Anda di halaman 1dari 15

Metalurgi Non Ferrous

Kuliah 2
14 Februari 2007

Isi kuliah

Peta mineral Indonesia


Reaksi kimia dalam metalurgi proses
Ore Dressing
Metalurgi ekstraktif non ferous

1
Peta deposit mineral tembaga (Cu)

Peta deposit mineral nikel (Ni)


(4) Buli (PT Antam)
Konsesi: 39.040 ha
Mineral: Lateritic
Eksplorasi: P. Gee, T. Buli

(5) P. Gebe(PT Antam)


Konsesi: 1225 ha
(3) Soroako Mineral:saprolithic dan limonitic
Eksplorasi Antam
Cadangan: 94 jt ton, kadar 1,9% Ni

(2) P. Bahubulu (Antam)


Eksplorasi Antam

(1) Pomala (PT. Antam):


Konsesi: 7589 ha
Mineral: saprolitic

2
Peta deposit mineral emas (Au)

(1) Rejang Lebong, Bengkulu (Belanda) (6) Batu Hijau, Sumbawa


(2) Cikotok, Banten (Belanda) - PT. Newmont Nusa Tenggara
(3) Pongkor, Bogor - Cadangan: 14,7 jt ounces emas
- cadangan 6,3 juta ton (7) Latimojong, sul Ut
- PT Antam, 4.058 ha (8) Bolaang mongondow, sul ut
(4) sambas, Kal Bar (Belanda) - PT Masmindo Dewi Area
(5) Kab. Barito Utara (9) Timika, Papua
- tradisional dan PT Indo Mura Kencana - PT Freeport

Peta deposit mineral Timah (dan Kaolinit)

Mineral: Cassiterite (SnO2), kaolin (china clay, Aluminium Silicate Al2SiO3)

3
Peta deposit mineral bauksit

Peta deposit mineral timah hitam (Pb) dan


grafit

4
Klasifikasi logam industri
Grup Sub Grup Logam-logam
Berat (heavy) Cu (tembaga); Ni (nikel); Pb (timah hitam); Zn
(seng); Sn (timah putih)
Ringan (light) Al (aluminium); Mg (magnesium); Ti (titanium);
Be (berilium); Ca (kalsium); Sr (stronsium); Ba
(barium); Li (lithium); Na (sodium; K (potasium),
Non
Rb (rubidium); Cs (cesium)
Ferrous
Minor Co (kobalt); Cd (kadmium); Sb (Antimoni); Bi
(bismut); Hg (air raksa); As (arsenik)
Mulia (noble) Au (emas); Ag (perak); Pt (platinum); Os
(osmium); Ir (iridium), Ru (ruthenium, Rh
(rhodium); Pd (palladium)

Klasifikasi logam industri


Grup Sub Grup Logam-logam
Logam jarang W (tungsten); Mo (molybdenum); V
(rare metals/ (vanadium); Ta (tantalum); Ti (titanium, bj =
refractory) 4500 kg/m3); Nb (niobium); Cr (chromium);
Mn (mangan); Zr (zirkonium); Re (rhenium)
Non
Ferrous Tanah jarang Sc (scandium); Y (yttrium); La (lanthanum);
(rare earth) Ce (cerium); Pr (peaseodymium); Nd
(neodymium); Sm (samarium); Eu (europium);
Gd (gadolinium); Tb (terbium); Yb (ytterbium),
Dy (dysprosium); Ho (holmium); Er (erbium);
Lu (lutecium)
Disseminated Ge (germanium); Ga (galium); Tl (thallium);
Re (rhenium); Hf (hafnium)
Radio aktif U (uranium); Th (thorium); Ra (radium); Pu
(plutonium); Np (neptunium); Pa
(protactinium)

5
Reaksi-reaksi kimia dalam pemrosesan
logam
Reduksi oleh karbon (C) atau hidrogen
Misal: karbon dari batu bara dalam reaksi berikut:
PbO + C Pb + CO
Reaksi bergerak ke kanan (reduksi) jika kekuatan ikatan
kimia antara oksigen dan karbon lebih besar daripada
oksigen dan logam.
Kekuatan ikatan kiia disebut affinitas, dalam
termodinamika dikuantifikasi oleh potensial isobarik-
isotermal: a, Z (atau juga G).
Reaksi bisa terjadi (feasible) jika potensial (afinitas atau
energi Gibbs) reaksi adalah negatif !!
a = aCO aPbO < 0

Tools: Thermodynamic
(potensial standard pembentukan oksida)
Termodinamika digunakan sebagai
Perangkat (tools) untuk
menentukan apakah suatu proses
metalurgi bisa dilakukan (feasible)
atau tidak.

