama 8 JPL dengan metode demonstrasi dan simulasi instrumen IMAS, curah pendapat, dan
diskusi kelompok dan kelas.
Setiap proses diskusi untuk setiap tool/instumen/alat bantu pada IMAS Tahap I ini mengikuti
urutan proses yang sudah tersedia pada Buku POB IMAS Program PAMSIMAS. Setiap
pemandu harus menguasai proses setiap instrument/tools yang dimaksud. Pada panduan
proses modul pelatihan FM ini, urutan proses menfasilitasi tools tidak dicantumkan (karena bisa
dilihat pada POB). Yang tercantum pada panduan proses pendalaman instrument IMAS I
adalah urutan menfasilitasi setiap tools/instrumennya.
TUJUAN UMUM:
Peserta memahami makna dilakukannya IMAS Tahap I, terampil menfasilitasi masyarakat
dalam IMAS Tahap I, dan dapat menggunakan hasil IMAS I untuk mendampingi masyarakat
dalam menyusun Proposal.
SUB POKOK BAHASAN:
8.1. Pengertian dan Latar Belakang IMAS,
8.2. Tujuan dan Manfaat IMAS,
8.3. Proses dan Alat Bantu IMAS I,
8.4. Pemanfaatan Hasil IMAS I Untuk Penyusunan Proposal.
METODE:
Penjelasan, Demontrasi, Simulasi, Diskusi Kelompok, dan Diskusi Kelas.
WAKTU:
8 JPL (360 menit)

1
PP-8.1

SPB 8.1
PENGERTIAN DAN LATAR BELAKANG IMAS

TUJUAN:
Peserta dapat:

Menjelas kenapa menggunakan IMAS,

Menjelaskan pengertian IMAS.

MATERI:
Pengertian IMAS,
Latar Belakang IMAS.

WAKTU:
1 JPL (45 menit)

METODE:
Curah Pendapat, Studi kasus, Diskusi kelompok, dan Diskusi Kelas.

PERSIAPAN PENTING:

PROSES:
Langkah-Langkah Waktu Media Belajar

A. Pengantar SPB 5

Sampaikan salam pembuka. Mulailah menyapa peserta secara PP-8.1


informal dengan menanyakan, Apa kabar hari ini? Apakah masih Lembar
Tayang
semangat?
Pembuka
Jelaskan tentang:
- Sub Pokok Bahasan (SPB) serta tujuan umum yang
diharapkan dari rangkaian kegiatan pembelajaran kali ini.
- Serangkaian metode yang akan digunakan dalam proses
pembelajaran selama 1 JPL.
- Jelaskan tujuan dan metode untuk pendalaman Sub Pokok
Bahasan 8.1: Pengertian dan Latar Belakang IMAS.

2
B. Pengertian dan Latar Belakang IMAS 30

1. Bagi peserta menjadi kelompok kecil. Satu kelompok terdiri atas LK-8.1
5-6 orang peserta. Studi Kasus
2. Bagikan kepada peserta LK-8.1. Minta kepada setiap kelompok
untuk mendiskusikan LK-8.1 tersebut dan minta mereka
menuliskannya pada kertas plano.
3. Beri waktu sekitar 10 menit untuk menjawab semua pertanyaan.
Setelah selesai, minta perwakilan satu kelompok untuk
mempresentasikannya
4. Beri kesempatan kelompok lain untuk memberikan tanggapan
atau pertanyaan.
5. Lanjutkan dengan kelompok lain untuk membacakan hal-hal yang
berbeda dari yang sudah disebutkan oleh kelompok sebelumnya
6. Setelah selesai, ajak peserta untuk membuat kesimpulan dari
studi kasus yang telah dibahas. Tanyakan kembali kepada
peserta, Hal utama apa yang harus dilakukan oleh Tim Wisata
Desa Cikuray? Mengapa hal itu harus dilakukan?
Hal utama yang harus dilakukan oleh Tim Wisata Desa Cikuray adalah
melakukan identifikasi dan pemetaan kondisi dan kebutuhan remaja
Desa Cikuray.
Dengan melakukan identifikasi dan pemetaan kondisi dan kebutuhan
maka masalah/kondisi remaja Desa Cikuray, kebutuhan remaja Desa
Cikuray serta sumberdaya dan potensi yang tersedia dapat
teridentifikasi.
7. Pemandu menjelaskan kepada peserta bahwa pada program
PAMSIMAS, kegiatan identifikasi dan pemetaan kondisi dan
kebutuhan disebut dengan Identifikasi Masalah dan Analisis
Situasi atau IMAS.
8. Tanyakan kepada peserta, Apa pengertian IMAS dan kenapa
harus melakukan IMAS pada Program PAMSIMAS? Minta
peserta untuk melihat hasil diskusi tentang persiapan wisata Desa
Cikuray!
9. Minta peserta menjawab secara bergantian dan saling
melengkapi!
IMAS atau Identifikasi Masalah dan Analisis Situasi adalah serangkaian
kegiatan yang dilakukan untuk mengidentifikasi masalah/kondisi umum
masyarakat terkait air minum dan sanitasi, tingkat kebutuhan
masyarakat akan pembangunan air minum dan sanitasi, serta
mengidentifikasi sumber daya dan potensi yang tersedia di masyarakat
dalam perbaikan kondisi air minum dan sanitasi.
IMAS sangat penting dilakukan pada proses perencanaan Program
PAMSIMAS karena membantu masyarakat dalam merencanakan dan
mengembangkan pengelolaan pelayanan sarana air minum dan sanitasi
yang berkelanjutan dan digunakan secara efektif oleh masyarakat
sendiri.

C. Rangkuman dan Penegasan 10

1. Sebagai penegasan sampaikan kepada peserta bahwa pada


program PAMSIMAS, IMAS terbagi atas 2 tahap, yaitu IMAS

3
Tahap I dan IMAS Tahap II.
2. IMAS Tahap I adalah serangkaian kegiatan untuk membantu
masyarakat mendapatkan data dan informasi umum untuk
menyusun proposal agar proposal yang diajukan benar-benar
menggambarkan masalah/kondisi umum masyarakat terkait air
minum dan sanitasi, tingkat kebutuhan masyarakat akan
pembangunan air minum dan sanitasi, serta mengidentifikasi
sumber daya dan potensi yang tersedia di masyarakat dalam
perbaikan kondisi air minum dan sanitasi.
3. IMAS Tahap II adalah serangkaian kegiatan untuk membantu
masyarakat mendapatkan data dan informasi untuk penyusunan
PJM ProAksi dan RKM.
4. Untuk menguji tingkat pemahaman dan penyerapan materi
peserta dapat di ajukan beberapa pertanyaan:
Singkatan apa IMAS?
Mengapa harus dilakukan IMAS?
Apa Pengertian IMAS?

