Anda di halaman 1dari 3

PEMERINTAH KABUPATEN BANYUMAS

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS LUMBIR

BUKTI HASIL ANALISIS KINERJA PUSKESMAS 2016

No Jenis Pelayanan Jenis Tenaga Jumlah ABK Kebutuhan Hasil Analisis Keterangan
Tenaga Tenaga

1 Loket/ Pendaftaran Adminkes - 2 2 Sementara petugas dibantu tenaga magang 2 Untuk kelancaran pelayanan
orang dan 1 orang tenaga D3 RM diloket, kegiatan
meliputi :
Pendaftaran
Pengambilan/pengembalian kartu
famili folder Pencatatan/
pelaporan rekam medik

2 Administrasi Tenaga IT - 1 1 Informasi Tehnolagi yang berkembang dan Belum adanya tenaga IT
perangkat elektronik yang makin canggih, baik mengakibatkan keterlambatan
untuk sistem pelapoan, operator Komputer dll sistem pelaporan

3 Bidan Desa Bidan 12 17 5 Mengingat Desa yang jumlah penduduk yang Kegiatan bidan yang
padat dan letak Geografis di Pegunungan merangkap kurang optimal,
sehinnga 1 desa yang seharusnya di pegang oleh terkadang terjadi jadwal
2 bidan karena kekurangan tenaga bidan sampai kegiatan yang sama, ditambah
saat ini hanya 1 bidan yaitu desa : lagi piket poned setiap bulan
8x,
1. Desa Parungkamal

2. Desa Dermaji

3. Desa Cingebul

4. Desa Cirahab

5. Desa Lumbir

6. Desa Cidora

4 Bidan Puskesmas Bidan 5 12 7 Puskesmas Lumbir pada Tahun 2014 sudah Untuk mengatasi kekurangan
menajadi Puskesmas Rawat Inap dan Persalinan dibantu oleh tenaga kontrak
jumlah tenaga bidan puskesmas berjumlah 5 BLUD
orang masih sangat kurang. Karena Tenaga bidan
bukan hanya dipersalinan juga mengampu
program / pelayanan lainnya KIA, KB, Imuniasasi
DLL

5 Perawat Perawat 5 14 9 Puskesmas Lumbir pada Tahun 2014 sudah Untuk mengatasi kekurangan
menajadi Puskesmas Rawat Inap dan Persalinan dibantu oleh tenaga kontrak
jumlah tenaga Perawat puskesmas berjumlah 5 BLUD
orang masih sangat kurang. Karena Tenaga
perawat bukan hanya di rawat inap tapi juga ada
yang di Pustu Parungkamal, Pustu Dermaji dan
ada yang menjadi Bendahara Pengeluaran dan
BOK

6 Nutrisionis Gizi 1 2 1 Petugas gizi selain bertugas unuk rawat Inap dan Sementara diemban 1 orang
juga untuk program UKM dan UKP petugas Gizi, sehingga
pelayanan tidak maksimal