Anda di halaman 1dari 9

SATUAN ACARA BERMAIN (SAB)

MENYUSUN GAMBAR

Oleh
Kelompok XXI :
Agung E Rahmawan
Rifqotul Umami
Fahimatus Sirriyah
Farida Nur Irawati

PROGRAM DIPLOMA III KEPERAWATAN


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2007
SATUAN ACARA BERMAIN (SAB)

I. LATAR BELAKANG
Perawatan anak sakit sangatlah perlu karena hal ini adalah salah satu
bentuk upaya dalam proses penyembuhan pada anak sakit. Namum pada sisi lain,
perawatan dan proses keperawatan yang bertujuan penyembuhan tersebut kadang
membuat anak-anak menjadi takut/ trauma dan kejenuhan pada anak. Karena
aktivitas anak sangat sedikit frekuensinya dan hal inlhah yang membuat
anaknsemakin jenuh di Rumah sakit. Hal ini sangat berpengaruh pada kooperatif
anak dalam menerima perawatan dan pelayanan keperawatan di rumah sakit.
Selain menimbulkan hal di atas, kejenuhan dan lamanya anak di rawat di
rumah sakit membuat kebutuhan bermain anak sangat kurang, hal ini terjadi
karena banyak hal, antara lain : kondisi fisik klien yang masih lemah sehingga
nak tidak mampu beraktivitas, kondisi ruang atau tempat yang asing bagi anak
dan banyaknya orang-orang baru disekeliling anak sehingga anak menjadi takut
dan lain sebagainya.
Hal di atas di temukan juga pada Ruang 07 (Ruang anak) RSSA, di mana
anak terlihat bosan, takut dan lebih banyak diam atau menangis. Hal inilah yang
akhirnya membuat anak hanya diam terpaku tanpa melakukan aktifitas sehingga
kebutuhan bermainya tidak terpenuhi
Dari latar belakang di atas menurut kelompok XXI perlu di adakan suatu
tindakan keperawatan yang tepat untuk mengurangi tingkat kejenuhan dan
katakutan anak sehingga anak menjadi aktif dan terpenuhi kebutuhan bermainya.

II. TUJUAN
Tujuan Umum :
Anak menjadi aktif sehingga anak tidak akan merasa bosan atau jenuh di
rawat di Rumah Sakit (di Ruang 07 Rumah Sakit Dr. Saiful Anwar Malang)
Tujuan Khusus :
1. Anak menjadi kooperatif pada perawat dan tindakan keperawatan
2. Kebutuhan bermain anak dapat terpenuhi
3. Dapat melanjutkan pertumbuhan dan perkembangan yang normal
4. Dapat mengekspresikan keinginan, perasaan, dan fantasi anak
terhadap suatu permainan
5. Dapat mengembangkan kreativitas melalui pengalaman bermain yang
tepat
6. Agar anak dapat beradaptasi lebih efektif terhadap stress karena sakit
7. Anak dapat merasakan suasana yang nyaman dan aman seperti
dirumah
8. Sebagai alat komunikasi antara perawat klien.

III. SASARAN]
Peserta berjumlah 4 yaitu pasien Ruang 07 Rumah Sakit Dr. Saiful Anwar Malang
yang berusia preschool (3 - 5th)

IV. WAKTU
Hari/ tanggal : Rabu, 18 April 2007
Pukul : 09.00 09.30

V. TEMPAT
Di ruang bermain Ruang 07 B Rumah Sakit Dr. Saiful Anwar Malang

VI. PRINSIP KEGIATAN


1. Tidak banyak mengeluarkan energi, singkat, dan sederhana.
2. Mempertimbangkan keamanan.
3. Kelompok umur / usia klien sama.
4. Melibatkan orang tua.
5. Tidak bertentangan dengan pengobatan.

VII. RANCANGAN BERMAIN


1. Membuat kontrak pertemuan dengan pasien untuk acara terapi bermain
(menyusun balok dan gambar)
2. Menjemput peserta yang di ajak dalam prosaes terapi bermain
3. Mengatur setting tempat dan tempat duduk antara terapi, klien dan keluarga
klien
4. Leader meberikan salam terapiutik pada peserta yang hadir
5. Leader memperkenalkan diri dan anggota anggotanya kepada peserta
6. Leader mengajak peserta untyk memperkenalkan diri (nama panggilan), hobi
dan cita-cita peserta
7. Leader memberikan petunjuk kepada peserta tentang cara bermain atau
kegiatan yang akan dilakukan
a. leader mengmbil 4 mainan bongkar pasang yang sudah di persiapkan dan
menunjukkan kepada peserta
b. kemudian bongkar pasang tersebut di acak gambarnya
c. setelah itu mebagikan tiap peserta permainan (bongkar pasang yang
sudah di acak)
d. setelah saemua peserta mendapatkan masing-masing satu bongkar
pasang maka peserta di minta untuk menyusunya hingga membentuk
gambar yang tadi diperlihatkan oleh leader
8. Permainan tersebut di ulang sampai 3 kali dengan gambar yang berbeda
9. Permainan di akhiri
10. Setelah selesai leader melakukan terminasi dengan memberikan tepuk
tangan,ucapan pujian dan hadiah kepada peserta yang lebih cepat dalam
menysun gambar, tetapi pada akhirnya semua mendapatkan hadiah dan pujian
yang sama
11. Acara kegiatan bermain selesai, leader mengucapkan terima kasih untu
partisipasi peserta
12. Para peserta di antar kembali keruangan masing-masing
13. Leader dan anggota kelompok mendokumentasikan hasil kegiatan
14. Merapikan alat dan lingkjungan
15. Acara terapi bermain berakhir

VIII. HAMBATAN dan ANTISIPASI


Hambatan-hambatan yang mungkin terjadi :
1. Anak lelah,
2. Anak bosan,
3. Anak merasa takut dengan lingkungan,
4. Saat bermain anak mendapat program pengobatan,
5. Kecemasan pada orang tua.

