Anda di halaman 1dari 4

8/15/2017 Model Pembelajaran – LITERASI PEDAGOGI & TEKNOLOGI

 +628125027794  endarta.am@gmail.com Quick Links

Search... Search

 Menu

Kurikulum 2013  Media Pedagogi  Literasi ICT ICT-Pendidikan Tentang saya

LITERASI PEDAGOGI & TEKNOLOGI > Model Pembelajaran

Model Pembelajaran Search... Search

Pos-pos Terbaru

 Model Pembelajaran di SMK


 Proses Pembelajaran
 Silabus SMK 2017
 Kompetensi Inti Kompetensi Dasar
KI-KD SMK 2017
 Kompetensi Inti, Kompetensi
Dasar, Silabus dan RPP SMK
Terbaru Revisi 2017
 LITERASI
 Struktur Kurikulum SMK 2017
 Pembelajaran berpusat pada siswa
K 2006 dan K 2013
 Peminatan dan pengalaman
24
peminatan saya (TRUE STORY)
 Literasi Media Literasi Teknologi
Model Pembelajaran Literasi Visual

Model Pembelajaran  penting dalam pembelajaran. Model Pembelajaran  berisi pola proses pembelajaran akan
dilakukan. Model Pembelajaran  di SMK dipilih merujuk pada Kompetensi Abad 21 yang ingin dicapai. Seperti kita ketahui
Komentar Terbaru
bersama bahwa salah satu tujuan pendidikan di SMK ialah untuk bekerja. Tenaga kerja yang unggul adalah tenaga kerja
yang menguasai Kompetensi Abad 21 seperti critical thinking, creative thinking, collaborating, communicating di samping life skill
 ary pada Kompetensi Inti,
dan literacy. Dalam rangka meraih kompetensi abad 21 inilah beberapa model pembel aj ar an sangat direkomendasikan oleh
Kompetensi Dasar, Silabus dan
Direktorat PSMK. Model-model Pembelajaran ini telah di kaji dan sesuai digunakan di SMK.
RPP SMK Terbaru Revisi 2017
 Endarta Adi pada Silabus SMK
2017
 Endarta Adi pada Kompetensi Inti,
Kompetensi Dasar, Silabus dan
RPP SMK Terbaru Revisi 2017
 Ismail Tahrudin pada Silabus SMK
2017
 ary pada Kompetensi Inti,
Kompetensi Dasar, Silabus dan
RPP SMK Terbaru Revisi 2017
 musa pada Kompetensi Inti,
Kompetensi Dasar, Silabus dan
model pembelajaran smk RPP SMK Terbaru Revisi 2017
 Endarta Adi pada Kompetensi Inti,
Model Pembelajaran sangat strategis fungsinya. Pendidik sangat diharapkan menerapkan model pembelajaran ini. Marilah
Kompetensi Dasar, Silabus dan
belajar model-model pembelajaran untuk SMK ini.
RPP SMK Terbaru Revisi 2017
 Endarta Adi pada Kompetensi Inti,
Pengertian Model Pembelajaran
Kompetensi Dasar, Silabus dan
Model Pembelajaran  adalah pola | cetakan proses pembelajaran. Model pembelajaran itu acuan melaksanakan proses RPP SMK Terbaru Revisi 2017

https://duniapendidikan.putrautama.id/model-pembelajaran/ 1/4
8/15/2017 Model Pembelajaran – LITERASI PEDAGOGI & TEKNOLOGI
pembelajaran. Ya, model pembelajaran  ialah suatu pola atau cetakan yang dijadikan acuan dalam melaksanakan proses  nur cholilah pada Kompetensi Inti,
pembelajaran. Model pembelajaran, sebagai sebuah pola melaksanakan proses pembelajaran diperlukan agar semua Kompetensi Dasar, Silabus dan
pendidik / guru dapat melaksanakan proses pembelajaran yang serupa agar terarah pada satu hasil akhir pembelajaran RPP SMK Terbaru Revisi 2017
yang telah ditentukan.  ary pada Kompetensi Inti,
Kompetensi Dasar, Silabus dan
Model Pembelajaran  terbentuk dari 2 (dua) kata yaitu model pembelajaran. Model, menurut KamusBahasaIndonesia.org
RPP SMK Terbaru Revisi 2017
memiliki pengertian [n] (1) pola (contoh, acuan, ragam, dsb) dari sesuatu yang akan dibuat atau dihasilkan: rumahnya dibuat
seperti — rumah adat;  (Referensi: http://kamusbahasaindonesia.org/model) sedangkan  pembelajaran memiliki arti  [n]
proses, cara, perbuatan menjadikan orang atau makhluk hidup belajar  (Referensi:
http://kamusbahasaindonesia.org/pembelajaran) Live Tra c
Berdasarkan referensi di atas, Model Pembelajaran menurut penulis dapat diartikan sebagai pola / acuan / pedoman
bagaimana  proses, cara atau langkah-langkah siswa belajar agar mencapai kompetensi sesuai tujuan pembelajaran yang
ditetapkan. www. ags.es – Flag Counter

