Anda di halaman 1dari 18

24

BAB III

TINJAUAN KASUS

I. IDENTITAS UMUM KELUARGA


a. Identitas Kepala Keluarga :
Nama : Ny. R Pendidikan :-
Umur : 83 tahun Pekerjaan : Tani
Agama : Islam Alamat : Dusun Dukuhsia
Suku : Madura Nomor Telp :-

b. Komposisi Keluarga :
No Nama L/P Umur Hub. Klg Pekerjaan Pendidikan
1. Ny. R P 83 th Istri Tidak bekerja Tidak
2. Sekolah
3.
4

c. Genogram :
Keterangan:
83 LK :
Klien PR :
Klien :
Meniggal:
Keturunan :
Sehubungan :

d. Type Keluarga :

1) Keluarga ini tergolong dalam single adult family

2) Masalah yang terjadi pada tipe tersebut :

Ny. R. mengatakan tidak ada masalah yang terjadi pada keluarganya.

e. Suku Bangsa :
a) Asal suku bangsa : Madura
b) Budaya yang berhubungan dengan kesehatan : Ny. R bila badan terasa
sakit minum jamu atau obat toko
f. Agama dan keperacayaan yang mempengaruhi kesehatan : Ny. R beragama
Islam dan Percaya apabila Ny R sakit merupakan ujian dari Tuhan.
25

g. Status Sosial Ekonomi Keluarga :


a) Anggota keluarga yang mencari nafkah : Tn. S
b) Penghasilan : < Rp. 1.000.000,00
c) Upaya lain : -
d) Harta benda yang dimiliki (perabot, transportasi,dll)
Ny. memiliki perabotan rumah tangga, kursi, meja, alat-alat memasak, tv.
e) Kebutuhan yang dikeluarkan tiap bulan : Ny. R membeli beras tiap satu
bulan, membeli lauk pauk setiap harinya untuk makan, serta biaya listrik.
h. Aktivitas Rekreasi Keluarga : Ny. R tidak pernah rekreasi di luar rumah, ia
hanya berkumpul dengan anak-anak dan cucunya di dekat rumah. Karena
rumah Ny. R berdekatan dengan anak dan cucunya.

II. RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA


a. Tahap perkembangan keluarga saat ini:
Single Parents
b. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi dan kendalanya :
Dari semua tugas perkembangan keluarga di atas, semuanya sudah terpenuhi.
c. Riwayat kesehatan keluarga inti :
a) Riwayat kesehatan keluarga saat ini :
Ny. R menderita tekanan darah tinggi TD: 170/100 Ny. R mengeluh
kepala terasa pusing dan berat sejak kemarin.
b) Riwayat penyakit keturunan :
Hipertensi
c) Riwayat kesehatan masing-masing anggota keluarga
Imunisasi Tindakan
Keadaan Masalah
No Nama Umur BB (BCG/Polio/DPT/HB yang telah
Kesehatan Kesehatan
/Campak) dilakukan
1. Ny. R 83 th 48 kg Cukup - Pusing Istirahat dan
baik kepala beli jamu
terasa berat

d) Sumber pelayanan kesehatan yang dimanfaatkan :


Ny R tidak pernah memanfaatkan pelayanan kesehatan yang tersedia
seperti (bidan, pustu maupun puskesmas) karena takut diberi suntikan dan
juga tidak ada yang mau mengantarnya.
d. Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya :
Ny. R sudah lama menderita sesak dan hipertensi.

III. PENKAJIAN LINGKUNGAN


a. Karakteristik Rumah
Rumah Ny R berada di Dusun Dukuhsia Desa Rambigundam, halaman rumah
digunakan sebagai jalan, didalam rumah terdapat perabotan rumah, kayu
bakar, dapur , pencahayaannya remang-remang, lantainya memakai kramik.
26

