Anda di halaman 1dari 15

SOAL STATION 3

Ujian Utama PSPD Unja KKS Angkatan 39


8 Oktober 2016

Seorang ibu 25 thn P2A0 post partum 2 jam yang lalu, datang ke IGD RS. Mattaher diantar bidan
dengan keluhan perdarahan pervaginam, KU lemah, tekanan darah 90/60 mmHg, tampak
anemis

Pertanyaan :
1. Apakah diagnosis pasien ini dan jelaskan defenisinya
2. Terangkan pembagian diagnosis diatas serta defenisinya
3. Kalau kontraksi rahimnya lemah,apakah diagnosisnya
4. Terangkan langkah- langkah terapi diagnosis diatas
5. Sebutkan faktor- faktor predisposisi diagnosis diatas
6. Pasien ini mau pakai kontrasepsi selama 3 tahun, sedangkan ia sering berganti
pasangan, apakah kontrasepsi yang cocok untuknya
7. Bagaimana cara kerja kontrasepsi diatas
8. Sebutkan keuntungan kontrasepsi diatas
9. Apakah indikasi kontrasepsi diatas
10. Apakah kontra- indikasi kontrasepsi diatas

Selamat bekerja!
SOAL STATION 3
Ujian Utama PSPD Unja KKS Remedial
12 Agustus 2016

Penderita berumur 45 tahun, datang ke Rumah Sakit dengan keluhan perdarahan pervaginam, setiap
haid terasa nyeri dengan darah haid banyak dan lama, penderita tidak merasa terlambat bulan, bila
duduk penderita merasa mengganjal di perut bagian bawah.

1. Dalam melakukan anamnesis pada penderita ini, apa saja yang akan Saudara tanyakan?
2. Pemeriksaan apa saja yang akan Saudara lakukan pada kasus ini?

Hasil pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum sedang, tanda-tanda vital dalam batas normal,
konjungtiva anemis.

Pada pemeriksaan ginekologis didapatkan fundus uteri teraba 2 jari di atas simfisis pubis dengan
konsistensi kenyal, tidak didapatkan massa, tidak nyeri tekan. Pada pemeriksaan inspekulo tampak porsio
tidak livide, mukosa licin, OUE tertutup, fluor tidak ada, fluksus positif darah mengalir tidak aktif,
erosi/laserasi/polip tidak ada.

Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar hemoglobin 6 g/dl.

Pemeriksaan ultrasonografi didapatkan pembesaran uterus dengan gambaran irregularitas kontur dinding
uterus, endometrium menebal.

3. Apa diagnosis klinis pada penderita ini?


4. Tindakan apa yang akan Saudara lakukan untuk penatalaksanaan kasus ini?

Pada saat laparotomi didapatkan uterus membesar, ovarium kanan dan kiri ukuran dan bent,uk dalam
batas normal.

5. Menurut Saudara tindakan apa yang perlu dilakukan intra-operatif?


6. Jika penderita berusia 28 tahun, anak 1 orang berusia 3 tahun, dengan temuan intra-operatif
seperti di atas, tindakan operasi apa yang akan dilakukan?

Hasil pemeriksaan patologi anatomi dari spesimen yang didapatkan pada operasi dengan kesimpulan
Mioma Uteri.
7. Sebutkan jenis-jenis mioma uteri berdasarkan letaknya pada dinding uterus!

Selamat bekerja!
SOAL STATION 4
Ujian Utama PSPD Unja KKS Angkatan XVIII
18 Mei 2013
Nn. 16 tahun, datang ke IGD RSD Mattaher dengan keluhan nyeri perut bawah, disertai perdarahan
pervaginam

Pertanyaan

1. Data apa yang perlu anda ketahui dari anamnesis? (sebutkan minimal 5 data yang penting)

2. Apa saja diagnosis yang mungkin yang anda fikirkan pada kasus ini? (sebutkan 5 diagnosis
banding pada kasus ini)

Pasien mengaku pernah berhubungan intim dengan pacarnya, HTA 12/2/2013. Pemeriksaan fisik
didapatkan TD 100/60 mmHg, FN 120 x/menit, FP 28 x/menit. Konjungtiva pucat, nyeri tekan dan nyeri
lepas pada abdomen bawah, uterus sulit dinilai. Gravindex test (+)

