Anda di halaman 1dari 8

ARTIKEL 1

Dalam sejarah Tiongkok kuno selama 5000 tahun yang lalu dan catatan buku ahli
pengobatan Cina kuno (Shen Nong), ginseng dikenal sebagai makanan kesehatan raja-
raja, ginseng diakui mempunyai kemampuan untuk memperkuat lima organ tubuh.
Selain dapat menenangkan emosi dan jiwa, ginseng dapat pula menghilangkan stress,
menerangkan mata, memperkuat mata, memperkuat otak dan dan daya ingat,
membuat badan menjadi ringan, membuat angin jahat dari dalam tubuh dan
memberikan susasan hati yang gembira, serta memperpanjang umur. Selengkapnya
silahkan buka website kami indonesia.binghan.net

Jual Bing Han Ginseng Surabaya, hubungi Tatin 08585038889, hidup akan berubah
menjadi lebih baik, diawali hirupan aroma eksotis akar ginseng murni.

Bing Han ginseng rasanya unik dan agak pedas menunjukkan bahwa ramuan
kompleks ini mengandung zat penyembuhan aktif yang berasal dari ginseng yang
dibudidayakan di pegunungan terpencil China selama enam tahun lamanya. Bing Han
ginseng menggunakan seluruh akar yang sudah masak sempurna dalam bentuk yang
paling alami sehingga menghasilkan dosis optimal dari ginsenosides, saponin, dan
antioksidan fitokimia lain yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan fisik,
mental dan emosional.

Untuk info dan pemesanan silahkan hubungi :


Tatin Farida Wahyanto
Jl. Palma Grandia K2 No. 39, Bukit Palma
Citraland Utara, Surabaya
085850838889
ARTIKEL 2

Dalam abad 21 ini, beberapa hasil survei di Indonesia maupun internasional


menunjukkan meningkatnya kesadaran manajemen perusahaan dalam pengelolaan
SDM. Kinerja perusahaan bukan hanya ditentukan oleh modal finasial, mesin,
teknologi, modal tetap, melainkan sebenarnya dipengaruhi oleh kapital atau modal
intangible, yaitu Sumber Daya Manusia.

Sehebat apapun perencanaan, secanggih apapun teknologinya, dan sebanyak apapun


kapitalnya, namun bila sumber daya manusianya tidak memiliki etos kerja yang
profesional, sia-sialah semuanya. Oleh karena itu solusi paling efektif dan efisien bila
berbicara tentang investasi pemberdayaan SDM adalah dengan pelatihan.

Salah satu investasi fundamental bagi SDM adalah Pelatihan 8 Etos Kerja
Profesional, dimana pelatihan ini dapat dilakukan untuk semua bidang pekerjaan.
Karena bermuara pada penguatan spirit, kompetensi, dan karakter. Inti 8 Etos Kerja
Profesional adalah spirit; yakni semangat luhur atau bisa juga disebut sebagai 8
semangat, 8 deklarasi iman, dan 8 pasang perilaku positif yang merupakan rahasia
sukses orang-orang hebat dan bangsa-bangsa maju. Ia mendorong hati kita untuk
bergerak dan bekerja sekaligus menjadi navigator kita menuju sukses.

Ketika karyawan suka mengeluh, kurang bersyukur, arogan, banyak tuntutan, malas
bekerja, tidak jujur, tidak disiplin, kerja seadanya, keras kepala, tidak mau menerima
tantangan, tidak mau bekerja keras, menjadi provokator.
Itulah beberapa ciri-ciri orang yang mempunyai etos kerja yang tidak baik, dan orang-
orang tersebut sangat mengganggu efektifitas kinerja perusahaan.
Pelatihan 8 Etos Kerja Profesional yang selama lebih dari satu dasawarsa telah
menjadi materi training yang terpopuler di berbagai perusahaan di Tanah Air.
Training 8 Etos Kerja Profesional telah membantu memotivasi dan menginspirasi
ribuan orang untuk selalu bekerja penuh syukur, penuh tanggung jawab, penuh
integritas, penuh semangat, penuh cinta, penuh kreativitas, penuh ketekunan, dan
penuh kerendahan hati, menciptakan lingkungan perusahaan yang sinergis, produktif,
dan berdaya saing.

SIAPA YANG HARUS MENGIKUTI


Eksekutif, manager, supervisor, dan karyawan semua lapisan, bahkan
wwner dianjurkan mengikuti pelatihan ini, sehingga hubungan kerja antara atasan
bawahan dapat berlangsung paripurna, melayani satu sama lain.