Model Pembelajaran adalah kerangka konseptual yang digunakan sebagai pedoman dalam melakukan pembelajaran yang
disusun secara sistematis untuk mencapai tujuan belajar yang menyangkut sintaksis, sistem sosial, prinsip reaksi dan sistem
pendukung (Joice&Wells). Arsip

Sedangkan menurut “Arends dalam Trianto”, mengatakan “model pembelajaran adalah suatu perencanaan atau suatu pola  Juli 2017
yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran di kelas”.  Juni 2017
 Maret 2017
Pengertian Sintak Model Pembelajaran
 Februari 2017
Model Pembelajaran dalam berbagai sumber dokumen kurikulum 2013 sering dikaitkan dengan kata sintak atau sintaks.  Oktober 2016
Tentunya anda pernah membaca atau mendengar sendiri sintak model pembelajaran. Jujur saja, saya mengakui, kosa kata
 September 2016
“sintak” terasa asing buat saya (hmm..). Setelah saya coba mencari arti kata “sintak” atau “sintak model” di beberapa kamus
 Agustus 2016
bahasa ternyata tidak ditemukan. Pada kamus bahasa yang bisa kita temukan adalah kata “sintaksis”,  (1) pengaturan dan
hubungan kata dng kata atau dng satuan lain yg lebih besar  Juni 2016

Referensi: http://kamusbahasaindonesia.org/sintaks/mirip
KamusBahasaIndonesia.org Kategori

‘Sintak’ dalam sintak model pembelajaran, mungkin diambil dari bahasa Inggris dari kata “syntax” yang artinya  a system or
 ICT & Literasi
orderly arrangement yang artinya suatu sistem atau susunan yang teratur. 
 kurikulum 2013
Sintak model pembelajaran pada kurikulum 2013 adalah suatu sistem atau susunan yang teratur. Sistem artinya terdiri atas  Pembelajaran
beberapa bagian atau langkah yang berhubungan satu kepada yang lain yang susunannya atau urut-urutannya teratur.
 Uncategorized
Karena itu sintak model pembelajaran menurut logika saya perlu dilakukan dengan urut dan teratur.

Model Pembelajaran di SMK


Tag
Model Pembelajaran yang dianjurkan pada implementasi Kurikulum 2013 menggunakan 3 (tiga) model pembelajaran utama
(Permendikbud No. 103 Tahun 2014). Model Pembelajaran ini diharapkan dapat membentuk perilaku sainti k, perilaku sosial indikator
guru pembelajar ict ict & literasi
serta mengembangkan rasa keingintahuan. Ketiga model pembelajaran tersebut adalah: model Pembelajaran Berbasis
Masalah (Problem Based Learning), model Pembelajaran Berbasis Projek (Project Based Learning), dan model Pembelajaran
pencapaian kompetensi
Melalui Penyingkapan/Penemuan (Discovery/Inquiry Learning). Di samping model pembelajaran di atas dapat juga kurikulum literasi media
dikembangkan model pembelajaran Production Based Education/Production Based Trainning (PBE/PBT) sesuai dengan
karakteristik pendidikan menengah kejuruan.
menanya
pembelajaran

mengamati mengasosiasi
Model Pembelajaran Penyingkapan / Penemuan (Discovery/Inquiry Learning) mengkomunikasikan

Model Pembelajaran Penyingkapan / Penemuan (Discovery/Inquiry Learning)  adalah pola atau pedoman bagaimana proses, mengomunikasikan paint

pedagogi pendekatan
cara atau langkah-langkah siswa belajar untuk mencapai kompetensi yang telah dirancang. Efek yang akan diperoleh siswa
nanti adalah pengalaman belajar seolah dia telah ‘menemukan’. Dalam konteks ini, kita sebagai guru harus mengikuti urutan

sainti k
tertentu sedemikian hingga siswa akan mengalami sendiri pengalaman belajar ‘seolah-olah’ siswa itu sendirilah yang
‘menemukan’. questioning Rencana

Pelaksanaan Pembelajaran RPP


Sintak model pembelajaran Discovery Learning

Pemberian rangsangan (Stimulation)


sainti k tik Tujuan pembelajaran

Pernyataan/Identi kasi masalah (Problem Statement)


