Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN HASIL INDUSTRI

PADA INDUSTRI PEMBUATAN BROWNIS

DI SUSUN OLEH :

RUSTIANA SARI

KELAS : XII TN

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN SMK BUDI UTOMO 1

WAY JEPARA LAMPUNG TIMUR

PELAJARAN 2017/2018TAHUN
HALAMAN PENGESAHAN

Laporan hasil penelitian ini telah diuji oleh tim Penguji Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Budi Utomo 1
Way Jepara

Hari/tanggal :

Waktu :

Tempat : SMK Budi Utomo 1 Way Jepara

Pembimbing Penguji

Dra.Hj. Eliya Martini

Mengetahui

Kepala SMK Budi Utomo 1

Prasetyo Hadi Utomo, BA


KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan
hidayahnya karena berkat ridho dan taufiknya penulis dapat menyelesaikan laporan ini.

Dalam penyusunan laporan ini penulis mendapatkan bantuan dan dorongan serta bimbingan
dari berbagai pihak. Akhirnya penulis dapat menyelesaikan laporan ini.

Penulis mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada :

1. Bapak PRASETYO Hadi Utomo, BA selaku kepala SMK Budi Utomo 1


2. Ibu selaku guru pembimbing
3. Dan kepada ibu Siti selaku pemilik usaha industry tahu. Atas bantuan dan kesediaan waktunya
yang telah diberikan kepada penulis.

Dalam penyusunan dan penyajian laporan ini penulis menyadari masih banyak kekurangan
kekurangan oleh karenanya kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat penulis harapkan
guna penyusunan laporan ditahun yang akan datang.

Penulis,
DAFTAR ISI
BAB 1

PENDAHULUAN

`1.1 Latar Belakang

Brownies adalah salah satu jenis kue yang banyak digemari oleh setiap
kalangan. Karena rasanya yang manis, banyak orang beranggapan bahwa
mengkonsumsi Brownies secara terus menerus bisa menyebabkan diabetes.
Namun faktanya, mengkonsumsi Brownies setiap hari akan memberikan
khasiat yang baik bagi tubuh.
Kandungan pada Brownies seperti lemak, protein, glukosa dan
karbohidrat sangat bermanfaat bagi tubuh. Kandungan-kandungan tersebut
bisa menambah energi dan juga meningkatkan daya pemulihan bagi tubuh.
Selain itu, Brownies memiliki bahan dasar telur, yang memiliki peran agar
penikmatnya terhindar dari penyakit kolesterol dan mencegah penggumpalan
darah. Dengan kata lain, Brownies adalah kue penyeimbang yang bisa
menetralkan asupan zat-zat yang berlebihan pada tubuh.
Brownies pun kerap disajikan dengan campuran coklat di dalamnya.
Kandungan coklat pada Brownies diketahui bisa mencegah kanker dan
penyakit jantung. Ditambah lagi, kombinasi antara bahan-bahan dasar
Brownies dan coklat memiliki efek yang sangat baik yaitu sebagai mood
booster dimana dengan mengkonsumsi Brownies coklat, pikiran kita akan jadi
lebih tenang dan terlepas dari stress dan penat.
Pada awalnya, pembuatan Brownies dibuat dengan cara dipanggang.
Namun, kini pembuatan Brownies lebih dikenal dengan cara dikukus. Dengan
pembuatan secara dikukus ini, tentu akan membuat proses penyajiannya
menjadi jauh lebih sehat dibandingkan dengan dipanggang. Cara memasak
kukus diketahui sebagai cara yang paling baik dalam pembuatan kue karena
tidak akan menghilangkan kandungan dari setiap bahan-bahan dasar
pembuatannya.
1.2 keunggulan dan fungsi

Keunggualan

1.3 Visi

Menjadi produk kebanggaan nasional memiliki sistem kera yg baik yg menawarkan


layanan terbaik dengan harga kompetitif kepada seluruh segmen pasar.

1.4 Misi

Memenuhi keinginan masyarakat yang ingin memiliki usaha sendiri dengan


modal yg terjangkau, mudah memasarkan, menguntungkan dan mudah dalam
pengoprasian usaha.

Senantiasa mengikuti kriteria Dinas kesehatan dalam keamanan produksi pangan.

Mengembangkan bisnis brownies dan senantiasa berusaha berkembang

Menjaga cita-rasa brownies dan senantiasa berinovasi mengkolaborasi variant


rasa brownies baru.

Menciptakan lapangan kerja.

1.5 Pemasaran

Analisis Pasar
Target pasar merupakan kunci penting untuk diperhatikan. Adapun beberapa
contoh dari pasar yang telah dapat dijangkau peluang pasarnya ialah seperti sekolah-
sekolah, koperasi usaha di wilayah tertentu, bahkan bias dengan memasuki pasar
besar seperti pasar tanjung yang ada di jember. Yakni dengan membuka toko stand
atau toko khusus yang menyediakan produk untuk pembuatan brownies anti
galau dengan menyediakan layanan pesan antar (delivery), atau meskipun tidak
mendirikan stand sendiri,minimal bisa memasukkan produk kita kedalam stand kue lain
yang strategis, demi kelancaran pemasaran produk ini. Sehingga analisis pasar
maupun target pasar dapat dicapai dengan hasil maksimal.