8 ETOS KERJA ITU DIUNGKAPKAN SEBAGAI BERIKUT:


1 Kerja adalah Rahmat; Aku Bekerja Tulus Penuh Rasa Syukur
2 Kerja adalah Amanah; Aku Bekerja Benar Penuh Tanggung jawab
3 Kerja adalah Panggilan; Aku Bekerja Tuntas Penuh Integritas
4 Kerja adalah Aktualisasi; Aku Bekerja Keras Penuh Semangat
5 Kerja adalah Ibadah; Aku Bekerja Serius Penuh Kecintaan
6 Kerja adalah Seni; Aku Bekerja Cerdas Penuh Kreativitas
7 Kerja adalah Kehormatan; Aku Bekerja Tekun Penuh Keunggulan
8 Kerja adalah Pelayanan; Aku Bekerja Paripurna Penuh Kerendahanhati

Bagaimana Pelatihan 8 Etos Bekerja


TRAINING OF THE :
1. HEAD : bertujuan untuk membangun dimensi kognitif yaitu rasionalitas,
paradigma, pola pikir, knowledge, understanding, concept, mindset,
worldview, theory, principles;
2. HANDS : bertujuan untuk membangun dimensi psikomotorik yaitu
kapabilitas, kompetensi, skills, habits, kemahiran, atau keahlian;
3. HEART : bertujuan untuk membangun dimensi afektif yakni emosionalitas,
spiritualitas, semangat, motivasi, enthusiasm, spirit, attitude, desire,
persistence, tenacity, courage, character;
4. Pelatihan 8 Etos dilaksanakan secara berimbang antara ketiga dimensi
tersebut. Konsep ini dikembangkan oleh Jansen Sinamo, yang di ujungnya
bermuara pada pembangunan karakter, konfidensi, kompetensi, dan kinerja
seluruh pekerja.

Selanjutnya training ini bermuara pada pembangunan karakter, kompetensi,


dan kinerja seluruh pekerja, paling tidak dalam wujud 5 hal berikut ini:
1. Memperkuat the culture of excellence; disamping untuk meraih target-target
bisnis
2. Memperkuat budaya kerja unggul; disamping untuk mempertinggi
produktivitas kerja
3. Mendalami makna luhur pekerjaan; disamping mencari uang dan modal
4. Membangun motivasi kerja mulia; disamping untuk meraih jabatan dan
kemuliaan
5. Meningkatkan kecintaan pada profesi; disamping demi pembangunan karir

HUBUNGI MARKETING :
KIKY
082331859968 (WA)
Email : infotraining89@gmail.com

diproses dengan menggunakan buah apel yang difermentasi


secara alamiah, tanpa bahan kimia, tanpa proses penyaringan,
tanpa proses pasturisasi, tanpa proses pemanasan, dan masih
mengandung Mother atau Inang cuka / indukan cuka.
Tak pernah orang menjadi miskin karena rajin memberi
(Anne Frank)
Artikel ini saya persembahkan kepada semua insan yang konsisten untuk memberi,
tak hanya harta tapi juga kearifan, waktu dan cinta.

1. Konsep Memberi
Tak dapat disangkal lagi bahwa hidup di abad ke dua puluh satu ini penuh
tuntutan. Sepertinya waktu tidak pernah cukup untuk melakukan semua hal
yang perlu dilaksanakan : memenuhi tugas pekerjaan atau sekolah,
menghabiskan waktu bersama keluarga, mencari cukup uang untuk membayar
sewa atau membeli berbagai macam keperluan sehari-hari. Dengan begitu
banyak tuntutan yang harus dihadapi, Anda mungkin bertanya kepada diri
sendiri, Mengapa saya harus repot-repot memberi kepada orang lain, sekarang
saja saya sudah jungkir balik menghadapi semua tuntutan dan tekanan.
Bagaimana bisa saya menemukan waktu dan sumber daya untuk memberi lebih
banyak? atau Tidak ada yang memberi kepada saya, jadi kenapa saya harus
memberi kepada orang lain?. Dalam artikel ini, saya akan memberikan ulasan
singkat kepada Anda bahwa tak peduli seperti apa keadaan hidup Anda, Anda
memiliki kemampuan untuk memberi.
Ada filosofi yang mengatakan semakin banyak kita memberi, maka semakin
banyak menerima. Orang kaya ternyata memiliki kebiasaan seperti ini. Ia akan
menyisihkan uangnya untuk kesejahteraan orang lain. Memang secara logika,
tentu saja orang miskin kalau memberi akan semakin miskin, ini hanya filosofi
yang perlu direnungi. Jika pembaca percaya, justru banyak orang kaya
berangkat karena mengikuti konsep memberi ini. Alam seakan-akan mengatur
energi bagi orang yang suka memberi sehingga orang kaya seolah semakin
menjadi makmur karena konsep memberi ini. Orang kaya cenderung memiliki
visi kedepan yang lebih peduli kepada orang lain. Bahwa ternyata orang-orang
terkaya dunia seperti Bill Gate dan Warren Buffet juga mendanai berbagai
kegiatan sosial untuk kepentingan masyarakat banyak.