Pengumpulan data (Data Collection) Meta
Pembuktian (Data processing dan Veri cation)
Menarik simpulan/generalisasi (Generalization)  Masuk
 RSS Entri
Contoh terapan model pembelajaran Discovery Learning
 RSS Komentar
Model pembelajaran Discovery Learning dapat saya contohkan seperti uraian di bawah. Sebagai ilustrasi saya coba  WordPress.org
memberikan contoh tentang fenomena Hukum Ohm. Hukum Ohm dalam ilmu kelistrikan atau elektronika adalah
pengetahuan dasar yang sangat penting. Terapan dari Hukum Ohm ini akan selalu dipakai pada pengetahuan kelistrikan dan
elektronik yang lebih tinggi, karena itulah sangat penting bagi guru menorehkan pengalaman ‘nyata’ kepada siswa. FLAG
Hukum ohm melibatkan fenomena / fakta dimana kuat arus (I), besar potensial atau tegangan (V) dan hambatan atau
resistansi (R) berkaitan satu dengan yang lain. Hukum ohm ini sering dinyatakan dengan kalimat “kuat arus berbanding lurus

https://duniapendidikan.putrautama.id/model-pembelajaran/ 2/4
8/15/2017 Model Pembelajaran – LITERASI PEDAGOGI & TEKNOLOGI
dengan tegangan dan berbanding terbalik dengan hambatan”. Secara matematis hubungan ketiganya dituliskan : I = V : R
  dapat ditulis V = I x R dan juga dapat dinyatakan R = V : I . Siswa akan saya ajak belajar dengan model
pembelajaran Penyingkapan / Penemuan (Discovery/Inquiry Learning). Ok,

Model pembelajaran Discovery Learning akan dapat kita desain untuk mengarahkan siswa agar dapat menemukan hubungan
atau korelasi I, V dan R berdasarkan analisa dan eksperimen.

Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning)

Sintak model pembelajaran Problem Based Learning dari Bransford and Stein (dalam Jamie Kirkley, 2003:3) terdiri atas:
GEOVISITE
1. Mengidenti kasi masalah;
2. Menetapkan masalah melalui berpikir tentang masalah dan menyeleksi informasi-informasi yang relevan;
3. Mengembangkan solusi melalui pengidenti kasian alternatif-alternatif, tukar-pikiran dan mengecek perbedaan pandang; free counters
4. Melakukan tindakan strategis, dan
5. Melihat ulang dan mengevaluasi pengaruh-pengaruh dari solusi yang dilakukan.
Pengunjung
Sintak model pembelajaran Problem Solving Learning Jenis Trouble Shooting (David H. Jonassen, 2011:93) terdiri atas:

1. Merumuskan uraian masalah


2. Mengembangkan kemungkinan penyebab
3. Mengetes penyebab atau proses diagnosis
4. Mengevaluasi.

Model Pembelajaran Berbasis Projek (Project Based Learning)

Sintak/tahapan model pembelajaran Project Based Learning, meliputi:

1. Penentuan pertanyaan mendasar (Start with the Essential Question);


2. Mendesain perencanaan proyek;
3. Menyusun jadwal (Create a Schedule);
4. Memonitor peserta didik dan kemajuan proyek (Monitor the Students and the Progress of the Project);
5. Menguji hasil (Assess the Outcome), dan
6. Mengevaluasi pengalaman (Evaluate the Experience).

Model Pembelajaran Production Based Education/Production Based Trainning (PBE/PBT)

Sintaks/tahapan model pembelajaran Production Based Trainning meliputi:

1. Merencanakan produk;
2. Melaksanakan proses produksi;
3. Mengevaluasi produk (melakukan kendali mutu), dan
4. Mengembangkan rencana pemasaran.

(G. Y. Jenkins, Hospitality 2005).

Proses Pembelajaran dengan model pembelajaran Kurikulum 2013

Proses pembelajaran yang menerapkan model pembelajaran kurikulum 2013 mengacu pada proses berpikir ilmiah (sainti k)
dilakukan dengan tahapan 5 M yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, mengomunikasikan.