a) Luas Rumah : 42 m2
b) Type Rumah: Permanen
c) Kepemilikan : Milik sendiri
d) Jumlah dan ratio kamar/ruangan : Ada 3 kamar tidur, 1 ruangan tamu, dan
1 ruang dapur.
e) Ventilasi/cendela: ventilasi cukup, tetapi cendela tidak pernah dibuka.
f) Pemanfaatan ruangan: perabot tertata rapi
g) Septic tank: ada/ Ada , letak: -
h) Sumber air minum: sumur
i) Kamar mandi/WC: ada kamar mandi/WC
j) Sampah : di buang di sungai
k) Kebersihan lingkungan : Ny. R membersihkan rumahnya setiap hari,
kebersihan rumah Ny R cukup terawat
b. Karakteristik Tetangga dan Komunitas RW
a) Kebiasaan :
Ny R tinggal berdekatan dengan anak dan cucunya, hubungan dengan
masyarakat baik
b) Aturan dan kesepakatan : Ny. R mematuhi aturan dan kesepakatan yang
berlaku di lingkungan masyarakat sesuai norma dan nilai.
c) Budaya : lingkungan Ny R berbudaya madura sehingga bahasa sehari-hari
mereka yaitu bahasa madura.
c. Mobilitas Geografis Keluarga : Ny R tidak berpindah tempat tinggal,
rumahnya berada di perkampungan Dusun Dukuhsia Desa Rambigundam. Ny
R tidak mempunyai alat transportasi
d. Perkumpulan Keluarga dan Interaksi dengan Masyarakat :
Ny R terkadang berkumpul dengan anak dan cucunya meskipun hanya
berbincang-bincang, tetapi Ny R lebih sering berdiam diri dirumahnya

IV. STRUKTUR KELUARGA


a. Pola/cara Komunikasi Keluarga : Komunikasi antara anggota keluarga lancar,
keluarga menggunakan bahasa madura untuk berkomunikasi sehari-hari.
b. Struktur Kekuatan Keluarga : Ny R mendapat nafkah dari Tn , dan dalam
pengambilan keputusan utama yaitu Ny R sendiri dan anak pertamanya.
c. Struktur Peran(peran masing-masing anggota keluarga)
Ny. R hidup sendiri dan mendapatkan nafkah dari Tn
d. Nilai dan Norma Keluarga
Ny. R mengikuti norma dan aturan yang berlaku di msyarakat serta saling
menghormati dan menghargai satu sama lain
27

V. FUNGSI KELUARGA
a. Fungsi afektif
Ny R mengatakan bahwa ia sangat menyayangi keluarganya meskipun anak
serta cucunya tidak begitu mempedulikannya. Ny R masih sering menjenguk
anak cucunya serta berbincang-bincang tetapi itu jika ada hal yang penting
b. Fungsi sosialisasi
a) Kerukunan hidup dalam keluarga : kerukunan hidup Ny. R sangat baik
bersama anak dan cucunya.
b) Interaksi dan hubungan dalam keluarga : Interaksi Ny. R bersama anak
dan cucunya sangat baik dan setiap harinya terjalin hubungan yang
harmonis.
c) Anggota keluarga yang dominan dalam pengambilan keputusan : yang
mengambil keputusan yaitu anak pertama dari Ny. R
d) Kegiatan keluarga waktu senggang : saat waktu senggang, Ny. R sering
mengisinya dengan menyapu rumah dan pergi ke rumah anak serta
cucunya yang rumahnya berdekatan hanya untuk berbincang-bincang dan
terkadang juga pergi kesawah.
e) Partisipasi dalam kegiatan sosial : dalam seminggu, Ny. R mengikuti
pengajian yang diadakan di lingkungan rumahnya.
b. Fungsi keperawatan kesehatan
a) Pengetahuan dan presesi keluarga tentang penyakit/masalah kesehatan
keluarganya : Ny. R sudah lama mengetahui kalau ia menderita sesak
nafas dan tekanan darah tinggi. Ny. R sudah lama tidak mengkonsumsi
garam serta daging. Ny. R jarang mengontrolkan kesehatannya dengan
alasan takut untuk pergi ke pelayanan kesehatan karena takut disuntik.
Ketika pusing yang diderita sangat berat, Ny. R hanya membeli obat di
warung dan istirahat untuk mengurangi rasa pusing yang diderita tersebut.
b) Kemampuan keluarga mengambil keputusan tindakan kesehatan yang
tepat : Ny. R mengatakan, jika dirinya sakit kepala yang sangat hebat. Ny.
R membeli obat di warung. Jika sakit pusingnya masih belum teratasi,
maka Ny. R langsung istirahat saja.
c) Kemampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit :
Anak dan cucu dari Ny. R sudah menyuruh Ny. R untuk periksa ke
pelayanan kesehatan, tetapi Ny. R tidak mau karena takut diberikan
suntikan oleh tim kesehatan yang ada di pelayanan kesehatan tersebut.
d) Kemampuan keluarga memelihara lingkungan rumah yang sehat :
Kondisi rumah cukup bersih, perabotan tertata rapi, dan pencahayaan
ruangan cukup. Tetapi cendela rumah tidak pernah dibuka.
e) Kemampuan keluarga menggunakan fasilitas kesehatan di masyarakat :
Ny. R tidak pernah menggunakan fasilitas kesehatan di masyarakat sejak
dahulu, karena Ny. R takut untuk pergi ke pelayanan kesehatan. Jika sakit,
Ny. R hanya istirahat dan pergi ke warung untuk membeli obat.
28