2. Manfaat
Apa saja manfaat memberi ? berikut ini beberapa hal yang dapat Anda peroleh
dengan semakin mengutamakan memberi dalam hidup Anda :
a. Hubungan-hubungan baru
Memberi secara tidak langsung menciptakan hubungan baru. Hanya
dengan berhubungan dengan manusia lainlah Anda belajar tentang
dunia, tentang diri Anda sendiri, dan bahkan tentang nasib Anda. Proyek
riset besar-besaran yang dilakukan penulis Robert Putnam dan berujung
buku Bowling Alone, dengan jelas memperlihatkan manfaat
keterhubungan dengan orang lain.
b. Rasa aman
Memberi juga dapat mengurangi rasa takut karena meningkatkan
hubungan sosial sehingga tercipta keamanan yang lebih besar bagi
Anda. Memberi merupakan bagian penting dari proses ini karena
memberi mengurangi keegosentrisan. Memberi dapat membuat Anda
merasa terhubung dengan orang lain, dan hubungan ini akan mengurnagi
rasa takut dan keterasingan.
c. Pekerjaan
Apakah Anda pernah mendengar tentang lowongan kerja melalui
hubungan pribadi ? Ya, tidak menutup kemungkinan Anda mendapatkan
pekerjaan karena telah memberi dan terhubung dengan orang lain.
d. Kesehatan yang baik
Penelitian yang dilakukan Prof. David M Clelland, ditemukan hasil
bahwa dengan melakukan sesuatu yang positif untuk orang lain seperti
memberi akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ini menyebabkan
tubuh lebih kuat menghadapi penyakit. Studi yang diterbitkan di
American Journal of Public Health pada 2013, ditemukan bahwa orang
yang membantu orang lain dapat lebih terlindungi dari dampak negatif
stres. Selain itu, dalam bukunya, Allan Luks mengatakan bahwa dengan
menolong orang lain akan meringankan rasa sakit kita sendiri,
mengurangi stres, dan memberi rasa bahagia. Dengan memberikan
bantuan secara sukarela akan meningkatkan produksi hormon endorfin,
hal itu baik untuk kesehatan jiwa kita. Penelitian yang dilakukan Allan
Luks ini melibatkan 3000 sukarelawan, dan 90%-nya merasakan betul
manfaat berbagi dengan orang lain.
e. Kebahagiaan
Dalam buku Etos dan Kiat Sukses 100 Pengusaha Kaya di Indonesia
disebutkan bahwa orang kaya sangat cost concious dalam bisnis, tapi
murah hati untuk hal yang lain. Dengan memberi dan melakukan amal
sosial mereka mendapatkan kebahagiaan karena merasa telah diberkati
Tuhan sekaligus menjalankan ajaran agamanya.
f. Kedamaian dan cinta
Mahatama Gandhi mengatakan Untuk menemukan dirimu sendiri,
lenyapkan dirimu dalam melayani orang lain dan rasakan kekuatan,
keindahan dan kedamaian memberi.

