Anda di halaman 1dari 1

Pln

Soal 1
Sebelum penerapan ERP, PLN menggunakan sebuah sistem bernama GL Magic. Namun sistem ini mempunyai
kelemahan yaitu sistem tidak terintegrasi dengan PLN pusat sehingga menyebabkan :
1. PLN pusat sulit untuk mengetahui dan mengontrol kondisi laporan keuangan tiap masing-masing area
wilayahnya
2. Terlambatnya penyampaian informasi yang menghambat manajemen puncak dalam pengambilan
keputusan terutama dalam perencanaan anggran dan pengawasan transaksi
Hal tersebut mendorong PLN untuk melakukan upgrade terhadap sistem GL magic ke ERP. Dengan menerapak
sistem ERP maka seluruh unit PLN terintegrasikan baik pusat maupun daerah secara on-line. Seluruh kantor
PLN tersebut akan terstandarisasi, pencapaian visi dan misi perusahaan memaksimalkan sumbar daya untuk
peningkatan produktivitas perusahaan dalam melayani konsumen.
Soal 2
PLN melakukan penandatangan kontrak pengembangan dan implementasi Enterprise Asset Management
(EAM). Tujuan implementasi EAM adalah untuk memonitor kinerja aset, evaluasi kinerja vendor terkait
pemeliharaan, proses bisnis yang terintergrasi dengan sistem informasi SAP.
Soal 3
Penerapan ERP sedikit banyak telah merubah proses bisnis PLN secara keseluruhan terutama di bidang SDM
seperti manajemen organisasi, administrasi kepegawaian, penggajian, dan waktu kerja karyawan.
Soal 4
PLN membentuk tim imbangan yang bertanggung jawab terhadap proyek penerapan erp serta kemauan
karyawan untuk beradaptasi dengan sistem perusahaan yang baru.
Soal 5
Secara keseluruhan penerapan ERP pada PT PLN (Persero) secara teknis sudah berjalan dengan baik. Namun
agar selaras dengan tujuan perusahaan, karyawan seharusnya mendukung sistem tersebut. Oleh karena itu
pelatihan harus giat dilakukan agar karyawan lebih familiar dengan sistem baru. Dilihat dari aplikasi penerapan
ERP di PLN saat ini terlihat baru memfokuskan pada aplikasi SDM. Selanjutnya seharusnya PLN
mempertimbangkan aplikasi keuangan dan material agar lebih baik.