c. Fungsi reproduksi
a) Perencanaan jumlah anak: anak Ny. R berjumlah 5 orang.
b) Akseptor: Tidak yang digunakan lamanya -
c) Akseptor: Tidak, alasannya : Ny. R takut dengan suntikan, sehingga sejak
awal mempunyai anak tidak menggunakan akseptor jenis apapun.
d) Keterangan lain : -
d. Fungsi ekonomi
a) Usaha pemenuhan sandang pangan: Ny. R makan 3x sehari, pakaian untuk
dirinya sendiri, biaya listrik, dan hal-hal yang tidak terduga.
b) Pemanfaatan sumber dimasyarakat : Ny. R tidak memanfaatkan sumber
yang ada di masyarakat.

VI. STRES DAN KOPING KELUARGA


a. Stressor jangka pendek : Ny. R mengatakan sering mengeluh pusing.
b. Stressor jangka panjang : Ny. R khawatir tensinya bertambah tinggi dan
pusing yang diderita bertambah parah.
c. Respon keluarga terhadap stressor : Ny. R bercerita tentang pusing yang
diderita kepada cucunya. Dan cucunya memberikan respon untuk berobat ke
pelayanan kesehatan, tetapi Ny. R menolak dengan alasan takut diberikan
suntikan.
d. Strategi koping : Ny. R selalu menceritakan keluhan yang dirasakan kepada
anak dan cucunya.
e. Strategi adaptasi disfungsional : Ny. R bila sedang sakit pusing dibuat tidur
atau istirahat.

VII. KEADAAN GIZI KELUARGA


Pemenuhan gizi : pemenuhan gizi Ny. R sudah cukup terpenuhi.
Upaya lain : tidak ada upaya lain yang digunakan Ny. R dalam pemenuhan gizi
sehari-hari.

VIII. PEMERIKSAAN FISIK


a. Identitas
Nama : Ny. R
Umur : 83 tahun
L/P :P
Pendidikan: -
Pekerjaan : tani
b. Keluhan/Riwayat Penyakit saat ini
Ny. R mengatakan pusing sejak kemarin, tidak bisa melakukan aktivitas ke
sawah. Hanya istirahat di rumah dan beli obat di warung untuk menurunkan
pusing yang diderita tersebut.
29

c. Riwayat Penyakit Sebelumnya


Ny. R hanya menderita tekanan darah tinggi sejak bertahun-tahun yang lalu.
d. Tanda-tanda vital : TD : 170/100 mmHg, RR : 22 kpm, N : 80 kpm
e. System Cardio Vascular
I : ictus cordis tidak tampak P : redup
P : ictus cordis teraba di ICS 5 sinistra A : S1:S2=tunggal, murmur (-)
f. System Respirasi
I : tidak ada pernafasan cuping hidung P : sonor
P : pergerakan dada simetris A : tidak ada suara tambahan
Wh - - Rh - -
- - - -
g. System Gastrointestinal (Gl Tract)
I : perut datar P : tidak ada nyeri tekan dan benjolan
P : timpani A : peristaltik usus 12x/menit
h. System Persyarafan
Reflek patella normal
i. System Muskoloskeletal
Tonus otot baik, turgor kulit < 2 detik, tidak ada oedema, CRT < 2 detik
j. System Genitalia
Tidak terkaji