3. Apa yang dapat Anda berikan ?


Berikut hal-hal yang dapat Anda berikan kepada orang lain, yaitu :
a. Cinta
Cinta adalah suatu perasaan yang positif dan diberikan pada manusia
atau benda lainnya atau bahkan seluruh alam. Erich Fromm dalam
bukunya The Art of Loving mengungkapkan teori tentang cinta ia
menjabarkan obyek-obyek cinta yang berbeda yang ada pada manusia
yaitu cinta persaudaraan, cinta keibuan, cinta erotik, cinta diri dan cinta
Tuhan. Sementara elemen-elemen cinta menurut Fromm adalah
perhatian, tanggung jawab, penghargaan serta pemahaman. Cinta bukan
hanya kata-kata. Cinta adalah tindakan nyata untuk menarik tenaga
produktif kita untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Cinta
tidak dapat dipisahkan dari bertindak untuk mencintai.
b. Tawa
Tawa adalah tanda kehidupan. Tawa menciptakan rasa bahagia. Tawa
membantu manusia menanggung duka, menyokong kreativitas, dan
menghapus batas. Tawa membuat hal yang susah menjadi lebih mudah.
c. Ilmu pengetahuan
Seseorang yang telah mempelajari dan memiliki ilmu, maka yang
menjadi kwajibannya adalah mengamalkan segala ilmu yang
dimilikinya, sehingga ilmunya menjadi ilmu yang manfaat, baik manfaat
bagi dirinya sendiri ataupun manfat bagi orang lain. Agar ilmu yang kita
miliki bermanfaat, maka hendaklan kita mengajarkannya kepada orang
lain. Mengajarkan ilmu kepada orang lain berarti memberi penerangan
kepada mereka, baik dengan uraian lisan atau dengan melaksanakan
sesuatu amal dan memberi contoh langsung dihadapan mereka atau
dengan jalan menysusn dan mengarang buku-buku untuk dapat diambil
manfaatnya.
d. Kepemimpinan
Pendekatan yang digunakan adalah kolaboratif dan menerapkan falsafah
menang-sama-menang. Pemimpin yang kuat selalu memberi. Dunia
korporasi menggunakan istilah servant leader, atau pemimpin yang
melayani. Pemimpin terbaik adalah pelayan yang ingin melayani dan
memberi.
e. Harapan
Adapun cara untuk membantu memberikan harapan kepada orang yang
sudah kehilangan asa adalah dengan menawarkan kebaikan hati,
bimbingan, dan kesediaan mendengar.
f. Kehidupan
Manusia memiliki kekuatan untuk menyelamatkan jiwa, menjadi
pendonor baik darah maupun organ, membimbing seorang teman yang
berkecenderungan untuk bunuh diri dll. Sudah banyak orang yang
berikrar akan menyumbangkan organ mereka untuk pencangkokan atau
penelitian medis setelah mereka meninggal.
g. Waktu
Waktu adalah komodits paling berharga yang kita miliki. Jika salah
dalam mengelola waktu, semua potensi tidak akan tercapai. Ketika Anda
memberikan sebagian waktu itu kepada orang lain atau tujuan baik
tertentu, Anda memberikan hadiah yang hebat : Anda menyerahkan
penggalan hidup Anda. Mengelola waktu dengan baik juga
memungkinkan Anda untuk menemukan waktu untuk memberi atau
memberi lebih banyak.
h. Uang
Uang udah tentu sesuatu yang sangat baik untuk diberikan, tetapi jika
Anda ingin memberikan uang secara sehat, Anda harus mengkaji
perasaan Anda tentang tindakan itu. Dan agar Anda punya lebih banyak
untuk diberikan, Anda harus mengembangkan keahlian mengelola uang
secara bijak.
i. Keahlian
Setiap orang punya sesuatu yang dapat mereka lakukan lebih baik atau
lebih mudah daripada orang lain, suatu bakat atau keahlian yang mereka
bawa dari lahir atau yang mereka kembangkan. Keahlian Anda ini juga
dapat Anda berikan, entah dengan dimanfaatkan untuk membantu satu
orang atau satu kelompok, atau dengan diajarkan kepada orang lain.
Manfaat berbagi keahlian juga akan kembali kepada Anda. Semakin
Anda berbagi keahlian dengan orang lain, semakin Anda memperluas
keahlian itu. Anda juga mungkin akan mempelajari keahlian-keahlian
baru.
j. Kesehatan
Salah satu hadiah terbaik yang dapat Anda berikan kepada diri sendiri
dan orang-orang yang Anda cintai adalah kesehatan yang baik. Manfaat
kesehatan yang baik tak terbilang banyaknya. Bila Anda sehat, Anda
tidur lebih nyenyak, bekerja lebih baik, melayani lebih baik, merasa
lebih baik, dan berpikir lebih baik.
k. Sentuhan
Sentuhan memang terasa menenangkan bagi sebagian besar orang.
Tidak hanya balita, anak-anak bahkan dewasa juga akan merasa tenang
