Anda di halaman 1dari 1

Analisis

Pada praktikum menghitung sel darah putih yakni dilakukan pengenceran darah
terlebih dahulu sebelum dilakukan perhitungan sel darah putih. Pengenceran yang dilakukan
sebanyak 20 kali. Pada proses pengenceran ini digunakan larutan asam asetat 1% sebagai
pengenceran. Setelah proses pengenceran selesai dilakukan perhitungan sel darah putih pada
hemasitometer yang dilihat pada mikroskop. Hasil yang diperoleh dari praktikum ditemukan
10 sel darah putih pada hemasitometer. Hasil perhitungan diperoleh 10 x 10/4 x 20 yakni 500
butir jumlah leukosit. Hal tersebut tidak sesuai dengan literatur yang ditemukan bahwa pada
manusia dewasa dapat dijumpai sekitar 7000 sel per mikroliter darah (Aryosetyo, 2009).

Pembahasan

Leukosit merupakan unit yang aktif dari sistem pertahanan tubuh (Aryosetyo,2009).
Pada praktikum perhitungan sel darah putih diperoleh sesuai dengan perhitungan 10 x 10/4 x
20 yakni 500 butir jumlah leukosit. Hal ini tidak sesuai dengan literatur yang ditemukan
bahwa darah leukosit normal pada manusia dewasa yakni dijumpai sekitar 7000 sel per
mikroliter darah. Pada perhitungan sel darah putih ini menggunakan sel darah putih miliki
Badrul Munir dengan jenis kelamin laki-laki dan berusia dewasa. Pada hal ini terdapat
beberapa faktor yang mempengaruhi jumlah sel darah putih yakni jenis kelamin , usia, tempat
ketinggian, dan kondisi tubuh seseorang. Menurut (Frandson, 1992) pada laki- laki dan
wanita normal leukosit dalam darah jumlahnya lebih sedikit daripada eritrosit dengan rasio 1:
700. Dalam hal ini dalam darah normal didapati jumlah leukosit rata-rata 4000-11.000 sel/cc.
Pada faktor usia orang dewasa memiliki jumlah leukosit lebih banyak dibanding anak-anak
(Estetika,dkk,2006). Pada hasil praktikum dengan literatur yang ada tidak sesuai dengan
literatur yang disajikan. Hal ini dimungkinkan terjadi kesalahan menghitung leukosit pada
hemasitometer.

Daftar Rujukan

Aryosetyo, Lukman. 2009. Hubungan antara jumlah leukosit dengan morfologi spermatozoa
pada pasien infertilitas di rumah sakit dokter kariadi. Semarang: Universitas
Diponegoro

Estetika I.A, Soesanti S.H, Budiharjo A. 2006. Penggunaan Metode Hematologi dan
Pengamatan Endoparasit Darah untuk Penetapan Kesehatan Ikan Lele Dumbo
(Clarian gariepinus) di Kolam Budidaya Desa Mengkubumen Boyolali.
Surakarta : FMIPA Universitas Sebelas Maret

Frandson, R.D. 1992. Anatomi dan Fisiologi Ternak Edisi ke-4. Yogyakarta: Gajah Mada
University Press.