3. Berapa usia kehamilan pasien saat ini?

4. Apa saja diangnosis banding yang anda fikirkan setelah didapatkan data tersebut?

5. Data apalagi yang perlu anda dapatkan dari pemeriksaan fisik? (sebutkan minimal 2 data yang
paling penting yang anda harus temukan)

Ostium uteri terbuka, didapatkan uterus bentuk ukuran normal, teraba masa di adnexa kanan, cavum
douglas menonjol dan terdapat nyeri goyang portio. Laboratorium : Hb : 8,9 g/dl

6. Jika tidak dapat dilakukan pemeriksaan USG, maka untuk menegakan diagnosis apa yang harus
anda lakukan?(sebutkan 2 pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk menegakan diagnosis pada
kasus ini)

7. Tempat tersering terjadinya kehamilan ektopik terganggu adalah?

8. Apa tindakan anda jika pada kasus ini anda tegakan diagnosis kehamilan ektopik terganggu?

9. Jika pada kasus ini, dari pemeriksaan ginekologis anda didapatkan ostium terbuka dengan terapa
jaringan diostium uteri, maka diagnosis yang anda tegakan adalah?

10. Apa tatalaksana yang anda berikan untuk jawaban anda pada nomor 9?

--------Terima Kasih--------
SOAL STATION 3
Ujian Utama Coass Obgin
8 Oktober 2016
Ny. 35 tahun P5A0, dirujuk ke RSD Mattaher dengan keterangan perdarahan post partum, tampak tali
pusat dengan terpasang klem di introitus vagina. TD 80/palpasi, FN tidak teraba, FP 30 x/menit.
Konjungtiva pucat.Perdarahan merembes dari kemaluan. Anda adalah dokter jaga IGD kebidanan saat itu

Pertanyaan:

1. Diagnosis yang anda tegakan adalah?


2. Apa tindakan pertama yang harus anda lakukan?

Setelah dilakukan tatalakasana awal, didapatkan tanda vital pasien : TD 100/60 mmHg, FN 100 x/menit
teratur, isi cukup. Uterus teraba 2 jari di atas umbilicus, kontraksi baik. Perdarahan merembes dari ostium

Pertanyaan

3. Data apa yang perlu anda ketahui dari anamnesis?


(sebutkan minimal 3 data yang penting anda ketahui dari alloanamnesis ataupun autoanamnesis)

4. Tindakan apa yang anda lakukan selanjutnya?


5. Sebutkan faktor-faktor risiko apa saja yang mungkin menyebabkan perdarahan postpartum pada
kasus ini? (sebutkan minimal 4 faktor risiko dan etiologi)

Setelah dilakukan manual plasenta dilahirkan plasenta lengkap, kontraksi uterus hilang timbul,
perdarahan pervaginam (+) merembes

6. Sebutkan premedikasi yang diberikan sebelum dilakukan manual plasenta?


7. Jika pada pemeriksaan anda tidak didapatkan laserasi jalan lahir dan berat badan lahir bayi 4000 g,
kemungkinan terbesar penyebab hipotonia uteri pada kasus ini adalah? Dan tatalaksana anda
selanjutnya adalah?
8. Jika setelah pemberian tatalaksana dari anda kontraksi uterus masih belum baik tindakan apa yang
anda lakukan dan jelaskan bagaimana cara melakuka tindakan anda tersebut?