4
LK-8.1

Studi Kasus: Karang Taruna Remaja Desa Cikuray

Karangtaruna remaja Desa Cikuray berencana akan melakukan wisata alam. Wisata akan
diikuti oleh sebagian besar remaja yang tinggal di Desa Cikuray, namun lokasi wisata masih
belum dapat dirumuskan karena banyak keinginan dari remaja.
Dikarenakan kondisi keuangan kas desa yang tidak memungkinkan untuk memberikan banyak
bantuan dana untuk kegiatan tersebut, maka karangtaruna berencana untuk mengajukan
proposal wisata kepada salah satu perusahaan swasta yang ada di dekat desa mereka.
Komunikasi dengan perusahaan tersebut sudah dilakukan oleh tim inti wisata melalui Head of
Communication dari perusahaan dan telah direspon positif. Akan tetapi perusahaan meminta
agar karangtaruna Desa Cikuray membuat sebuah proposal yang baik dan lengkap untuk
meyakinkan direksi perusahaan agar mau memberikan bantuan dana.
Setelah mendapatkan jawaban dari Head of Communication perusahaan tersebut, tim wisata
Desa Cikuray berembug untuk memenuhi permintaan perusahaan tersebut sesegera mungkin.
Namun, mereka menemui kesulitan dalam menyusun proposal yang baik dan lengkap. Mereka
kurang paham seperti apa dan bagaimana proses yang harus mereka lakukan agar dapat
membuat proposal wisata yang baik dan lengkap.
Untuk itu, Ketua Tim Wisata Desa Cikuray meminta bantuan kepada teman-teman Calon
Fasilitator Program PAMSIMAS untuk dapat memberikan bantuan kepada mereka dengan cara
menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:
1. Apa yang dimaksud dengan Proposal Yang Baik dan Lengkap?
2. Apa yang harus dilakukan oleh Tim Wisata untuk dapat menghasilkan Proposal Yang Baik
dan lengkap? Sebutkan alasannya!
3. Data apa saja yang harus disertakan pada Proposal Yang Baik dan lengkap tersebut?

5
PP-8.2

SPB 8.2
PENGERTIAN DAN LATAR BELAKANG IMAS

TUJUAN:
Peserta dapat:

Menguraikan tujuan pelaksanaan IMAS,

Menjelaskan manfaat yang diperoleh masyarakat dan pemerintah desa dalam pelaksanaan
IMAS.

MATERI:
Tujuan IMAS,
Manfaat IMAS.

WAKTU:
1 JPL (45 menit)

METODE:
Delphi

PERSIAPAN PENTING:
Tempel kertas plano sejumlah kelompok pada dinding dengan jarak yang cukup untuk
setiap kelompok berdiskusi.

PROSES:

Langkah-Langkah Waktu Media Belajar

A. Pengantar SPB 5

Sampaikan salam pembuka. Mulailah menyapa peserta secara


informal dengan menanyakan, Apa kabar hari ini? Apakah masih
semangat?

Jelaskan tentang:
- Sub Pokok Bahasan (SPB) serta tujuan umum yang
diharapkan dari rangkaian kegiatan pembelajaran kali ini.

6
- Serangkaian metode yang akan digunakan dalam proses
pembelajaran selama 1 JPL.
- Jelaskan tujuan dan metode untuk pendalaman Sub Pokok
Bahasan 8.2: Tujuan dan Manfaat IMAS.

B. Tujuan dan Manfaat IMAS 30

1. Sampaikan kepada peserta bahwa sesi ini adalah lanjutan dari


pembahasan sesi sebelumnya.
2. Tegaskan kepada peserta bahwa pada sesi sebelumnya peserta
sudah memahami pengertian IMAS dan arti penting
dilaksanakannya IMAS.
3. Minta peserta untuk kembali ke kelompok masing-masing. Setelah
berkumpul minta mereka untuk berdiri di depan kertas plano yang
sudah ditempel di dinding.
4. Ajukan pertanyaan: (i) Apa Tujuan dari dilakukannya IMAS pada
Pada Program PAMSIMAS? dan (ii) Apa Manfaatnya bagi
Masyarakat dan Pemerintah Desa?
5. Minta peserta untuk mendiskusikan jawabannya dan tulis jawaban
pada kertas plano yang ada di depan kelompok masing-masing.
6. Jelaskan aturan main kepada peserta. Setelah 5 menit, maka
pemandu akan berteriak Pindah maka kelompok harus
berpindah ke kelompok yang ada di sebelah kanannya. Tugas
kelompok pada saat berada di depan kertas plano kelompok lain
adalah memberikan tanggapan/masukan/pertanyaan terhadap
jawaban yang telah ditulis kelompok.
Tanggapan/masukan/pertanyaan ditulis pada kertas metaplan dan
ditempelkan pada kalimat yang ditanyakan.
7. Setelah kelompok kembali ke kertas jawaban milik masing-
masing, beri waktu agar kelompok membahas jawaban atas
berbagai tanggapan/pertanyaan/masukan yang diberikan
kelompok lain.
8. Mulailah dari kelompok pertama untuk menjawab
tanggapan/pertanyaan/masukan yang diterimanya. Lanjutkan
proses ini sampai semua kelompok memberikan jawabannya.
9. Berikan komentar terhadap jawaban-jawaban kelompok atas
pertanyaan/tanggapan yang diterimanya. MB-8.2
10. Untuk memperdalam pemahaman peserta tayangkan MB Tujuan dan
8.2:Tujuan dan Manfaat IMAS. Manfaat IMAS

7
MB-8.2

Lembar Tayang
Tujuan dan Manfaat IMAS

8
9
PP-8.3

SPB 8.3
PROSES DAN ALAT BANTU IMAS I

TUJUAN:
Peserta dapat:

Menguraikan langkah-langkah pelaksanaan dan kebutuhan alat bantu untuk identifikasi


masalah,

Menjelaskan prinsip dan tujuan alat bantu IMAS I,

Terampil menggunakan alat bantu kegiatan IMAS I.

MATERI:
Proses IMAS,
Alat bantu/tools IMAS I.

WAKTU:
4 JPL (180 menit)

METODE:
Demontrasi dan Simulasi.

PERSIAPAN PENTING:
Pastikan POB IMAS sudah diperbanyak sejumlah peserta.
Pastikan semua kebutuhan untuk melakukan demonstrasi dan simulasi instrumen IMAS I
sudah lengkap: ATK (Spidol, Gunting, Cutter, Lem, dan Lakban Kertas), sticky clothes, kartu
metaplan, dan kertas plano.
Ruangan yang akan digunakan sudah memadai untuk digunakan proses demonstrasi dan
simulasi IMAS Tahap I. Pastikan tersedia ruang yang cukup apalagi akan dilakukan proses
dengan duduk di lantai.

10
PROSES:

Langkah-Langkah Waktu Media Belajar


A. Pengantar SPB 10
PP-8.3
Sampaikan salam pembuka. Mulailah menyapa peserta secara
Lembar Tayang
informal dengan menanyakan, Apa kabar hari ini? Apakah masih
Pembuka
semangat?

Sampaikan kepada peserta bahwa, Saat ini, kita akan memasuki


pembahasan instrumen IMAS I dengan tujuan agar semua peserta
menjadi terampil menggunakan IMAS. Ingatkan peserta akan
materi-materi yang sudah disampaikan sebelumnya yang erat
kaitannya dengan PB IMAS Tahap I, khususnya PB POD dan
Inklusi Sosial, PB Citra Diri, Peran dan Etika Fasilitator, dan PB
Rembug dan Musyawarah Masyarakat.

