Anda di halaman 1dari 2

KERANGKA ACUAN AUDIT INTERNAL LABORATORIUM

PUSKESMAS BOJONGSOANG
TAHUN 2017

I. Latar Belakang:
Penyakit tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi yang penularannya
melalui percikan bahan infeksius (airborne infection) sehingga diperlukan fasilitas
pelayanan laboratorium yang sesuai standar.
Oleh karena itu, setiap laboratorium TB yang memberikan pelayanan
pemeriksaan TB secara mikroskopis, biakan, uji kepekaan, biomolekuler harus
memenuhi ketentuan standar. Untuk menjamin pelaksanaan pemeriksaan
laboratorium yang bermutu, perlu disusun suatu acuan/standar pelayanan
laboratorium TB.
Dalam rangka pencegahan penularan penyakit nosokomial di dalam Puskesmas
Bojongsoang. Maka seharusnya, ruangan laboratorium TB harus sesuai dengan
pedoman yang telah ditetapkan. Ruang laboratorium TB seharusnya terpisah dengan
ruangan pelayanan lainnya, sehingga tidak menimbulkan penularan penyakit TB
terhadap petugas TB maupun petugas lainnya.
Audit internal merupakan salah satu penilaian terhadap sarana dan prasana di
Puskesmas yang akan dilakukan oleh tim audit internal yang dibentuk oleh kepala
puskesmas berdasarkan strandar yang telah ditetapkan.
Agar pelaksanaan audit internal dapat dilaksanakan efektif dan efesien, maka
disusun rencana program audit.
II. Tujuan audit:
Menilai kesesuaian laboratorium TB yang sesuai dengan pedoman.

III. Lingkup audit:


UKP : Ruangan Laboratorium TB

II. Objek audit:


- Kesesuian ruangan laboratorium TB dengan standar

III. Alokasi waktu


Waktu pelaksanaan audit internal dilaksanakan 10-14 bulan Maret 2017

IV. Metoda audit:


a. Observasi,
V. Persiapan Audit
a. Persiapan Auditor :
Auditor terdiri dari anggota dari tiap pokja masing-masing program.
Yakni terdiri dari :
Ketua Audit Internal : Kartini Sufijati, SAP
Anggota :
1. Upik
2. Fitri

b. Penetapan Kriteria audit:


- Berdasarkan Pedoman (Standar Pelayanan Laboratorium
Tuberkulosis, Kemenkes 2015)
c. Instrumen audit:
Check list (terlampir)
Panduan observasi

Anda mungkin juga menyukai