Anda di halaman 1dari 3

A.

Menelaah konsep dasar motor bakar, siklus kerja motor bakar


1. Menganalisis Konsep Dasar Motor Bakar
Materi:
Motor bakar adalah suatu mekanisme atau konstruksi mesin yang merubah energi
kimia dari bahan bakar (energi panas) menjadi energi mekanis. Terjadinya energi
panas karena adanya proses pembakaran, bahan bakar, udara, dan sistem pengapian.
Dengan
adanya suatu konstruksi mesin, memungkinkan terjadinya siklus kerja mesin untuk
usaha dan tenaga dorong dari hasil ledakan pembakaran yang diubah oleh konstruksi
mesin menjadi energi mekanik atau tenaga penggerak. Motor bakar dapat dibagi
menjadi 2 golongan yaitu: motor pembakaran luar dan motor pembakaran dalam.
Proses Pembakaran pada Motor Bakar
Proses pembakaran terjadi karena ada tiga komponen yang bereaksi, yaitu bahan
bakar, oksigen dan panas. Jika salah satu komponen tersebut tidak ada maka tidak
akan timbul
reaksi pembakaran.
Alat uji emisi yang dilengkapi dengan pengukur nilai (lambda) atau AFR (air-fuel
ratio) dapat mengindikasikan kondisi campuran udara dan bahan bakar dalam mesin.
Teori Stoichiometric menyatakan, untuk membakar 1 gram bensin dengan
sempurna diperlukan 14,7 gram oksigen. Dengan kata lain, perbandingan campuran
yang
ideal = 14,7:1. Perbandingan campuran ini disebut AFR (air-fuel ratio) atau
perbandingan
udara dan bensin.
Alat uji emisi yang menggunakan istilah AFR bisa menampilkan angka, misalnya:
AFR = 14,7 berarti campuran ideal;
AFR >14,7 berarti campuran kurus/miskin;
AFR < 14,7 berarti campuran gemuk/kaya.
Untuk membandingkan antara teori dan kondisi nyata, dirumuskan suatu perhitungan
yang disebut dengan istilah lambda (). Secara sederhana, dituliskan sebagai berikut.
Soal
1. Alat uji emisi yang dilengkapi dengan pengukur nilai (lambda) atau AFR (air-fuel ratio)
dapat mengindikasikan kondisi campuran udara dan bahan bakar dalam mesin. Di dalam
teori Stoichiometric dinyatakan bahwa bensin yang akan digunakan sebagai sumber energi
untuk pembakaran di dalam mesin harus dibakar secara sempurna. Untuk mendapatkan
campuran yang sempurna dibutuhkan campuran udara dan bahan bakar sebanyak....
A. 13: 1
B. 13,5: 1
C. 14,5: 1
D. 14,7: 1
E. 15: 1

B. Menelaah siklus kerja motor bakar


1. Menganalisis siklus kerja motor bakar
Materi
Siklus udara dengan Volume Tetap Proses ini
sering kita sebut proses OTTO yaitu proses yang
terdapat pada motor bensin 4 langkah, siklus ini
dapat digambarkan dengan
grafik P VS V (P versus V) seperti terlihat pada
gambar. Diagram indikatornya dapat kita lihat
pada gambar.
0 1 :Langkah isap
Pada waktu torak bergerak ke kanan, udara bercampur bahan bakar masuk ke dalam
silinder. Karena torak dalam keadaan bergerak, maka tekanannya turun sehingga lebih
kecil daripada tekanan udara luar, begitu juga suhunya. Garis langkah isap dapat
dilihat pada diagram indikator pada gambar. Penurunan tekanan ini tergantung pada
kecepatan aliran. Pada motor yang tidak menggunakan Supercharger tekanan terletak
diantara 0,85 0,9, terhadap tekanan udara luar(kevakuman).
1 2 :Langkah kompresi. Kompresinya teoritis berjalan adiabatis.
2 3 :Langkah pembakaran. Pembakarannya terjadi pada volume tetap, sehingga
suhu naik.
3 4 :Langkah pemuaian, sering disebut langkah kerja. Pemuaian ini juga berjalan
adiabatis. Pada langkah ini, suhu turun dari T3 menjadi T4 yang selanjutnya gas
tersebut dibuang sebagai gas buang dengan suhu T4. Pembuangan terjadi pada
langkah
4 0. Karena udara yang masuk mempunyai suhu T1 dan volume V1 maka seolah-
olah
terjadi pendinginan pada volume tetap dari T4 T1.

Soal
2. Perhatikan gambar di samping. Siklus kerja motor bensin meliputi langkah hisap, langkah
kompresi, langkah usaha, dan langkah buang.
Dalam grafik tersebut yang menandakan
mesin sedang melalui langkah kompresi
ditunjukkan oleh nomor.
A. 0-1
B. 1-2
C. 2-3
D. 3-4
E. 4-0