Ingatkan kembali kepada peserta isi pokok dari PB yang berkaitan


dengan PB IMAS I. Minta peserta untuk menyebutkan hal-hal apa
saja yang telah dibahas pada PB-PB yang berkaitan dengan PB
IMAS I. Catat jawaban-jawaban peserta pada kertas plano!

Sampaikan kepada peserta bahwa hasil pembahasan pada PB


sebelumnya akan menjadi dasar keterampilan dalam menfasilitasi
masyarakat untuk IMAS I.

Jelaskan tentang:
- Pokok bahasan (PB) dan Sub Pokok Bahasan (SPB) serta
tujuan umum yang diharapkan dari rangkaian kegiatan
pembelajaran kali ini.
- Serangkaian metode yang akan digunakan dalam proses
pembelajaran selama 4 JPL.
25
B. Langkah-Langkah IMAS I

1. Ajukan pertanyaan kepada peserta, Untuk menyusun sebuah


proposal bidang air minum, sanitasi dan kesehatan, data dan
informasi apa saja yang dibutuhkan?
2. Minta peserta menuliskan jawabannya pada kertas metaplan.
Ingatkan peserta satu jawaban ditulis pada satu kertas metaplan.
Minta peserta untuk menempelkan jawabannya pada sticky
clothes.
3. Ajak peserta untuk menyimpulkan hasil curah pendapat bahwa
informasi-informasi yang telah dikumpulkan adalah informasi dan
data yang dibutuhkan untuk menyusun sebuah proposal
SAM/Sanitasi dan Kesehatan.

11
4. Jelaskan kepada peserta bahwa, Data dan infromasi untuk
proposal SAM/San/Kesehatan didapat melalui serangkaian
kegiatan dan diskusi yang dillaksanakan pada Tahap IMAS I.
Tegaskan kepada peserta bahwa, IMAS I dilakukan secara
partisipatif, dengan menggunakan serangkaian instrumen MPA
PHAST.
5. Jelaskan secara ringkas kepada peserta apa itu MPAPHAST.
Gunakan MB 8.3: MPAPHAST untuk memberikan pemahaman
kepada peserta.
6. Pemandu melanjutkan proses dengan menjelaskan kepada
peserta bahwa untuk kegiatan IMAS I akan dilakukan diskusi
MB-8.3
melalui kegiatan/FGD sebanyak 4 instrumen. Sebutkan 4
instrumen yang dimaksud dan jelaskan tujuannya secara ringkas. MPA PHAST
Adapun 4 instrumen IMAS I adalah:
1. Inventaris Data Komunitas
2. Sejarah Pembanguan SAMS/Kesehatan/Perlindungan
Sumber Air
3. Pemetaan Sosial
4. Rapid Technical Assessment (RTA)
7. Jelaskan pula kepada peserta bahwa metode penyampaian materi
akan banyak dilakukan dengan metode demonstrasi dan simulasi.
Sampaikan kepada peserta pada demonstrasi, pemandu akan
berperan sebagai fasilitator dan peserta menjadi masyarakat.
Sementara pada saat simulasi beberapa peserta akan menjadi
fasilitator dan sisa peserta lainnya sebagai masyarakat
8. Sebelum mulai pendalaman instrumen, bagikan kepada peserta
POB IMAS Program PAMSIMAS.

C. Pendalaman Instrumen/Alat Bantu IMAS Tahap I


C.1. Inventaris Data Komunitas 25
1. Pemandu memulai dengan menyebutkan nama
tools/Instrumen/alat bantu: Inventaris Data Komunitas kepada
peserta.
2. Sebelum memulai menjelaskan, pemandu menjelaskan tujuan dari
alat bantu Inventaris Data Komunitas.
3. Pemandu meminta peserta untuk membuka Buku Lembar Catatan
dan Skor Kode CD. Jelaskan satu per satu tabel isian setiap kode
CD.

12
4. Beri kesempatan kepada peserta untuk menanyakan hal-hal yang
masih belum di pahami.
5. Sampaikan kepada peserta bahwa pengisian Data Inventaris
Komunitas merupakan pengisian data sekunder. Tanyakan kepada
peserta, Sumber data apa saja yang bisa digunakan sebagai
sumber pengisian Data Inventaris Komunitas?
Sumber data yang bisa digunakan antara lain: Buku Monografi
Desa/Profil Desa, Data Penyakit Puskesmas, dan Data Siswa Sekolah
Dasar.

Pastikan bahwa sumber data yang digunakan adalah tahun-tahun


terkini. Sehingga penting kiranya untuk memperhatikan terlebih
dahulu periode data yang tercantum pada sumber data yang akan
digunakan
6. Tegaskan pula kepada peserta bahwa pengisian data inventaris
komunitas ini tidak harus selesai pada satu kali pengisian, tetapi di
mungkinkan untuk melakukan pengisian pada beberapa pengisian.
Yang terpenting adalah kelengkapan dan kualitas data yang diisi
bukan pada kecepatan pengisian.
7. Sampaikan kepada bahwa data inventaris komunitas adalah data
yang sangat penting dan diperlukan untuk penyusunan proposal
sebagai data dasar desa.
C.2. Sejarah Pembangunan Sarana Air Minum/Sanitasi/Program 30
Kesehatan/Perlindungan Sumber Air
1. Pemandu memulai dengan menyebutkan nama
tools/Instrumen/alat bantu: Sejarah Pembangunan Sarana Air
Minum/Sanitasi/Program Kesehatan kepada peserta.
2. Sebelum mulai mendemonstrasikan, pemandu menjelaskan
tujuan.
3. Setelah peserta memahami tujuan, pemandu mulai
mendemostrasikan tools: Sejarah Pembangunan Sarana Air
Minum/Sanitasi/Program Kesehatan. Pada saat demostrasi ini,
peserta pelatihan memposisikan diri sebagai masyarakat,
sedangkan pemandu memposisikan sebagai fasilitator
masyarakat. Lakukan proses demonstrasi tools: Sejarah
Pembangunan Sarana Air Minum/Sanitasi/Program
Kesehatan/Perlindungan Sumber Air seperti panduan proses
pada POB.
4. Ajak peserta untuk membuka Buku Lembar Catatan dan skoring
dan jelaskan cara pengisian hasil diskusi. Beri kesempatan kepada