IX. HARAPAN KELUARGA


a. Terhadap masalah kesehatannya : Ny. R berharap tidak pusing lagi, dan
tensinya dapat normal kembali.
b. Terhadap petugas kesehatan yang ada : anak dan cucu Ny. R berharap bisa
diberikan informasi kepada mereka tentang hal-hal yang berhubungan dengan
kesehatan, terutama Ny. R mengatakan ingin tau tentang perawatan
Hipertensi. Persepsi keluarga terhadap perawat keluarga menganggap sosok
perawat adalah orang yang bekerja di bidang kesehatan serta dapat membantu
jika ada masalah kesehatan yang muncul dalam keluarga. Keluarga
mengatakan ingin mendapatkan berbagai informasi mengenai kesehatan demi
menjaga kesehatan seluruh anggota keluarganya.
30

FORMAT PEMERIKSAAN FISIK

No. Pemeriksaan Bpk. Ibu. Ny. R


Rambut hitam
Kepala
keputihan
TD :170/100 mmHg
TTV RR : 22 kpm
N : 80 kpm
BB : 49 kg
BB,TB,PB TB : 154 cm
PB : -
- Konjungtiva tidak
Mata anemis
- Sklera tidak ikterik
- Tidak ada polip
Hidung
- Penciuman baik
- Mukosa bibir
lembab
Mulut - Gigi bersih
- Tidak ada yang
tanggal
Tidak ada pembesaran
Leher
kelenjar tiroid
Dada Simetris
Perut Tidak ada nyeri tekan
Tangan Berfungsi dengan baik
Kaki Rentang gerak aktif
31

FORMAT ANALISA DATA


ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Nama Mahasiswa : Fauziatul Karimah


Tanggal Analisa : 24 April 2017
No. Tanggal Data Diagnosa Keperawatan
24 April 2017 Ds: Ketidakefektifan pemeliharaan
Ny. R mengatakan bahwa kesehatan ybd ketidaktahuan
kepalanya terasa pusing dan mengenal masalah kesehatan
berat, klien hanya minum tentang hipertensi.
obat yang dibeli ditoko.

Do:
- TD: 170/ 100 mmhg
- Nadi: 87x/ menit
- RR: 22x/menit
- Klien tampak
kebingungan
- Klien tidak tahu makanan
apa saja yang boleh
dikonsumsi oleh penderita
hipertensi

24 April 2017 Ds: Ketidakefektifan manajemen


-Ny R mengatakan apabila kesehatan ybd ketidaktahuan
darah tingginya kambuh dalam pemanfaatan fasilitas
hanya membeli jamu dan kesehatan.
minum obat di toko.

Do:
- TD: 160/ 100 mmhg
- Nadi: 85x/ menit
- RR: 23x/menit
- Tidak pernah berobat di
pelayanan kesehatan
- Jarak rumah dengan
pelayanan kesehatan 4
km
- Tidak mempunyai sarana
32

transportasi

24 April 2017 Ds: Kurang pengetahuan keluarga


tentang PHBS berhubungan
Ny R mengatakan bahwa
ketidakmampuan keluarga
rumahnya tidak mempunyai memodifikasi lingkungan yang
WC, Ny R BAB di sungai. dapat meningkatkan kesehatan.

Do:
Ny R tidak mengetahui
resiko penularan penyakit
akibat BAB di sungai. Rata-
rata lingkungan klien tidak
punya WC
33

SCORING/PRIORITAS
DIAGNOSA KEPERAWATAN KELUARGA

Diagnosa Keperawatan :
Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan ybd ketidaktahuan mengenal masalah kesehatan
tentang hipertensi.

No Kriteria Nilai Bobot Scoring Pembenaran


1. Sifat Masalah : 2 1 2/3 Ny. R belum mengenal
Ancaman/risiko pengobatan hipertensi
kesehatan sehingga membeli obat
di toko
2. Kemungkinan masalah 2 2 1 Ny. R antusias untuk
dapat dicegah : mengetahui pengobatan
Mudah tradisional hipertensi

3. Potensial untuk dicegah : 3 1 3 Ny.R ingin mengetahui


Tinggi masalah pengobatan
hipertensi
4. Menonjolnya masalah : 2 1 1 Ny. R menganggap
Masalah dirasakan, harus masalah Hipertensi itu
segera ditangani dapat diatasi dengan
sedikit bantuan petugas
kesehatan dan niat
dalam dirinya sendiri
Skor 3

Diagnosa Keperawatan :
Ketidakefektifan manajemen kesehatan ybd ketidaktahuan dalam pemanfaatan fasilitas
kesehatan.

