Anda di halaman 1dari 2

Tujuan pemberian nutrisi untuk orang dewasa

1. Mengubah faktor faktor pengubah gizi yang dapat meningkatkan resiko penyakit penyakit
kronik dan membantu seseorang mempertahankan kesehatan , kesejahteraan dan kapasitas
fungsionalnya yaitu dengan cara :
Menyeimbangkan masukan energi dan zat gizi lainnya sesuai dengan kebutuhan
tubuh.
Memelihara keseimbangan berbagai masukan zat gizi dalam makanan.
Membatasi konsumsi makanan terolah
Pemeliharaan aktivitas fisiko
2. Membuat keadaan gizi menjadi lebih baik
3. Untuk mengatur semua proses yang terjadi didalam tubuh.

Faktor faktor yang berpengaruh terhadap nutrisi pada orang dewasa

1. Tinggi badan , berat badan dan jenis kelamin


Pria dan wanita membutuhkan kalori yang berbeda untuk seharinya demikian juga dengan
tinggi dan berat badan yang merupakan faktor terpenting dalam menentukan kebutuhan
kalori.
2. Faktor aktivitas / pekerjaan
Jenis dan jumlah aktivitas harus diperhitungkan karena mempengaruhi kebutuhan kalori.
3. Status ekonomi
Berpengaruh pada kemampuan pada daya beli makanan atau pengetahuan tentang zat gizi
makanan sehingga berpengaruh pada konsumsi pangan seseorang yang akhirnya berdampak
pada keadaan gizi seseorang itu.

Kebutuhan energi dan zat nutrisi untuk dewasa

Energy Protein Kalsium Besi Vit A Vit E Vit B Vit C Folat


(kcal) (gr) (mg) (mg) (RE) (mg) (mg) (mg) (mg)
P ( 20 2200 48 600 26 500 8 1,0 60 150
45 )
L ( 20 2800 55 500 1,3 700 10 1,2 60 70
45 )

Kebutuhan gizi seimbang bagi orang dewasa

Kebutuhan akan unsur unsur gizi dalam masa dewasa sudah agak konstan kecuali bila terjadi
kelainan kelainan pada tubuhnya seperti sakit dan sebagainya. Sehingga membutuhkan zat gizi yang
lebih dari biasanya.

Kecukupan gizi merupakan kesesuaian baik dalam hal kualitas maupun kuantitas zat zat gizi sesuai
dengan kebutuhan faal tubuh. Kebutuhan energi rata rata untuk usia dewasa senesar 2000 Kkal ,
karbohidrat sebesar 300 gram/hari , protein sebesar 50 gram , serat 25 gram/hari , vitamin dan mineral
disesuaikan dengan AKG.

1. Karbohidrat
Fungsi karbohidrat antara lain untuk menjaga keseharan tubuh , mempercepat waktu
pemulihan ( recovery ) tubuh , kondisi tubuh yang lebih prima dalam mengahadapi aktifitas
dan performa kapasitas ketahanan tubuh (endurance) yang baik. Konsumsi nutrisi yang baik
memenuhi total kenutuhan energi dengan proporsi sebagai berikut :
60 70% melalui konsumsi karbohidrat
Karbohidrat : 5-7 gram / kg berat badan.
2. Protein
Sumber makanan dengan protein berkualitas tinggi adalah ikan dan seafood, telur , kacang
kacangan dan serelia , susu dan produk olahannya seperti keju dan yogurt.
3. Lemak
Konsumsi lemak dan minyak sampai dari kecukupan energi. Dapat ditemukan pada hewan
dan tumbuhan dalm bentuk organik yang disebut lipid. Lemak dan minyak yang terdapat
dalam makanan berguna untuk meningkatkan jumlah energi dan membantu penyerapan
vitamin ( A , D , E , dan K)
4. Vitamin dan Mineral
Membuat tubuh bekerja dengan baik. Dapat ditemukan dalam bahan makanan sehari hari.
Jenis jenis vitamin
Vitamin A : mencegah masalah mata , meningkatkan sistem imun dan menjaga
kesehatan kulit
Vitamin C : membantu dalam penyembuhan luka dan meningkatkan fungsi otak
dan pembentukan kolagen yaitu jaringan tissue untuk menahan sel.
Vitamin D : memperkuat tulang karena membantu penyerapan kalsium oleh
tubuh.
Vitamin E : sebagai antioksidan yang adapat melindungi sel dari kerusakan ,
membentuk sel darah merah.
Vitamin B2 : sama seperti vitamin B1 , vitamin B2 berfungsi merubah
karbohidrat menjadi energi selain itu juga berfungsi dalam pembentukan sel darah
merah dan kesehatan mata.
Vitamin B3 : mengubah makanan menjadi energi dan menjaga kesehatan kulit
dan fungsi syaraf.
Vitamin B6 : menjalankan fungsi normal mata dan syaraf dan memecah protein
dan pembuatan sel darah merah.
Vitamin B9 : membantu proses pembentukan darah merah dan DNA
Vitamin B12 : pembentukan sel darah merah dan menjaga fungsi syaraf.
Kalsium
5.
Kebutuhan kalsium setiap hari adalah 100mg/hari kalsium. Fungsi dari kalsium adalah :
Sebagai pembantu reproduksi akibatnya cukupnya ion kalsium pada sperma dan pada
indung telur
Energi , menggerakkan otak , otot ( menggerakkan tangan dan kaki)
Memperkuat antibody dalam tubuh untuk mengungkap antigen ( bakteri , kuman ,
virus)