13
peserta bila ada kata atau istilah yang tidak dimengerti.
5. Jelaskan kepada peserta untuk melakukan penggalian informasi
sedalam dan selengkap mungkin. Dari setiap alat kajian yang
dilakukan jangan merasa puas dengan hanya mendapat kulitnya
saja, tapi harus mengajak masyarakat untuk melihat masalah-
masalah apa yang mereka alami.
6. Tegaskan kepada peserta beberapa hal sebagai berikut:
Peserta diskusi sebaiknya adalah adalah perwakilan
masyarakat yang mengenal betul tentang sejarah
pembangunan sarana air minum, sanitasi, dan program
kesehatan yang pernah diterima di desa tersebut.
Perdalam diskusi tentang kondisi kesinambungan dan
keberlanjutan dari sarana yang pernah dibangun. Diskusikan
hal-hal apa saja yang menyebabkan kondisi sarana bisa terus
berkelanjutan atau sebaliknya telah rusak dan tidak terpakai.
Ajak diskusi masyarakat terkait: siapa saja yang terlibat dalam
setiap tahapan proses kegiatan? bagaimana peran masyarakat
baik laki-laki dan perempuan? kaya dan miskin?
7. Untuk memastikan tingkat pemahaman peserta, tanyakan kepada
peserta, Informasi minimal apa saja yang didapat dari diskusi alat
bantu/instrument yang baru saja di diskusikan?
C.3. Pemetaan Sosial 50
1. Pemandu memulai dengan menyebutkan nama
tools/instrument/alat bantu: Pemetaan Sosial kepada peserta.
2. Jelaskan tujuan kepada peserta.
3. Setelah peserta memahami tujuan, pemandu mulai menjelaskan
dan mendemostrasikan tools: Pemetaan Sosial. Pada saat
demonstrasi ini peserta pelatihan memposisikan sebagai anggota
badan pengelola sarana dan atau masyarakat, sedangkan
pemandu memposisikan sebagai fasilitator masyarakat. Lakukan
proses demonstrasi tools Pemetaan Sosial seperti panduan
proses pada POB IMAS.
4. Peserta dapat dibagi menjadi beberapa kelompok kecil. Setiap
kelompok terdiri dari 5-6 orang. Setiap kelompok mendapatkan
tugas membuat peta sosial sesuai dengan arahan fasilitasi dari
pemandu (yang bertindak sebagai Fasilitator Masyarakat). Oleh
sebab itu penting kiranya setiap kelompok mendapatkan satu set
ATK untuk membuat Peta Sosial agar tidak saling mengganggu
kelompok lain.

14
5. Ajak peserta untuk membuka Lembar Catatan dan Skor Kode M.
Jelaskan maksud setiap skor dan jelaskan cara pengisiannya. Bila
perlu beri contoh untuk menambah pemahaman peserta terhadap
makna masing-masing tabel isi dan tabel skor pada setiap Kode.
Beri kesempatan kepada peserta bila ada kata atau istilah yang
tidak dimengerti
6. Sampaikan kepada peserta terkait beberapa hal yang sering
terlupakan pada Peta Sosial desa dan perlu mendapat perhatian
khusus, yaitu:
Rumah tangga yang memiliki akses dan tidak memiliki akses
terhadap SAM (arah kemana setiap rumah mengambil air),
Rumah tangga yang memiliki akses dan tidak memiliki akses
terhadap sarana sanitasi (arah kemana lokasi setiap rumah
biasa BAB),
Rumah-rumah anggota masyarakat yang berperan dalam
pemeliharaan pelayanan air bersih dan sanitasi,
Rumah-rumah anggota masyarakat yang menerima pelatihan
untuk pembangunan atau pemeliharaan pelayanan dan
pelatihan lainnya menurut gender,
Lokasi sumber air yang dimiliki desa.
7. Tegaskan kepada peserta bahwa Peta Sosial harus berada di desa
dan akan menjadi dasar untuk penyusunan mulai proposal sampai
PJM ProAksi dan RKM.
8. Jelaskan kepada peserta bahwa dalam melakukan alat kajian di
masyarakat, sebelum diakhiri sampaikan kesimpulan kepada
masyarakat, sehingga mereka mengerti maksud, tujuan dan hasil
yang didapat dari setiap pertemuan yang mereka ikuti.
9. Untuk memastikan tingkat pemahaman peserta, tanyakan kepada
peserta, Informasi minimal apa saja yang didapat dari diskusi alat
bantu/instrument yang baru saja didiskusikan?
C.4. Rapid Technical Assesment (RTA) 30
1. Pemandu memulai dengan menyebutkan nama
tools/instrument/alat bantu: Rapid Technical Assesment kepada
peserta.
2. Jelaskan tujuan alat bantu RTA kepada peserta.
3. Setelah peserta telah memahami tujuan, pemandu meminta
peserta untuk membuka Lembar RTA pada POB IMAS.
4. Jelaskan kepada peserta secara lengkap maksud dari setiap
data/informasi yang harus dikumpulkan dan diisi pada tabel RTA.
5. Beri kesempatan kepada peserta untuk menanyakan hal-hal yang
masih belum dipahami.
6. Sampaikan kepada peserta bahwa:
RTA merupakan alat bantu/instrumen yang digunakan untuk
mengidentifikasi potensi sumber air yang ada/dimiliki desa ataupun

15
yang berada di sekitar desa.
Lakukan RTA bersama beberapa perwakilan masyarakat yang
mengetahui secara detail kondisi desa.
Potensi sumber air yang ada ini kemudian akan dilakukan analisis
untuk ditentukan sumber air yang mana yang akan digunakan
sebagai sumber air baku bagi sarana yang akan direncanakan untuk
dibangun.
7. Untuk memastikan tingkat pemahaman peserta, tanyakan kepada
peserta, Informasi minimal apa saja yang didapat dari diskusi alat
bantu/instrument yang baru saja didiskusikan?
D. Rangkuman dan Penegasan 10
Ajak peserta untuk mereview hadap pembelajaran tentang IMAS I.
Berikan beberapa pertanyaan kepada peserta untuk memastikan
apakah pemahaman peserta terhadap materi yang telah didiskusikan.
Beberapa pertanyaan yang dapat disampaikan antara lain:
Sebutkan tujuan dari instrument IMAS I,
Sebutkan informasi minimal yang dihasilkan dari setiap diskusi alat
bantu IMAS I.

16
MB-8.3

Lembar Tayang MPA dan PHAST

17
18
19
PP-8.4

SPB 8.4
PEMANFAATAN HASIL IMAS I UNTUK PENYUSUNAN PROPOSAL

TUJUAN:
Peserta dapat:

Menjelaskan tentang pentingnya Proposal Desa,

Menjelaskan hubungan IMAS I dengan Penyusunan Proposal,

Menjelaskan tentang format dan tatacara penyusunan proposal,

Mengidentifikasi data-data dan infromasi dasar yang harus masuk dalam proposal,

Menjelaskan usulan kegiatan yang dapat dimasukan dalam proposal desa sesuai dengan
sumberdaya yang dimiliki desa.

MATERI:
Latarbelakang Penyusunan Proposal,
Keterkaitan IMAS I dengan Proposal,
Format Proposal,
Tatacara Penyusunan Proposal,
Data dan Informasi hasil IMAS I untuk Proposal,
Usulan kegiatan dalam Proposal.