Contoh pada reduksi PbO dengan


C.

6
Reaksi-reaksi kimia dalam pemrosesan
logam
Reaksi Smelting
proses perolehan logam melalui reaksi kimia
antara sulfida dan oksida, .seperti pada tembaga
sulfida dan tembaga oksida
Cu2S + 2Cu2O Cu + SO2
Perhitungan termodinamika dapat dilakukan
dengan menggunakan grafik potensial isobarik
standard pembentukan sulfida

Tools: Thermodynamic
(potensial standard pembentukan sulfida)

7
Reaksi-reaksi kimia dalam pemrosesan
logam
Elektrolisa leburan garam
Logam alkali atau alkali tanah adalah logam yang memiliki afinitas
yang tinggi terhadap oksigen, pada temperatur tinggi logam-logam
tersebut cenderung menguap atau (jika ada karbon) membentuk
karbida.
Contoh magnesium. Mg karbonat : MgCO3 MgO + CO2
Mg oksida kemudian diklorinasi: MgO + Cl2 + C MgCl2 + CO
Leburan garam MgCl2 dielektrolisa pada 700oC
Terbentuk logam Mg pada katoda: Mg2+ + 2e- Mg

Contoh lain adalah pemrosesan Al.

Reaksi-reaksi kimia dalam pemrosesan


logam
Metalotermik
Dilakukan pada logam yang oksidanya sangat
stabil dan tidak bisa direduksi dengan karbon
pada temperatur tertentu.
Misalnya TiCl4 dapat didekomposisi oleh logam
lain yang lebih murah dan memiliki afinitas yang
lebih besar terhadap oksigen atau halogen.
TiCl4 + 2Mg Ti + 2 MgCl2

8
Reaksi-reaksi kimia dalam pemrosesan
logam
Cementation
Penggantian logam dengan logam lain dari
larutan air atau leburannya, seperti reaksi berikut
Cu2+ + Fe0 = Cu0 + Fe2+
Merupakan proses reoks tapi tidak diakibatkan
oleh arus listrik, melainkan seperti sel galvanis.

Metalurgi proses untuk bijih/konsentrat

Roasting (Pemanggangan)

Smelting (Peleburan)

Refining (Pemurnian)

9
Roasting

Metode:
Hearth: Sulfida tembaga, sulfida nikel
Fluid bed: sulfida tembaga, sulfida nikel
Sintering: sulfida tembaga, sulfida nikel dan
sulfida timah hitam

Pemanggangan adalah reaksi permukaan


MS + 3/2 O2 = MO + SO2
MO + SO2 = MS + 3/2O2 (reaksi balik pada
bagian dalam partikel akibat tingginya kadar SO2)

Multiple hearth roaster

Pemanggang silinder dengan susunan


batu tahan api bertingkat dilengkapi sudu-
sudu berputar untuk menggerakkan umpan.

Umpan bergerak dari bagian atas bergeser


ke bawah akibat gerakan sudu-sudu
pemanggang mendorong umpan ke arah
lubang di ujung radius dan di bagian tengah.

Reaksi eksotermik pada umpan terjadi saat


pemanggangan, pada saat sama
pemanasan umpang juga dilakukan.

(C.B. Gill, Nonferrous extractive Metallurgy, 1981)

10
Multiple hearth roaster

(C.B. Gill, Nonferrous extractive Metallurgy, 1981)

Fluid bed roaster


pemanggang berbentuk silinder
dengan peniup udara dari bagian
bawah pemanggang.

Umpan berbentuk slurry,


suspensi padatan (ukuran 6.3
mm) dalam air, dipanggang
dengan ditiup ke atas.

Hasil panggangan dikeluarkan


dari bagian lain tungku
pemanggang.

(C.B. Gill, Nonferrous extractive Metallurgy, 1981)

11
Sintering

(C.B. Gill, Nonferrous extractive Metallurgy, 1981)

Smelting

Reverberatory/oxygen reverberatory furnace


Electric furnace
Flash smelting
Continous smelting
Blast furnace/low shaft blast furnace

12
Reverberatory smelting

Outokompu Flash smelting

13
Reverberatory type of flash smelting
furnace (Inco)

Continous matte smelting and converting


furnace (mitsubishi process)

14
Smelting Electric furnace (nickel)

Flash smelting furnace-outokumpu

15