Segmentasi Pasar
Dalam memasarkan produk brownies ini, perlu dilakukan segmentasi terhadap
calon konsumen yang ada sehingga pasar yang dituju jelas dan terarah.
No. Segmentasi Pasar Sasaran
1. Lokasi target pemasaran 1. Sekolah-sekolah
2. Toko oleh-oleh jember
3. Koperasi kantor pemerintah
4. Stand kue dan tempat tongkrongan
2. Target konsumen 1. Siswa sekolah dan mahasiswa
2. Masyarakat umum bawah, menengah, dan atas.
3. Konsumen dengan kepentingan / hajat
4. Konsumen usia anak-anak, remaja dan dewasa
Strategi Harga Produk
Untuk menetapkan harga kita perlu melakukan riset dan membandingkannya
dengan strategi harga yang kita laksanakan. Tidak jarang harga kita terlalu mahal
karena system produksi yang salah dan tidak efektif. Maka perlu misalnya mencari
supplier yang mampu mensuplai bahan baku dengan harga yang benar-benar murah.
Selain itu bisa dengan memberikan harga promosi awal yang lebih murah untuk dapat
menarik konsumen untuk membeli produk kita, atau bias juga dengan memberikan
potongan harga bagi konseumen yang mengorder brownies dengan jumlah besar.
Sehingga bias menciptakan image harga yang murah dan dapat dijangkau oleh
konsumen berbagai kalangan.

Strategi Promosi
Ada beberapa strategi yang dapat adilakukan demi menunjang keberhasilan produk
brownies anti galau dalam memasuki bangsa pasar serta lebih dikenal dan dipercaya
oleh masyarakat luas maka strategi yang kami lakukan antara lain:
Melakukan promosi dari mulut kemulut, diawali dengan promosi diwilayah tempat usaha
kita.
Memasang iklan dikoran kota, taidak perlu terlalu luas jangkauannya, cukup dengan
menggiring konssumen jember untuk tertarik dan membeli produk kita. Memasang
iklan di media elektronik seperti: facebook, twitter, dll.
Dan yang paling terpenting yaitu memberikan suatu kemasan yang unik dan berkesan
mewah sehingga membuat konsumen semakin tertarik untuk membeli.
Menjual nilai keunikan produk dengan menonjolkan ke-khasan yang ada pada brownies
ini, baik dari segi rasa, bentuk, kemasan dan harga yang disesuaikan dengan
segmentasi konsumen.
Memanjakan konsumen dengan berbagai cara, salah satunya dengan memberikan
layanan jenis kue yang bisa di custom sesuai dengan keinginan konsumen

Kebutuhan Dana
Rincian dana yang perlu diperhatikan dalam mengelola bisnis makanan brownies
anti galau ini ialah sebagai berikut:
Inventaris
No. Perlatan Quantitas Harga Jumlah
1. Panci besar 2 35.000 70.000
2. Stand mixer 1 150.000 150.000
3. Loyang 10 4.500 45.000
4. Timbangan 1 30.000 30.000
5. Wadah adonan 5 3.000 15.000
Total Rp. 310.000

Bahan baku untuk satu kali resep (1 loyang/5 potong )


No. Bahan baku Quantitas Harga Jumlah
1. Telur 4 1.000 4.000
2. Sp & baking soda 1 sdt - 1000
3. Gula 3 ons 1000 3000
4. Vanili 2 buah 500 1000

5. Mentega 250 gr - 3.500


6. Coklat blok 1 ons - 7.000
7. Tepung terigu 2 ons - 1500
8. Susu coklat 1 sch 1000 1000
9. Coklat bubuk ons - 1500
10. Butter cream 1 ons - 2000
11. Topping (misis/ keju) secukupnya - 1000
Total Rp. 26.500

Biaya Pemasaran dan Promosi


a. Biaya iklan : - pembuatan brosur Rp. 50.000
b. Biaya ongkos angkut Rp. 50.000
Rp. 100.000

Biaya Operasional
Adapun biaya-biaya yang harus dikeluarkan dalam rangka operasional perusahaan
ialah sebagai berikut:
Biaya bahan baku untuk 10 loyang brownies Rp 260.500
Biaya iklan dan pemasaran Rp 100.000
Rp 260.500
Estimasi Pendapatan
Berdasarkan pada biaya operasional yang telah tercantum di atas, maka dapat
ditentukan harga dasar yang memungkinkan untuk satu potong kue brownies anti
galau ialah sebesar:
Rp 260.500: 50 potong = Rp 5.300 / potong
Maka dari harga dasar tersebut dapat ditentukan harga jual yang sesuai, yakni
Rp 7.500
Sehingga pendapatan yang diperoleh ialah:
Pendapatan perhari Rp 7.500 x 50 potong Rp 375.000
Pendapatan per Rp 375.000 x 7 hari Rp 2.625.000
minggu