Anda di halaman 1dari 26

LAPORAN LABORATORIUM

PROGRAM STUDI BROADBAND MULTIMEDIA

NO. 1

GERBANG LOGIKA

NAMA PRAKTIKAN : DICKY PUTRA PRATAMA (4314030023)

NAMA REKAN KERJA : 1. MEGA WIDYAWATI (4314030007)

2. SHAVIRA OKTAIANA (4314030016)

KELAS/KELOMPOK :BM-2A / KELOMPOK 4

TANGGAL PELAKSANAAN PRAKTIKUM : 03 - 24 Maret 2015

TANGGAL PENYERAHAN LAPORAN : 30 Maret 2015

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO


POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
26 Maret 2015
1
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL..............................................................................................................1

DAFTAR ISI..........................................................................................................................2

1. TUJUAN............................................................................................................................4

2. DASAR TEORI................................................................................................................4

2.1.INVERTER (NOT) GATE.................................................................................5

2.2.AND GATE........................................................................................................5

2.3.OR GATE ..........................................................................................................6

2.4.NAND GATE.....................................................................................................6

2.5.NOR GATE........................................................................................................6

2.6.EX-OR GATE....................................................................................................7

3. ALAT-ALAT YANG DIPERGUNAKAN.....................................................................8

3.1.DATA SHEET....................................................................................................9

4. LANGKAH-LANGKAH PERCOBAAN.......................................................................11

4.1.INVERTER (NOT) GATE.................................................................................11

4.2. AND GATE.......................................................................................................12

4.3. OR GATE (IC 7432), NAND GATE ( IC 7400), NOR GATE (IC 7402), DAN

EX-OR GATE (IC 7486)...................................................................................12

4.4. AND GATE 3 INPUT (IC 7411)......................................................................14

2
4.5. EX-OR GATE DENGAN NOT GATE, AND GATE, DAN NOR

GATE................................................................................................................14

5. PERTANYAAN DAN TUGAS......................................................................................16

6. DATA HASIL PERCOBAAN........................................................................................18

7. ANALISA DAN PEMBAHASAN..................................................................................20

8. KESIMPULAN................................................................................................................24

DAFTAR PUSTAKA..........................................................................................................26

3
PERCOBAAN 1

GERBANG LOGIKA

1. TUJUAN
Mencari level tegangan input untuk logic 0 dan logic 1.
Mencari level tegangan untuk output untuk logic 0 dan logic 1.
Menjelaskan sifat-siat dan cara kerja dari rangkaian INVENTER, AND
Gate, OR Gate, NAND Gate, NOR Gate dan EX-OR Gate.

2. DASAR TEORI
Gerbang logika adalah blok bangunan dasar untuk membentuk rangkaian
elektronika digital yang digambarkan dengan simbol-simbol tertentu yang
telah ditetapkan. Seuah gerbang logika memiliki beberapa masukan tetapi
hanya memiliki satu keluaran. Keluarannya akan HIGH(1) atau LOW(0)
tergantung pada level digital pada terminal masukan.

Sistem bilangan yang digunakan dalam teknik digital adalah sistem


bilangan biner, yaitu 0 dan 1. Konversinya dalam bentuk tegangan di
teknik digital level TTL (Transistor-transistor Logic) adalah (0 s/d 0,8) volt
untuk logika 0 dan (2 s/d 5) volt untuk logika 1. Sedangkan untuk level
IC CMOS tergantung dari besar dan range catu tegangan yang di pasang
pada IC tersebut. Meskpun IC CMOS dapat dicatu samapai dengan 18 volt,
tetapi umumnya dengan IC TTL atau IC pheriferal yang mempunyai level
TTL atau IC yang mempunyai level TTL (0s/d 5) volt.

Gambar 2.1 level logic IC TTL Gambar 2.2 level logic ICCMOS

4
2.1 Inventer (NOT Gate)

NOT Gate adalah suatu rangkaian logic yang dgunakan untuk merubah nilai
logic antara input dengan output. Bila input diberi nilai logic 1 maka outputnya
menjadi logic 0 begitu juga sebaliknya. Prinsip kerja gerbang logika Inventer juga
sangat sederhana, yaituapapun keadaan isyarat yang diberikan pada bagian input
akan dibalik oleh Gerang logika ini sehingga pada bagian outputnya akan
berlawanan, aau keadaanya terbalik.

