Anda di halaman 1dari 2

PARAMETER 0 = Normal; tidak ada gangguan

No. YANG SKALA SKOR sensorik


DINILAI 1 = Gangguan sensorik ringan-sedang;
sensasi disentuh atau nyeri
0 = Sadar penuh
Sensorik berkurang namun masih terasa
1 = Tidak sadar penuh; dapat
disentuh
dibangunkan dengan stimulasi minor
2 = Gangguan sensorik berat; tidak
(suara)
Tingkat merasakan sentuhan di wajah,
1a 2 = Tidak sadar penuh; dapat berespon
Kesadaran lengan, atau tungkai
dengan stimulasi berulang atau
stimulasi nyeri 0 = Normal; tidak ada afasia
3 = Koma; tidak sadar dan tidak 1 = Afasia ringan-sedang; dapat
berespon dengan stimulasi apapun berkomunikasi namun terbatas.
Masih dapat mengenali benda
0 = Benar semua
Menjawab namun kesulitan bicara percakapan
1b 1 = 1 benar/ETT/disartria
pertanyaan dan mengerti percakapan
2 = Salah semua/afasia/stupor/koma
Bahasa 2 = Afasia berat; seluruh komunikasi
0 = Mampu melakukan 2 perintah
Mengikuti Terbalik melalui ekspresi yang
1c 1 = Mampu melakukan 1 perintah
perintah terfragmentasi, dikira-kira dan
2 = Tidak mampu melakukan perintah
pemeriksa tidak dapat memahami
0 = Normal
respons pasien
1 = Paresis gaze parsial pada 1 atau 2
Gaze: 3 = Mutisme, afasia global; tidak ada
Mata, terdapat abnormal gaze
Gerakan kata-kata yang keluar maupun
namun forced deviation atau paresis
2 mata pengertian akan kata-kata
gaze total tidak ada
konyugat 0 = Normal
2 = Forced deviation, atau paresis gaze
horizontal 1 = Disartria ringan-sedang; pasien
total tidak dapat diatasi dengan
pelo setidaknya pada beberapa
maneuver okulosefalik
kata namun meski berat dapat
0 = Tidak ada gangguan
Disartria dimengerti
1 = Paralisis minor (sulcus nasolabial
Visual: 2 = Disartria berat; bicara pasien
rata, asimetri saat tersenyum)
Lapang sangat pelo namun tidak afasia
2 = Paralisis parsial (paralisis total atau
3 pandang UN = Intubasi atau hambatan fisik lain,
near-total dari wajah bagian bawah)
pada tes jelaskan.
3 = Paralisis komplit dari satu atau kedua
konfrontasi 0 = Tidak ada neglect
sisi wajah (tidak ada gerakan pada
1 = Tidak ada atensi pada salah satu
sisi wajah atas maupun bawah)
Pengabaian modalitas berikut; visual, tactile,
0 = Normal
& Inatensi auditory, spatial, or personal
1 = Paralisis minor (sulcus nasolabial
(Neglect) inattention.
rata, asimetri saat tersenyum)
2 = Tidak ada atensi pada lebih dari
Paresis 2 = Paralisis parsial (paralisis total atau
4 satu modalitas
Wajah near-total dari wajah bagian bawah)
TOTAL
3 = Paralisis komplit dari satu atau kedua
Keterangan :
sisi wajah (tidak ada gerakan pada
Skor < 5 : defisit neurologis ringan
sisi wajah atas maupun bawah)
Skor 6-14 : defisit neurologis sedang
Kanan:

0 = Tidak ada drif; lengan dapat


Skor 15-24 : defisit neurologis berat
diangkat 90 (45), selama minimal
Skor 25 : defisit neurologis sangat berat
10 detik penuhta
1 = Drif; lengan dapat diangkat 90 (45)
namun turun sebelum 10 detik,
tidak mengenai tempat tidur Anda tahu kenapa
2 = Ada upaya melawan gravitasi;
lengan tidak dapat diangkat atau Jatuh ke bumi
Kiri:

Motorik dipertahankan dalam posisi 90


5 Saya pulang dari kerja
Lengan (45), jatuh mengenai tempat tidur,
nhamunada upaya melawan
gravitasi Dekat meja di ruang
3 = Tidak ada upaya melawan gravitasi, Makan
tidak mampu mengangkat, hanya
bergeser Mereka mendengar dia siaran di
4 = Tidak ada gerakan radio tadi malam
UN = Amputasi atau fusi sendi,
jelaskan
Kanan:

0 =Tidak ada drif; tungkai dapat


dipertahankan dalam posisi 30
minimal 5 detik
1 =Drif; tungkai jatuh persis 5 detik,
namun tidak mengenai tempat tidur
2 =Ada upaya melawan gravitasi;
Kiri:

Motorik
6 tungkai jatuh mengenai tempat tidur
Tungkai
dalam 5 detik, namun ada upaya
melawan gravitasi
3 =Tidak ada upaya melawan gravitasi
4 =Tidak ada gerakan
UN =amputasi atau fusi sendi,
jelaskan.
0 = Tidak ada ataksia
1 = Ataksia pada satu ekstremitas
Ataksia
2 = Ataksia pada 2 atau lebih
7 anggota
ekstremitas
gerak
UN = Amputasi atau fusi sendi,
jelaskan
Skala disabilitas Sindrom Guillain Barre menurut Hughes.
0 Sehat
1 Gejala minor dari neuropati, namun
dapat melakukan pekerjaan manual
2 Dapat berjalan tanpa bantuan tongkat,
namun tidak dapat melakukan pekerjaan
manual
3 Dapat berjalan dengan bantuan tongkat
atau alat penunjang
4 Kegiatan terbatas di tempat tidur/kursi
(bed / chair bound)
5 Membutuhkan bantuan ventilasi
6 Kematian