No Kriteria Nilai Bobot Scoring Pembenaran


1. Sifat Masalah : 3 1 1 Ny. R hanya
Aktual mengurangi makanan
garam dan daging saja
2. Kemungkinan masalah 1 2 1/2 Masalah dapat diatasi
dapat dicegah : sebagian karena
Sebagian keluarga memiliki
kemauan untuk
34

merawat Ny. R yang


sakit
3. Potensial untuk dicegah : 2 1 2/3 Masalah dapat diubah
Sedang karena Ny. R memiliki
kemauan untuk
melakukan diit
hipertensi
4. Menonjolnya masalah : 0 1 0 Ny. R menganggap
Masalah dirasakan tapi masalah dirasakan
tidak perlu ditangani tetapi tidak perlu
ditangani segera
Skor 21/6

Diagnosa Keperawatan : Ketidakefektifan pemeliharaan PHBS pada keluarga Ny. R


dengan ketidakmampuan keluarga dalam memodifikasi rumah yang sehat

No Kriteria Nilai Bobot Scoring Pembenaran


1. Sifat Masalah : 2 1 2/3 Masalah sudah terjadi
Risiko sehingga perlu
dilakukan penanganan
2. Kemungkinan masalah 1 2 1/2 Masalah dapat diatasi
dapat dicegah : sebagian sebagian karena
keluarga memiliki
fasilitas dan kemauan
untuk menjaga
kebersihan
lingkungannya
3. Potensial untuk dicegah : 2 1 2/3 Masalah dapat diubah
Sedang karena anggota
keluarga memiliki
waktu yang cukup guna
membersihkan rumah
4. Menonjolnya masalah : 1 1 1/2 Keluarga tidak
Ada masalah tapi tidak menyadari bahwa
perlu ditangani lingkungan yang kotor
dapat menimbulkan
penyakit.
Skor 21/3
35

Diagnosa Keperawatan Sesuai Prioritas :


1. Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan ybd ketidaktahuan mengenal masalah
kesehatan tentang hipertensi.
2. Ketidakefektifan manajemen kesehatan ybd ketidaktahuan dalam pemanfaatan
fasilitas kesehatan.
3. Ketidakefektifan pemeliharaan PHBS pada keluarga Ny. R dengan
ketidakmampuan keluarga dalam memodifikasi rumah yang sehat
36

INTERVENSI ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Nama Mahasiswa : Fauziatul Karimah


Tanggal : 2 2017
Diagnosa Tujuan Evaluasi
Intervensi
Keperawatan TUM TUK Kriteria Standar
Ketidakefektifan Setelah Setelah Respon Ny. R dapat 1. Bina hubungan
pemeliharaan dilakukan dilakukan visual memahami saling percaya
kesehatan ybd tindakan kunjungan tentang dengan
ketidaktahuan keperawatan rumah 3x pengetahuan keluarga
mengenal diharapkan diharapkan hipertensi 2. Kaji
masalah Ny. R Ny. R beserta pengetahuan
kesehatan tentang mengenal mengenal pengobatannya keluarga
hipertensi. pengobatan pengobatan tentang
hipertensi hipertensi hipertensi
dan mampu 3. Beri
menerapkan reinforcement
di dalam positif atas
kehidupan jawaban
sehari-hari keluarga
4. Diskusikan
pengetahuan
hipertensi
dengan
keluarga
5. Beri
kesemapatan
keluarga
bertanya
6. Minta keluarga
menyebutkan
kembali
7. Jawab
pertanyaan
keluarga