Tabel kebenaran NOT Gate :

Input Output

A Y

0 1

1 0
Gambar 2.3 Inventer (NOT Gate)

2.2 AND Gate


Output dari suatu rangkaian AND Gate akan berada pada keadaan logic 1 jika
dan hanya jika semua inputnya pada keadaan logic 1. Dan output akan berada pada
keadaan logic 0 apabila salah satu Inputnya atau semuanya pada keadaan logic 0.
Tabel Kebenaran AND gate :

Input Output

A B Y

0 0 0
Gambar 2.4 AND Gate 0
1 0

0 1 0

1 1 1

5
2.3 OR Gate

Output dari suatu rangkaian OR gate akan berada pada logic 0 jika dan
hanya jika semua inputnya pada keadaan 0. Dan output akan berada pada keadaan
logic 1 apabila salah satu inputnya atau semuanya pada keadaan logic 1.

Tabel kebenaran OR Gate :

Input Output
B Y
A

0 0 0
Gambar 2.5 OR Gate
1 0 1

0 1 1

1 1 1

2.4 NAND Gate

NAND Gate adlah gabungan dari suatu rangkaian NOT Gate yang di
pasang pada bagian output rangkaian AND Gate. Output dari NAND Gate akan
logic 0 jika dan hanya jika semua inputnya berada pada keadaan 1. Dan outputnya
akan 1, bila salah satu atau lebih inputnya berada pada keadaan 0.

Tabel kebenaran NAND Gate :

Input Output
B Y
A

0 0 1
Gambar 2.6 NAND Gate
1 0 1

0 1 1

1 1 0

2.5 NOR Gate

NOR Gate adalah gabungan dari suatu rangkaian NOT Gate yang di pasang
pada bagian output rangkaian OR Gate. Output dari OR Gate akan lohik 1 jika dan
hanya jika semua inputnya erada paa keadaan 0. Dan outputnya 0 apabila salah satu

6
semuanya berada pada keadaan logic 1.

Tabel kebenaran OR Gate :


Input Output
Y
A B

0 0 1
Gambar 2.7 NOR Gate
1 0 0

0 1 0

1 1 0

2.6 EX-OR

EX-OR Gate adalah suatu rangkaian logic yang digunakan apabila


diperlukan keadaan outputnya tinggi bila kedua input memiliki nilai logic yang
berbeda dengan kata lain outputnya 1.
Tabel Kebenaran EX-OR Gate :

Input Output
B Y
A

0 0 1
Gambar 2.8 EX-OR Gate
1 0 0

0 1 0

1 1 0

7
3. PERALATAN DAN ALAT YANG DIGUNAKAN

No. Alat-alat dan komponen Jumlah

IC 7400 (Quad 2 Input NAND Gate) 1

1. IC 7402 (Quad 2 Input NOR Gate) 1

IC 7404 (Hex Inveter) 1

IC 7408 (Quad 2 Input AND Gate) 1

IC 7411 (Triple 3 Input AND Gate) 1

IC 7432 (Quad 2 Input OR Gate) 1

IC 7486 (Quad 2 Input EX-OR Gate) 1

2. Power Supply DC Merk PASCAL PS1502A2 1

3. Multimeter Analog Merk SANWA 1

4. Logic Probe 1

5. Resistor 220 1

6. LED 1

7. Potensiometer 1

8. Protoboard 1

9. Kabel-kabel penghubung Secukupnya

8
3.1 Data Sheet

Gambar.3.1. Kaki input dan output IC 7404

Gambar 3.2.kaki input dan output IC 7408

Gambar 3.3. Kaki input dan output IC 7400

9
Gambar 3.4.kaki input dan output IC 7432

Gambar 3.5.kaki input dan output IC 7486

Gambar 3.6.kaki input dan output IC 7402

10
Gambar 3.7.kaki input dan output IC 7411

4. LANGKAH - LANGKAH PERCOBAAN


Langkah-langkah melakukan percobaan menguji gerbang logika INVETER, AND,
OR, NAND, NOR dan EX-OR adalah sebagai berikut :

4.1 INVETER (NOT GATE)


1. Melihat data sheet untuk IC 7404, catat kaki-kaki input, output serta pin
Vcc danground.
2. Mengatur tegangan power supply sebesar 5 Volt dengan cara
menghubungkanterminal-terminal pada power supply dengan terminal
yang ada pada multimeter.
3. Membuat rangkaian gambar 4.1.