WAKTU:
2 JPL (90 menit)

METODE:
Curah Pendapat
Ceramah Tanya Jawab
Diskusi Kelompok
Diskusi Kelas

PERSIAPAN PENTING:

20
Pastikan format proposal sudah digandakan sejumlah peserta dan bagikan kepada
peserta.
PROSES:

Langkah-Langkah Waktu Media Belajar


A. Pengantar SPB 5
Sampaikan salam pembuka. Mulailah menyapa peserta secara
PP-8.4
informal dengan menanyakan, Apa khabar hari ini? Apakah masih
Lembar Tayang
semangat?
Pembuka
Jelaskan tentang:
- Sub Pokok Bahasan (SPB) serta tujuan umum yang
diharapkan dari rangkaian kegiatan pembelajaran kali ini.
- Serangkaian metode yang akan digunakan dalam proses
pembelajaran selama 2 JPL.
25
B. Hubungan IMAS I dengan Penyusunan Proposal

1. Pemandu memulai sesi dengan mengajak peserta untuk


mengingatkan kembali tujuan IMAS dan hasil yang didapat dari
pelaksanaan IMAS I. Tanyakan kepada peserta, Apa tujuan
dilakukannya IMAS?
2. Minta peserta menjawab secara bergantian. Catat jawaban
peserta pada kertas plano.
Identifikasi Masalah dan Analisis Situasi (IMAS) bertujuan untuk
mengidentifikasi masalah/kondisi umum masyarakat terkait air
minum dan sanitasi, tingkat kebutuhan masyarakat akan
pembangunan air minum dan sanitasi, serta mengidentifikasi sumber
daya dan potensi yang tersedia di masyarakat dalam perbaikan
kondisi air minum dan sanitasi. IMAS dilakukan untuk memberikan
gambaran kondisi riil dan terkini tentang kebutuhan dan sumber
daya/potensi pembangunan air minum dan sanitasi di masyarakat.

3. Tanyakan kembali kepada peserta alat bantu apa saja yang


digunakan untuk IMAS I. Beri kesempatan kepada peserta lain
untuk memberikan jawabannya.
Hasil IMAS meliputi:
a) Data dasar desa terkait kondisi air minum dan sanitasi
b) Data kondisi perilaku sanitasi masyarakat
c) Jenis kegiatan pembangunan SPAM yang akan diusulkan dalam
proposal desa/kelurahan. Jenis kegiatan yang diusulkan merupakan
kegiatan konstruksi yang dapat dilaksanakan oleh masyarakat dalam
jangka waktu tidak lebih dari 5 bulan.

4. Tegaskan kepada peserta bahwa Hasil IMAS I tersebut selanjutnya


digunakan dalam penyusunan proposal desa.
5. Pemandu melanjutkan proses dengan membagi peserta ke dalam

21
kelompok kecil. Kelompok dapat dibentuk baru atau kembali ke
kelompok awal. Berikan kepada setiap kelompok spidol dan kartu
metaplan.
6. Sampaikan kepada semua kelompok agar mendiskusikan, Data
dan Informasi apa saja yang didapat dari setiap tools IMAS I?
7. Bagi tugas yang berbeda kepada kelompok dengan pembagian:
Kelompok I: Data Inventaris Komunitas, Sejarah
Pembangunan SAM/S/Kes,
Kelompok II:Peta Sosial, RTA.
8. Sampaikan kepada peserta agar mengingat kembali hasil diskusi
IMAS yang telah dilakukan sebelumnya.
9. Minta peserta untuk menuliskan sebanyak-banyaknya jawaban.
Namun pastikan satu jawaban ditulis pada satu kartu metaplan.
10. Setelah selesai minta perwakilan kelompok untuk menjelaskan
hasil diskusinya dan menempelkannya pada sticky clothes. Minta
tanggapan dari kelompok lain.
11. Lakukan proses yang sama untuk kelompok-kelompok berikutnya.
12. Pastikan hasil diskusi.
13. Pemandu meminta kepada peserta untuk kembali membuka POB
IMAS Perencanaan untuk memastikan tidak ada data dan
informasi yang terlewatkan.
14. Ajukan pertanyaan penegasan kepada peserta, Apa bedanya
antara IMAS yang dilakukan dengan MELIBATKAN
MASYARAKAT dan yang dilakukan dengan TIDAK MELIBATKAN
MASYARAKAT? Apa yang terjadi dengan proposal desa bila
tidak didasari pada data-data hasil IMAS I yang riil dan terkini?
Catat jawaban peserta pada kertas plano sebagai sebuah
kesimpulan.

C. Format Proposal dan Proses Penyusunan 30

1. Pemandu melanjutkan sesi dengan mengajak peserta untuk


mencermati Format Proposal.
MB-8.4
2. Minta peserta untuk membuka Format Proposal yang sudah
Formulir
dibagikan. Proposal
3. Pemandu menjelaskan setiap bagian pada proposal. Pastikan
peserta memahami secara utuh bagian-bagian proposal. Beri
kesempatan sesering mungkin kepada peserta untuk menanyakan
hal-hal yang masih belum dipahami.
4. Selama penjelasan bagian-bagian proposal, tanyakan kepada
peserta, Hasil IMAS I mana yang dapat digunakan untuk mengisi
bagian-bagian proposal yang dimaksud? Minta peserta untuk
merujuk pada hasil diskusi sebelumnya! MB-8.4.1

22
5. Pemandu melanjutkan proses dengan menjelaskan tentang proses Proses
penyusunan proposal dengan menggunakan MB-8.4.1. Penyusunan
Proposal Desa
6. Beri kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan
atau tanggapan.

D. Jenis-Jenis Usulan Kegiatan pada Proposal Desa 30

1. Pemandu melanjutkan sesi dengan mengajak peserta untuk


membahas lebih detail terkait sumberdaya khususnya
sumberdaya.
2. Ingatkan kepada peserta salah satu alat bantu/instumen pada
IMAS I menghasilkan data dan informasi tentang sumber air yang
dimiliki desa. Tanyakan kepada peserta: Instrumen apa yang
dimaksud? Data apa saja yang didapat dapat instumen tersebut?
Minta peserta mengingat kembali hasil diskusi materi sebelumnya!
3. Bagi peserta ke dalam 4 kelompok. Masing-masing kelompok
mendapatkan satu mendapatkan satu bahasan untuk di diskusikan
dengan pembagian:
Kelompok I: Mata Air
Kelompok II: Air Tanah
Kelompok III: Air Permukaan
Kelompok IV: Air Hujan
Minta setiap kelompok untuk mendiskusikan: Apa Keuntungan?
Apa Kerugian? Apa Resiko/Konsekuensi?
4. Minta perwakilan kelompok untuk mempresentasikan hasil
diskusinya. Minta tanggapan/masukan atau pertanyaan dari
kelompok lain!
5. Setelah selesai tegaskan kepada peserta bahwa
Bila masyarakat memilih menggunakan pengolahan dalam perencanaan
SPAM, masyarakat mampu melaksanakan operasional dan pemeliharaan
termasuk ketersediaan membayar iuran

6. Pemandu melanjutkan sesi dengan menjelaskan pilihan menu MB-4.8.2


kegiatan PAMSIMAS dengan memaparkan MB 8.4.2
Menu Kegiatan
7. Tutup sesi dengan mengucapkan salam kepada peserta. PAMSIMAS

E. Rangkuman dan Penegasan 5

Di akhir sesi, ajak peserta untuk mengingat kembali hal-hal yang


sudah didiskusikan. Ajukan beberapa pertanyaan untuk mengetahui
tingat penyerapan peserta terhadap materi dan pemahamnnya.
Beberapa pertanyaan yang dapat diajukan kepada peserta antara lain:
Apa manfaat dilaksanakannya IMAS I bagi proses penyusunan

23
Proposal?
Data dan informasi apa saja yang didapat dari proses IMAS I yang
akan digunakan untuk penyusunan proposal?
Sebutkan menu kegiatan PAMSIMAS dan sebutkan
perbedaannya?