Setelah dilakukan tatalaksana anda terakhir didapatkan tinggi fundus uteri 2 jari dibawah umbilicus,
kontraksi baik, perdarahan aktif (-). Hasil laboratorium didapatkan Hb 6 g/dl

9. Berapa estimasi perdarahan yang terjadi?


10. Apa komponen darah yang akan anda berikan dan berapa target minimal kadar Hb pasien setelah
ditransfusi?
SOAL STATION 1
Ujian Utama FKIK Unja KKS
30 Januari 2016
1. Jelaskan cara-cara managemen cairan seorang pasien dengan diagnosis PEB di bangsal.
a. Jenis cairan
b. Apa saja yang dimonitor?
c. Target

2. Sebutkan cairan kristaloid berikut keunggulan dan kekurangannya.

3. Sebutkan obat-obat anti hipertensi yang menjadi pilihan untuk managemen hipertensi
kehamilan. (harus berurutan sesuai dengan urutannya)

4. Seorang P2A0 postpartum 3 jam datang ke UGD dalam keadaan gelisah. Nadi 140x/menit. TD
80/palpasi.

a. Berapa perkiraan jumlah perdarahan?

b. Berapa jumlah target cairan masuk dalam jam?

c. Apa tanda-tanda bahwa resusitasi anda sudah berhasil?


SOAL STATION 5
Ujian Utama FKIK Unja KKS
30 Januari 2016

Terangkan tentang ketuban pecah sebelum waktunya pada kehamilan aterm, mulai dari
anamnesis, pemeriksaan fisik,pemeriksaan obstetri,penunjang dan tatalaksana.
SOAL STATION 2
Ujian Utama Fakultas Kedokteran Unja KKS Angk. 49
3 September 2016
Seorang wanita,G1P0A0,28 tahun,hamil 28 minggu datang ke Poliklinik, ANC dengan TD 150/100 mmHg
(data klinis lain normal).

1. Apa diagnosis kerja anda


2. Jika di sertai edema subkitis, apa diagnosa anda
3. Anda periksa protein urin, ternyata hasilnya positive, apa diagnosa anda

Sebulan kemudian, pasien di antar keluarga ke Unit Gawat Darurat dengan keluhan kejang kejang

4. Apa diagnosa saudara


5. Apa pilihan anti kejang yang anda berikan
6. Jika pasien kooperative dan telah terpasang jarum infus, maka
a. Pilihan anti kejang adalah
b. Dosis dan cara pemberian adalah
7. Pasien sedang dalam serangan kejang, tidak kooperative dan belum terpasang jarum infus, maka
a. Pilihan anti kejang adalah
b. Dosis dan cara pemberian adalah
8. Selanjutnya, anda akan memberikan dosis maintenance dengan cara pemberian
a. Intramuskular, dosis
b. Atau, intra vena (bolus IV)
c. Atau, secara kontinyu per drip dosis
9. Untuk meneruskan dosis maintenance, anda harus memonitor adanya kontraindikasi MgSO4
tersebut yaitu:
10. Apabila ternyata tetap kejang, maka anda akan memberikan pemberian dosis ekstra sebesar
......................................................... intravena
SOAL STATION 3
Ujian Utama PSPD Unja KKS Angkatan 47
25 Juni 2016

Ny. N 30 Tahun masuk Rumah Sakit dengan keluhan utama keluar darah dari kemaluan sejak 3
jam yang lalu

1. Apa kemungkinan diagnosis pasien diatas?

2. Seandainya pasien diatas baru melahirkan (HPP dini) apalagi yang anda lakukan dan
terapi (termasuk eksplorasi)
SOAL STATION 3
Ujian Utama PSPD Unja KKS Angkatan 39
5 September 2015

Seorang perempuan 25 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan nyeri perut bagian
bawah sejak 3 jam yang lalu. Keadaan umum tampak sakit sedang. Konjungtiva
anemis (+/+), tekanan darah 90/70 mmHg, nadi 100 x/menit, frekuensi nafas 24
x/menit, tes kehamilan (+). Pada pemeriksaan luar dalam batas normal,

pemeriksaan dalam didapatkan portio lunak, kavum doglas menonjol, nyeri


goyang portio (+).