Gambar 4.1. IC 7404 (Inverter)

4. Mengatur potensiometer (Rv) pada posisi minimum, lalu amati logic probe
dan led serta ukur tegangan pada input A dan output Y.

11
5. Memutar Rv sampai lampu pada logic probe tidak ada yang menyala, lalu
mengukur tegangan pada input A dan output Y.
6. Mengatur Rv pada posisi maksimum, mengamati logic probe dan led serta
mengukur tegangan input A dan output Y.
7. Memutar Rv sampai lampu pada logic probe menyala semua, lalu
mengukur tegangan pada input A dan output Y.

4.2 AND GATE


1. melihat data sheet untuk IC 7408, mencatat kaki-kaki input, output serta
Vcc dan ground.
2. Mengatur tegangan power supply sebesar 5 Volt.
3. Membuat rangkaian seperti gambar 4.2 Input A ke Potensiometer (Rv) dan
Input B ke ground (Logic 0).
4. Mengatur potensiometer (Rv) pada posisi minimun, mengamati logic
probe dan LED serta mengukur tegangan pada input A, input B dan output
Y. Mencatat hasilnya pada tabel 6.2.

Gambar 4.2. IC 7408 (Gerbang AND)

5. Memutar Rv sampai lampu pada logic probe tidak ada yang nyala,
mengukur tegangan pada input A, input B dan output Y. Mencatat
hasilnya pada tabel 6.2.
6. Mengatur Rv pada posisi maximum, mengamati logic probe dan LED
serta mengukur tegangan pada input A, input B dan output Y. mencatat
hasilnya pada tabel 6.2.
7. Memutar Rv sampai lampu pada logic probe nyala semua, mengukur
tegangan pada input A dan output Y. mencatat hasilnya pada tabel 6.2.
8. Mengubah input B ke Vcc (logik 1), mengulangi langkah 4 s/d 7.

4.3 OR GATE (IC 7432), NAND GATE (IC 7400), NOR GATE (IC 7402) DAN
EX-OR GATE (IC 7486)

12
1. Membuat rangkaian seperti gambar 4.3., gambar 4.4., gambar 4.5., dan
gambar 4.6.
2. Mengulangi langkah 4.2 (1 s/d 8). Mencatat hasilnya pada tabel 6.3, 6.4,
6.5, dan 6.6.

Gambar 4.3. IC 7400 (Gerbang NAND)

Gambar 4.4. IC 7432 (Gerbang OR)

13
Gambar 4.5. IC 7402 (Gerbang NOR)

Gambar 4.6. IC 7486 (Gerbang EXOR)

4.4 AND GATE 3 INPUT (IC 7411)


1. Melihat data sheet untuk IC 7411, catat kaki-kaki input, output serta pin
Vcc dan Ground.
2. Mengatur tegangan power supply sebesar 5 Volt.
3. Membuat rangkaian seperti gambar 4.7. Berikan input A, input B dan C
sesuai tabel 6.7.
4. Mengamati LED serta mengukur tegangan output Y. Mencatat hasilnya
pada tabel 6.7.

Gambar 4.7. IC 7411 (Gerbang AND 3 input)

4.5 EX-OR GATE DENGAN NOT GATE, AND GATE DAN NOR GATE
1. Membuat rangkaian seperti gambar 4.8
2. Memberikan logik 0 dan/atau logik 1 pada masing-masing input A dan
input B sesuai tabel 6.8.
3. Mengamati LED serta mengukur tegangan output Y. Mencatat hasilnya
pada tabel 6.8

14
Gambar 4.8. IC 7411 (Gerbang AND 3 Input)

15
5. PERTANYAAN DAN TUGAS
1. Berdasarkan hasil pengukuran pada input, berapa batas level tegangan
untuk logik 0 dan logik 1 untuk IC TTL ?
2. Buatlah kesimpulan dari percobaan ini !