Antisipasi untuk meminimalkan hambatan :


1. Membatasi waktu bermain.
2. Permainan bervariasi / tidak monoton.
3. Jadwal bermain disesuaikan tidak pada waktu terapi.
4. Terlebih dahulu memberikan penjelasan pada anak dan orang tua.
5. Melibatkan perawat / petugas ruangan dan orang tua.
6. Konsultasi dengan pembimbing

IX. MEDIA
1. Potongan gambar (Bongkar pasang)
2. Hadiah sebagai reinforcement bagi anak

X. PEMBAGIAN TUGAS
Leader : Farida Nur Irawati
Co. leader : Agung E Rahmawan
Notulen : Fahimatus Sirriyah
Fasilitator : Rifqotul Umami
Observer : Aini Alifatin S.Kep Ners (Pembimbing Intitusi)

XI. EVALUASI
1) Evaluasi Struktur Organisasi
a. Leader
1) Memimpin jalanya acara
2) Membuka dan menutup permainan
3) Mengatur setting tempat
b. Co. Leader
1) Menbantu tugas leader
2) Mengganti posisi leader bula diperlukan
c. Fasilitator
1) Mempersiapkan peralatan dan bahan yang di butuhkan dalam
kegiatan
2) Menata dan menyeting tempat kegiatan
d. Notulen
1) Mencatat dan melaporkan jalanya acara
2) Mencatat dan melaporkan hasil dari kegiatan
e. Observer
1) Mengobservasi jalanya acara
2) Memberukan penilaian
3) Memberi kritik dan saran setelah kegiatana terselesaikan
4) Mengevaluasi dan memberi umpan balik kepada leader dan
anggotanya
2) Evaluasi Proses
a. Persiapan
1) Media
No Jenis Alat Ada Tidak Ada
1. Potongan gambar (Bongkar pasang)
2. Hadiah sebagai reinforcement bagi anak

2) Lingkungan
a) Ruang terapi bermain di Ruang 07 B Rumah Sakit Dr. Saiful
Anwar Malang
b) Penataan tempat yang menyenagkan dan memeberikan rasa
aman dan nyaman
3) Klien
a) Pasien yang sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan
b) Klein sudah menyetujui kontrak untyk terapi bermain

b. Pelaksanaan
No Kegiatan Ada Tidak Ada
1. Membuat kontrak pertemuan dengan pasien
untuk acara terapi bermain (menyusun
balok dan gambar)
2. Menjemput peserta yang di ajak dalam
prosaes terapi bermain
3. Mengatur setting tempat dan tempat duduk
antara terapi, klien dan keluarga klien
4. Leader meberikan salam terapiutik pada
peserta yang hadir
5. Leader memperkenalkan diri dan anggota
anggotanya kepada peserta
6. Leader mengajak peserta untyk
memperkenalkan diri (nama panggilan),
hobi dan cita-cita peserta
7. Leader memberikan petunjuk kepada
peserta tentang cara bermain atau kegiatan
yang akan dilakukan
a. leader
mengmbil 4 mainan bongkar pasang
yang sudah di persiapkan dan
menunjukkan kepada peserta
b. kemudian
bongkar pasang tersebut di acak
gambarnya oleh leader
c. setelah itu
mebagikan tiap peserta permainan
(bongkar pasang yang sudah di acak)
d. setelah
saemua peserta mendapatkan masing-
masing satu bongkar pasang maka
peserta di minta untuk menyusunya
8. hingga membentuk gambar yang tadi
diperlihatkan oleh leader
9. Leader mengulang permainan tersebut
10. sampai 3 kali dengan gambar yang berbeda
Permainan di akhiri
Setelah selesai leader melakukan terminasi
dengan memberikan tepuk tangan,ucapan
pujian dan hadiah kepada peserta yang
lebih cepat dalam menysun gambar tetapi
11. pada akhirnya semua mendapatkan hadiah
dan pujian yang sama
Acara kegiatan bermain selesai, leader
12. mengucapkan terima kasih untu partisipasi
peserta
13. Para peserta di antar kembali keruangan
masing-masing
14. Leader dan anggota kelompok
15. mendokumentasikan hasil kegiatan
Merapikan alat dan lingkjungan
Acara terapi bermain berakhir

c. Terminasi
1) Memberi pujian kepada peserta terhadap kemampuanya dalam
menyusun gambar
2) Memberi motivasi untuk kooperatif dalam semua tindakan
keperawatan dan terhadap suasana baru di Rumah Sakit

d. Kriteria hasil
No Kriteria Hasil Ya Tidak
1. Setiap anak mampu menerima perawat dan
kehadiran orang batu di ruangan
2. Setiap anak merasa aman dan nyaman di rumah
sakit
XII. SEETING TEMPAT




Keterangan :

: Leader

: Co. Leader

: Notulen

: Peserta/ Klien

: Keluarga Klien

: Fasilitator