jika diberikan sentuhan kasih sayang. Namun Yang harus diingat
hanyalah bahwa orang lain merasakan hal yang sama seperti Anda. Dr.
Field mengatakan sentuhan sama pentingnya seperti seperti pola makan
dan olah raga.
l. Perhatian
Hadiah terindah yang dapat kita berikan adalah rasa hormat, yang
ditunjukkan dengan mendengarkan secara aktif. Falsafah Cina
mengatakan bahwa mendengarkan harus dengan mata, telinga, hati, dan
perhatian yang tidak terpecah. Memberi ruang kepada orang lain untuk
mengungkapkan perasaan dan mendengarkan mereka dengan penuh
perhatian merupakan bentuk memberi yang sangat berharga. Dan bila
Anda benar-benar mendengarkan, Anda dapat memberikan nasihat yang
lebih tepat dan sensitif.
m. Nasihat
Nasihat bisa sangat mengena, penuh empati, dan memperkaya hidup,
tetapi bisa juga menyesatkan, menyakitkan, dan salah ditafsirkan. Oleh
karena itu selalu tanyakan dulu apakah nasihat Anda diperlukan atau
tidak. Seringkali yang diinginkan orang hanyalah telinga yang mau
mendengarkan dan pikiran yang mau memahami. Dan bila Anda
memang akan memberikan nasihat, habiskan sepertiga waktu untuk
berbicara dan dua pertiga untuk mendengarkan.
4. Kepada siapa memberi
Anda dapat memberi :
a. Kepada diri Anda sendiri
Bila Anda murah hati kepada diri Anda sendiri, bila Anda mencintai diri
Anda sendiri, Anda lebih mampu memberi kepada orang lain dan lebih
mampu menerima.
b. Kepada keluarga Anda
Apa yang dapat Anda berikan kepada suatu hubungan agar hubungan itu
lebih bahagia, lebih kuat, dan lebih bertahan ?
1). Berikan diri Anda waktu untuk bersama pasangan dan anak-anak
Anda; 2). Berikan empati; 3). Jujur; 4). Berikan cinta setiap hari, dalam
setiap hal yang Anda lakukan; 5). Berikan persahabatan; 6). Sekali-
sekali mengalah. Sengajakan untuk memberi kepada keluarga Anda
setiap hari. Ini akan membentuk dasar bagi laku memberi. Hadiah
terbaik yang dapat kita berikan kepada anak-anak kita adalah mengajari
mereka memberi.
c. Kepada komunitas
Perluas pemberian kepada komunitas yang didasarkan pada geografi
(tempat tinggal kita), keyakinan, kebudayaan, keluarga, tempat kerja,
dsb.
d. Kepada organisasi-organisasi nirlaba, dan
Memberilah kepada organisasi-organisasi sosial nirlaba. Pilihannya amat
sangat bervariasi.
e. Kepada planet ini
Setiap agama di dunia ini mengajarkan konsep kekhalifahan, yang dapat
disebut pemeliharaan ciptaan. Manusia sudah diberi kepercayaan
mengelola sumber-sumber daya yang luar biasa : air, udara, tanah,
hewan, dan makanan dari banyak tumbuhan. Kita harus menjaga sumber
daya ini agar dapat mewariskan kepada anak-anak kita apa yang kita
terima dari leluhur.
5. Bagaimana memberi ?
Memberi dengan cara apapun biasanya lebih baik daripada tidak memberi sama
sekali. Namun, di saat Anda memberi dengan hati, itulah yang sangat berarti. Si
penerima akan dapat merasakan ketulusan, kedalaman, hubungan, dan dampak
itu. Penyair dan filsuf Kahlil Gibran berkata, Mereka yang hidup di dalam hati
manusia lain tidak pernah mati. Ini terjadi ketika Anda memberi dengan hati.
Maka, biarkanlah hati Anda menjadi suara dalam kegelapan. Selain memberi
dengan hati, 3 hal lain yang bisa dilakukan adalah memberi dengan penuh
hormat, memberi dengan kerendahan hati, memberi tanpa syarat.

6. Penutup
Memberi merupakan pengalaman yang indah. Dengan mempraktikkan
memberi, Anda menciptakan perbedaan bagi orang lain dan bagi Anda sendiri.
Dengan memberi, Anda dapat menyentuh jiwa Anda, hidup dengan potensi
berlimpah, terhindar dari kesepian, menjadi berani, serta menemukan makna
dan kegenapan. Semesta ini sungguh berlimpah, Semakin terbawa Anda dalam
arus memberi, semakin banyak keberlimpahan yang mengalir melalui Anda

References
Agnes, Liem., & M. Royan, Frans., 2010, Tetap Kaya di Masa Sulit, Jakarta,
Gramedia
Fromm, Eric, The Art of Loving, 2014, Jakarta, Gramedia
Lim, Gimin., & Sinamo, Jansen, 2014, Etos dan Kiat Sukses 100 Pengusaha Kaya
Indonesia, Bogor, Institut Darma Mahardika
Jamal, Azim., & McKinno, Harvey., 2012, The power of giving, Phoenix Press