Jawaban :

1. Batas level tegangan pada input yang menggunakan IC TTL untuk logik 0 adalah
0 Volt sampai dengan 0,8 Volt dan untuk logik 1 adalah 2 Volt sampai dengan 5
Volt.
2. Pada percobaan yang telah dilakukan, dapat diambil kesimpulan :
Gerbang logika NOT, AND, OR, NAND, NOR, dan EXOR mempunyai sifat dan
cara kerja yang berbeda-beda, yaitu sebagai berikut :

A. Gerbang NOT

Gerbang NOT merupakan gerbang satu masukan yang berfung si


sebagai pembalik (inverter). Jika inputnya 1 maka outputnya
menghasilkan 0 dan sebaliknya jika inputnya logik 0 maka outputnya
akan nebghasilkan logik 1. Jadi,hasil dari output gerbang NOT akan
berkebalikan dengan inputnya.

B. Gerbang AND

Gerbang AND digunakan untuk menghasilkan logika 1 jika semua


masukan mempunyai logika 1, jika tidak maka akan dihasilkan logika
0.Gerbang AND mempunyai dua atau lebih dari dua sinyal masukan tetapi
hanya satu sinyal keluaran. Dalam gerbang AND, untuk menghasilkan
sinyal keluaran tinggi makasemua sinyal masukan harus bernilai tinggi

C. Gerbang OR

Gerbang OR akan memberikan keluaran 1 jika salah satu dari


masukannya pada keadaan 1. Jika diinginkan keluaran bernilai 0, maka
semua masukan harus dalam keadaan 0.Gerbang OR akan memberikan
sinyal keluaran tinggi jika salah satu atau semua sinyal masukanbernilai
tinggi, sehingga dapat dikatakan bahwa gerbang OR hanya memiliki
sinyal keluaran rendah jika semua sinyal masukan bernilai rendah.

D. Gerbang NAND

Gerbang NAND akan mempunyai keluaran 0 bila semua masukan


pada logika 1. Sebaliknya jika ada sebuah logika 0 pada sembarang

16
masukan pada gerbang NAND, maka keluaran akan bernilai 1.Gerbang
NAND adalah suatu NOT-AND, atau suatu fungsi AND yang dibalikkan.
Dengan kata lain bahwa gerbang NAND akan menghasilkan sinyal
keluaran rendah jika semua sinyal masukan bernilai tinggi.

E. Gerbang NOR

Gerbang NOR adalah suatu NOT-OR, atau suatu fungsi OR yang


dibalikkan sehingga dapat dikatakan bahwa gerbang NOR akan
menghasilkan sinyal keluaran tinggi jikasemua sinyal masukannya
bernilai rendah. Gerbang NOR akan memberikan keluaran 0 jika salah
satu dari masukannya pada keadaan 1. jikadiinginkankeluaranbernilai 1,
maka semua masukannya harus dalam keadaan 0.

F. Gerbang EXOR

Output akan menghasilkan logika 1 jika pada kedua inputnya


berbeda logikanya. Misal input A logika 1 dan input B logika 0 , maka
output akan menghasilkan logika 1. Begitu pula sebaliknya. Jadi, jika
semua sinyal masukannya rendah atau tinggi maka sinyal keluarannya
mengahasilkan sinyal yang rendah.

17
6. DATA HASIL PERCOBAAN

18
19
7. ANALISA DAN PEMBAHASAN
Pada tabel 6.1. IC 7404 gerbang inverter (NOT), hasil yang diperoleh
menunjukkan bahwa :

Masukan A yang berlogik a 0 menghasilkan keluaran berlogika 1. Dan


masukan A berlogika 1, output menghasilkan keluaran logika 0
Pada percobaan kabel masukan A yang dihubungkan ke ground, menyebabkan
LED menyala, sedangkan kabel masukan A yang dihubungkan pada Vcc,
menyebabkan LED tidak menyala.
Hal ini terjadi karena gerbang NOT merupakan gerbang satu masukan yang
berfungsi sebagai pembalik . jadi gerbang NOT merupakan gerbang dengan satu
sinyal masukan dan satu sinyal keluaran dimana keadaan keluarannya selalu
berlawanan dengan keadaan masukan.

Pada tabel 6.2. IC 7408 gerbang AND, hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa :

Masukan A dan B yang berlogika 0 dapat menghasilkan keluaran yang


berlogika 0
Pada percobaannya, kabel masuka A dan B yang dihubungkan pada ground,
menyebabkan LED tidak menyala.
Masukan A yang berlogika 0 dan masukan B yang berlogika 1 atau
sebaliknya menghasilkan keluaran berlogika 0.
Pada percobaan, kabel input A yang dihubungkan pada ground dan kabel input
B pada Vcc , atau sebaliknya, menyebabkan LED tidak menyala.
Masukan A dan B yang berlogika 1 menghasilkan keluaran berlogika 1.
Pada percobaan, kabel input A dan B yang dihubungkan ke Vcc a menyebabkan
LED menyala

Hal tersebut terjadi karena dalam gerbang AND, untuk menghasilkan sinyal
keluaran tinggi maka semua sinyal masukan harus bernilai tinggi.