MB-8.4.1

FORMULIR PROPOSAL
PEMBANGUNAN SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM (SPAM) DAN SANITASI DESA

TAHUN

24
1. SURAT PENGAJUAN PROPOSAL OLEH KEPALA DESA
2. SURAT PERNYATAAN MINAT
3. FORMULIR PROPOSAL
4. BERITA ACARA HASIL PLENO IMAS TAHAP I
5. PETA SOSIAL
6. PETA RENCANA SPAM DESA
7. DAFTAR SUMBER AIR BAKU YANG TERSEDIA
8. DAFTAR CALON PEMANFAAT SPAM YANG DIUSULKAN

DESA :

KECAMATAN :

KABUPATEN :

TANGGAL PENYAMPAIAN BULAN TAHUN


DISAMPAIKAN KEPADA:
PANITIA KEMITRAAN (PAKEM) KABUPATEN
Alamat:

Nomor telepon:

25
A. DATA DASAR DESA/KELURAHAN

1. Jumlah penduduk saat ini: KK Jiwa

2. Jumlah penduduk yang menggunakan sumber air minum layak sampai dengan saat ini:
KK Jiwa

3. Jumlah penduduk yang telah menggunakan jambansehatsampai dengan saat ini:


KK Jiwa

4. a) Jenis sumber air baku yang akan digunakan dalam usulan SPAM: (beri tanda X pada pilihan
jawaban, jawaban dapat lebih dari satu)
Mata Air Waduk Air tanah dangkal
Danau Embung Tapping PDAM
Sungai Air tanah dalam Lain-lain. (sebutkan)

b) Apakah lokasi sumber air baku berada di dalam wilayah desa sendiri?
Ya Tidak

c) Apakah ketersediaan air baku pada sumber di atas selalu tersedia walaupun pada musim
kemarau?
Ya Tidak
5. Jenis kegiatan pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) yang diusulkan melalui Program
Pamsimas adalah: (beri tanda X pada salah satu kegiatan sesuai usulan desa)
Yaitu usulan kegiatan pembangunan SPAM baru pada desa yang sama sekali
PEMBANGUNAN
belum memiliki SPAM atau karena SPAM eksisting tidak berfungsi 100% (sama
BARU sekali tidak berfungsi)

Yaitu usulan kegiatan pengembangan pada unit distribusi SPAM pada desa yang
telah memiliki SPAMdengan tingkat keberfungsian yang baik untuk menambah
PERLUASAN cakupan dan jumlah penerima manfaat, atau pembangunan tambahan SPAM
baru dengan tujuan untuk menambah jumlah layanan

Yaitu usulan kegiatan pemulihan dan pengembangan kinerja SPAM (termasuk


penggantian sebagian komponen atau perbaikan komponen utama) dengan
PENINGKATAN tujuan meningkatkan kinerja SPAM serta penambahan jumlah layanan dari
jumlah layanan semula

6. Kegiatan pembangunan SPAM yang akan diusulkan melalui Program Pamsimas ini telah
ada/termuat dalam dokumen: (beri tanda X pada dokumen yang menjadi pilihan jawaban, jawaban
dapat lebih dari satu)

RPJM Desa

RKP Desa (Tahun)

Tahun. dan teralisasi/tidak/terealisasi


Musrenbang Desa
sebagian (coret yang tidak perlu)

26
Musrenbang
Tahun. dan teralisasi/tidak/terealisasi
Kecamatan/Musyawarah Antar
sebagian (coret yang tidak perlu)
Desa (MAD)

Lainnya, sebutkan

Tidak pernah diusulkan

B. DATA KONDISI SISTEMPENYEDIAAN AIR MINUM (SPAM) DESA


I. KONDISI MASING-MASING SPAM DESA SAAT INI (LEMBAR INI DAPAT
DIFOTOCOPY jika ada lebih dari satu pengelola SPAM yang digunakan oleh penduduk desa
saat ini. Lampirkan dengan PETA DESA yang menggambarkan wilayah pelayanan saat ini)

1. Apakah desa saat ini telah memiliki SPAM? (beri tanda X pada salah satu pilihan
jawaban)

YA TIDAK

Jika YA, lanjutkan ke pertanyaan berikutnya. Jika TIDAK, abaikan pertanyaan berikutnya dan langsung
mengisi kotak pengesahan

2. Nama Pengelola SPAM (tidak perlu diisi jika tidak ada):

3. Jenis SPAM (beri tanda X pada salah satu kotak pilihan jawaban):

Jaringan perpipaan Bukan jaringan perpipaan (non perpipaan)

4. Opsi Teknis SPAM (beri tanda X pada salah satu pilihan jawaban)

Penangkap mata air gravitasi Pengolahan air permukaan gravitasi

Penangkap mata air sistem pompa Pengolahan air permukaan dengan pompa

Sumur bor dalam/dangkal dengan pompa Tapping PDAM (sumber air baku SPAM
bersumber dari jaringan PDAM)

Sumur gali dengan/tanpa pompa Lainnya, sebutkan _______________

5. Kapasitas SPAM terpasang Liter/detik

6. Sumber pendanaan pembangunan SPAM: Tahun

Rp

27
7. Lama operasionalisasi SPAM: Bulan

8. Lokasi pelayanan SPAM saat ini DUSUN/RT:

9. Jumlah pengguna saat ini: KK Jiwa

10. Apakah ada pengguna sambungan rumah (SR)? Jika ya, beri data jumlah KK
pengguna SR

Jumlah SR: SR KK Jiwa


11. Status Keberfungsian (Lihat keterangan dalam lembar petunjuk, beri tanda X pada
kotak jawaban yang sesuai, dan beri penjelasan pada kotak di samping pilihan
jawaban)

Berfungsi seluruhnya

Berfungsi sebagian Penyebab dan akibatnya :

Tidak berfungsi Penyebab dan akibatnya :

Belum berfungsi Penyebab dan akibatnya :

12. Potensi Tambahan Pengguna SPAM (jika SPAM dikembangkan/dioptimalisasi)

KK Jiwa

II. KONDISI SPAM DESA YANG DIUSULKAN(isi bagian ini dengan data SPAM desa yang
diusulkan, lampirkan dengan PETA DESA yang menggambarkan rencana wilayah pelayanan)

1. Rencana lokasi pelayanan SPAM DUSUN/RT:

2. Usulan jenis SPAM: (beri tanda X pada salah satu pilihan jawaban, lihat lembar petunjuk
untuk definisi)

Jaringan perpipaan Bukan jaringan perpipaan (non perpipaan)