Pemeliharaan Setelah Setelah Respon Ny. R dapat 1. Kaji


kesehatan Ny. R dilakukan dilakukan visual memahami pengethauan
tentang gaya tindakan kunjungan gaya hidup keluarga
hidup tidak keperawatan rumah 3x yang efektif tentang
37

efektif diharapkan diharapkan bagi penderita penyebab


berhubungan Ny. R Ny. R hipertensi dan hipertensi
dengan mampu mengenal keluarga 2. Beri
ketidakmampuan mengatur gaya hidup mampu reinforcement
keluarga dalam gaya hidup yang baik memahaminya positif atas
merawat anggota sehari-hari bagi juga jawaban
keluarga yang penderita keluarga
menderita hipertensi 3. Diskusikan
hipertensi. dan mampu penyebab
menerapkan hipertensi
di dalam 4. Motivasi
kehidupan keluarga untuk
sehari-hari mengulang
kembali
5. Beri
reinforcement
positif atas
keberhasilan
keluarga

Ketidakefektifan Setelah Setelah Respon Ny. K dapat 1. Kaji


pemeliharaan dilakukan dilakukan visual memahami pengethauan
PHBS pada tindakan kunjungan PHBS dan keluarga
keluarga Ny. R keperawatan rumah 3x dapat tentang PHBS
dengan diharapkan diharapkan memodifikasi 2. Beri
ketidakmampuan Ny. R Ny. R rumah yang reinforcement
keluarga dalam mampu mampu sehat positif atas
memodifikasi memodifikasi memodifikasi jawaban
rumah yang sehat rumah yang rumah yang keluarga
sehat sehat agar 3. Diskusikan
tetap bersih tentang PHBS
4. Motivasi
keluarga untuk
mengulang
kembali
5. Beri
reinforcement
positif atas
keberhasilan
keluarga
38

CATATAN TINDAKAN KEPERAWATAN DAN EVALUASI


ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Nama Mahasiswa : Fauziatul Karimah


Tanggal : 24 April 2017
Diagnosa
No. Implementasi Evaluasi
Keperawatan
1. Ketidakefektifan 1. Bina hubungan saling percaya S: Ny. R mengatakan
pemeliharaan dengan keluarga belum mengerti
kesehatan ybd 2. Kaji pengetahuan keluarga masalah hipertensi
ketidaktahuan tentang hipertensi O: Ny. R tampak
mengenal masalah 3. Beri reinforcement positif atas kebingungan dan
kesehatan tentang jawaban keluarga tidak bisa
hipertensi. 4. Diskusikan pengetahuan mengukapkan
hipertensi dengan keluarga kembali tentang
5. Beri kesemapatan keluarga hipertensi dan
bertanya pengobatannya
6. Minta keluarga menyebutkan A: Tujuan belum
kembali tercapai
7. Jawab pertanyaan keluarga P: Intervensi
dilanjutkan

2. Ketidakefektifan 1. Kaji pengethauan keluarga S: Ny. R mengatakan


manajemen kesehatan tentang penyebab hipertensi belum mengerti
ybd ketidaktahuan 2. Beri reinforcement positif atas tentang penyebab
dalam pemanfaatan jawaban keluarga hipertensi
fasilitas kesehatan. 3. Diskusikan penyebab hipertensi O: Ny. R tidak dapat
4. Motivasi keluarga untuk mengukapkan
mengulang kembali kembali penyebab
5. Beri reinforcement positif atas hipertensi
keberhasilan keluarga A: Tujuan belum
tercapai
P: Intervensi
dilanjutkan

3. Ketidakefektifan 1. Kaji pengethauan keluarga S: Ny. R mengatakan


pemeliharaan PHBS tentang PHBS belum mengerti
pada keluarga Ny. R 2. Beri reinforcement positif atas tentang PHBS dan
dengan jawaban keluarga Ny R tampak
ketidakmampuan 3. Diskusikan tentang PHBS kebingungan
keluarga dalam 4. Motivasi keluarga untuk O: Ny. R belum dapat
39

memodifikasi rumah mengulang kembali mengukapkan tentang


yang sehat 5. Beri reinforcement positif atas PHBS
keberhasilan keluarga A: Tujuan belum
tercapai
P: lanjutkan
intervensi dengan
melakukan
penyuluhan PHBS

