Anda di halaman 1dari 10

2/7/2017 Demo Toko

Online
Berbasis FB dan Tokopedia

Suherman (1344081) Yongky (1344073)


TID 13 STMIK TIME
Gambar 1.1 Terlampir Toko Online Lewat FB dengan nama Baju Bola Jersey

Ini adalah lampiran toko online yang dibuat berdasarkan FB page dari Facebook.

Ini adalah bagian awal dari permulaan pendaftaran produk dan event dari FB page.

Nb: Untuk awal pembuatan FB page tidak dilampirkan karena tidak dilakukan screenshot di awal
pembuatan.
Gambar 1.2 Terlampir salah satu strategi penjualan dengan FB

Pada gambar1.2 terlampir bagian promote, guna bagian promote ini adalah mencari buyer, yang
memang ada kaitannya dengan produk yang dijual. (missal: ketika menjual baju bola, maka sasaran
promotenya diarahkan kearah laki-laki usia 15-35 tahun, yang interestnya di klub sepak bola, serta
hobinya adalah olahraga )

Dengan pengolahan promote seperti itu, maka akan diciptakan sniper marketing yang memiliki arti
promosi tepat sasaran.

Pada gambar 1.2 juga terlampir hasil dari promote tersebut.

Terlihat ada 3.094 orang yang berhasil disebarkan melalui event promote itu. Dan dari 3.094 orang
yang memiliki interest olahraga bola, ternyata ada 490 orang yang memiliki ketertarikan dengan baju
ini. (untuk kasus ini bisa dipengaruhi karena baju ini adalah bau klub favorit mereka). Dan tentunya
promosi ini akan jauh lebih terarah kea rah closing.

Nb: Promote ini tidak gratis, dan menggunakan system PPC (Pay Per Click)
Gambar 1.3 Terlampir Review dan juga produk lain yang menggunakan promote FB

Dan system lanjutan dari promote FB ini, tidak hanya tertuju kepada produk yang akan dijual saja.
Tetapi juga bisa dilakukan kepada FB page kita sendiri.

Untuk kategori promosi di FB ini, terlihat perbandingan :

Gambar teratas merupakan promosi FB Page, jadi di promosi FB page ini akan menghasilkan like di
pagenya atau tokonya dan juga akan menciptakan ulasan ulasan review yang ada.
(Biasanya untuk mengangkat status tokonya, tujuan meningkatkan Trust dari tokonya).

Gambar terbawah merupakan promosi produk FB nya, jadi promosi ini merupakan langkah untuk
menjual 1 jenis produk dengan tingkat penjualan yang tinggi di produk itu.

Nb: Promote FB page atau Product sama-sama penting, di balancekan adalah cara yang tepat
sasaran.
Gambar 1.4 Terlampi komen calon buyer dan juga packaging yang sudah disiapkan untuk buyer

Dan dari hasil promote diatas tadi, maka harus sering online di toko online kita, karena sesuai
pengalaman saya, setiap 3 jam setelah di promote, maka jumlah yang komen ada sekitar 1 5 orang
yang berbeda, dan juga untuk chat personal kemungkinan bisa ada 3 7 orang yang melakukan
Tanya jawab seputar info produk dan cara pemesanan serta lainnya.
Gambar 1.5 Terlampir produk yang tidak dilakukan promote.

Ini adalah contoh dari produk yang tidak dilakukan promote sama sekali, namun dia tetap
mempunyai reach yang tinggi.

Hal ini dipengaruhi dari promote page yang dilakukan, serta dari promote produk terdahulunya.

Karena seorang buyer tidak langsung membeli barang yang pertama kali dilihat, maka biasanya
mereka akan melakukan browsing di toko online kita.

Oleh karena itu, maka reach 600 800 an di gambar 1.5 kebanyakan adalah calon buyer tetap, yang
biasanya sudah mengikuti perkembangan produk toko online kita.

Dan hal inilah yang biasanya akan meningkatkan trust dari sebuah toko online yang dibangun.

Nb : Tidak perlu melakukan promote di semua barang, pilihlah barang yang memang sedang ngehitz
saat ini.
Gambar 1.6 Terlampir pembuktian bahwa tidak selamanya promote bisa mendatangkan buyer

Dari gambar 1.6 terlihat kalau baju yang dipromote malah tidak memiliki interest sama sekali, tetapi
produk similarnya mempunyai pertanyaan dari calon buyer.

Hal ini sering kali terjadi dikarenakan 2 faktor :

1. Hanya suka dengan produknya tapi tidak berniat untuk membelinya.

2. Ketika sudah menyukai produk ini, ternyata produk lain yang lebih diinginkan oleh si buyer.

Nb: kalau sudah dipromote biasakan sebelum dan setelah barang promote harus memiliki produk
yang benar-benar mempunyai niche yang sama namun varian yang berbeda.
Gambar 1.7 Terlampir produk yang tidak di promote sama sekali

Tampak di gambar 1.7 produk yang memang sengaja diposisikan jauh dari produk yang dipromote
ini, semakin jauh maka semakin rendah juga tingkat reachnya.

Yang membuktikan bahwa tidak adanya support dari produk promote disekitarnya.

Nb: usahakan selalu ada produk promote di antara 9 produk.


Gambar 1.8 Meski reach jauh bukan berarti tak ada kemungkinan terjadi closing

Dari gambar 1.8 menunjukkan kalau produk yang memang memiliki reach kecil, juga ada peluang
terjadi closing.

Dibuktikan dari jika masih ada yang bertanya maka produk tersebut masihlah bisa dijual, dan kalau
memang sudah ada 3 orang atau lebih yang bertanya produk itu (tidak sampai closing juga tak
masalah) maka siaplah untuk melakukan promote di produk tersebut.

Nb: produk tanpa promote pastinya tidak cepat menciptakan closing seperti produk yang dipromote.
Baju berasal dari konveksi kecil di area bandung, makanya kita bisa bekerja sama dengan baik.

Spesifikasi harga :

Modal 1 baju = 85 ribu

Harga jual 1 baju = 135 ribu

Biaya operasional (termasuk promote) harga 1 baju berkisar antara 110 ribu

Keuntungan perbaju adalah sekitar 25 ribu rupiah.

Ini adalah contoh biaya untuk 1x promote produk.

Untuk penjualan bulan ini tidak terjadi, karena itu maka data penjualan adalah nihil.

Untuk produk hampir tidak dikenakan biaya sama sekali, karena hanya bermodal foto dan kuota
internet yang tidak banyak.

Penghasilan yang pernah dicapai adalah net 2,2 jutaan dalam waktu 1 bulan.

Tidak banyak tapi sepadan, karena bisnis ini tidak mengeluarkan modal uang yang banyak.

UNTUK TOKOPEDIA, TIDAK TAHU MENGAPA TAPI TIDAK BISA LOGIN MESKI PASSWORD SUDAH
DIRESET.