Anda di halaman 1dari 4

Menyusuri Sejarah Olahraga Bulutangkis

0
Allsport, Sport
May 27, 2017

A+A-

JAKARTA, KABAR-INDONESIA.NET Olahraga bulu tangkis (badminton) diduga


sudah dimulai sekitar 2000 tahun yang lalu di daerah Mesir kuno, walaupun pada
masa itu hanya permainan kecil dengan kok dan raket. Permainan bulu tangkis
sendiri dipercaya muncul di Inggris tahun 1800 dan dibawa ke seluruh dunia.

Awal mula olahraga badminton bisa ditelusuri ke area India yang waktu itu dikuasai
oleh tentara Inggris pada pertengahan tahun 1800. Pada masa itu, ditemukan
sebuah foto tentara Inggris yang ditempatkan di sana sedang menambahkan net
pada permainan tradisional Inggris yang bernama battledore and shuttlecok.

olahraga ini mirip dengan ball badminton yang berasal dari Tamil Nadu, sebuah
daerah di India Selatan, dan dengan permainan Hanetsuki dari Jepang. Nenek
moyang olahraga ini diduga adalah sebuah permainan tradisional Tiongkok yang
bernama Jianzi, hanya saja Jianzi tidak menggunakan raket. Permainan Jianzi
menggantikan raket dengan kaki untuk tetap menjaga kok tidak jatuh ke tanah
selama mungkin tanpa bantuan tangan.

Sejarah olahraga Bulu Tangkis (Badminton) di Dunia

Karena pada masa itu permainan ini sangat terkenal di daerah Poona (yang
sekarang bernama Pune, salah satu daerah di India), maka permainan ini juga
sempat dikenal sebagai Poona. Diawal mulanya bola yang diciptakan dari bahan
wool lebih disukai oleh kalangan atas saat kondisi udaranya berangin atau basah,
tapi pada akhirnya shuttlecock lah yang digunakan sebagai objek lemparan.
Permainan ini dibawa kembali ke Inggris oleh tentara-tentara yang pensiun dan
mulai dikembangan serta diciptakan aturan-aturannya dan memulai sejarah olahraga
bulu tangkis (badminton).

Tidak diketahui kapan dan kenapa nama Badminton digunakan. Yang diketahui
adalah nama tersebut diambil dari sebuah gedung milik Duke of Beaufort di
Gloucestershire yang bernama Badminton House. Proses penamaan yang bisa
ditelusuri adalah pada awal tahun 1890 dimana Isaac Spratt, seorang penjual
mainan di London merilis buklet berjudul Badminton Battledore sebuah permainan
anyar, namun sayangnya tidak tersisa jejak cetakannya.

Presiden Jokowi dan Taufik bermain bulutangkis.

Pada tahun 1863, sebuah artikel di majalah Corhill Magazine menuliskan badminton
sebagai Battledore dan shuttlecock dimainkan menggunakan benang setinggi 5 kaki
dari darat. Pemakaian kata badminton pada artikel tadi menimbulkan keraguan
pada catatan yang mengatakan bahwa badminton bermula di India, meski memang
diketahui permainan ini sempat terkenal di sana pada tahun 1870 dan bahwa aturan-
aturannya dibuat di Poonah tahun 1873 meskipun ada yang menyatakan bahwa
aturan baru dibuat di 1877 wilayah Karachi di India.

Pada tahun 1875, veteran yang kembali dari India mendirikan sebuah perkumpulan
di Folkestone, Inggris. Hingga tahun 1887, permainan ini dimainkan dengan aturan
yang sama dengan yang diberlakukan India di masa yang sama. Lalu The Bath
Badminton Club menciptakan standarisasi aturan dan membuat permainannya bisa
lebih diterima oleh ide orang-orang Inggris hingga hal ini menjadi babak baru dalam
sejarah olahraga bulu tangkis (badminton). J.H.E Hart merivisi regulasinya pada
tahun 1887, dan lagi, pada tahun 1890 bersama Bagnel Wild.

Akhirnya pada tahun 1893, Asosiasi Badminton Inggris mempublikasikan aturan-


aturan yang mirip dengan aturan permainan bulu tangkis saat ini dan merilis nama
badminton secara resmi di sebuah rumah bernama Dunbar, Inggris pada tanggal 13
September tahun itu. Mereka juga membuat All England Open Badminton
Championship, kompetisi badminton pertama di dunia pada tahun 1899.

Pada tahun 1934, Federasi Badminton Internasional (IBF) yang sekarang dikenal
sebagai Federasi Badminton Dunia didirikan dengan Denmark, Skotlandia, Inggris,
Belanda, Perancis, Irlandia, Kanada, Wales, dan Selandia Baru sebagai anggota
pertamanya. Pada tahun 1936 akhirnya India bergabung sebagai afiliasi.

Pada tahun 1948, IBF juga menyelenggarakan turnamen besar yang diberi nama
Thomas Cup, sebuah turnamen dunia yang diikuti oleh peserta pria. Sejak itu juga
mulai muncul kejuaraan dunia lain seperti Uber Cup untuk wanita, World
Championship, Sudirman Cup, World Junior Championship, dan World Grand Prix
Finals.

Pada tahun 1966, badminton mulai diperkenalkan sebagai salah satu program
dalam Commonwealth Games di Kingston, Jamaika dan selalu menjadi bagiannya
pada setiap tahun setelah itu. Tahun 1992 menjadi tahun besar dalam sejarah
olahraga bulu tangkis (badminton) karena pada tahun itu badminton diresmikan
sebagai cabang olahraga olimpiade di Barcelona setelah sebelumnya
didemonstrasikan pada tahun 1972 di Munich. Pada tahun yang sama juga di Atlanta
diadakan sebuah kompetisi dan pertama kalinya ada cabang ganda campuran.

Meskipun dimulai di Inggris, Denmark selalu mendominasi kejuaraan badminton pria


di Eropa. Sementara yang mendominasi kejuaraan dunia selalu negara-negara di
Asia. Tiongkok, Korea Selatan, Malaysia, dan Indonesia serta Denmark sebagai
tambahan selalu konsisten dalam mencetak pemain kelas dunia selama beberapa
dekade terakhir dengan Tiongkok yang selalu menjadi pasukan terkuat dalam
kompetisi ini.

Sejarah olahraga bulu tangkis (badminton) diperkirakan akan terus berlanjut, atau
bahkan menjadi makin cemerlang di era digital seperti sekarang. Tidak hanya
semakin banyaknya kompetisi yang terjadi, tapi ada banyak permainan digital
menggunakan bulu tangkis sebagai dasar olahraga yang disinyalir akan menarik
minat generasi muda untuk mengetahui apa itu bulu tangkis, dan diharapkan mereka
menjadi tertarik untuk memainkannya di dunia nyata.

Belum lagi dengan semakin mudahnya penyebaran berita melalui media sosial yang
bisa membuat sponsor sana-sini mulai tertarik untuk membantu dan membuat
kompetisi ini menjadi jauh lebih ramai.