Anda di halaman 1dari 1

Penyakit asam urat adalah jenis rematik yang sangat menyakitkan yang disebabkan oleh penumpukan kristal

pada persendian, akibat tingginya kadar asam urat di dalam tubuh. Sendi-sendi yang diserang terutama adalah
jari-jari kaki, dengkul, tumit, pergelangan tangan, jari tangan dan siku. Selain nyeri, penyakit asam urat juga
dapat membuat persendian membengkak, meradang, panas dan kaku.

GEJALA
Kesemutan dan linu
Nyeri terutama malam hari atau pagi hari saat bangun tidur
Sendi yang terkena asam urat terlihat bengkak, kemerahan, panas dan nyeri luar biasa pada malam dan
pagi.
Minuman dan makanan yang mengandung alkohol seperti bir, wiski, anggur, tape, tuak.

PENYEBAB
penyakit asam urat disebabkan oleh ketidakmampuan ginjal membuang asam urat secara tuntas dari tubuh
melalui air seni. Sebagian kecil lainnya karena tubuh memproduksi asam urat secara berlebihan.
Asam urat sebetulnya diperlukan tubuh untuk membentuk inti-inti sel. Namun, yang diperlukan tubuh hanya
sedikit. Sisanya dikeluarkan melalui usus (30%) dan ginjal (70%). Tingginya kadar asam urat dalam darah
disebabkan sintesis asam urat berlebih, sedangkan ekskresi di ginjal sedikit.
Asam urat berlebih itu berpadu dengan natrium membentuk kristal natrium urat pada jaringan lunak
persendian. Terbentuklah endapan yang disebut topus. Akibatnya terjadi peradangan-biasa disebut arthritis
gout-akut yang ditandai rasa nyeri di persendian seperti pada lutut, jari tangan, jari kaki, dan pergelangan
tangan.

PENGOBATAN
Melakukan pengobatan hingga kadar asam urat kembali normal. Kadar normalnya adalah 2.4 hingga 6
untuk wanita dan 3.0 hingga 7 untuk pria.
Kontrol makanan yang dikonsumsi.
Banyak minum air putih. Dengan banyak minum air putih, kita dapat membantu membuang purin yang ada
dalam tubuh.

PENCEGAHAN
Makanan yang mengandung banyak purin perlu dihindari seperti :
Lauk pauk seperti jeroan, hati, ginjal, limpa, babat, usus, paru dan otak.
Makanan laut seperti udang, kerang, cumi, kepiting.
Makanan kaleng seperi kornet dan sarden.
Daging, telur, kaldu atau kuah daging yang kental.
Kacang-kacangan seperti kacang kedelai (termasuk hasil olahannya seperti tempe, tauco, oncom, susu
kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping.
Sayuran seperti daun bayam, kangkung, daun singkong, asparagus, kembang kol, buncis.
Buah-buahan seperti durian, alpukat, nanas, air kelapa.

LAST UPDATED ON FRIDAY, 04 FEBRUARY 2011 12:10