Untuk gerbang AND sebelum kita melakukan percobaan, kita harus ingat
harga-harga suatu nilai logika. Untuk rangkaian TTL yang menggunakanVcc
sebesar 5,0 Volt maka nilai logika 1 berada antara 2,4 Volt sampai dengan 5,0
Volt, dan untuk nilai logika 0 berada antara 0 Volt sampai dengan 0,8 Volt.

Pada tabel 6.3. IC 7432 gerbang OR, hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa :

Masukan A dan B yang berlogika 0 mengahsilkan keluaran berlogika 0


Pada percobaannya, kabel input A dan B yang dihubungkan pada ground,
menyebabkan LED tidak menyala.
Masukan A yang berlogika 0 dan masukan B yang berlogik 1 atau
sebaliknya menghasilkan keluaran berlogika 1.

20
Pada percobaan, kabel masukan A yang dihubungkan pada ground dan kabel
masukan B pada Vcc , atau sebaliknya, menyebabkan LED menyala.
Masukan A dan B yang berlogika 1 menghasilkan output berlogika 1.
Pada percobaan, kabel masukan A dan B yang dihubungkan ke Vcc akan
menyebabkan LED menyala.

Hal tersebut terjadi karena dalam gerbang OR akan memberikan sinyal


keluaran tinggi jika salah satu atau semua sinyal masukanbernilai tinggi, sehingga
dapat dikatakan bahwa gerbang OR hanya memiliki sinyal keluaran rendah jika
semua sinyal masukan bernilai rendah.

Untuk gerbang OR sebelum kita melakukan percobaan, kita harus ingat


harga-harga suatu nilai logika. Untuk rangkaian TTL yang menggunakanVcc
sebesar 5,0 Volt maka nilai logika 1 berada antara 2,4 Volt sampai dengan 5,0
Volt, dan untuk nilai logika 0 berada antara 0 Volt sampai dengan 0,8 Volt.

Pada tabel 6.4. IC 7400 gerbang NAND, hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa
:

Masukan A dan B yang berlogika 0 mengahasilkan keluaran yang berlogika


1
Pada percobaannya, kabel masukan A dan B yang dihubungkan pada ground
menyebabkan LED menyala.
Masukan A yang berlogika 0 dan masukan B yang berlogika 1 atau
sebaliknya menghasilkan keluaran berlogika 1.
Pada percobaan, kabel masukan A yang dihubungkan pada ground dan kabel
masukan B pada Vcc , atau sebaliknya, menyebabkan LED menyala.
Masukan A dan B yang berlogika 1 menghasilkan keluaran berlogika 0.
Pada percobaan, kabel masukan A dan B yang dihubungkan ke Vcc
menyebabkan LED tidak menyala.

Hal tersebut terjadi dikarenakan dalam gerbang NAND akan menghasilkan


sinyal keluaran rendah jika semua sinyal masukan bernilai tinggi.

Untuk gerbang NAND sebelum kita melakukan percobaan, kita harus ingat
harga-harga suatu nilai logika. Untuk rangkaian TTL yang menggunakanVcc
sebesar 5,0 Volt maka nilai logika 1 berada antara 2,4 Volt sampai dengan 5,0
Volt, dan untuk nilai logika 0 berada antara 0 Volt sampai dengan 0,8 Volt.

Pada tabel 6.5. IC 7402 gerbang NOR, hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa :

21
Masukan A dan B yang berlogika 0 mengahasilkan keluaran yang berlogika
1
Pada percobaannya, kabel masukan A dan B yang dihubungkan pada ground,
menyebabkan LED tidak menyala.
Masukan A yang berlogika 0 dan input B yang berlogika 1 atau sebaliknya
menghasilkan keluaran berlogik 0.
Pada percobaan, kabel masukan A yang dihubungkan pada ground dan kabel
masukan B pada Vcc , atau sebaliknya, menyebabkan LED tidak menyala.
Masukan A dan B yang berlogika 1 menghasilkan keluaran berlogika 0.
Pada percobaan, kabel masukan A dan B yang dihubungkan ke Vcc akan
menyebabkan LED tidak menyala.