1. Apa saja informasi dari anamnesis yang Anda cari pada kasus ini untuk menegakkan
diagnosis?
2. Apa saja pemeriksaan fisik yang Anda lakukan pada kasus ini?
3. Apa saja pemeriksaan penunjang yang diperlukan pada kasus ini?
4. Apa saja diagnosis banding pada pasien ini?
5. Apa penatalaksanakan yang Anda lakukan pada kasus ini?
6. Sebutkan jenis-jenis kehamilan ektopik (KE) berdasarkan tempat terjadinya?
7. Apa yang dimaksud dengan kehamilan ektopik (KE)?
8. Apa saja tanda dan gejala kehamilan ektopik terganggu (KET)?
9. Apa TRIAS kehamilan ektopik terganggu (KET)?
10. Jelaskan patogenesis kehamilan ektopik (KE)?
SOAL STATION 1
Ujian Utama FKIK Unja KKS Angkatan 37
17 April 2015
1. Indikasi Seksio Sesaria

2. Therapy pasien hamil aterm dengan kejang

3. Therapy pasien dengan perdarahan post partum


SOAL STATION 1
Ujian Utama FKIK Unja KKS Angkatan XXVIIII
6 Juni 2014
SKENARIO:
Ny. N, 20 tahun, hamil 20 minggu, dengan keluhan perdarahan pervaginam.
Apa yang anda pikirkan :
SOAL STATION 2
Ujian Utama PSPD Unja KKS Angkatan 32
20 September 2014

Ny. M 38 tahun, G4P3 Hamil aterm, dirujuk PKM talang bakung dengan keterangan TD 160/110 mmHg,
Protein urin +3

1. Jelaskan definisi dari;


a. Preeklamsia
b. Hipertensi gestasional

2. Jelaskan rencana penatalaksanaan pada kasus rujukan diatas


3. Apa kegunaan MgSO4 dan Sebutkan syarat yang harus dipenuhi untuk pemberian MgSO4
4. Jelaskan tanda2 terjadinya intoksikasi MgSO4
5. Jelaskan patofisiologi terjadi preeklamsia
6. Jika pada kasus diatas disertai keterangan keluarnya air-air 12 jam, pada pemeriksaan fisik dilatasi
serviks 2 cm, his jarang. apa rencana tatalaksana anda
7. Sebutkan syarat untuk melakukan induksi persalian, dan jelaskan bagaimana melakukan induksi
persalinan
8. Jelaskan hal2 yang harus dipantau selama melakukan induksi persalinan
9. Jika pada kasus diataas terjadi kejang, apa diagnosis yang ditegakkan dan apa tatalaksana yang
diberikan
10. Sebutkan komplikasi yang dapat terjadi pada kasus preeklamsia
SOAL STATION 3
Ujian Utama PSPD Unja KKS Angkatan XVIII
9 Maret 2013
Ny.S umur 36 thn G4P0A3 hamil 32 minggu datang dengan keluhan perdarahan pervaginam.
1. Lengkapi data klinis yang diperlukan pada kasus ini
2. Pemeriksaan klinis apa yang diperlukan pada kasus ini
3. Pemeriksaan tambahan apa saja yang diperlukan pada kasus ini
4. Ada berapa macam kemungkinan diagnosis pada kasus ini
5. Terangkan perbedaan tanda klinis, pemeriksaan dan terapi pada diagnosis kasus diatas
6. Kalau terjadi perdarahan aktif, apa tindakan yang tepat pada kasus di atas
7. Tulis laporan tindakan secara rinci serta lapisan apa saja yang dibuka dan dijahit pada tindakan
diatas
8. Terangkan mengenai gejala klinis mola hidatidosa
9. Bagaimana cara menentukan diagnosis mola hidatidosa
10. Apa saja pemeriksaan tambahan mola hidatidosa
11. Dari kasus di atas terapi apa yang tepat dan apa dasarnya terapi tersebut
12. Sebutkan DD molahidatidosa
Soal Ujian Kepaniteraan Klinik tanggal 9 November 2013.