3. Pilihan teknis SPAM: (beri tanda X pada salah satu pilihan jawaban)

Penangkap mata air gravitasi Pengolahan air permukaan gravitasi

Penangkap mata air sistem pompa Pengolahan air permukaan dengan pompa

Sumur bor dalam/dangkal dengan pompa Tapping PDAM

28
Sumur gali dengan/tanpa pompa Lainnya, sebutkan ________________

4. Rencana jumlah pengguna SPAM yang diusulkan: KK jiwa

5. RencanaKapasitas SPAM yang diusulkan (perkiraan): (liter/detik)

6. Perkiraan biaya pembangunan SPAM: Rp.

29
C. DATA KONDISI PERILAKU SANITASI MASYARAKAT DI DESA

I. KONDISI PERILAKU SANITASI MASYARAKAT SAAT INI


Jumlah penduduk yang belum menggunakan jamban kk ........ jiwa

II. KONDISI PERUBAHAN PERILAKU SANITASI MASYARAKAT


(Rencana perubahan jumlah penduduk yang menggunakan jamban jika desa mendapat
bantuan Pamsimas)
Jumlah tambahan penduduk yang menggunakanakses kk
jamban jiwa

III. KEJADIAN PENYAKIT DIARE


Jumlah kejadian penyakit diare dalam satu tahun terakhir adalah kasus/kejadian
IV. SANITASI SEKOLAH
Jumlah sanitasi sekolah yang akan ditangani adalah .... sekolah dengan jamban
.unit dan Sarana Cuci Tangan ..unit

D. RENCANA BIAYA YANG DIAJUKAN DALAM PROPOSAL


Perkiraan biaya pembangunan SPAM Rp (a)
Perkiraan biaya pembangunan Sanitasi Sekolah Rp (b)
Perkiraan biaya untuk kegiatan PHBS Rp (c)

Perkiraan total biaya (a) + (b)+ (c) Rp . (diisi dengan


menjumlahkan biaya pembangunan SPAM, biaya pembangunan sanitasi sekolah dan biaya kegiatan
PHBS)
Dengan perincian sebagai berikut :
1. Rencana nilai kontribusi masyarakat
a) Dalam bentuk uang tunai Rp
b) Dalam bentuk barang/lainnya yang diuangkan Rp
c) Total kontribusi masyarakat Rp
2. Rencana alokasi APBDes T.A..... Rp

Rp
3. Usulan nilai bantuan

4. Usulan APB Desa (..................................................) Rp ............................................

Kepala Desa
TANGGAL

30
PENGESAHAN Nama: Tanda Tangan..
Nomor Telp :.....
Mengetahui Camat:
Nama: Tanda Tangan..
PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR PROPOSAL DESA
FORMULIR PROPOSAL DAPAT DIISI DENGAN TULISAN TANGAN

A. DATA DASAR DESA/KELURAHAN

1. Diisi dengan jumlah penduduk desa tahun terakhir berdasarkan data desa
Diisi dengan jumlah penduduk desa yang menggunakan sumber air minum layak berdasarkan data hasil
2.
IMAS
3. Diisi dengan jumlah penduduk desa yang telah menggunakan jamban berdasarkan data hasil IMAS
Bagian a) Diisi dengan jenis-jenis sumber air yang akan dimanfaatkan.
4.
Bagian b) dan c) Diisi dengan salah satu jawaban
5. Diisi dengan memberi tanda X pada salah satu pilihan kegiatan yang diusulkan
6. Diisi dengan memberi tanda x pada satu atau lebih pilihan yang sesuai.

B. DATA KONDISI SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM (SPAM) DAN SANITASI DESA

1. KONDISI SPAMS DESA SAAT INI

1) Diisi dengan YA jika Desa mempunyai sebagian penduduk yang terlayani oleh SPAM.
Bagi desa/kelurahan yang menjawab YA:
Lembar ini dapat difotocopy jika ada lebih dari satu SPAM di desa tersebut. Desa dapat
menambah lembar ini dengan data mengenai SPAM lain
Lampirkan dengan peta yang menunjukkan wilayah layanan saat ini. Peta dapat digambar
tangan

2) Nama Pengelola SPAM Diisi jika SPAM yang sekarang ini digunakan mempunyai lembaga
pengelola. Jika desa belum mempunyai SPAM dengan lembaga pengelola,
maka dapat diisi dengan jawaban TIDAK ADA
3) Jenis SPAM Diisi dengan jenis SPAM yang dipergunakan oleh mayoritas penduduk
desa (perpipaan atau bukan jaringan perpipaan). Penjelasan perpipaan
dan bukan jaringan perpipaan dapat dilihat kembali pada butir 2 Bagian 1
(KONDISI SPAM DESA YANG DIUSULKAN)
4) Opsi Teknis SPAM Diisi dengan tanda X pada salah satu jawaban opsi teknis SPAM yang
sekarang digunakan/ada
5) Kapasitas SPAM Diisi dengan kapasitas SPAM yang sekarang dipergunakan. Jika desa
terpasang tidak mempunyai data kapasitas SPAM terpasang, maka data ini diisi
berdasarkan hasil IMAS
6) Sumber pendanaan Diisi dengan sumber pendanaan pembangunan SPAM yang telah
pembangunan SPAM terbangun, dengan pilihan:
Seluruhnya swadaya masyarakat,
Swadaya masyarakat dan bantuan (sebutkan jenis proyek atau

31
program pemberi bantuan)
Bantuan (sebutkan jenis proyek atau program pemberi bantuan)
7) Lama operasionalisasi Diisi dengan lama SPAM telah beroperasi
SPAM
8) Lokasi pelayanan SPAM Diisi dengan nama dusun yang saat ini telah dilayani SPAM
9) Jumlah pengguna saat Diisi dengan jumlah seluruh pengguna SPAM saat ini
ini
10) Apakah ada pengguna Diisi dengan jumlah penduduk yang menggunakan sambungan rumah dari
sambungan rumah SPAM tersebut
11) Status Keberfungsian Diisi dengan memberi tanda X pada salah satu pilihan yang sesuai dengan
kondisi saat ini.

12) Potensi Tambahan Diisi dengan potensi tambahan pengguna jika SPAM memperoleh
Pengguna SPAM pengembangan atau optimalisasi

2. KONDISI SPAM DESA YANG DIUSULKAN

a. Diisi dengan Data Rencana SPAM Desa


b. Lampirkan dengan peta yang menunjukkan rencana wilayah pelayanan. Peta dapat digambar
tangan.

1) Rencana lokasi Diisi dengan nama-nama dusun yang rencananya akan dilayani SPAM
pelayanan SPAM yang akan dibangun/dikembangkan/dioptimalisasi
2) Usulan Jenis SPAM Sistem penyediaan air minum dengan jaringan perpipaan yang
selanjutnya disebut SPAM adalah satu kesatuan sistem fisik (teknik) dan
non fisik dari prasarana dan sarana air minum yang unit distribusinya
melalui perpipaan dan unit pelayanannya menggunakan sambungan
rumah/sambungan pekarangan, hidran umum, dan hidran kebakaran.

