Anda di halaman 1dari 10

1. Terdapat tiga pola keruntuhan daya dukung tanah untuk pondasi dangkal.

Jelaskan dan
gambarkan ketiga pola tersebut!

a. Keruntuhan geser umum (General Shear Failure)


Keruntuhan ini dapat terjadi pada satu sisi sehingga pondasi miring dan tanah di atas
pondasi mengembang akibat desakan tanah di bawah pondasi, biasanya terjadi pada tanah
yang padat dan kaku.

b. Keruntuhan geser setempat (Local Shear Failure)


Tanah diatas pondasi tidak terlalu mengembang karena dorongan di bawah pondasi lebih
besar dan kemiringan pondasi tidak terlalu besar, biasanya terjadi pada tanah lunak
(kompresibilitas tinggi).

c. Keruntuhan geser penetrasi (Punching Shear Failure)


Keruntuhan ini terjadi akibat desakan tanah di bawah dasar pondasi disertai dengan
pergeseran arah vertical sepanjang tepi. Kemiringan pondasi sama sekali tidak terjadi dan
pengembangan tanah di atas pondasi tidak terjadi akibat penurunan yang besar di bawah
pondasi. Biasanya terjadi pada tanah yang sangat lunak atau lunak (kompresibilitas tinggi)
dan nilai qu sulit dipastikan.
2. Jelaskan perbedaan antara rumus daya dukung Terzaghi dan General Bearing Capacity untuk
penentuan besarnya daya dukung pondasi dangkal!

- Terzaghi
a. Untuk tanah homogeny dan tanah isotropic
b. Memperhitungkan gesekan antara bawah pondasi dan tanah

Continous footing = + + 0.5


Square footing = 1.3 + + 0.4
Circular footing = 1.3 + + 0.3

- General Bearing Capacity


a. Memperhitungkan factor kohesi, kedalaman, dan berat jenis
b. Memperhitungkan inklinasi

= + + 0.5
3. Plate loading test dilakukan dengan menggunakan pelat bujursangkar berukuran 30.5 cm dan 61
cm. Masing-masing pelat tersebut dibebani dengan beban 25 kN. Nilai rata-rata penurunan
tanah pada ujung pelat masing-masing adalah sebesar 1.6 cm dan 0.9 cm. Angka Poisson pada
tanah ini diasumsikan sebesar 0.3. Tentukanlah:
a. Berapa nilai modulus tanah
B = 30.5 cm = 0.305 m
L = 30.5 cm = 0.305 m
B = B = 0.305 m
q = 25 kN
s = 0.3
=1
H =5m
Df = 0.122
Se = 1.6 cm = 0.016 m
m = 1
n = 16.39
F1 = 0.51784 (interpolasi)
F2 = 0.01312 (interpolasi)

1 2
=

1 0.32 1 2 0.3
0.016 = (25/0.3052 ) 1 0.305 (0.51784 + ( 0.01312)) 0.82
1 0.3
= 2008.231 kN/m2
B = 61 cm = 0.61 m
L = 61 cm = 0.61 m
B = B = 0.61 m
q = 25 kN
s = 0.3
=1
H =5m
Df = 0.122 m
Se = 0.9 cm = 0.009 m
m =1
n = 8.196
F1 = 0.4844 (interpolasi)
F2 = 0.019

1 2
=

1 0.32 1 2 0.3
0.009 = (25/0.612 ) 1 0.61 (0.4844 + ( 0.019)) 0.905
1 0.3
= 1857.327 kN/m2
b. Hitunglah penurunan elastis apabila ukuran pondasi 2 m x 3 m
B =2m
L =3m
q = 25 kN
s = 0.3
H =5m
Df = 0.8 m
2008.231+1857.327
Es = 2
= 1932.779 kN/m2
center =4 corner =1
mcenter =3 mcorner = 1.5
ncenter =5 ncorner = 2.5
F1center = 0.551 F1corner = 0.347
F2center = 0.080 F2corner = 0.073

If = 0.84 If = 0.84

1 2
=

1 0.32 1 2 0.3
= (25/(2 3)) 1 1 (0.551 + ( 0.080)) 0.84
1932.779 1 0.3
= 0.000983 m

1 2
=

1 0.32 1 2 0.3
= (25/(2 3)) 1 2 (0.347 + ( 0.073)) 0.84
1932.779 1 0.3
= 0.001281 m
4. Nilai Standard Penetration Test (NSPT) pada lapisan tanah pasir yang padat (dense sand) yang
bercampur dengan graver adalah 15 yang dilakukan pada kedalaman 2.4 m. Berat isi tanah
diketahui sebesar 18 kN/m3. Lokasi muka air tanah berada pada kedalaman 4 m dari permukaan
tanah. Pondasi berukuran 2 m x 2.5 m diletakkan pada kedalaman 2 m dari permukaan tanah.
Berapakah daya dukung pondasi tersebut?

NSPT = 15 (dense sand)


BxL = 2 x 2.5 m
= 18 kN/m3
Df =2m
= 35
q = 18 kN/m2
q = 18 x 2 = 36 kN/m2
Nq = 33.30
N = 48.03


=

= + + 0.5

2
= 1 + tan = 1 + ( ) tan 35 = 1.466
2.5
2
= 1 + 2 tan (1 sin )2 ( ) = 1 + 2 tan 35 (1 sin 35)2 ( ) = 1.255
2
2
= 1 + 0.4 = 1 + 0.4 ( ) = 1.32
2.5

= + 0.5
= 36 33.30 1.466 1.255 + 0.5 18 2 48.03 1.32 1
= 3346.781 kN

3346.781
=
3
= 1115.593 kN
5. Suatu bangunan perkantoran direncanakan dikonstruksi menggunakan pondasi dangkal
bujursangkar dengan lebar 1.5 m dan kedalaman 1.0 m untuk mendukung beban struktur
sebesar 30 ton. Tanah di bawah pondasi ini memiliki parameter sebagai berikut: modulus tanah
(E) = 150 kg/cm2. Angka Poisson () = 0.3, kohesi (c) sebesar 1 kg/cm2, berat isi () = 1.6 t/m3.
Lokasi muka air berada di kedalaman 1.0 m dari permukaan tanah.
a. Tentukan besarnya penurunan seketika dengan menggunakan seluruh metode yang telah
dipelajari, bandingkan dan beri komentar

BxL = 1.5 x 1.5 m


Df =1m
q = 30 ton = 300 kN
Es = 150 kg/cm2 = 15000 kPa
= 0.3
c = 1kg/cm2 = 100 kPa
= 1.6 ton/m3 = 16 kN/m3
GWL = 1.0 m
H = 2.5
=4
m =2
n = 3.33
F1 = 0.429 (interpolasi)
F2 = 0.07872 (interpolasi)

- Hukum Hook

1 22
= (1 )
1
300
1 2 0.32 (1.5 1.5) 1.5 1.5
= (1 )( )
15000 1 0.3 (1.5 + 2.5)(1.5 + 2.5)

= 0.000929

=
= 0.000929 5
= 0.004643

- Bowless
1 2
=

1 0.32 1 2 0.3
= (300/(1.5 1.5)) 4 1.5/2 (0.429 + ( 0.07872))
15000 1 0.3
0.72
= 0.008281 m
- Janbu

0
= 1 2

300
( ) 1.5
= 0.43 0.93 1.5 1.5
15000
= 0.005332 m
- Mayne dan Poulos
0
= (1 2 )

300 4 1.5 1.5
( )
(1.5 1.5)
= (1 2 )

Anda mungkin juga menyukai