Dr. Rudy Gunawan, SpOG(K)

Ibu Ani Usia 34 tahun, dating ke IGD Rumah sakit diantar oleh suami dengan keluhan mau melahirkan dan
nyeri kepala, mengaku hamil pertama dari pernikahan selama 7 tahun. Dari HPHT didapatkan taksiran
persalinan tanggl 09-11-2013, Dokter IGD melakukan pemeriksaan fisik, didapat :

Kesadaran kompos mentis, TD 170/110, Nadi 100x/mnt, Nafas 18x/menit, Temperatur 38oC,
Conjuctivapalpebra tidak anemis, Tifut 32 cm, punggung bayi di kiri, kepala teraba 1/5 dari atas simpisis.
DJJ 130x/menit.Pada pemeriksaan dalam didapat portiolunak, pendataran 100%, pembukaan 9 cm,
terabauukkiri depan, penurunan Hodge III-IV.Periksa panggul luas.Setelah dilakukan pemeriksaan
laboratorium diperoleh HB 11g%, Leukosit 40.000, trombosit 80.000, SGOT/SGPT 112/100.Berhubung alat
laboratorium rusak untuk pemeriksaan urin maka hasil laboratorium urinalisa tidak ada.Setelahdokter IGD
memeriksa alat-alat di IGD ternyata terdapat tabung reaksi dan cairan asam asetat dan lilin.Dalam waktu
beberapa menit dokter IGD memastikan ternyata proteinuria (+++)

1. Jelaskan secara lengkap anamnesis apa saja yang perlu anda tanyakan pada pasien berdasarkan
data-data diatas untuk kepentingan penegakan diagnosis?
2. Bagaimana sikap anda terhadap hasil pemeriksaan urinalisa, bagaimana dokter IGD mengetahui
proteinuria (+++) ?jelaskan tehkniknya secara lengkap.
3. Berapa minggu usia kehamilannya yang tepat ?berapa taksiran berat janin ?
4. Sebutkan diagnosis yang lengkap dan tepat pada pasien ini ?
5. Bagaimana penatalaksanaan pasien ini ?Jelaskan secara rinci dan lengkap.
6. Jenis persalinan bagaimana yang akan anda anjurkan pada pasien ?dan kapan sebaiknya dilakukan
?apa alas an anda memilih jenis persalinan tersebut ?
7. Sebutkan bahaya apa saja kemungkinan yang akan terjadi pasca persalinan pada ibu dan bayi?
SOAL STATION 2
Ujian Utama PSPD Unja KKS Angkatan XXII
9 November 2013

Penderita berumur 45 tahun, datang ke Rumah Sakit dengan keluhan perdarahan pervaginam, setiap
haid terasa nyeri dengan darah haid banyak dan lama, penderita tidak merasa terlambat bulan, bila
duduk penderita merasa mengganjal di perut bagian bawah.

1. Dalam melakukan anamnesis pada penderita ini, apa saja yang akan Saudara tanyakan?
2. Pemeriksaan apa saja yang akan Saudara lakukan pada kasus ini?

Hasil pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum sedang, tanda-tanda vital dalam batas normal,
konjungtiva anemis.

Pada pemeriksaan ginekologis didapatkan fundus uteri teraba 2 jari di atas simfisis pubis dengan
konsistensi kenyal, tidak didapatkan massa, tidak nyeri tekan. Pada pemeriksaan inspekulo tampak porsio
tidak livide, mukosa licin, OUE tertutup, fluor tidak ada, fluksus positif darah mengalir tidak aktif,
erosi/laserasi/polip tidak ada.

Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar hemoglobin 6 g/dl.

Pemeriksaan ultrasonografi didapatkan pembesaran uterus dengan gambaran irregularitas kontur dinding
uterus, endometrium menebal.

3. Apa diagnosis klinis pada penderita ini?


4. Tindakan apa yang akan Saudara lakukan untuk penatalaksanaan kasus ini?

Pada saat laparotomi didapatkan uterus membesar, ovarium kanan dan kiri ukuran dan bent,uk dalam
batas normal.

5. Menurut Saudara tindakan apa yang perlu dilakukan intra-operatif?


6. Jika penderita berusia 28 tahun, anak 1 orang berusia 3 tahun, dengan temuan intra-operatif
seperti di atas, tindakan operasi apa yang akan dilakukan?

Hasil pemeriksaan patologi anatomi dari spesimen yang didapatkan pada operasi dengan kesimpulan
Mioma Uteri.

7. Sebutkan jenis-jenis mioma uteri berdasarkan letaknya pada dinding uterus!