1. Mengamati, merupakan kemampuan awal peserta dalam mengumpulkan informasi dengan tujuan untuk dapat
mengidenti kasi masalah, yang kegiatan belajarnya dapat dilakukan dengan menanya, mengamati, dan atau menalar
terhadap objek yang dipelajarinya. Mengamati dapat dilakukan melalui indera penglihat (membaca, menyimak), pembau,
pendengar, pengecap dan peraba dengan ataupun tanpa alat bantu. Alternatif kegiatan mengamati antara lain melalui
observasi lingkungan, mengamati gambar, video, tabel dan gra k data, menganalisis peta, membaca berbagai informasi
yang tersedia di media masa dan internet maupun sumber lain.
2. Menanya, bertujuan membentuk kemampuan siswa untuk dapat merumuskan masalah dan atau merumuskan
hipotesis, yang kegiatan belajarnya dapat dilakukan dari mengamati (membaca buku, shop manual), menanya dalam
kegiatan diskusi, atau menanya pada diri sendiri maupun langsung pada orang lain (guru, nara sumber, siswa lainnya)
dengan bimbingan guru yang mendorong motivasi siswa untuk tetap aktif dan gembira hingga siswa dapat mandiri dan
menjadi kebiasaan. Dalam kegiatan menanya, siswa membuat pertanyaan secara individu atau kelompok tentang apa
yang belum diketahuinya baik yang berkenaan dengan suatu objek, peristiwa, atau suatu proses tertentu.
3. Mengumpulkan data, bertujuan membentuk kemampuan siswa untuk dapat menguji rumusan masalah dan atau
hipotesis, yang kegiatan belajarnya dapat dilakukan melalui proses menanya (wawancara, menyebarkan kuesioner),
mengamati data skunder, melakukan uji coba (eksperimen), observasi lapangan dan lain-lain dalam kaitan
mengumpulkan informasi sesuai dengan tuntutan rumusan masalah.
4. Mengasosiasi, bertujuan membentuk kemampuan siswa untuk dapat menyimpulkan hasil kajian rumusan masalah dan
atau hipotesis, yang kegiatan belajarnya mengolah data dalam bentuk serangkaian aktivitas sik dan pikiran dengan
bantuan peralatan tertentu. Bentuk kegiatan mengolah data antara lain melakukan klasi kasi, pengurutan (sorting), 
menghitung, membagi, dan menyusun data dalam bentuk yang lebih informatif, serta menentukan sumber data sehingga
lebih bermakna. Kegiatan siswa dalam mengolah data misalnya membuat tabel, gra k, bagan, peta konsep, menghitung,
dan pemodelan. Selanjutnya siswa menganalisis data untuk membandingkan ataupun menentukan hubungan antara
data yang telah diolahnya dengan teori yang ada sehingga dapat ditarik simpulan dan atau ditemukannya prinsip dan

https://duniapendidikan.putrautama.id/model-pembelajaran/ 3/4
8/15/2017 Model Pembelajaran – LITERASI PEDAGOGI & TEKNOLOGI
konsep penting yang bermakna dalam menambah skema kognitif, meluaskan pengalaman, dan wawasan
pengetahuannya.
5. Mengomunikasikan, bertujuan membentuk kemampuan siswa untuk dapat memformulasikan dan
mempertanggungjawabkan pembuktian rumusan masalah dan atau hipotesis, yang kegiatan belajarnya
mendeskripsikan dan menyampaikan hasil temuannya dari kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan dan
mengolah data, serta mengasosiasi yang ditujukan kepada orang lain baik secara lisan maupun tulisan dalam bentuk
diagram, bagan, gambar, dan sejenisnya dengan bantuan perangkat teknologi sederhana dan atau teknologi informasi
dan komunikasi.

Penentuan model Pembelajaran

Rambu-rambu penentuan model pembelajaran penyingkapan/penemuan:

1. Pernyataan KD di KI-3 dan KD di KI-4 mengarah kepencarian atau penemuan;


2. Pernyataan KD di KI-3 lebih menitikberatkan pada pemahaman pengetahuan faktual, konseptual, procedural, dan
dimungkinkan sampai metakognitif;
3. Pernyataan KD di KI-4 pada taksonomi mengolah dan menalar

Rambu-rambu penemuan model pembelajaran hasil karya (Problem Based Learning dan Project Based Learning):

1. Pernyataan KD dari KI-3 dan KD di KI-4 mengarah pada hasil karya berbentuk jasa atau produk;
2. Pernyataan KD di KI-3 pada bentuk pengetahuan metakognitif;
3. Pernyataan KD di KI-4 pada taksonomi menyaji dan mencipta, dan
4. Pernyataan KD di KI-3 dan KD di KI-4 yang memerlukan persyaratan penguasaan pengetahuan konseptual dan
prosedural.

24

Kurikulum 2013 Media Pedagogi Literasi ICT ICT-Pendidikan Tentang saya


Copyright. All rights reserved.
Proudly powered by WordPress | Education Hub by WEN Themes

https://duniapendidikan.putrautama.id/model-pembelajaran/ 4/4