Hal tersebut terjadi karena gerbang NOR akan menghasilkan sinyal keluaran
tinggi jika semua sinyal masukannya bernilai rendah

Untuk gerbang NOR sebelum kita melakukan percobaan, kita harus ingat
harga-harga suatu nilai logika. Untuk rangkaian TTL yang menggunakanVcc
sebesar 5,0 Volt maka nilai logika 1 berada antara 2,4 Volt sampai dengan 5,0
Volt, dan untuk nilai logika 0 berada antara 0 Volt sampai dengan 0,8 Volt.

Pada tabel 6.6. IC 7486 gerbang EXOR, hasil yang diperoleh menunjukkan
bahwa:

Masukan A dan B yang berlogika 0 mengahsilkan keluaran yang berlogika


0
Pada percobaannya, kabel masukan A dan B yang dihubungkan pada ground,
menyebabkan LED tidak menyala.
Masukan A yang berlogika 0 dan masukan B yang berlogika 1 atau
sebaliknya menghasilkankeluaran berlogika 1.
Pada percobaan, kabel masukan A yang dihubungkan pada ground dan kabel
masukan B pada Vcc , atau sebaliknya, menyebabkan LED menyala.
Masukan A dan B yang berlogika 1 menghasilkan keluaran berlogika 0.
Pada percobaan, kabel input A dan B yang dihubungkan ke Vcc akan
menyebabkan LED tidak menyala.

Hal tersebut terjadi karena gerbang EXOR menghasilkan sinyal keluaran


tinggi jika sinyal masukkannya berbeda.

Untuk gerbang EXOR sebelum kita melakukan percobaan, kita harus ingat
harga-harga suatu nilai logika. Untuk rangkaian TTL yang menggunakanVcc
sebesar 5,0 Volt maka nilai logika 1 berada antara 2,4 Volt sampai dengan 5,0
Volt, dan untuk nilai logika 0 berada antara 0 Volt sampai dengan 0,8 Volt.

22
Pada tabel 6.7 IC 7411 gerbang AND dengan 3 input, hasil yang diperoleh
menunjukkan bahwa :

Masukan A, B dan C berlogika 0 maka keluaran yang dihasilkan juga


berlogika 0.
Pada percobaan, kabel masukan A, B, dan C dihubungkan pada ground, maka
LED tidak akan menyala.
Pada ketiga masukan A, B dan C pada saat ada yang berlogika 0 , maka
outpunya akan berlogika 0.
Pada percobaan, kabel masukan A, B dan C pada saat ada salah satu atau dua
kabel masukan yang dihubungkan ke ground, maka LED tidak akan menyala.
masukan A, B dan C berlogika 1 maka keluaran yang dihasilkan berlogik
1.
Pada percobaan, kabel masukan A, B dan C yang di hubungkan ke Vcc akan
menyebabkan LED menyala.

Hasil tersebut terjadi karena gerbang AND mempunyai dua atau lebih dari
dua sinyal masukan tetapi hanya satu sinyal keluaran dan cara kerja gerbang
AND tidak berubah meskipun inputnya lebih dari dua. Yaitu menghasilkan
sinyal keluaran tinggi maka semua sinyal masukan harus bernilai tinggi.

Untuk gerbang AND sebelum kita melakukan percobaan, kita harus ingat
harga-harga suatu nilai logika. Untuk rangkaian TTL yang menggunakanVcc
sebesar 5,0 Volt maka nilai logika 1 berada antara 2,4 Volt sampai dengan 5,0
Volt, dan untuk nilai logika 0 berada antara 0 Volt sampai dengan 0,8 Volt.

Pada tabel 6.8 gerbang EXOR dengan NOT Gate, AND Gate, dan NOR Gate,
hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa :

Masukan A dan B yang berlogika 0 dapat mengahsilkan output yang


berlogika 0
Pada percobaannya, kabel masukan A dan B yang dihubungkan pada ground,
menyebabkan LED tidak menyala.
Masukan A yang berlogika 0 dan masukan B yang berlogika 1 atau
sebaliknya menghasilkan keluaran berlogika 1.
Pada percobaan, kabel masukan A yang dihubungkan pada ground dan kabel
masukan B pada Vcc , atau sebaliknya, menyebabkan LED menyala.
Masukan A dan B yang berlogika 1 menghasilkan keluaran berlogika 0.
Pada percobaan, kabel masukan A dan B yang dihubungkan ke Vcc akan
menyebabkan LED tidak menyala.