Intervensi Ke 2
Tanggal 25 April 2017

Diagnosa
No. Implementasi Evaluasi
Keperawatan
1. Ketidakefektifan 1. Bina hubungan saling percaya S: Ny. R mengatakan
pemeliharaan dengan keluarga sudah mengerti
kesehatan ybd 2. Kaji pengetahuan keluarga tentang hipertensi
ketidaktahuan tentang hipertensi akan tetapi masih
mengenal masalah 3. Beri reinforcement positif atas belum bisa
kesehatan tentang jawaban keluarga bagaimana perawatan
hipertensi. 4. Diskusikan pengetahuan dirumah
hipertensi dengan keluarga O: Ny. R dapat
5. Beri kesemapatan keluarga mengukapkan
bertanya kembali tentang
6. Minta keluarga menyebutkan hipertensi dan
kembali pengobatannya
7. Jawab pertanyaan keluarga A: Tujuan tercapai
P: Intervensi
dilanjutkan dengan
penyuluhan
hipertensi

2. Ketidakefektifan 1. Kaji pengethauan keluarga S: Ny. R mengatakan


manajemen kesehatan tentang penyebab hipertensi sudah mengerti
ybd ketidaktahuan 2. Beri reinforcement positif atas tentang penyebab
dalam pemanfaatan jawaban keluarga hipertensi
fasilitas kesehatan. 3. Diskusikan penyebab hipertensi O: Ny. R dapat
4. Motivasi keluarga untuk mengukapkan
mengulang kembali kembali penyebab
5. Beri reinforcement positif atas hipertensi meskipun
keberhasilan keluarga belum lancar
40

A: Tujuan tercapai
P: Intervensi
dilanjutkan

3. Ketidakefektifan 1. Kaji pengethauan keluarga S: Ny. R mengatakan


pemeliharaan PHBS tentang PHBS sudah mengerti
pada keluarga Ny. R 2. Beri reinforcement positif atas tentang PHBS
dengan jawaban keluarga O: Ny. R dapat
ketidakmampuan 3. Diskusikan tentang PHBS mengukapkan
keluarga dalam 4. Motivasi keluarga untuk kembali tentang
memodifikasi rumah mengulang kembali PHBS
yang sehat 5. Beri reinforcement positif atas A: Tujuan tercapai
keberhasilan keluarga P: Intervensi
dilanjutkan dengan
penyuluhan PHBS

Intervensi Ke 3
Tanggal 26-04-2017
Diagnosa
No. Implementasi Evaluasi
Keperawatan
1. Ketidakefektifan 8. Bina hubungan saling percaya S: Ny. R mengatakan
pemeliharaan dengan keluarga sudah mengerti
kesehatan ybd 9. Kaji pengetahuan keluarga tentang hipertensi
ketidaktahuan tentang hipertensi O: Ny. R dapat
mengenal masalah 10. Beri reinforcement positif mengukapkan
kesehatan tentang atas jawaban keluarga kembali tentang
hipertensi. 11. Diskusikan pengetahuan hipertensi dan
hipertensi dengan keluarga pengobatannya
12. Beri kesemapatan keluarga A: Tujuan tercapai
bertanya P: Intervensi
13. Minta keluarga dihentikan
menyebutkan kembali
14. Jawab pertanyaan keluarga

2. Ketidakefektifan 6. Kaji pengethauan keluarga S: Ny. R mengatakan


manajemen kesehatan tentang penyebab hipertensi sudah mengerti
ybd ketidaktahuan 7. Beri reinforcement positif atas tentang penyebab
dalam pemanfaatan jawaban keluarga hipertensi
41

fasilitas kesehatan. 8. Diskusikan penyebab hipertensi O: Ny. R dapat


9. Motivasi keluarga untuk mengukapkan
mengulang kembali kembali penyebab
10. Beri reinforcement positif atas hipertensi
keberhasilan keluarga A: Tujuan tercapai
P: Intervensi
dihentikan

3. Ketidakefektifan 6. Kaji pengethauan keluarga S: Ny. R mengatakan


pemeliharaan PHBS tentang PHBS sudah mengerti
pada keluarga Ny. R 7. Beri reinforcement positif atas tentang PHBS
dengan jawaban keluarga O: Ny. R dapat
ketidakmampuan 8. Diskusikan tentang PHBS mengukapkan
keluarga dalam 9. Motivasi keluarga untuk kembali tentang
memodifikasi rumah mengulang kembali PHBS
yang sehat 10. Beri reinforcement positif atas A: Tujuan tercapai
keberhasilan keluarga P: Intervensi
dihentikan