SPAM bukan jaringan perpipaan yang selanjutnya disebut SPAM BJP


adalah satu kesatuan sistem fisik (teknik) dan non fisik dari prasarana
dan sarana air minum baik bersifat individual, komunal, maupun komunal
khusus yang unit distribusinya dengan atau tanpa perpipaan terbatas dan
sederhana, dan tidak termasuk dalam SPAM. Contoh sumur gali dan
penampung air hujan.
3) Pilihan teknis SPAM Diisi dengan X pada kotak pilihan jawaban

4) Rencana jumlah Diisi dengan target (rencana) pengguna dari SPAM yang diusulkan
pengguna SPAM
5) Rencana Kapasitas Diisi dengan kapasitas SPAM yang direncanakan. Merupakan angka
SPAM (perkiraan) perkiraan, dihitung dengan mengalikan jumlah target tambahan penerima
manfaat dengan 60 liter/orang/hari. Contoh:
Jika target penerima manfaat adalah 1.000 orang, maka kapasitas SPAM
minimal = 1.000 X 60 liter/orang/hari = 60.000 liter/hari atau 60.000/(24
jam x 60 menit x 60 detik) = 0.7 liter/detik. Untuk mengantisipasi adanya
kebutuhan pengembangan, maka kapasitas SPAM yang dibutuhkan
berkisar antara 1-1.5 liter/detik.

32
6)Perkiraan Biaya Diisi dengan perkiraan total biaya pembangunan SPAM
Pembangunan SPAM
C. DATA KONDISI PERILAKU SANITASI MASYARAKAT DI DESA

Diisi dengan data pada tempat yang disediakan

D. RENCANA BIAYA PEMBANGUNAN

Rencana nilai kontribusi Dalam bentuk uang tunai: Diisi dengan rencana nilai kontribusi
masyarakat masyarakat dalam bentuk uang tunai untuk pembangunan SPAM
Dalam bentuk barang/lainnya yang diuangkan: Diisi dengan
rencana nilai kontribusi masyarakat dalam bentuk barang/lainnya
(inkind).
Rencana alokasi APBDes T.A Diisi dengan nilai APBDes yang dialokasikan untuk mendukung
pembangunan SPAM. Sebutkan Tahun Anggaran yang mengalokasikan
nilai tsb
Usulan nilai bantuan Pamsimas Diisi dengan hasil pengurangan antara total biaya pembangunan
SPAM, sanitasi sekolah, kegiatan PHBS dengan rencana nilai
kontribusi masyarakat

KOTAK PENGESAHAN
Tanggal Pengesahan Diisi dengan tanggal pada saat Kepala Desa menandatangani formulir proposal
Kades Diisi dengan tandatangan Kepala Desa
CAMAT mengetahui Diisi dengan tanda tangan Camat

33
PT-2.1-09A

PT-2.1-09A Contoh Surat Pengajuan Proposal Desa

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
KOP SURAT PEMERINTAH DESA
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Nama desa, tanggal surat


Nomor : Kepada Yth.
Sifat : Ketua Panitia Kemitraan Pokja AMPL Kab
Lampiran : di-
Hal : Pengajuan Proposal Desa Tempat

Bersama ini kami menyampaikan proposal yang telah disusun oleh masyarakat desa kami untuk pembangunan
Sistem Penyediaan Air Minum untuk mendapatkan bantuan Pembangunan SPAM yang diusulkan adalah (beri
tanda X pada salah satu kotak yang sesuai dengan usulan):

pembangunan baru peningkatan perluasan


untuk sebanyak ______ KK di Dusun/RT ______________

Perkiraan total biaya yang dibutuhkan Rp. ____________________


Rencana kontribusi masyarakat Rp. ____________________
Rencana alokasi APB Desa T.A......... Rp. ____________________
(Formulir proposal terlampir ).
Untuk informasi lebih lanjut perihal proposal ini agar dapat menghubungi Kepala Desa/Kader AMPL Sdr.
.sebagai koordinator penyusun proposal desa melalui telp no

Demikian disampaikan untuk pertimbangan dan persetujuan.


Mengetahui
Camat................................. Tim Penyusun Proposal Kepala
Desa..

(NAMA LENGKAP dan Stempel) (NAMA LENGKAP) (NAMA LENGKAP dan


Stempel)

34
PT-2.1-09B
PT-2.1-09B Contoh Surat Pernyataan Minat

SURAT PERNYATAAN MINAT

Kami yang bertandatangan di bawah ini, Kepala Desa..Kecamatan.. Kabupaten..


mewakili masyarakat desa, menyatakan dan berkomitmen untuk:

1) Menyediakan kontribusi masyarakat


2) Bersedia untuk mencapai Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) paling lambat satu tahun sejak
desa ditetapkan menjadi lokasi program bantuan pembangunan SPAM .
3) Menyediakan alokasi APBDes untuk mendukung pembiayaan Rencana Kerja Masyarakat (RKM)
4) Menjamin pengelolaan dan pemeliharaan SPAM secara baik dengan menerapkan tarif pemakaian
SPAM yang sesuai dengan biaya operasional, pemeliharaan, dan recovery.
5) Menyediakan .(diisi dengan jumlah) orang Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) bidang AMPL
(Kader AMPL). Masyarakat menjamin bahwa mereka yang terpilih sebagai kader AMPL adalah orang-
orang yang diakui kejujurannya oleh masyarakat, bersifat relawan, dan memiliki integritas yang baik.
6) Bersedia untuk menerapkan Pedoman dan Petunjuk Teknis Pamsimas.

Demikian surat pernyataan ini kami buat dengan sebenar-benarnya.

. (Nama desa), . (tanggal pernyataan)

Kepala Desa ..

(NAMA LENGKAP)

35
PT-2.1-10

PT-2.1-10 Contoh Berita Acara Pembukaan Proposal Desa

Berita Acara
Pembukaan Proposal Desa Pamsimas

Kabupaten : ..
Hari/Tanggal : ..
Waktu : ..
Tempat : ..

Pada hari/tanggal.............................. telah diselenggarakan Rapat Pembukaan Proposal Desa Pamsimas


Kabupaten yang dihadiri oleh para anggota Panitia Kemitraan sebagaimana daftar hadir.
Rapat dibuka oleh Ketua Panitia Kemitraan pada pukulBerdasarkan seluruh proposal yang
diterima, Panitia Kemitraan Pokja AMPL Kabupaten .. menghasilkan kesepakatan sebagai berikut:
a) Jumlah proposal yang diterima Panitia Kemitraan adalah .. buah
b) Jumlah proposal yang dilengkapi dengan surat Kepala Desa perihal pengajuan proposal adalah
.. buah
c) Daftar desa berdasarkan jenis usulan kegiatan beserta total nilai usulan biaya pembangunan dari
setiap jenis usulan kegiatan (usulan biaya dirinci atas: (i) Rencana nilai kontribusi masyarakat, (ii)
Rencana Alokasi APBDesa, dan (iii) usulan nilai bantuan)) adalah sebagaimana terdapat pada
lampiran berita acara ini
d)
e) dst

Rapat ditutup oleh Ketua Panitia Kemitraan pada pukul .


Demikian berita acara ini disusun untuk digunakan sebagaimana mestinya.

........................................, tanggal ...................................


Ketua Panitia Kemitraan

Tanda tangan

( Nama)

36
MB-8.4.2

Lembar Tayang
Menu Kegiatan PAMSIMAS

37
38
39
40
41