Hal tersebut terjadi karena gerbang EXOR menghasilkan sinyal keluaran


tinggi jika sinyal masukkannya berbeda.

23
8. KESIMPULAN
Kesimpulan yang dapat diambil dari praktik gerbang logika tersebut adalah
masing-masing IC memiliki fungsi dan cara kerja yang berbeda. Hal tersebut
dikarenakan masing-masing IC memiliki jenis Gerbang yang berbeda. IC bekerja
sesuai dengan fungsinya:
IC 7404 merupakan Gerbang NOT
IC 7408 merupakan Gerbang AND
IC7432 merupakan Gerbang OR.
IC 7400 merupakan Gerbang NAND
IC 7402 merupakan Gerbang NOR.
IC 7486 merupakan Gerbang EX-OR.

Gerbang logika NOT, AND, OR, NAND, NOR, dan EXOR mempunyai sifat
dan cara kerja yang berbeda-beda, yaitu sebagai berikut :

G. Gerbang NOT

Gerbang NOT merupakan gerbang satu masukan yang berfung si


sebagai pembalik (inverter). Jika inputnya 1 maka outputnya
menghasilkan 0 dan sebaliknya jika inputnya logik 0 maka outputnya
akan nebghasilkan logik 1. Jadi,hasil dari output gerbang NOT akan
berkebalikan dengan inputnya.

H. Gerbang AND

Gerbang AND digunakan untuk menghasilkan logika 1 jika semua


masukan mempunyai logika 1, jika tidak maka akan dihasilkan logika
0.Gerbang AND mempunyai dua atau lebih dari dua sinyal masukan tetapi
hanya satu sinyal keluaran. Dalam gerbang AND, untuk menghasilkan
sinyal keluaran tinggi maka semua sinyal masukan harus bernilai tinggi.

I. Gerbang OR

Gerbang OR akan memberikan keluaran 1 jika salah satu dari


masukannya pada keadaan 1. Jika diinginkan keluaran bernilai 0, maka
semua masukan harus dalam keadaan 0.Gerbang OR akan memberikan

24
sinyal keluaran tinggi jika salah satu atau semua sinyal masukanbernilai
tinggi, sehingga dapat dikatakan bahwa gerbang OR hanya memiliki
sinyal keluaran rendah jika semua sinyal masukan bernilai rendah.

J. Gerbang NAND

Gerbang NAND akan mempunyai keluaran 0 bila semua masukan


pada logika 1. Sebaliknya jika ada sebuah logika 0 pada sembarang
masukan pada gerbang NAND, maka keluaran akan bernilai 1.Gerbang
NAND adalah suatu NOT-AND, atau suatu fungsi AND yang dibalikkan.
Dengan kata lain bahwa gerbang NAND akan menghasilkan sinyal
keluaran rendah jika semua sinyal masukan bernilai tinggi.

K. Gerbang NOR

Gerbang NOR adalah suatu NOT-OR, atau suatu fungsi OR yang


dibalikkan sehingga dapat dikatakan bahwa gerbang NOR akan
menghasilkan sinyal keluaran tinggi jika semua sinyal masukannya
bernilai rendah. Gerbang NOR akan memberikan keluaran 0 jika salah
satu dari masukannya pada keadaan 1. jikadiinginkankeluaranbernilai 1,
maka semua masukannya harus dalam keadaan 0.

L. Gerbang EXOR

Output akan menghasilkan logika 1 jika pada kedua inputnya


berbeda logikanya. Misal input A logika 1 dan input B logika 0 , maka
output akan menghasilkan logika 1. Begitu pula sebaliknya. Jadi, jika
semua sinyal masukannya rendah atau tinggi maka sinyal keluarannya
mengahasilkan sinyal yang rendah.

25
DAFTAR PUSTAKA

1. Diktat Laboratorium Digital (Rangkaian Kombinatorial)


2. www.wito-chandra.blogspot.com
3. wwwmekatronika-smk.blogspot.com
4. swavidiana.blogspot.com/2011/11/gerbang-logika.html?m=1

26